• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Statistik Inferensial

Dalam dokumen SKRIPSI. Oleh EFIKA DIANA RIYANTI (Halaman 58-0)

BAB III METODE PENELITIAN

G. Teknik Analisis Data

3. Analisis Statistik Inferensial

Analisis regresi linear berganda adalah suatu teknik statistik yang dapat digunakan untuk menganalisis pengaruh variabel terikat dengan beberapa variabel bebas (Riduwa, 2016, p.252). Adapun persamaan regresi linear berganda inflasi dan nilai tukar rupiah terhadap harga saham adalah sebagai berikut :

Persamaan Regresi Ganda dirumuskan : Keterangan :

: Harga saham α : Konstanta

β1 : Koefisien regresi parsial variabel inflasi.

β2 : Koefisien regresi parsial variabel nila tukar rupiah.

X1 : Inflasi.

X2 : Nilai tukar rupiah e : eror

b. Analisis Koefisien Determinasi (R2)

Koefisien determinasi (R2) pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Nilai koefisien determinasi adalah antara nol dan satu. Nilai R2 yang kecil berarti kemampuan variabel-variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel-variabel dependen amat terbatas. Nilai yang mendekati satu berarti variabel-variabel independen memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variabel-variabel dependen (Ghozali, 2016, p.93).

c. Uji F

Hipotesis pertama yang menggunakan uji F untuk menunjukkan pengaruh secara bersama-sama variabel bebas terhadap variabel terikat (Ghozali, 2013, p.98). Uji F menggunakan beberapa dasar analisis untuk menentukan pengaruh dan hubungan variabel dalam penelitian. Berikut dasar analisis yang digunakan pada uji F :

a. Perbandingan Fhitung dengan Ftabel

a) Jika Fhitung ≤ Ftabel, maka H0 diterima dan H1 ditolak.

b) Jika Fhitung > Ftabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima.

b. Perbandingan nilai signifikansi dengan taraf nyata

a) Jika nilai signifikansi ≥ taraf nyata (0,05), maka H0

diterima dan H1 ditolak.

b) Jika nilai signifikansi < taraf nyata (0,05), maka H0

ditolak dan H1 diterima.

d. Uji t

Hipotesis kedua menggunakan uji t untuk menunjukkan pengaruh secara parsial variabel-variabel bebas terhadap variabel terikat (Ghozali, 2013, p.98). Uji t menggunakan beberapa dasar analisis untuk menentukan pengaruh dan hubungan variabel dalam penelitian. Berikut dasar analisis yang digunakan pada uji t :

1) Perbandingan t hitung dengan t tabel

a) Jika |thitung|≤ ttabel, maka H0 diterima dan H1 ditolak.

b) Jika |thitung|> ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima.

2) Perbandingan nilai signifikansi dengan taraf nyata

a) Jika nilai signifikansi ≥ taraf nyata (0,05), maka H0

diterima dan H1 ditolak.

b) Jika nilai signifikansi < taraf nyata (0,05), maka H0

ditolak dan H1 diterima.

48 BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Gambaran Umum Perusahaan

Penelitian ini meneliti mengenai perusahaan-perusahaan sektor Property dan Real Estate yang listing di Bursa Efek Indonesia.

Adapun perusahaan-perusahaan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. PT Agung Podomoro Land Tbk

PT Agung Podomoro Land Tbk merupakan perseroan terbatas yang bergerak di bidang properti dan berkedudukan di Jakarta Barat. Didirikan dengan nama PT Tiara Metropolitan Jaya pada tanggal 30 Juli 2004. Pada tahun 2010, PT Tiara Metropolitan Jaya berubah nama menjadi PT Agung Podomoro Land Tbk. Pada bulan November 2010, perseroan melakukan penawaran umum perdana saham, dan mencatatkan sahamnya di BEI pada 11 November 2010 dengan kode APLN. Pengalaman lebih dari 40 tahun sebagai anggota APG, perseroan secara luas diakui sebagai salah satu pengembang properti terkemuka, terbesar, dan dihormati di Indonesia.

Proyek pengembangannya mencakup beberapa properti ikonik di Indonesia, termasuk superblok, properti komersial (ritel/

perdagangan), gedung perkantoran, apartemen, kompleks perumahan dan hotel. Perseroan menawarkan gaya yang lebih modern dan unik dalam mengembangkan hunian horizontal dan vertikal maupun properti komersial, seperti mal, trade mall, dan hotel. Perseroan menjalankan dan menerapkan model bisnis terpadu, dengan kemampuan internal dalam pengembangan dan pengelolaan proyek properti terpadu mulai dari pembebasan lahan, perancangan, perencanaan pembangunan, manajemen proyek, pemasaran, serta penyewaan dan pengelolaan menajemen

operasional atas properti komersial (ritel/ perdagangan), gedung perkantoran, dan hotel, dengan memperhatikan nilai harmoni, ketahanan, kualitas tinggi, dan ramah lingkungan.

Beberapa proyek yang telah dilakukan oleh PT Agung Pudomoro Land Tbk antara lain adalah Central Park (Central Park Residences, APL Tower, Central Park Mall), Mediterania Garden Residences 2, Royal Mediterania Garden, Garden Shopping Arcade 1&2, Madison Park, Grand Madison, Gading Nias Residences, dan masih banyak lagi (http://www.idx.co.id).

2. PT Alam Sutera Realty Tbk

Perusahaan didirikan pada 3 November 1993 oleh Harjanto Tirtohadiguno beserta keluarga, dengan nama PT Adhihutama Manunggal. Nama tersebut kemudian berubah menjadi PT Alam Sutera Realty pada 19 September 2007. PT Alam Sutera Realty Tbk adalah perusahaan pengembang properti terintegrasi yang mengutamakan inovasi untuk mewujudkan kehidupan yang berkualitas. Kegiatan usaha perusahaan berfokus pada bidang pembangunan serta pengelolaan perumahan, kawasan komersial serta pengelolaan pusat perbelanjaan dan area rekreasi (pengembangan kawasan terpadu). Demi memperkuat posisi sebagai perusahaan pengembang properti terintegrasi pada 18 Desember 2007, perusahaan menjadi emiten melalui pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia dengan kode ASRI.

Perusahaan memiliki visi untuk menjadi pengembang properti terbaik yang mengutamakan inovasi dalam meningkatkan kualitas kehidupan. Seiring langkah mewujudkan komitmen perusahaan dalam menyediakan hunian properti berkualitas, terintegrasi, dan inovatif bagi masyarakat, perusahaan senantiasa meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, memanfaatkan teknologi informasi terkini, dan mengembangkan jaringan usaha yang kuat. Keunggulan perusahaan dalam membangun komunitas

yang nyaman, sehat, dan aman memperkuat laju pertumbuhan perusahaan sebagai salah satu pengembang properti terkemuka di Indonesia. Konsep one-stop-living dan kenyamanan hidup yang juga ramah lingkungan dalam setiap proyek pembangunan, produk-produk yang dikembangkan perusahaan selalu menjadi pilihan masyarakat yang mendambakan kualitas hidup.

Beberapa proyek yang dilakukan oleh PT Alam Sutera Realty Tbk antara lain adalah pembangunan cluster perumahan dan apartemen, pembangunan jalan tol Alam Sutera di KM 15,4 tol Jakarta-Merak, pembangunan 2 (dua Tower di Kota Ayodhya yaitu tower Sienna dan Indigo, serta membangun Taman Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali (http://www.idx.co.id).

3. PT Bekasi Asri Pemula Tbk

PT Bekasi Asri Pemula Tbk didirikan pada Oktober 1993 dengan berjalannya waktu untuk membantu pengembangan proyek perseroan melakukan peningkatan modal dasar dan modal ditempatkan pada tamggal 28 Februari 2007. Dalam rangka penawaran umum perdana kepada masyarakat. perusahaan ini merupakan perusahaan pengembang perumahan di wilayah Bekasi dan Pamulang dengan fokus segmen konsumen pada golongan menengah untuk perumahan Bumi Serpong Residence dan golongan bawah untuk perumahan Taman Alamanda dan Alamanda Regency. Daerah tersebut merupakan daerah industri sekaligus daerah perumahan sehingga target pasar yang ada telah sesuai dengan fokus pelanggan yang menjadi target pasar perseroan masih mempunyai potensi yang luas untuk mengembangkan usahanya di masa mendatang.

Perkembangan sektor perumahan sangat dipengaruhi oleh tingkat inflasi dan nilai tukar rupiah. Sebagian besar pembeli rumah perseroan yang merupakan pendudukan dengan tingkat pendapatan menengah dan bawah, bergantung pada fasilitas KPR untuk

mendapat rumah produk perseroan. Bursa Efek Indonesia mencatat sejak tahun 2008, perseroan yang terdaftar berkomitmen untuk menciptakan nilai bagi pemegang saham, pelanggan dan masyarakat dalam menjalankan usahanya dan tanggung jawab yang tinggi (http://www.idx.co.id).

4. PT Bumi Citra Permai Tbk

PT Bumi Citra Permai TBK berdiri sejak tahun 2000 di Jakarta. PT Bumi Citra Permai Tbk bergerak dibidang real estate yakni pengembangan kawasan industri dan pergudangan bernama Millenium Industrial Estate dengan luas wilayah mencapai 400 hektar, menjadi perusahaan terbuka sejak tahun 2009 setelah melakukan penawaran umum perdana dengan kode saham BCIP dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Memulai aktivitas komersialnya sejak tahun 2003, PT Bumi Citra Permai Tbk menyediakan kavling-kavling industri siap bangun, tanah kavling beserta bangun berupa pabrik/gudang di atasnya, dengan desain dan spesifikasi yang telah ditentukan. Melalui anak perusahaannya, perseroan juga mengembangkan bisnis barunya di bidang properti industry real-estate yang dijalankan oleh anak usaha yaitu PT Millenium Power dan PT Citra Permai Pesona.

Selain itu, perseroan juga sedang mengembangkan sayapnya dalam industry pengolahan air bersih yang dijalankan oleh anak perusahaannya yakni PT Milwater Pratama di kawasan industri Milenium, Cikupa (http://www.idx.co.id).

5. PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk

Perusahaan didirikan pada tanggal 24 Agustus 1989, berkedudukan di Kabupaten Bekasi dengan menjalankan kegiatan usahanya di bidang pengembangan, pembangunan, dan pengelolaan kawasan industri beserta sarana dan prasarananya. Perseroan berkedudukan di Kabupaten Bekasi adalah suatu perseroan terbatas yang didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya menurut dan

berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia. Berdasarkan pasal 3 anggaran dasar, maksud dan tujuan perseroan adalah turut serta dalam program dan kebijaksanaan pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional seperti menarik minat investor baik asing maupun lokal untuk menginvestasikan dananya melalui sektor industri, terbukanya peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat, meningkatkan aktivitas ekspor serta memberikan peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar kawasan industri. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, perseroan melaksanakan kegiatan usaha utama yaitu menjalankan usaha dalam bidang pembangunan dan pengelolaan kawasan industri dan perumahan (http://www.idx.co.id).

6. PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk

Bhuwanatala Indah Permai Tbk pada awalnya didirikan tahun 1970 dan berdomisili di Jakarta. Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan perusahaan meliputi pembangunan dan pengelolaan properti seperti apartemen, perkantoran dan perumahan, perdagangan dan pelayanan jasa.

Kegiatan utama perusahaan saat ini adalah melakukan investasi saham pada beberapa perusahaan (anak perusahaan), terutama bergerak di pembangunan dan pengelolaan properti seperti gedung perkantoran (Graha BIP dan The Victoria, Jakarta), perhotelan(U Paasha-Bali dan Studio One-Jakarta), pusat perbelanjaan (Star Square-Manado), properti komersial lainnya dan pengembangan.

Pada tanggal 26 Juni 1989, perusahaan memperoleh izin dari Menteri Keuangan untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham BIPP (IPO) kepada masyarakat sebanyak 6.500.000.

Saham-saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia tanggal 31 Juli 1989. Kemudian, tanggal 31 Januari 1990 dilakukan pencatatan 9.500.000 saham perusahaan milik pemegang saham

pendiri, sehingga seluruh saham perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (http://www.idx.co.id).

7. PT Bukit Darmo Property Tbk

PT Bukit Darmo Property Tbk merupakan suatu perseroan terbatas dengan nama PT Adhibaladika yang 12 Juli 1989 dan berdomisili di Surabaya. Anggaran dasar perseroan diubah dalam rangka Penawaran Umum kepada Masyarakat, termasuk perubahan nama Perseroan menjadi PT Bukit Darmo Property Tbk.

Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan perusahaan adalah bergerak di bidang pembangunan dan pengembangan perumahan, apartemen, perkantoran, pertokoan, tempat rekreasi dan kawasan wisata serta fasilitas-fasilitas yang berkaitan perdagangan dan investasi. Kegiatan usaha utama perusahaan adalah penjualan kondominium, gedung perkantoran dan sewa stand mall. Saat ini proyek real estate perusahaan diantaranya The Adhiwangsa Golf Residence (kondonium dan apartemen), hotel Melia Adhiwangsa (hotel), Lenmarc Mall (mal) dan Nine Boulevard (gedung perkantoran), semua proyek tersebut berlokasi Bukit Darmo Boulevard, Surabaya Barat (http://www.idx.co.id).

8. PT Sentul City Tbk

Perseroan didirikan dengan nama PT Sentragriya Kharisma, tanggal 16 April 1993 di Jakarta. Pada tanggal 9 Agustus 1993, perseroan melakukan perubahan nama dari PT Sentragriya Kharisma menjadi PT Royal Sentul Highlands kemudian perseroan melakukan perubahan nama lagi menjadi PT Sentul City Tbk tanggal 19 Juli 2006. Perseroan kembali melakukan penawaran atas saham-sahamnya pada tanggal 8 September 2006, melalui Penawaran Umum Terbatas II atas 8.151.000.000 saham sei c dengan harga nominal 100 saham. Saham-saham tersebut

dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 20 September 2006.

Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, ruang lingkup kegiatan perusahaan meliputi bidang pembangunan (perencanaan, pelaksanaan, kontruksi beserta fasilitas-fasilitasnya serta pemborong pada umumnya yang meliputi pembangunan kawasan perumahan (real estate), rumah susun, gedung, perkantoran, apartemen/kondonium, kawasan belanja (mal dan plaza), rumah sakit, gedung pertemuan, rumah ibadah, water park, rumah toko, sekolah dan bangunan komersial, pemasangan instalasi-instalasi listrik, gas, air minum, perangkat telekomunikasi, plumbing atau limbah, perdagangan (penjualan atau pembelian real estate) dan properti) dan jasa (jasa penyewaan dan pengelolaan properti, kawasan industri, gedung perkantoran, taman hiburan/rekreasi, pengelolaan parkir dan keamanan dan satpam). Saat ini, perusahaan mengembangkan konsep kota mandiri di kawasan Sentul City (http://www.idx.co.id).

9. PT Cowell Development Tbk

Cowell Development Tbk merupakan salah satu pengembang kawasan residensial dan bangunan komersial terdepan di Indonesia. Perseroan didirikan sebagai perseroan terbatas pada tanggal 25 Maret 1981. Perseroan memulai kegiatan usahanya di tahun 1984 dengan pengembangan kawasan perumahan Melati Mas Residence (sebelumnya dikenal sebagai Villa Melati Mas) di kawasan Serpong. Proyek Melati Mas Residence ini diikuti dengan pengembangan 3 (tiga) proyek residensial lainnya, yaitu Serpong Park, Serpong Terrace, dan Laverde.

Pada tahun 2007, perseroan melakukan penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) saham dengan menerbitkan saham baru dari saham perseroan sebanyak 250.000.000. Dengan dilakukannya IPO tersebut, total saham perseroan yang telah

ditempatkan dan disetor penuh menjadi Rp75.000.000.000. Di tahun yang sama, perseroan kembali mengganti namanya menjadi PT Cowell Development Tbk.

Perseroan juga telah beberapa kali mengubah anggaran dasarnya. Perubahan anggaran dasar terakhir dilakukan sebagai bentuk penyesuaian dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang rencana Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka. Sejak pendiriannya, perseroan terus mengembangkan portofolionya sebagai pengembang di bidang properti. Di tahun 2009, perseroan memulai proyek residensial diluar pulau Jawa, Borneo Paradiso di Balikpapan, Kalimantan Timur (http://www.idx.co.id).

10. PT Duta Anggada Realty Tbk

Perseroan pada awalnya didirikan dengan nama PT Duta Anggada Inti Pratama pada tanggal 30 Desember 1983. Perseroan memulai aktivitasnya kurang lebih 34 tahun lalu dengan membangun sebuah kompleks hunian di Jakarta Selatan. Properti ini ditujukan untuk segmen pasar para ekspatriat yang lebih memilih Jakarta Selatan sebagai lokasi hunian mereka. Kompleks hunian prestisius bagi para ekspatriat ini merupakan inovasi baru di kota Jakarta saat itu sehingga membawa keberhasilan bagi perseroan. Langkah awal ini kemudian diikuti dengan langkah-langkah selanjutnya dengan membangun beberapa gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan untuk memenuhi kebutuhan akan gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan yang terus meningkat sehingga pada awal dekade 1990-an, perseroan memperoleh reputasi sebagai salah satu perusahaan properti yang terkemuka di Indonesia.

Dalam rangka mempertahankan reputasinya sebagai perusahaan terkemuka, perseroan kemudian memperluas kegiatan usahanya dari semula hanya di bidang properti untuk investasi,

yaitu properti untuk disewakan, hingga juga mencakup bidang properti untuk pengembangan, yaitu properti untuk dijual. Saat ini, portofolio perusahaan mencakup berbagai properti prestisius, baik yang telah selesai dibangun maupun yang sedang dalam pembangunan, yakni di sektor perkantoran, pemukiman, pusat perbelanjaan, dan perhotelan. Selain itu, perseroan juga memiliki tanah dalam pengembangan yang berlokasi strategis yang saat ini dipersiapkan sebagai sektor kawasan industri.

Lokasi strategis, bangunan yang prima serta desain arsitektur yang inovatif merupakan karakteristik dari properti milik perseroan. Karakteristik ini telah membuat perseroan menjadi salah satu perusahaan properti terkemuka. Semua properti untuk investasi yang telah selesai dibangun memiliki tingkat hunian yang tinggi sedangkan semua properti untuk dijual yang telah selesai dibangun telah habis terjual. Saat ini perseroan masih melanjutkan beberapa proyek yang dalam pembangunan meliputi gedung perkantoran, apartemen, dan hotel. Rekam jejak yang sudah terbukti selama ini, perseroan selalu melaksanakan riset pasar secara hati-hati terhadap setiap proyek pilihan yang akan dikembangkan agar dapat memenuhi harapan dan permintaan pasar. Perseroan berkeyakinan akan dapat mempertahankan reputasinya sebagai salah satu pemimpin di industri properti untuk investasi dan properti untuk pengembangan di negeri ini (http://www.idx.co.id).

11. PT Intiland Development Tbk

PT Intiland Development Tbk adalah salah satu pengembang property terbesar di Indonesia yang memiliki pengalaman empat puluh tahun, terus tumbuh dan melakukan ekspansi proyek. Intiland bergerak dalam bidang pengembangan, pengelolaan dan investasi bisnis property. Intiland didirikan oleh Hendro S. Gundokusumo pada tanggal 10 Juni 1983. Sejak awal mula berdiri, Intiland telah menjadi pemain utama dalam bisnis property di Indonesia yang

terus mendapat kepercayaan dari konsumen karena komitmennya yang terus menerus dalam memberikan produk dan layanan terbaik.

Pengalaman yang luas dalam bisnis property, Intiland memiliki portofolio proyek yang meliputi pengembangan kawasan hunian untuk segmen pasar menengah hingga atas, skala kota terpadu multi fungsi dan pengembangan bangunan vertikal, serta kawasan industri yang lokasinya di seputaran wilayah Jakarta dan Surabaya. Perseroan juga merambah bisnis perhotelan dengan mendirikan dan mengelola jaringan hotel, serta fasilitas golf dan klub olahraga di beberapa kota di Indonesia. Intiland mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 1 September 1991. Dalam strategi pelaksanaan pengelolaan perseroan, direksi Intiland memfokuskan pada empat pilar pertumbuhan, yakni pertumbuhan organik, akuisisi, usaha patungan, pengelolaan modal dan investasi.

Strategi tersebut merupakan perpaduan antara pengalaman perseroan yang luas dalam bisnis real estate, investasi dan pengelolaan property (http://www.idx.co.id).

12. PT Megapolitan Development Tbk

PT Megapolitan Development Tbk adalah pengembang property di Indonesia yang memfokuskan usahanya pada pembangunan, manajemen dan investasi dari bisnis property.

Memiliki sejarah dan pengalaman yang panjang, perseroan memiliki portofolio proyek yang meliputi pengembangan kawasan hunian untuk segmen pasar menengah hingga atas, skala kota terpadu, multi fungsi dan pengembangan bangunan tinggi apartemen dan kondotel. Latar belakang berdirinya Megapolitan dimulai pada tahun 1976 ketika pendiri perseroan, Sudjono Barak Rimba dan Lora Melani Lowas mulai terjun ke bisnis property sebagai agen property yang terbentuk badan hukum dan dalam waktu singkat berhasil melaju dengan sangat pesat. Para pendiri

menyakini bahwa pemilihan nama harus mencerminkan mimpi yang akan dicapai di masa mendatang.

Nama Megapolitan lahir sebagai wujud dari besarnya mimpi para pendiri untuk membangun kota yang lebih dari sebuah kota metropolitan Jakarta dan pada tahun 1979 perseroan meningkatkan usahanya menjadi pengembang property. Perseroan sebagai pionir dalam mengembangkan kawasan Cinere, bermula dari 55 hektar lahan perseroan telah berhasil mengembangkan lebih dari 300 hektar dan mengubah Cinere dari daerah pinggiran menjadi sebuah kota mandiri yang menjadi tempat destinasi favorit kalangan menengah atas Jakarta.

Aksesibilitasnya sangat memadai dengan didukung oleh dua ruas jalan tol utama yang saat ini sedang dibangun, yaitu jalan tol Cijago (Cinere-Jagorawi) dan jalan tol Desari (Depok-Antasari).

Pasalnya, kedua tol ini nantinya akan mempermudah akses dari Cinere ke berbagai daerah tujuan, seperti ke Bundara HI, bandara Soekarno-Hatta atau menuju kota Bandung sehingga lokasi Cinere menjadi sangat mudah dikunjungi dari berbagai arah. Megapolitan terus melebarkan sayap bisnisnya di tengah pertumbuhan dan persaingan property di tanah air. Pada tahun 2002 Megapolitan sukses mengembangkan The Bellagio Residence, Boutique Mall&Offi Ce Park yang berlokasi di jantung kota Jakarta di kawasan diplomatik Mega Kuningan, diikuti dengan dibangunnya Bellagio Mansion (http://www.idx.co.id).

13. PT Furtune Mate Indonesia Tbk

PT Furtune Mate Indonesia Tbk didirikan tahun 1967 di Surabaya. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia tanggal 16 Juni 1994. Anggaran dasar entitas telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta notaris Wachid Hasyim, S.H, No.35 tanggal 17 Desember 2009 mengenai perubahan anggaran dasar entitas

sehubungan dengan konversi utang lan-lain. Entitas menjadi modal saham ditempatkan dan disetor penuh. Penerimaan pemberitahuan perubahan anggaran dasar tersebut telah diterima oleh Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tanggal 22 Desember 2009.

Entitas mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 1989 di bidang produksi sepatu yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur dan menghentikan operasi komersial produksi sepatu sejak pertengahan bulan Maret 2004. Pada tahun 2005 beralih usaha ke bidang pembangunan real estate yang berkantor dan berlokasi di Surabaya (http://www.idx.co.id).

14. Perdana Gapurapprima Tbk

PT Perdana Gapuraprima pada mulanya didirikan dengan nama PT Perdana Gapura Mas pada tanggal 21 Mei 1987. Nama PT Perdana Gapura Mas menjadi PT Perdana Gapuraprima pada tanggal 1 Maret 1999. Gapuraprima adalah perusahaan pengembang properti yang memiliki portofolio proyek pengembangan kawasan hunian dan komersial untuk segmen pasar menengah ke atas. Kegiatan usaha perusahaan saat ini lebih difokuskan pada pengembangan dan investasi bisnis properti.

Grup Gapuraprima merupakan salah satu pengembang properti utama nasional. Perusahaan telah mengalami transformasi menjadi sebuah perusahaan dengan proyek properti yang lebih beragam. Tidak hanya hunian landed house, namun juga mengembangkan proyek-proyek mixed use dan gedung-gedung bertingkat di dalam dan luar Jakarta. Grup telah menyelesaikan lebih dari 30 proyek properti dalam dua dekade terakhir. Portofolio properti meliputi perumahan, apartemen, perkantoran, mall, rekreasi dan perhotelan (serviced apartment). Semua ini berhasil didistribusikan dengan baik ke tangan konsumen dengan tingkat kepuasan yang tinggi.

Perusahaan telah berhasil melalui dua kali krisis, yaitu pada tahun 1998 dan 2009. Pada awal tahun 2000-an, ketika pengembang properti lainnya masih terpuruk akibat krisis ekonomi 1998, Gapuraprima terus mengembangkan berbagai produk properti untuk kalangan kelas menengah atas dengan membangun apartemen, perkantoran dan mall di Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Perusahaan akan selalu beradaptasi di tengah perkembangan jaman yang semakin pesat dengan cara melakukan inovasi dan terobosan baru agar dapat selalu bertahan dan menjadi yang terdepan.

Selain itu, nilai-nilai budaya perusahaan yang sederhana dan mengakar selalu ditanamkan kepada setiap individu. Perusahaan juga sangat peduli dengan lingkungan hidup dan lingkungan sosial.

Hal ini dibuktikan dengan penerapan konsep ramah lingkungan (green living) ke dalam proyek perusahaan. Penerapan kepedulian perusahaan terhadap lingkungan juga tercermin dalam kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang rutin dilaksanakan (http://www.idx.co.id).

15. PT Greenwood Sejahtera Tbk

PT Greenwood Sejahtera Tbk merupakan perseroan terbatas yang didirikan dengan nama PT Greenwood Sejahtera pada tanggal 16 April 1990 di Jakarta. Industry property Indonesia yang berkembang membawa perusahaan menjadi perusahaan property

PT Greenwood Sejahtera Tbk merupakan perseroan terbatas yang didirikan dengan nama PT Greenwood Sejahtera pada tanggal 16 April 1990 di Jakarta. Industry property Indonesia yang berkembang membawa perusahaan menjadi perusahaan property

Dalam dokumen SKRIPSI. Oleh EFIKA DIANA RIYANTI (Halaman 58-0)

Dokumen terkait