HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Kabupaten Deli Serdang
2. Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Deli Serdang
4.2 Hasil Penelitian dan Pembahasan .1 Analisis Location Quotient
4.2.2 Analisis Shift Share
Setelah melihat kontribusi sektor industri manufaktur melalui Analisis Location Quotient, sehingga diketahui sektor tersebut termasuk sektor basis, selanjutnya adalah melihat perubahan dan pergeseran struktur perekonomian di Kabupaten Deli Serdang dengan menggunakan analisis Shift Share.
PDRB adalah salah satu indikator ekonomi yang dapat menunjukkan hasil dalam mengamati perubahan struktur ekonomi pada suatu daerah atau regional.
Pada penelitian ini digunakan data PDRB tahun 2011 sampai dengan tahun 2018 atas dasar harga konstan 2010, maka untuk mengetahui seberapa besar perubahan atau pergeseran PDRB total dari daerah Kabupaten Deli Serdang jika dilihat dari komponen shift dan share. Komponen share adalah Provincial Share (PS) yaitu komponen yang menunjukkan banyaknya perubahan PDRB Kabupaten Deli Serdang seandainya proporsi perubahannya sama dengan laju pertambahan PDRB Provinsi Sumatera Utara selama tahun 2011 sampai dengan 2018. Sedangkan komponen shift adalah penyimpangan (deviation) dari Provincial Share dalam pertumbuhan nilai PDRB di wilayah analisis yang dapat dilihat dari nilai komponen Proportional Shift dan Diffrential Shift-nya. Sehingga pertambahan nilai PDRB suatu sektor dapat diperinci dari nilai Provincial Share, Proportional Shift, dan Diffrential Shift. Dirumuskan sebagai berikut : ΔEr,i, t = (Ps, i + Pr, i + Dr, i ).
Dibawah ini adalah tabel hasil perhitungan analisis Shift Share yang menunjukkan perkembangan PDRB di Kabupaten Deli Serdang antara tahun 2011 dengan tahun 2018 dan data PDRB Provinsi Sumatera Utara pada periode yang sama sebagai pembandingnya.
Tabel 4.14
Analisis Shift Share Kabupaten Deli Serdang Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha (milliar rupiah), Tahun 2011-2018
No Lapangan Usaha
PDRB Sumatera Utara (Milliar
Rupiah) PDRB Kabupaten Deli Serdang
(Milliar Rupiah)
2011 2018
∆EN,i,t 2011 2018
∆Er,i,t
EN,i,t-n EN,i,t Er,i,t-n Er,i,t
1 Pertanian, kehutanan,
peternakan 90.592,55 127.202,65 36.610,10 6.373,39 8.286,92 1.913,53 2 Pertambangan dan penggalian 3.693,99 6.792,01 3.098,02 407,77 549,69 141,92 3 Industri Pengolahan 72.815,22 96.174,60 23.359,38 16.383,33 21.180,04 4.796,71 4 Pengadaan Listrik dan Gas 570,71 694,58 123,87 68,17 104,94 36,77
6 Konstruksi 41.921,90 64.507,11 22.585,21 6.904,38 10.294,21 3.389,83
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor
60.589,06 90.652,80 30.063,74 7.519,86 11.411,40 3.891,54
8 Transportasi dan Pergudangan 15.545,80 24.372,51 8.826,71 906,73 5.809,01 4.902,28 9 Penyediaan Akomodasi dan
Makan Minum 7.527,50 12.131,74 4.604,24 1.153,93 1.887,68 733,75 10 Informasi dan Komunikasi 8.209,20 14.024,32 5.815,12 702,61 1.043,98 341,37 11 Jasa Keuangan dan Asuransi 10.519,43 14.854,35 4.334,92 978,08 1.783,83 805,75 12 Real Estat 14.052,16 21.740,03 7.687,87 1.431,09 2.404,68 973,59
13 Jasa Perusahaan 3.001,22 4.678,85 1.677,63 196,09 310,43 114,34
14
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan
Sosial Wajib 12.213,77 16.409,76 4.195,99 907,95 1.224,53 316,58 15 Jasa Pendidikan 7.011,17 10.418,75 3.407,58 792,30 1.178,02 385,72 16 Jasa Kesehatan dan Kegiatan
Sosial 2.900,54 4.977,05 2.076,51 387,20 656,33 269,13
17 Jasa lainnya 1.646,89 2.644,92 998,03 123,20 185,12 61,92
353.147,59 512.765,63 45.257,73 68 341,00
EN,t-n EN,t ER,t-n ER,t
Sumber : diolah dari BPS Keterangan :
EN,i,t-n merupakan nilai PDRB suatu sektor pada wilayah yang lebih luas
cakupannya pada tahun dasar (t-n) atau tahun awal, dalam hal ini adalah nilai PDRB suatu sektor di Provinsi Sumatra Utara tahun 2011.
EN,i,t merupakan nilai PDRB suatu sektor pada wilayah yang lebih luas cakupannya pada tahun akhir (t), dalam hal ini adalah nilai PDRB suatu sektor di Provinsi Sumatra Utara tahun 2018.
∆EN,i,t merupakan besarnya perubahan nilai PDRB suatu sektor dari tahun akhir (t) yaitu tahun 2018 dengan tahun dasar (t-n) atau tahun awal yaitu tahun 2011 pada wilayah yang lebih luas cakupannya. Dalam hal ini merupakan selisih antara nilai PDRB per sektor Provinsi Sumatera Utara tahun 2018 dengan tahun 2011. Dirumuskan ΔE N,i,t = E N, i, t - E N,i, t-n
Er,i,t-n merupakan nilai PDRB suatu sektor pada wilayah analisis pada tahun dasar (t-n) atau tahun awal, dalam hal ini adalah nilai PDRB suatu sektor di Kabupaten Deli Serdang tahun 2011.
Er,i,t merupakan nilai PDRB suatu sektor pada wilayah analisis pada tahun akhir(t), dalam hal ini adalah nilai PDRB suatu sektor di Kabupaten Deli Serdang tahun 2018.
∆Er,i,t t merupakan besarnya perubahan nilai PDRB suatu sektor dari tahun akhir(t) yaitu tahun 2018 dengan tahun dasar (t-n) atau tahun awal yaitu tahun 2011 pada wilayah analisis. Dalam hal ini merupakan selisih antara nilai PDRB per sektor Kabupaten Deli Serdang tahun 2018 dengan tahun 2011. Dirumuskan ΔE r,i,t = E r, i, t - E r,i, t-n
EN,t-n merupakan total nilai semua PDRB pada tahun dasar pada wilayah yang
lebih luas cakupannya dalam hal ini nilai total PDRB yang dihasilkan Provinsi Sumatera Utara pada tahun dasar (t-n) yakni tahun 2011.
EN,t merupakan total nilai semua PDRB pada tahun akhir pada wilayah yang lebih luas cakupannya dalam hal ini nilai total PDRB yang dihasilkan Provinsi Sumatera Utara pada tahun akhir (t) yakni tahun 2018.
ER,t-n merupakan total nilai semua PDRB pada tahun dasar (t-n) pada wilayah
analisis dalam hal ini nilai total PDRB yang dihasilkan Kabupaten Deli Serdang pada tahun dasar (t-n) yakni tahun 2011.
ER,t merupakan total nilai semua PDRB pada tahun akhir (t) pada wilayah analisis dalam hal ini nilai total PDRB yang dihasilkan Kabupaten Deli Serdang pada tahun dasar (t-n) yakni tahun 2018.
Setelah dianalisis nilai tingkat perubahan PDRB baik provinsi maupun kabupaten maka langkah selanjutnya adalah menentukan nilai dan komponen dari Share-nya yaitu Provincial Share.
Tabel 4.15
Perhitungan Provincial Share (Ps) Kabupaten Deli Serdang Tahun 2011-2018
No Lapangan Usaha a b c Provincial Shift
Er,i,t-n EN,t/EN,t-n 𝒂 × b 𝒄 − 𝒂
1 Pertanian, kehutanan, peternakan 6.373,39 1,45 9241,42 2.868,03
2 Pertambangan dan penggalian 407,77 1,45 591,27 183,50
3 Industri Pengolahan 16.383,33 1,45 23755,83 7.372,50
4 Pengadaan Listrik dan Gas 68,17 1,45 98,85 30,68
5 Pengadaan Air,Pengelolaan Sampah,
Limbah dan Daur Ulang 21,65 1,45 31,40 9,75
6 Konstruksi 6.904,38 1,45 10.011,35 3.106,97
7 Perdagangan Besar dan Eceran;
Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 7.519,86 1,45 10.903,80 3.383,94
8 Transportasi dan Pergudangan 906,73 1,45 1.314,76 408,03
9 Penyediaan Akomodasi dan Makan
Minum 1.153,93 1,45 1.673,20 519,27
10 Informasi dan Komunikasi 702,61 1,45 1.018,78 316,17
11 Jasa Keuangan dan Asuransi 978,08 1,45 1.418,22 440,14
12 Real Estat 1.431,09 1,45 2.075,08 643,99
13 Jasa Perusahaan 196,09 1,45 284,33 88,24
14 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan
dan Jaminan Sosial Wajib 907,95 1,45 1.316,53 408,58
15 Jasa Pendidikan 792,30 1,45 1.148,84 356,54
16 Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 387,20 1,45 561,44 174,24
17 Jasa lainnya 123,20 1,45 178,64 55,44
Jumlah 45.257,73 24,65 65.623,74 20.366,01
Sumber : Diolah dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Deli Serdang
Berdasarkan hasil analisis shift share diatas, Komponen Provincial Shift (Ps) menunjukkan bahwa seluruh sektor dalam PDRB di Kabupaten Deli Serdang, memiliki nilai positif (Ps > 0). Sektor yang memiliki nilai Ps positif menunjukkan bahwa sektor ekonomi Kabupaten Deli Serdang tumbuh lebih cepat apabila di bandingkan dengan rata-rata pertumbuhan sektoral di Provinsi Sumatera Utara.
Sektor dengan nilai terbesar pertama adalah sektor Industri Pengolahan/manufaktur sebesar 7.372,50, sektor terbesar kedua ialah sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 3.383,94, sektor terbesar ketiga adalah sektor konstruksi sebesar 3.106,97. Sektor industri pengolahan/manufaktur jika dilihat berdasarkan analisis shift share melalui komponen provincial share merupakan sektor dengan nilai terbesar, maka sektor tersebut dan beberapa sektor dengan nilai terbesar lainnya sangat baik dikembangkan dan diperhatikan laju pertumbuhannya untuk meningkatkan pendapatan. Sedangkan sektor dengan nilai Ps terkecil adalah sektor Pengadaan Air,Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang sebesar 9,75. Total Provincial Share sebesar 20.366,01.
Setelah diketahui nilai Provincial Share maka akan dihitung nilai Proportional Shift-nya. Komponen ini mengukur besarnya Shift Regional netto, positif bagi daerah yang berspesalisasi dalam sektor-sektor yang secara nasional tumbuh cepat dan negatif di daerah yang berspesialisasi dalam sektor-sektor yang secara nasional tumbuh dengan lambat. Hal ini diperngaruhi oleh faktor-faktor luar (eksternal) yang bekerja secara nasional.
Tabel 4.16
Perhitungan Proportional Shift (P) Kabupaten Deli Serdang Tahun 2011-2018
No Lapangan Usaha a b c d Proportional shift
Er,i,t-n EN,i,t / EN,i,t-n EN,t/EN,t-n 𝒃 − 𝒄 𝐚 × 𝐝
1 Pertanian, kehutanan,
peternakan 6.373,39 1,4 1,45 -0,05 -318,67
Sumber : Diolah dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Deli Serdang
Berdasarkan hasil analisis diatas dengan komponen proportional shift, diketahui terdapat 5 sektor yang memiliki nilai negatif, yang artinya sektor-sektor tersebut mengalami perlambatan dibanding proporsi pertumbuhan wilayah yang lebih besar cakupannya yaitu Provinsi Sumatera Utara.
Kelima sektor tersebut yaitu : sektor Pertanian, kehutanan, peternakan (-318,67), sektor Industri Pengolahan(-2.129,83), sektor Pengadaan Listrik dan Gas (-15,68), sektor Jasa Keuangan dan Asuransi (-39,12), sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib (-99,87). Sektor dengan nilai terkecil adalah sektor industri pengolahan (-2.129,83), dan sektor dengan nilai tertinggi adalah sektor Konstruksi (621,39). Kelima sektor tersebut memiliki tingkat pertumbuhan didaerah lebih lambat dibandingkan nasional. Hal ini terjadi karena pengaruh sektor i secara nasional (ekstern) terhadap sektor i dalam PDRB Kabupaten Deli Serdang.
Sektor industri pengolahan/manufaktur adalah sektor mengalami perlambatan paling tinggi dibanding sektor lainnya jika dibandingkan dengan proporsi pertumbuhan wilayah yang lebih besar cakupannya yaitu Provinsi Sumatera Utara.
Setelah diketahui nilai Proportional Shift maka akan dihitung nilai differential Shift-nya. Komponen ini mengukur besarnya Shift Regional netto, positif jika daerah tersebut mempunyai keuntungan lokasional dari pada tingkat nasional dan sebaliknya jika komponen ini bernilai negatif maka daerah tersebut kurang mempunyai keuntungan lokasional dibandingkan dengan tingkat nasional. Hal ini dipengaruhi faktor dari dalam (internal) yang mempengaruhi daerah tersebut.
Tabel 4.17
Perhitungan Differential Shift (D) Kabupaten Deli Serdang Tahun 2011-2018
No Lapangan Usaha a b c d Differential
Shift
Er,i,t EN,i,t / EN,i,t-n Er,i,t-n 𝒃 × 𝒄 𝒂 − 𝒅
1 Pertanian, kehutanan,
peternakan 8.286,92 1,4 6.373,39 8.922,75 -635,83
2 Pertambangan dan
penggalian 549,69 1,84 407,77 750,3 -200,61
3 Industri Pengolahan 21.180,04 1,32 16.383,33 21.626,00 -445,96
4 Pengadaan Listrik dan Gas 104,94 1,22 68,17 83,17 21,77 Eceran; Reparasi Mobil
dan Sepeda Motor 11.411,40 1,5 7.519,86 11.279,80 131,60
8 Transportasi dan
Pergudangan 5.809,01 1,57 906,73 1.423,57 4.385,44
9 Penyediaan Akomodasi
dan Makan Minum 1.887,68 1,61 1.153,93 1.857,83 29,85
10 Informasi dan Komunikasi 1.043,98 1,71 702,61 1.201,46 -157,48
11 Jasa Keuangan dan
Jumlah 68 341,00 25,85 45.257,73 64.973,92 3.367,10
Sumber : Diolah dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Deli Serdang
Berdasarkan hasil analisis diatas dengan komponen differential shift (D), komponen ini menunjukkan besarnya pergeseran sektor ekonomi di Kabupaten Deli Serdang yang disebabkan oleh faktor lokasional intern, diketahui bahwa terdapat sektor yang memiliki nilai positif dan nilai negatif. Sektor dengan nilai positif terdiri dari 8 sektor, diantaranya adalah sektor Pengadaan Listri dan Gas, sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, sektor Transportasi dan Pergudangan, sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum,
sektor Jasa Keuangan dan Asuransi, sektor Real Estat, dan sektor Jasa Perusahaan.
Hal ini berarti hanya 8 sektor yang memiliki nilai positif yang mempunyai keuntungan lokasional.
Sedangkan sektor yang memiliki nilai negatif terdiri dari 9 sektor, diantaranya adalah sektor Pertanian, kehutanan, peternakan, sektor Pertambangan dan penggalian, sektor Industri Pengolahan/manufaktur, sektor Pengadaan Air,Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang , sektor konstruksi, sektor Informasi dan Komunikasi, sektor Jasa Pendidikan, sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial, dan sektor Jasa Lainnya. Sektor-sektor sektor yang memiliki nilai negatif merupakan sektor yang secara lokasional (intern) tidak menguntungkan.
Tabel 4.18
Hasil Analisis Shift Share Kabupaten Deli Serdang Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Lapangan Usaha (milliar rupiah), Tahun 2011-2018
No Lapangan Usaha Provincial Share Proportional shift Differential shift Total (∆Y) 1 Pertanian, kehutanan,
peternakan 2.868,03 -318,67 -635,83 1.913,53
2 Pertambangan dan
penggalian 183,50 159,03 -200,61 141,92
3 Industri Pengolahan 7.372,50 -2.129,83 -445,96 4.796,71
4 Pengadaan Listrik dan Gas 30,68 -15,68 21,77 36,77
5 Pengadaan Air,Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur
Sepeda Motor 3.383,94 375,99 131,60 3.891,53
8 Transportasi dan
Pergudangan 408,03 108,81 4.385,44 4.902,28
9 Penyediaan Akomodasi dan
Makan Minum 519,27 184,63 29,85 733,75
10 Informasi dan Komunikasi 316,17 182,68 -157,48 341,37
11 Jasa Keuangan dan Asuransi 440,14 -39,12 404,74 805,76
12 Real Estat 643,99 143,11 186,49 973,59
13 Jasa Perusahaan 88,24 21,57 4,53 114,34
14 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan
Sosial Wajib 408,58 -99,87 7,88 316,59
15 Jasa Pendidikan 356,54 31,69 -2,51 385,72
16 Jasa Kesehatan dan Kegiatan
Sosial 174,24 104,54 -9,65 269,13
17 Jasa lainnya 55,44 19,71 -13,23 61,92
Jumlah 20.366,01 -649,80 3.367,10 23.083,31
Berdasarkan analisis Shift Share diatas, untuk mengetahui perubahan (pertumbuhan) nilai tambah bruto sektor tertentu (i) dalam PDRB Kabupaten Deli Serdang adalah dengan menjumlahkan hasil Provincial Share (PS), Proportional Shift (P), dan Differential Shift (D). Dari hasil analisis diatas tergambarkan bahwasanya kinerja dari masing-masing sektor pada tahun 2011 sampai dengan 2018 bisa disimpulkan bekerja dengan baik. Seluruh sektor yang ada di Kabupaten Deli Serdang memiliki nilai pertumbuhan riil positif. Sesuai dengan penelitian (Wahyuningtas, Rusgiyono dan Wilandari 2013) yang menjelaskan bahwasannya, apabila nilai Dij atau ∆𝑌 menunjukkan nilai positif, maka terjadi peningkatan kinerja ekonomi dari sektor tersebut. Namun terlihat bahwa pertumbuhan sektor Transportasi dan Pergudangan mengalahkan pertumbuhan sektor Industri Pengolahan.