• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Shift Share

Dalam dokumen Pengembangan Ekonomi Wilayah Kabupaten T (Halaman 27-38)

BAB IV HASIL ANALISIS

4.1 Analisis Location Quotient

4.1.2 Analisis Shift Share

Menurut Tarigan (2005), Analisis Shift Share digunakan untuk membandingkan perbedaan laju pertumbuhan berbagai sektor industri di daerah dengan wilayah nasional. Analisis tersebut digunakan untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi suatu sektor di daerah terhadap daerah provinsi. Dalam studi, yakni perbandingan sektor kegiatan di Kabupaten Tuban dengan Provinsi Jawa Timur. Perhitungan dalam Shift Share terbagi dalam tiga komponen, yakni sebagai berikut:

 KPN, yakni Komponen Pertumbuhan Nasional. Mengukur kinerja perubahan ekonomi pada perekonomian acuan. Pada komponen ini, tumbuhnya daerah dipengaruhi oleh kebijakan wilayah acuan secara umum.

 KPP, yakni Komponen Pertumbuhan Proporsional. Mengukur perbedaan pertumbuhan sektor-sektor ekonomi acuan dengan pertumbuhan agregat. Apabila KPP sektor bernilai positif, maka sektor tersebut berkembang atau meningkat kinerjanya.

 KPPW, yakni Komponen Pertumbuhan Pangsa Wilayah. Mengukur kinerja sektor-sektor lokal terhadap sektor-sektor-sektor-sektor yang sama pada wilayah referensi. Apabila KPPW sektor bernilai positif maka sektor tersebut memiliki peningkatan daya saing.

Berikut ini rumus dalam perhitungan Pertumbuhan Ekonomi pada analisis Shift Share.

Dalam perhitungannya, dibutuhkan data PDRB Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) Kabupaten Tuban dan PDRB ADHK Provinsi Jawa Timur selama 5 tahun terakhir. Berikut ini merupakan data PDRB Kabupaten Tuban dan Provinsi Jawa Timur.

Tabel PDRB Atas Dasar Harga Konstan Kabupaten Tuban dan Provinsi Jawa Timur

Sektor PDRB Kabupaten Tuban PDRB Provinsi Jawa

Timur

2009 2013 2009 2013

PERTANIAN 2328967.05 2601937.19 50208.89 55330.11

Tanaman Bahan Makanan 1747548.54 1930032.99 27776.01 29,912.98 Tanaman Perkebunan 122325.61 136045.99 7171.09 7,728.65 Peternakan dan Hasil - hasilnya 266058.65 316447.72 8365.7 9,438.37

Kehutanan 43509.55 52390.66 639.15 1,040.65

Perikanan 149524.7 167019.83 6256.94 7,209.46

PERTAMBANGAN &

PENGGALIAN

1389694.00 1973068.18 7,104.82 8,697.63

Minyak dan Gas Bumi 689754.44 656397.75 1,329.81 1,815.71

Pertambangan tanpa Migas 0.00 0.00 608.41 789.66

Penggalian 699939.56 1316670.43 5,166.60 6,092.26

INDUSTRI PENGOLAHAN 1,860,648.66 2,329,893.23 83,299.90 103,497.23 Industri Migas

Industri Tanpa Migas **) 1860648.66 2329893.23 83,299.90 103,497.23 Makanan, Minuman dan

Tembakau

137249.06 182323.59 45,170.41 57,077.66

Tekstil, Barang Kulit & Alas Kaki 7069.05 9220.93 2,564.66 2,969.05 Barang Kayu & Hasil Hutan

Lainnya

2750.15 3280.05 1,845.64 2,165.38

Kertas dan Barang Cetakan 108230.22 139979.14 14,666.54 17,214.01 Pupuk, Kimia, & Barang dari

Karet

Semen & Barang Galian bukan logam

1564520.71 1946074.30 2,721.49 3,511.77

Logam Dasar Besi & Baja 255.21 292.08 3,227.88 4,121.65 Alat Angkutan, Mesin &

Peralatannya

1055.24 1179.23 2,912.60 3,205.86

Barang lainnya 834.13 1033.27 2,079.71 2,482.58

LISTRIK, GAS, & AIR BERSIH 227189.00 322022.87 4,361.51 5,486.50

Listrik 224238.51 318110.24 3,016.50 4,083.33

Gas 0 0 1,079.88 1,050.16

Air Bersih 2950.49 3912.63 265.13 353.01

BANGUNAN 35951.78 38913.04 10,307.88 14,006.02

PERDAGANGAN, HOTEL, & RESTORAN

1202417.61 1669948.21 95,983.87 139,431.31

Perdagangan Besar & Eceran 1178322.93 1637369.87 78,452.81 114,070.20

Hotel 10602.72 13774.31 2,712.07 3,894.39 Restoran 13491.96 18804.03 14,818.99 21,466.72 PENGANGKUTAN & KOMUNIKASI 153,186.63 218,300.22 22,781.53 33,837.74 Pengangkutan 78319.10 106279.95 11,911.78 16,241.28 Angkutan Rel 0 0 145.84 174.92

Angkutan Jalan Raya 65432.10 88605.75 3,935.18 4,995.00

Angkutan Laut 0 0 882.98 1,106.88

Angkutan Sungai, Danau & Penyeberangan

0 0 87.23 56.51

Angkutan Udara 0 0 2,394.43 3,864.60

Jasa Penunjang Angkutan 12887.00 17674.20 4,466.12 6,043.37

Komunikasi 74867.53 112020.27 10,869.75 17,596.46

JASA PERUSAHAAN

Bank 33379.12 46627.53 4,348.49 6,256.52

Lembaga Keuangan tanpa Bank 100242.54 145014.13 2,125.00 3,329.23

Jasa Penunjang Keuangan 0 0 0 0

Sewa Bangunan 118290.71 167068.02 6,500.64 8,757.10 Jasa Perusahaan 137185.99 180387.04 4,421.27 5,112.99 JASA - JASA 385,676.95 475,750.08 29,417.37 35,686.08 Pemerintahan Umum 201259.04 226334.84 9,492.40 10,859.49 Swasta 184,417.91 249,415.24 19,924.97 24,826.59 Sosial Kemasyarakatan 43585.62 57356.47 2,503.60 3,155.50 Hiburan & Rekreasi 16660.34 23269.16 969.30 1,485.20 Perorangan & Rumah Tangga 124171.95 168789.61 16,452.07 20,185.89 PDRB 7,972,830.04 10,168,929.74 320,861.17 419,428.46

Sumber : PDRB Kabupaten Tuban dan PDRB Provinsi Jawa Timur, 2013 A. Komponen Pertumbuhan Nasional

Perhitungan KPN dilakukan dengan rumus sebagai berikut, KPN = (Yt/Yo) – 1

Keterangan :

Yt : Jumlah total PDRB tingkat 1di tahun akhir. Yo : Jumlah total PDRB tingkat 1 di tahun awal.

Berikut ini merupakan perhitungan KPN Jawa Timur tahun 2009 dan 2013.

��� = ( .. ,, ) − = ,

B. Komponen Pertumbuhan Proporsional

Rumus yang digunakan sebagai perhitungan KPP adalah sebagai berikut;

= (��� −��� ��)��

Yit : PDRB Nasional/regional sektor i di tahun akhir Yio : PDRB Nasional/regional sektor i di tahun awal Yt : Jumlah total PDRB tingkat 1di tahun akhir. Yo : Jumlah total PDRB tingkat 1 di tahun awal.

Dalam perhitungan KPP, terbagi dalam dua penilaian, yakni sebagai berikut,  KPP < 0 , maka spesialisasi sektor yang secara nasional tumbuh lambat.  KPP > 0, maka spesialisasi sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Berikut ini merupakan hasil perhitungan KPP pada sektor kegiatan di Kabupaten Tuban. Tabel 5 Hasil Perhitungan KPP Kabupaten Tuban

No. Sektor KPP (%) Intepretasi

1. Pertanian -20.52 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

2. Pertambangan dan Penggalian -8.30 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

3. Industri Pengolahan -6.47 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

4. Listrik, Gas dan Air Bersih -4.93 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

5. Bangunan 5.16 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

6. Perdagangan, Hotel dan Restoran 14.55 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

7. Pengangkutan dan Komunikasi 17.81 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan

4.12 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

9. Jasa-jasa -9.41 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Sumber : Hasil Analisis, 2015

Berdasarkan tabel hasil perhitungan di atas, sektor yang secara nasional tumbuh cepat adalah sektor bangunan; perdagangan, hotel dan restoran; pengangkutan dan komunikasi; dan Keuangan, persewaan, dan Jasa Perusahaan.

Setelah dilakukan interpretasi pergeseran bersih (PB)

LAPANGAN USAHA KPP % INTERPRETASI

PERTANIAN -20.52 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Tanaman Bahan Makanan -1.26 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Tanaman Perkebunan -0.31 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Peternakan dan Hasil - hasilnya 0.40 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Kehutanan 0.61 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Perikanan 0.57 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

PERTAMBANGAN & PENGGALIAN -8.30 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Minyak dan Gas Bumi 2.16 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Pertambangan tanpa Migas 0.52 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Penggalian -2.67 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

INDUSTRI PENGOLAHAN -6.47 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Industri Tanpa Migas **)

Makanan, Minuman dan Tembakau 0.92 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Tekstil, Barang Kulit & Alas Kaki -0.21 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Barang Kayu & Hasil Hutan Lainnya -0.12 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Kertas dan Barang Cetakan -0.97 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Pupuk, Kimia, & Barang dari Karet 0.65 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Semen & Barang Galian bukan logam 0.13 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Logam Dasar Besi & Baja 0.11 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Alat Angkutan, Mesin & Peralatannya -0.40 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Barang lainnya -0.10 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

LISTRIK, GAS, & AIR BERSIH -4.93 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Listrik 5.26 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Gas -5.62 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Air Bersih 0.36 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

BANGUNAN 5.16 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

PERDAGANGAN, HOTEL, & RESTORAN 14.55 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Perdagangan Besar & Eceran 0.08 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Hotel -0.03 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Restoran -0.04 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

PENGANGKUTAN & KOMUNIKASI 17.81 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Pengangkutan -4.29 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Angkutan Rel -0.12 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Angkutan Jalan Raya -2.51 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Angkutan Laut -0.60 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Angkutan Sungai, Danau & Penyeberangan -0.22 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Angkutan Udara 0.91 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Jasa Penunjang Angkutan -1.74 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Komunikasi 4.29 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

KEUANGAN, PERSEWAAN, & JASA PERUSAHAAN

4.12 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Bank 1.68 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Lembaga Keuangan tanpa Bank 1.98 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

cepat

Sewa Bangunan -0.04 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Jasa Perusahaan -3.62 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

JASA - JASA -9.41 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Pemerintahan Umum -1.84 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh lambat

Swasta 1.84 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Sosial Kemasyarakatan 0.33 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Hiburan & Rekreasi 0.87 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

Perorangan & Rumah Tangga 0.64 Spesialisasi dalam sektor yang secara nasional tumbuh cepat

C. Komponen Pertumbuhan Pangsa Wilayah

Rumus yang digunakan sebagai perhitungan KPPW adalah sebagai berikut

� = (��� −��� ���)���

Keterangan:

yit : PDRB Lokal sektor i di tahun akhir yio : PDRB Lokal sektor i di tahun awal

Yit : Jumlah total PDRB tingkat 1di tahun akhir. Yio : Jumlah total PDRB tingkat 1 di tahun awal.

 KPP < 0 , maka spesialisasi sektor yang tidak mempunyai keunggulan komparatif/ tidak dapat bersaing

 KPP > 0, maka spesialisasi sektor yang mempunyaiu keunggulan komparatif

Berikut ini merupakan hasil perhitungan KPPW pada sektor kegiatan di Kabupaten Tuban

Tabel Hasil Perhitungan KPP Kabupaten Tuban

SEKTOR KPPW

%

KETERANGAN

PERTANIAN 1.52 Mempunyai daya saing

PERTAMBANGAN & PENGGALIAN 19.56 Mempunyai daya saing

INDUSTRI PENGOLAHAN 0.97 Mempunyai daya saing

LISTRIK, GAS, & AIR BERSIH 15.95 Mempunyai daya saing

BANGUNAN -27.64 Tidak mempunyai daya saing

PERDAGANGAN, HOTEL, & RESTORAN -6.38 Tidak mempunyai daya saing PENGANGKUTAN & KOMUNIKASI -6.03 Tidak mempunyai daya saing KEUANGAN, PERSEWAAN, & JASA

PERUSAHAAN

3.71 Mempunyai daya saing

JASA - JASA 2.05 Mempunyai daya saing

Sumber: Hasil Analisis, 2015

Berdasarkan tabel hasil perhitungan di atas, sektor yang secara wilayah keunggulan komparatif adalah sektor pertambangan & penggalian; Pertanian ; Industri Pengolahan ; dan Listrik,Gas, dan Air Bersih

Setelah dilakukan Intrepretasi Pergeseran Bersih (PB)

LAPANGAN USAHA KPPW

%

INTERPRETASI KPPW

PERTANIAN 1.52 Progresif

Tanaman Perkebunan 3.44 Progresif Peternakan dan Hasil - hasilnya 6.12 Progresif

Kehutanan -42.41 Mundur

Perikanan -3.52 Mundur

PERTAMBANGAN & PENGGALIAN 19.56 Progresif

Minyak dan Gas Bumi 0.00 Mundur

Pertambangan tanpa Migas 0.00 Mundur

Penggalian 70.20 Progresif

INDUSTRI PENGOLAHAN 0.97 Progresif

Industri Migas

Industri Tanpa Migas **)

Makanan, Minuman dan Tembakau 6.48 Progresif Tekstil, Barang Kulit & Alas Kaki 14.67 Progresif Barang Kayu & Hasil Hutan Lainnya 1.94 Progresif Kertas dan Barang Cetakan 11.97 Progresif Pupuk, Kimia, & Barang dari Karet -12.30 Mundur Semen & Barang Galian bukan logam -4.65 Mundur Logam Dasar Besi & Baja -13.24 Mundur Alat Angkutan, Mesin & Peralatannya 1.68 Progresif

Barang lainnya 4.50 Progresif

LISTRIK, GAS, & AIR BERSIH 15.95 Progresif

Listrik 6.50 Progresif

Gas 0.00 Mundur

Air Bersih -0.54 Mundur

BANGUNAN -27.64 Mundur

PERDAGANGAN, HOTEL, & RESTORAN -6.38 Mundur Perdagangan Besar & Eceran -6.44 Mundur

Hotel -13.68 Mundur

Restoran -5.49 Mundur

PENGANGKUTAN & KOMUNIKASI -6.03 Mundur

Pengangkutan -0.65 Mundur

Angkutan Rel 0.00 Mundur

Angkutan Jalan Raya 8.48 Progresif

Angkutan Laut 0.00 Mundur

Angkutan Sungai, Danau & Penyeberangan 0.00 Mundur

Angkutan Udara 0.00 Mundur

Jasa Penunjang Angkutan 1.83 Progresif

Komunikasi -12.26 Mundur

KEUANGAN, PERSEWAAN, & JASA PERUSAHAAN

3.71 Progresif

Bank -4.19 Mundur

Lembaga Keuangan tanpa Bank -12.01 Mundur

Jasa Penunjang Keuangan 0.00 Mundur

Sewa Bangunan 6.52 Progresif

Jasa Perusahaan 15.85 Progresif

JASA – JASA 2.05 Progresif

Pemerintahan Umum -1.94 Mundur

Swasta 10.64 Progresif

Sosial Kemasyarakatan 5.56 Progresif

Hiburan & Rekreasi -13.56 Mundur

Perorangan & Rumah Tangga 13.24 Progresif

Dalam dokumen Pengembangan Ekonomi Wilayah Kabupaten T (Halaman 27-38)

Dokumen terkait