• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Id, Ego, dan Super Ego Andre untuk menikah dengan Risma dalam novel Ibuku Perempuan Berwajah Surga

METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian

4.1 Deskripsi Psikologis Tokoh Andre dalam Novel Ibuku Perempuan Berwajah Surga Berdasarkan Teori Keperibadian Sigmund Freud Pada

4.1.1 Analisis Id, Ego, dan Super Ego Andre untuk menikah dengan Risma dalam novel Ibuku Perempuan Berwajah Surga

Keinginan Andre untuk menikah dengan Risma sangat kuat meskipun ia tahu kalau orang tuanya tidak akan merestui hubunganya. Karena di dalam aturan keluarganya tidak ada yang boleh menikah dengan orang yang berasal dari keluarga biasa. Namun, hal itu tidak menyurutkan keinginan Andre. Ia yakin bahwa Risma adalah sosok wanita yang sangat sempurna untuk dijadikan istri meskipun Risma bukan dari keturunan keluarga kaya dan terpandang seperti keluarganya. Hal ini terlihat pada kutipan berikut.

Dalam hati Andre sebenarnya sudah tahu apa yang hendak disampaikan ibunya, semua itu pasti berakhir dengan kata

kata”Ndre, mama ingin kau menikah dengan perempuan yang baik bobot, bebet dan bibitnya.”.ya, ucapan itu yang biasanya diucapkan

ibunya bila memintanya melihat foto perempuan anak dari temannya. Andre sudah sangat malas dengan segala macam perjodohan, seperti hidup tak ada pilihan saja. Menurutnya jaman sudah berbeda bahkan kedua orang tuanya pun dulu tidak dijodohkan, kenapa sekarang ia harus menurut untuk dijodohkan?apa karena ia anak satu satunya? Sebuah hal yang belum bisa di terima di terima Andre hingga sekarang

Perjdoohan adalah hal yang sangat ia benci hamper setiap akhir pekan ia akan selalu mendengar kata kata itu sebuah keluarga terhormat harus bersanding dengan keluarga terhrmat pula. Sebelum Rieska sudah ada lima gadis yang coba dikenalkan oleh ibunya. Mulai dari Ratna, anak seorang pengusaha mebel dari Jepara sampai Tari, anak pemilik beberapa hotel di kawasan Surabaya dan malang. Namun, semua gadis itu tak ada yang mampu membuatnya tertarik.

Dan ia memang sama sekali tak tertarik dengan cara cara pernikahan lewat perjodohan. Lagi pula kini ia sudah memiliki gadis yang sangat ia cintai, Risma. Baginya Risma adalah sosok yang sempurna untuk dijadikan istri sekaligus ibu bagi anak anaknya kelak. Namun, ia tahu keluarganya pasti menlak. Satu

satunya jalan hanyalah meyakinkan kedua orang tuanya bahwa ia tetap mampu menjaga nama baik keluarga dan meneruskan segala usaha keluarganya itu. (hal. 29 - 30)

berdasarkan kutipan di atas terlihat tokoh Andre menginginkan sosok Risma untuk menjadi pendamping hidupnya. Risma adalah gadis yang berbeda dengan gadis lainnya, karena Risma adalah sosok perempuan yang baik, cerdas dan sempurna untuk dijadikan istri. Hal tersebut timbul dalam diri Andre saat membayangkan sosok Risma. Hasrat untuk memiliki muncul dalam benak Andre menjadi sebuah dorongan berupa daya seksual sehingga menimbulkan Id dalam diri Andre. Id Andre di sini ingin menikah dengan Risma. Hal tersebut dapat di lihat jelas pada penggalan cuplikan ia sudah memiliki gadis yang sangat ia cintai, Risma. Baginya Risma adalah sosok yang sempurna untuk dijadikan istri sekaligus ibu bagi anak anaknya kelak. Pada penggalan cuplikan tersebut terlihat sebuah harapan dalam diri Andre untuk dapat menjadikan Risma sebagai istrinya. Harapan tersebut merupakan Id berupa keinginan Andre yang kuat untuk menikah dengan Risma. Dari dorongan Id yang sangat kuat dalam diri Andre sehinngga memunculkan Ego sebagai pelaksana dalam merealisasikan keinginannya dengan realitas.

Ego Andre untuk menikah dengan Risma terlihat pada kutipan berikut.

Bebrapa hari kemudian, Andre memutuskan untuk mengenalkan Risma kepada orang tuanya di Surabaya. Awalnya, Risma menolak karena ia belum siap menemui orang tua Andre. Namun Andre berhasil membujuknya hinngga ia pun menurut ketika Andre mkenjemputnya di kos untuk pergi ke Surabaya.

Sepanjang perjalanan, Andre mencoba menceritakan tentang keluarganya. Ia tak ingin Risma merasa terganggu oleh sikap keluarganya yang pasti akan bertanya tentang latar belakng kehidupann Risma. penjelasan Andre memang setidaknya sudah Risma perkirakan, ia sadar betul bahwa lelaki yang di cintainya berasal dari keluarga kaya dan terhormat. Kehadirannya dalam sebuah keluarga seperti itu pasti akan sulit di terima. Ia hanya berharap bahwa ketulusan cinta yang ia miliki dapat membuat orang tua Andre menerimanya. (hal. 42)

Dari kutipan diatas terlihat Andre menjemput Risma di tempat kosnya di Malang kemudian membawanya ke Surabaya. Andre mengjak Risma menemui orang tuanya untuk membicarakan hubungannya dengan Risma lebih jauh lagi. Keinginan Andre untuk menikah dengan Risma sangat kuat sehingga Id dalam diri Andre

mendorong Ego untuk merealisasikan keinginannya sesuai dengan realitas untuk menikah dengan Risma. Ego Andre terlihat jelas pada ppenggalan cuplikan Andre berhasil membujuknya hinngga ia pun menurut ketika Andre mkenjemputnya di kos untuk pergi ke Surabaya. Dari penggalan cuplikan tersebut terlihat jelas Ego Andre

untuk menikah dengan Risma dengan cara membawa Risma dari kosnya di Malang kemudian mengajaknya ke Surabaya menemui orang tuanya di dorong oleh Id yang menuntut untuk dapat di puaskan. Dari kutipan di atas terlihat juga bagaimana Super Ego

berperan besar dalam diri Andre sebagai pengendali dalam memuaskan keinginan Id yang di dorong oleh daya seksual yang menuntut untuk segera dapat di puaskan.

Super Ego Andre saat ingin menikah dengan Risma terlihat pada penggalan cuplikan berikut

Bebrapa hari kemudian, Andre memutuskan untuk mengenalkan Risma kepada orang tuanya di Surabaya. Awalnya, Risma menolak karena ia belum siap menemui orang tua Andre. Namun Andre berhasil membujuknya hinngga ia pun menurut ketika Andre mkenjemputnya di kos untuk pergi ke Surabaya. Sepanjang perjalanan, Andre mencoba menceritakan tentang keluarganya. Ia tak ingin Risma merasa terganggu oleh sikap keluarganya yang pasti akan bertanya tentang latar belakng kehidupann Risma. penjelasan Andre memang setidaknya sudah Risma perkirakan, ia sadar betul bahwa lelaki yang di cintainya berasal dari keluarga kaya dan terhormat. Kehadirannya dalam sebuah keluarga seperti itu pasti akan sulit di terima. Ia hanya berharap bahwa ketulusan cinta yang ia miliki dapat membuat orang tua Andre menerimanya. (hal. 42)

Dari kutipan di atas terlihat bagaimana Andre merealisasikan keinginannya untuk dapat menikah dengan Risma dengan cara meminta izin dari orang tuanya terlebih dahulu. Hal ini di karenakan

Super Ego berperan besar dalam diri Andre saat ia berusaha memuaskan keinginan yang di tuntut oleh Id dengan tindakan yang sesuai dengan moralitas. Andre mengajak Risma untuk menemui orang tuanya. hal itu menggambarkan bahwa Andre berusaha memuaskan keinginannya untuk menikah dengan Risma sesuai dengan norma kehidupan sehingga Andre mengambil tindakan menemui orang tuanya dan meminta restu untuk menikahi Risma. dalam hal ini Andre tidak mengambil tindakan dengan cara memaksakan keinginan yang di dorong oleh hasrat dan daya seksualnya. Karena Super Ego mendominasi diri Andre sehingga mampu menggantikan Ego dalam pencapaian pemuasan Id dengan realitas menjadi pencapaian pemuasan Id dengan moralitas. Hal ini menggambarkan bahwa Super Ego berperan besar dan mendomonasi diri Andre dalam upaya memenuhi pemuasan yang di tuntut oleh Id.

Super Ego Andre terlihat jelas pada penggalan cuplikan Bebrapa hari kemudian, Andre memutuskan untuk mengenalkan Risma kepada orang tuanya di Surabaya dari penggalan cuplikan tersebut terlihat jelas Super Ego berperan besar dalam diri Andre merintangi impuls id, terutama impuls seksual dan agresif yang bertentangan dengan standar nilai masyarakat sehingga Andre mengambil keputusan dalam memuaskan Id dengan cara membawa Risma dan memperkenalkan kepada orang tuanya .

Kutipan selanjutnya yang menjelaskan Id Andre untuk menikah dengan Risma terlihat pada kutipan berikut.

Di dalam kamar Andre berbaring sambil terus mencari cara agar orang tuanya menyetujui pernikahannya dengan Risma. Ia tak ingin menjadi anak durhaka tapi ia juga ingin bisa hidup bersama dengan gadis yang sangat ia cintai. Kepala Andre terasa sangat pusing ia pun tertidur lelap. (hal. 50)

Dari kutipan diatas terlihat jelas keinginan Andre untuk menjadikan Risma sebagai istrinya karena Risma adalah gadis yang sangat ia cintai. Tokoh Andre disini ingin merasakan kebahagiaan yaitu bisa hidup bersama dengan orang yang dicintai. Hal tersebut memicu hasrat untuk memiliki dalam diri Andre yang di dorong oleh daya seksual Sehingga menimbulkan Id. Id Andre disini mengatakan ingin menikah dengan Risma. Id Andre untuk menikah dengan Risma terlihat jelas pada penggalan cuplikan ia juga ingin bisa hidup bersama dengan gadis yang sangat ia cintai. Dari penggalan cuplikan tersebut terlihat keinginan Andre untuk menikah dengan Risma sangat kuat dan menuntut untuk dapat terpenuhi sehingga

memunculkan Ego sebagai pelaksana untuk memenuhi keinginan yang di dorong oleh Id sesuai dengan realitas.

Ego Andre untuk menikah dengan Risma terlihat pada kutipan berikut.

“Apapun pekerjaan orang tuanya, bagi Andre tak masalah

kami akan memulai kehidupan kami, lepas dari orang tua,” ucap

Andre yang mulai memahami maksud ibunya. (hal. 45)

Dari kutipan di atas terlihat bagaimana keinginan Andre untuk menikah dengan Risma sangat kuat sehingga menuntut untuk segera di puaskan. Ego Andre untuk menikah dengan Risma terlihat jelas pada kalimat penggalan cuplikan kami akan memulai kehidupan kami, lepas dari orang tua. Dari kalimat penggalan cuplikan tersebut terlihat Andre berusaha memuaskan keinginannya untuk menikah dengan Risma dengan cara menentang keinginan orang tuanya yang akan menjodohkan dirinya. ia berusaha untuk dapat menikah dengan Risma sehingga dirinya memutuskan akan melepaskan diri dari orang tuanya supaya bisa menikah dengan Risma. Andre tak peduli meskipun orang tuanya tidak merestui pernikahannya. Hal ini menggambarkan bahwa Id beroperasi hanya berdasarkan prinsip kesenangan dan kenikmatan mendorong ego untuk merealisasikan keinginan Id. Hal ini juga di perkuat oleh kutipan berikut.

“Kita akan menikah, apapun itu…” ucap Andre meyakinkan

Risma. mendengar perkataan itu, Risma menoleh ke Andre lalu tersenyum.

“ Bagaimana jika ibumutetap tak merestui?” Kita bisa pergi dari sini..”

Dari kutipan di tersebut terlihat kegigihan Andre untuk menikah dengan Risma sangat kuat sehingga berbagai macam cara akan ia lakukan untuk bisa menikah dengan Risma. Andre berusaha meyakinkan orang tuanya jika Risma memang orang yang tepat untuk di jadikan istri namun orang tuanya tidak menyetujui keinginannya.

Andre terus mencari cara agar tetap bisa melangsungkan pernikahannya dengan Risma sehingga ia menemukan jalan pintas dalam benaknya. Andre akan membawa Risma pergi jauh supaya bisa menikah dengan gadis yang sangat di cintainya. Hal ini terlihat jelas pada kalimat penggalan cuplikan Kita bisa pergi dari sini..” dari kalimat penggalan cuplikan tersebut terlihat jelas Ego berusaha melaksanakan keinginan Id yang menuntut untuk dapat di puaskan sesuai dengan realitas sehinnga Andre memutuskan untuk membawa Risma pergi jauh dan memulai kehidupan baru bersama orang yang di cintai tersebut. Ego Andre dalam kutipan tersebut terlihat saat ia akan membawa Risma pergi karena itulah jalan satu satunya bagi Andre

supaya dirinya bisa hidup bersama Risma. Andre termenung memikirkan hal hal yang ia lakukan dalam memuaskan keinginan Id

dalam dirinya. Berbagai macam bentuk pertimbangan timbul dalam benak Andre sehingga ia tidak tahu harus berbuat apa lagi. Hal ini menggambarkan bagaimana Super Ego berperan dan mendominasi diri Andre. Super Ego berusaha mengganti segala bentuk tindakan dalam mencapai pemuasan Id sesuai dengan realitas menjadi sebuah tindakan yang sesuai dengan moralitas.

Super Ego Andre untuk menikah dengan Risma terlihat dalam kutipan berikut.

Di dalam kamar Andre berbaring sambil terus mencari cara agar orang tuanya menyetujui pernikahannya dengan Risma. Ia tak ingin menjadi anak durhaka tapi ia juga ingin bisa hidup bersama dengan gadis yang sangat ia cintai. Kepala Andre terasa sangat pusing ia pun tertidur lelap. (hal 50)

Dari kutipan di atas terlihat Super Ego berperan besar dalam diri Andre saat ia mencoba mencari jalan untuk bisa hidup dengan Risma tanpa harus menentang orang tuanya karena Andre takut durhaka kepada orang tuanya. Super Ego Andre terlihat jelas pada penggalan cuplikan Ia tak ingin menjadi anak durhaka dari penggalan cuplikan tersebut terlihat jelas Super Ego berusaha mengendalikan Ego untuk melakukan tindakan yang sesuai dengan norma dan etika kehidupan dalam upaya memenuhi kepuasan yang di tuntut oleh Id. Super Ego di sini melarang tindakan atau tingkah laku yang salah dalam pencapaian Id dan dapat di terima oleh Andre

menjadi suara hati. Seperti saat Andre akan melepaskan diri dari orang tua jika keinginannya untuk menikahi Risma tidak di setujui. Namun Super Ego melarang tindakan tersebut dan mengatakan bahwa tindakan menentang orang tua adalah suatu ciri kedurhakaan. Sehingga tokoh Andre di sini mengatakan ia tidak ingin menjadi anak durhaka.

Dari hasil analisis struktur kepribadian di atas dapat disimpukan bahwa Psikologis tokoh Andre merasa tertekan. Hal itu terlihat saat Id yang berusaha memaksa Ego untuk merealisasikan

sesuai dengan realitas namun Super Ego menggantikannya dengan tindakan yang seuai dengan moralitas. Sehingga dengan terpaksa Andre harus menurut untuk dijodohkan dan melepaskan Risma demi orang tuanya. Hal ini yang membuat psikologis tokoh Andre merasa tertekan karena ia harus menjalani pernikahan dengan cara terpaksa.

Andre juga merasa cemas dikarenakan keinginannya memiliki Risma tidak bisa terwujudkan. Hal itu dapat dilihat saat keinginan yang dituntut oleh Idnya untuk dapat dipuaskan namun tidak bisa terpenuhi. Keinginannya untuk membangun keluarga bersama Risma sangat kuat sehingga Ego berusaha menangani dengan cara berusaha keras untuk dapat menikah dengan Risma. Namun orang tuanya tidak mengizinkan hubungan mereka dan memaksakan mereka untuk berpisah. Hal inilah yang menimbulkan kecemasan dalam diri Andre karena keinginannya untuk menikahi Risma tidak bisa terealisasikan atau terwujudkan. Dari hasil interaksi terus menerus antara Id, Ego

dan Super Ego sehingga tampak kepribadian atau prilaku dari tokoh

Andre. kepribadian tokoh Andre yang terihat selalu patuh dan berbakti kepada orang tuanya. Hal itu tampak ketika ia meminta izin untuk menikah. Andre selalu meminta izin atau restu kepada orang tuanya dalam melakukan segala sesuatu atau tindakan. Karena ia tahu sebagai seorang anak harus berbakti kepada orang tuanya sehingga ia takut menjadi anak durhaka.

4.1.2 Analisis Id, Ego, dan Super Ego Andre untuk bertemu dengan

Dokumen terkait