• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV ANALISIS

B. Analisis Prinsip Dasar Ekonomi Islam Terhadap Besaran

Sesuai dengan konsep prinsip dasar ekonomi Islam yang menempatkan etika dan moral sebagai atap dari prinsip tersebut, memberikan gambaran bahwa setiap lini yang ada dalam ekonomi Islam

adalah etika dan moral. Begitu juga Pegadaian Syari’ah Sidokare Sidoarjo,

dengan segala daya dan keinginan kuat menempatkan etika dan moral sebagai pemandu dalam setiap langkah aktivitas pgadaian. Sebagai lembaga keuangan syariah yang mungkin masih baru saat ini, tidak

72

menutup kemungkinan praktek yang dijalankan melenceng dari prinsip syariah.

Untuk membuktikan hal tersebut, agar tidak menjadi perdebatan antar masyarakat muslim, cendekiawan, pelajar dan sebagainya. Dengan melihat pada salah satu kasus pembiayaan antara Bu Rini dan Bu ida yang mana mereka sama-sama menggadaikan satu keping logam mulia berat 5 gram dengan karatase emas 24 karat di Pegadaian Syariah unit Sidokare Sidoarjo dengan nilai taksiran marhun sama tetapi marhun bih berbeda dan biaya ujrah pun berbeda. Hal ini sangatlah tidak adil, karena Bu Rini dan Bu ida menggadaikan barang yang sama dan nilai taksiran juga sama tetapi biaya ujrahnya berbeda.

Mengacu pada pembahasan tersebut di atas, dalam penerapan prinsip ekonomi Islam keadilan. Dimana dalam menyelesaikan pembiayaan, Pegadaian Syariah Sidokare kurang menerapkan prinsip ekonomi Islam, ini terlihat pada prinsip keadilan yang kurang diterapkan dengan menzalimi nasabahnya.

Jadi persoalan pada skripsi ini adalah di Pegadaian Syariah Sidokare Sidoarjo dalam menjalankan transaksinya, yakni menerapkan biaya ujrah itu tidak adil karena seperti kasus Bu ida dan Bu Rini yang mana seharusnya biaya ujrahnya sama karena marhunnya juga sama, dan juga di Pegadaian Syariah Sidokare biaya ujrahnya masih dikaitkan dengan besaran pinjaman yang mana dalam Fatwa Dewan Syariah

73

Nasional No. 25/DSN-MUI/III/2002 “Bahwa besar biaya administrasi dan

penyimpanan Marhun tidak boleh ditentukan berdasarkan jumlah

pinjaman”. (jadi perhitungan biaya yang ada bukan dilihat dari jumlah

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Dari pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa:

1. Pelaksanaan akad di Perum Pegadaian Syariah di Sidokare Sidoarjo adalah dengan akad rahn dan ijarah. . Dalam perhitungan pemberian diskon ujrah, penentuan tarif diskon ujrah di Pegadaian Syariah didasarkan pada prosentase pinjaman dari nilai taksiran marhun (Prosentase pinjaman=Pinjaman/Taksiran*100%) dan perhitungan tarif pada ujrah awal (sebelum diskon), dihitung berdasarkan jumlah pinjaman nasabah.

2. Biaya ijarah yang diterapkan Pegadaian Syariah Sidokare Sidoarjo kurang sesuai dengan prinsip ekonomi islam yang berupa keadilan, karena dalam kasus Bu Rini dan Bu ida menggadaikan barang yang sama dan nilai taksiran juga sama tetapi biaya ujrahnya berbeda, yang mana jika menganut prinsip keadilan, seharusnya biaya ujrah antara Bu Rini dan Bu Ida itu sama.

75

B. Saran

1. Tarif diskon ijarah sebaiknya diberitahukan oleh pihak pegadaian kepada nasabah dengan dengan perhitungan yang rinci sehingga nasabah mengetahui adanya diskon yang diterapkan pihak pegadaian. 2. Pemberian diskon di Pegadaian Syariah hendaknya diperjanjikan

dan ditandatangani kedua belah pihak (nasabah dan pihak pegadaian).

3. Agar penghitungan tarif ujrah di Pegadaian Syari’ah Sidokare Sesuai

dengan prinsip ekonomi islam, maka seharusnya seperti kasus di atas yakni tarif ujrah awal sebelum diskon itu disamakan, karena marhunnya sama. Jadi jika sudah disamakan maka akan sesuai dengan prinsip ekonomi islam.

DAFTAR PUSTAKA

Al-Assal , Ahmad Muhammad dan Fathi Akmad Abdul Karim , Sistem, Prinsip dan

Tujuan Ekonomi Islam, Terjemahan Imam Syaifuddin. Bandung: Pustaka Setia,

1999.

Al Fauzan, Saleh.FiqihSehari-Hari. Jakarta: Gema Insani, 2006. Al- Maraghi ,Tafsir al- Maraghi,III, 1365.

Al-Mushlih , Abdullah dan Shalah Ash-Shawi, Fikih Ekonomi Keuangan Islam, Terjemahan Abu Umar Basyir, Jakarta: Darul Haq, 2004.

Al-Jufri , Salim Segaf dkk, Penerapan Syari’at Islam di Indonesia, Jakarta: Global Media, 2004.

Ali, B.Taman dkk,Ekonomi dalam Sorotan, Jakarta: Yayasan Amanah, Tt. Alma , Buchari,Dasar-Dasar Etika Bisnis Islami, Bandung: Alfabeta, 2003.

An-Nabahan , M. Faruq, Sistem Ekonomi Islam : Pilihan Setelah Kegagalan Sistem

Ekonomi Kapitalis, Terjemahan Muhadi Zainuddin, Yogyakarta: UII Press,

2002.

Chapra, Umer. Masa Depan Ilmu Ekonomi, Terjemahan Ikhwan Abiding Basr. Jakarta: Gema Insani Press, 2001.

Apridar,teori ekonomi sejarah dan perkembanganya,Yogyakarta: graha ilmu, 2012. Antonio, Syafi’i Muhammad , Bank Syariah Dari Teori Ke Praktik, Jakarta:GemaInsani

Press,2001.

Aziza, Farisa. Prespektif hukum Islam Terhadap Penerapan Prinsip Ijarah Pada Praktik Tarif Jasa Simpan Di Pegadaian Syariah Cabang Kusumanegara Y ogyakarta, Skripsi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta , 2009.

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam UIN Sunan Ampel Surabaya, Petunjuk Teknis Penulisan Skripsi,

Pegadaian Nasional, Jakarta: Salemba Diniyah, 2003.

Hadi, Sutrisno,Metodologi Reseach,.Yogyakarta: Andi Offset,1993. Hajar, Ibnu,Bulugh al-Maram.Surabaya: Mutiara Ilmu, 1995.

Haroen, Nasrun.Fiqh Mumalah, Jakarta: Cetakan Pertama, Gaya Media Pratama, 2000. Hasan, M.Iqbal , Pokok-pokok Materi Metodologi Penelitian dan A plikasinya,Jakarta:

Ghalia Indonesia,1976.

Jundiani, Pengaturan Hukum Perbankan Syariah di Indonesia. Malang: UIN Malang Press, 2009.

Karim , A Adiwarman, Ekonomi Islam : Suatu Kajian Kontemporer, Jakarta: Gema Insani Press, 2003.

Kasmir,Bank dan Lembaga Keuangan Lainya,Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2005.

Manan, Muhammad Abdul, Teori dan Praktek Ekonomi Islam, Yogyakarta: PT. Dana Bhakti Prima Yas, 1997.

Mas’adi,Ghufron A.Fiqh Muamalah Kontekstual,Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2002. Muhadjir, Noeng.Metedologi penelitian kualitatif, .Yogyakarta: Rake Saraswati 1996.

Mukhlas, Implementasi Akad Ijarah Pada Pegadaian Syariah Cabang Solobaru, Skripsi Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2010.

Mu’tha, Abi Abdul, Nihayatuzzain. Semarang: Toha Putra,tt.

Nasution, Mustafa Edwin , Pengenalan Eksklusif Ekonomi Islam, Jakarta: Kencana, 2006.

PT. Pegadaian (Persero),Pedoman Operasional Gadai Pegadaian Syariah.

P3EI, Ekonomi Islam. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2008.

Rahman, Arief Aulia Komparasi A ntara Sistem Operasional Pegadaian Konvensional

Dan Pegadaian Syariah, Yogyakarta : Skripsi UIN Kalijaga, ,2009.

Ramadlan, Abu HF.Terjemah Fathul Qorib.Surabaya: Mahkota, 1990.

Siswanto, Pimpinan Unit Pegadaian Syariah Sidokare Sidoarjo, W awancara, 12 Juni 2016.

Syafi’i,Rahmat.Fiqh Muamalah.Bandung: cv Pustaka Setia, 2004.

Sya’riah Pegadaian dalam http://alhushein.blogspot.co.id/2011/12/pegadaian-syariah. Sholahuddin, Muhammad. Lembaga Ekonomi Dan Keuangan Islam, Surakarta:

Muhammadiyah University Press, 2006.

Sudarsono , Heri.Konsep Ekonomi Islam Suatu Pengantar. Yogyakarta: Ekonisia, 2003. Sugiyono,Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&B, Bandung: Alfabeta, 2008.

Sumitro, Warkum.A sas-A sas Perbankan Islam dan Lembaga-Lembaga Terkait. Jakarta: Rajawali Pers, 2002.

Surat al-An’am ayat 165. Surat Al-Hujarat Ayat 9.

Suhendi, Hendi. Fiqh Muamalah: Membahas Ekonomi Islam,Jakarta : Cetakan Pertama, PT. Raja Grafindo Persada, 2002.

Tim Pengembangan Perbankan Syari’ah Institut Bankir Indonesia, 2001. Undiani,Pengaturan Hukum Perbankan Syariah di Indonesia,tt.

Yayasan Penyelenggara Penterjemah Al-Quran, A l-Quran dan Terjemahnya,. Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2011.

Yunus, Mahmud,Kamus A rab Indonesia. Jakarta: Yayasan Penyelenggara Penterjemah/ Pentafsiran al- Quran, 1972.

Dokumen terkait