BAB III METODE PENELITIAN
G. Jadwal Penelitian
3. Analisis Regresi dan Uji Hipotesis
Analisis regresi linier berganda dilakukan dengan metode enter, karena metode enter seluruh variabel akan dimasukkan ke dalam analisis untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Data diolah dengan menggunakan alat bantu SPSS 17, dan diperoleh hasil sebagai berikut:
Tabel 4.6
Variabel Entered/Removed
Sumber : Hasil Pengolahan SPSS(2011)
Dari tabel 4.5 tersebut, menunjukkan analisis statistik deskriptif sebagai berikut:
1. Variabel yang dimasukkan ke dalam persamaan adalah variabel LIKUID, SIZE, PROFIT, BASIS, dan LEV
Variables Entered/Removed Model Variables Entered Variables Removed Method 1 LIKUID, SIZE, PROFIT, BASIS, LEVa . Enter
2. Tidak ada variabel independen yang dikeluarkan
3. Metode yang digunakan untuk memasukkan data yaitu metode enter.
Tabel 4.7
Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) -.772 .944 -.818 .422 SIZE .042 .034 .341 1.243 .227 BASIS .137 .136 .243 1.011 .323 PROFIT -.041 .031 -.339 -1.311 .203 LEV -.401 .253 -.586 -1.589 .126 LIKUID .004 .022 .045 .182 .857
a. Dependent Variable: CSRI
Sumber : Hasil Pengolahan SPSS
Berdasarkan tabel 4.6 tersebut, pada kolom Unstandardized Coefficients bagian B, diperoleh persamaan regresi sebagai berikut:
Y = -0,772+0,42X1+0,137X2-- 0,041X3– 0,401X4+0,004X5+e a) Konstanta sebesar -0,772 menyatakan bahwa, apabila
X1,X2,X3,X4, dan X5 sama dengan 0, maka tingkat pengungkapan tanggung jawab sosial adalah sebesar - 0,772
b) Koefisien regresi untuk ukuran perusahaan(SIZE) sebesar 0,042 menyatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan dalam laporan tahunan. Artinya, setiap penambahan 1,00 x pada rasio ukuran perusahaan akan meningkatkan indeks pengungkapan tanggung jawab sosial sebesar 0,042, dan dalam hal ini factor lain dianggap konstan. c) Koefisien regresi untuk basis perusahaan(BASIS) sebesar
0,137 menyatakan bahwa penambahan 1,00 x pada rasio basis perusahaan, akan meningkatkan indeks pengungkapan tanggung jawab sosial sebesar 0,137, dan dalam hal ini faktor lain dianggap konstan.
d) Koefisien regresi untuk profitabilitas(PROFIT) sebesar – 0,041, menyatakan bahwa setiap penambahan 1,00 x pada rasio net profit margin akan mengurangi indeks pengungkapan tanggung jawab sebesar 0,041, dan dalam hal ini faktor lain dianggap konstan.
e) Koefisien regresi untuk Leverage(LEV) sebesar -0,401, menyatakan bahwa setiap penambahan 1,00 x pada rasio leverage akan mengurangi indeks pengungkapan tanggung jawab sosial sebesar 0,401, dan dalam hal ini faktor lain dianggap konstan.
f) Koefisien regresi untuk likuiditas(LIKUID) sebesar 0,004, menyatakan bahwa setiap penambahan 1,00x pada rasio likuiditas akan meningkatkan indeks pengungkapan tanggung jawab sosial sebesar 0,004, dan dalam hal ini faktor lain dianggap konstan.
b. Pengujian Hipotesis
Hipotesis dalam penelitian ini adalah:
Ha: Ukuran perusahaan, Basis perusahaan, profitabilitas, leverage, dan likuiditas berpengaruh terhadap tingkat pengungkapan tanggung jawab sosial dalam laporan tahunan perusahaan perkebunan dan pertambangan yang go Publik di BEI , baik secara simultan maupun parsial, dengan tingkat kepercayaan 5%.
H0: Ukuran perusahaan, Basis perusahaan, profitabilitas, leverage, dan likuiditas tidak berpengaruh terhadap tingkat pengungkapan tanggung jawab sosial dalam laporan tahunan perusahaan perkebunan dan pertambangan yang go Publik di BEI , baik secara simultan maupun parsial, dengan tingkat kepercayaan 5%.
Untuk mengetahui apakah variabel independen dalam model regresi mempunyai pengaruh nyata terhadap variabel dependen, digunakan uji statistic t. Uji t dilakukan untuk menguji
seberapa jauh variabel independen secara parsial atau individual dalam menerangkan variabel dependen. Uji t yang dilakukan dalam penelitian ini adalah untuk menguji apakah variabel ukuran perusahaan(X1), basis perusahaan(X2), profitabilitas(X3), leverage(X4), dan likuiditas(X5) berpengaruh atau tidak berpengaruh terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial pada laporan tahunan perusahaan perkebunan dan pertambangan yang terdaftar BEI. Nilai t hitung dapat dibantu dengan alat bantu program statistic seperti pada tabel 4.6.
Menurut Ghozali(2005), uji statistik t pada dasarnya menunjukkan seberapa jauh pengaruh suatu variabel penjelas atau independen secara individual menerangkan variabel dependen. Adapun kriteria pengujiannya adalah:
Ha diterima jika t hitung > t tabel, dan signifikansi < 0,05 H0 diterima jika t hitung < t tabel, dan signifikansi > 0,05 Hasil uji t yang ditunjukkan pada tabel 4.6, memperlihatkan nilai probabilitas signifikansi dari masing-masing variabel independen. Variabel ukuran perusahaan(SIZE), basis perusahaan(BASIS), profitabilitas(PROFIT), leverage(LEV), dan likuiditas(LIKUID) memiliki signifikansi masing-masing: 0,227; 0,323; 0,203; 0,126; 0,857 yang berarti lebih dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel ukuran perusahaan, basis
perusahaan, profitabilitas, leverage dan likuiditas secara parsial tidak berpengaruh, atau dengan kata lain H0 diterima.
Selanjutnya untuk mengetahui apakah seluruh variabel independen dalam modl regresi ini memiliki pengaruh signifikan secara simultan atau tidak terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial, maka dilakukan uji F (F-test).
Menurut Ghozali(2005), uji statistik F pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel independen yang dimasukkan ke dalam model regresi mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen. Nilai F hitung diperoleh dengan menggunakan alat bantu program statistik yang hasilnya ditunjukkan pada tabel 4.7 berikut ini
Tabel 4.8 Hasil uji F
Sumber: hasil pengolahan SPSS(2011)
Salah satu criteria pengambilan keputusan untuk pengujian hipotesis ini adalah Quick Look. Menurut Ghozali(2005), “Quick ANOVAb
Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.
1 Regression .064 5 .013 .943 .473a
Residual .297 22 .014
Total .361 27
a. Predictors: (Constant), LIKUID, LN_AKT, LN_PROFIT, BASIS, LEV b. Dependent Variable: CSRI
Look : bila nilai F lebih besar dari 4, maka H0 ditolak, pada derajat kepercayaan 5%, dengan kata lain hipotesis alternative diterima.”
Dari hasil uji F tersebut, diperoleh F hitung sebesar 0,943 < 4, dengan tingkat signifikansi 0,473 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel ukuran perusahaan(X1), basis perusahaan(X2), profitabilitas(X3), leverage(X4), dan likuiditas(X5) secara simultan tidak berpengaruh terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan (Y).
c. Koefisien Determinasi (R2)
“ Koefisien Adjusted Determinasi pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen (Ghozali,2005)”. Melalui koefisien determinasi dapat diketahui seberapa jauh variabel ukuran perusahaan, basis perusahaan, profitabilitas, leverage, dan likuiditas mampu menjelaskan pengungkapan tanggung tanggung jawab sosial dalam laporan tahunan.
Tabel 4.9 Koefisien Determinasi
Sumber : Hasil Pengolahan SPSS(2011)
Pada tabel model summary terlihat bahwa nilai R sebesar 0,420 > 0,05 menunjukkan bahwa variabel ukuran perusahaan, basis perusahaan, profitabilitas, leverage, dan likuiditas memiliki korelasi yang cukup kuat dengan pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan dalam laporan tahunan yaitu sebesar 42%.
Nilai Adjusted R square atau koefisien determinasi adalah 0,176. Hal ini berarti variasi atau perubahan pada variabel independen ukuran perusahaan, basis perusahaan, profitabilitas, leverage, dan likuiditas hanya mampu menjelaskan variasi atau perubahan pada variabel dependen pengungkapan tanggung jawab sosial dalam laporan tahunan sebesar 17,6%, selebihnya sebesar 82,4% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak tercantum dalam penelitian ini. Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .420a .176 -.011 .11623
a. Predictors: (Constant), LIKUID, SIZE, PROFIT, BASIS, LEV b. Dependent Variable: CSRI