• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis SWOT

Dalam dokumen BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN (Halaman 42-50)

Dalam memilih strategi, PT. Gloria Mandiri Technology perlu mempertimbangkan faktor-faktor internal dan eksternal yang berpengaruh bagi perusahaan. Faktor-faktor internal yang akan dibahas berupa Faktor-faktor yang menjadi kekuatan dan kelemahan perusahaan dalam bersaing. Sedangkan faktor-faktor eksternal yang akan dibahas adalah berupa peluang-peluang dan ancaman-ancaman yang ada dalam industri komputer PC di Indonesia.

Berikut ini adalah beberapa faktor kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh perusahaan beserta peluang dan ancaman yang dihadapi dimana semua datanya diperloleh dari hasil wawancara dengan pihak manajer perusahaaan:

• Kekuatan:

1. Adanya pelanggan korporat yang juga memesan produk untuk keperluan perasional di cabang tempat pelanggan korporat beroperasi di daerah. Contoh: perusahaan Optik Melawai yang mempunyai outlet yang lebih dari 100 outlet di seluruh Indonesia yang selalu membeli produk komputer PC rakitan untuk outlet yang di luar kota

2. Perusahaan selalu aktif berpartisipasi mengikuti pameran-pameran besar di Jakarta untuk meningkatkan citra perusahaan.

3. Komponen-komponen PC rakitan yang sangat banyak baik dari segi merk maupun jenisnya yang beraneka ragam tidak terikat pada satu merk saja. 4. Perusahaan menyediakan penjualan software asli.

5. Kemudahan dalam servis dan after sales yang memuaskan dengan tidak mengenakan biaya transportasi untuk antar jemput produk. Kemudian Perusahaan juga tidak mengenakan standar harga minimum untuk produk apapun dalam pengiriman.

6. Hubungan baik antara perusahaan dengan pelanggan. Contohnya terlihat dari before dan after sales yang tetap terjalin dengan baik, entertaint (keramah tamahan) pelanggan yang sudah loyal.

7. Kemudahan bagi konsumen untuk menentukan komponen pembangun PC rakitan sesuai dengan keinginan mereka dari segi pemilihan merk-merk komponen hingga menentukan spesifikasi dari merk tersebut.

8. Lokasi pemasaran yang strategis dengan dua area pemasaran yang berbeda yaitu di Harco Mangga dua dan Glodok Plaza yang keduanya merupakan pusat pendistribusian komputer yang paling banyak dicari konsumen karena merupakan pusat penjualan komputer di seluruh Indonesia.

• Kelemahan:

1. Jumlah karyawan yang terbatas dengan tingkat kinerja yang tinggi.

2. Manajemen waktu yang berbenturan untuk melayani kebutuhan after sales yang banyak.

3. Ketergantungan komponen PC rakitan dari perusahaan pemasok dan 90% komponen PC rakitan misih diimpor dari luar negeri.

4. Tidak melayani penjualan di luar Jabotabek

• Peluang:

1. Tingkat penjualan PC di Indonesia akan menjadi yang terbesar di ASEAN mulai 2008, dan kokoh mulai 2010.

2. Lembaga riset market IT (Information Technology) – Forester, meramalkan Indonesia di masa depan akan menjadi pasar paling potensial untuk industri PC, dari hanya 2,6 juta kepemilikan PC di tahun 2003, diperkirakan akan tumbuh menjadi 40 juta di tahun 2010.

3. Data IDC, tahun 2007 lalu penjualan PC di Indonesia mencapai 2 juta unit dan tahun ini diprediksi meningkat menjadi 2,4 juta unit. Dari jumlah tersebut, 67% merupakan white box (PC rakitan) dan 33% merupakan branded PC.

4. PC rakitan berperan besar dalam meningkatkan penetrasi PC ke daerah-daerah yang dinilai tidak potensial bagi PC bermerek.

5. Pengguna internet tumbuh dengan cepat sebanyak 25 juta orang dan diproyeksikan menjadi 40 juta orang pada tahun 2008, serta diiringi dengan turunnya tarif internet .

6. Modernisasi perusahaan bisnis dan badan pemerintah.

7. Dari sekitar 3,73 juta unit usaha kecil menengah (UKM), yang menguasai sekitar 70% roda ekonomi Indonesia, baru 18% yang telah menggunakan PC dalam menjalankan bisnisnya.

• Ancaman:

1. Pertumbuhan produk substitusi seperti komputer portable yang semakin tinggi dimana pada tahun 2007 mencapai 29% di Indonesia. Diramalkan

pada tahun 2009 proporsi pangsa pasar komputer portabe akan seimbang dengan komputer PC desktop.

2. Kondisi krisis global saat ini yang juga berdampak pada nilai tukar rupiah yang cenderung melemah mengakibatkan harga komputer PC rakitan menjadi lebih tinggi dibanding harga normal.

3. Persaingan yang kompetitif dari segi harga dan promosi antar toko di area pemasaran Glodok Plaza.

Lingkungan Internal

Lingkungan Eksternal

Kekuatan (strength)

1. Adanya pelanggan korporat yang juga memesan produk untuk keperluan operasional di cabang tempat pelanggan korporat beroperasi di daerah.

2. Perusahaan selalu aktif berpartisipasi mengikuti pameran-pameran besar di Jakarta untuk meningkatkan citra perusahaan.

3. Komponen-komponen PC rakitan yang lengkap baik dari segi merk maupun jenisnya yang beraneka ragam tidak terikat pada satu merk saja.

4. Perusahaan menyediakan penjualan software asli. 5. Kemudahan dalam servis dan after sales yang

memuaskan dengan tidak mengenakan biaya transportasi untuk antar jemput produk.

6. Hubungan baik antara perusahaan dengan pelanggan. 7. Kemudahan bagi konsumen untuk menentukan

komponen pembangun PC rakitan sesuai dengan keinginan mereka dari segi pemilihan merk-merk komponen hingga menentukan spesifikasi dari merk tersebut.

8. Lokasi pemasaran yang strategis dengan dua area pemasaran yang berbeda pemasaran.

Kelemahan (weakness)

1. Jumlah karyawan yang terbatas dengan tingkat kinerja yang tinggi untuk melayani kebutuhan after sales yang banyak.

2. Ketergantungan komponen PC rakitan dari perusahaan pemasok lokal dan 90% komponen PC rakitan masih diimpor dari luar negeri. 3. Tidak melayani penjualan di luar Jakarta. 4. Promosi penjualan yang hanya terbatas pada

event-event pameran.

Peluang (opportunity)

1. Tingkat penjualan PC di Indonesia akan menjadi yang terbesar di ASEAN mulai 2008, dan kokoh mulai 2010.

2. Lembaga riset market IT (Information

Technology) – Forester, meramalkan Indonesia di masa depan dengan perkiraan

Strategi S – O

- Melakukan strategi pengembangan pasar dengan

mengembangkan jaringan distribusi dan dukungan purna jual secara nasional. Dengan demikian, PC rakitan mampu menjangkau banyak segmen hingga ke pelosok. (S1, O3, O4, O7, O6)

- Melakukan penetrasi pasar dengan tetap konsisten

Strategi W – O

- Menambah jumlah karyawan di bidang TI.

(W1, W3, O3)

- Partnership dengan pemasok untuk mencoba

menggunakan komponen lokal yang ada. (W2, O4)

pertumbuhan kepemilikan PC menjadi 40 juta di tahun 2010.

3. Penjualan PC di Indonesia diprediksi meningkat menjadi 2,4 juta unit dengan pangsar PC rakitan mencapai 67%.

4. PC rakitan berperan besar dalam meningkatkan penetrasi PC ke daerah-daerah yang dinilai tidak potensial bagi PC bermerek. 5. Pertumbuhan pengguna internet yang tumbuh

dengan pesat.

6. Modernisasi perusahaan bisnis dan badan pemerintah.

7. Dari sekitar 3,73 juta unit usaha kecil menengah (UKM), yang menguasai sekitar 70% roda ekonomi Indonesia, baru 18% yang telah menggunakan PC dalam menjalankan bisnisnya.

terhadap layanan pra atau pasca pembelian dengan tujuan untuk meningkatkan pangsa pasar. (S2, S3, S5, S6, S7, O1, O2, O3)

- Melakukan strategi pengembangan produk yang

affordability dan functionality yang lebih murah, model tidak kalah bagus, kalau rusak mudah diperbaiki, dan komponen-nya mudah didapat. (S3, S7, O3, O4)

- Mempromosikan perusahaan sebagai satu-satunya

perusahaan yang menyediakan software pendukung komputer PC rakitan untuk meningkatkan citra perusahaan di pasar. (S2, S4, S8, O3, O5)

- Mengembangkan situs web untuk pemasaran langsung

perusahaan sehingga dimungkinkan menjangkau konsumen korporat di daerah dapat menjangkau. (S1, S2, S3, O5, O6, O7)

- Dapat melakukan aliansi strategi dengan melakukan

kontrak kerjasama dengan toko-toko komputer di daerah yang potensial. (S3, O3, O4)

perusahaan untuk melakukan perancangan program-program promosi penjualan. (W3, W4, O5, O7)

dimana pada tahun 2007 mencapai 29% di Indonesia. Diramalkan pada tahun 2009

proporsi pangsa pasar komputer portabe akan

seimbang dengan komputer PC desktop.

2. Kondisi krisis global saat ini yang juga berdampak pada nilai tukar rupiah yang cenderung melemah mengakibatkan harga komputer PC rakitan menjadi lebih tinggi dibanding harga normal.

3. Persaingan yang kompetitif dari segi harga

antar toko di area pemasaran Glodok Plaza.

PC portable sebagai pendukung pemasaran perusahaan. (S2, S3, T1)

- Melakukan strategi harga dengan merancang konfigurasi

spesifikasi PC rakitan yang lebih terjangkau namun tetap optimal dari segi kinerjanya. (S3, S5, T2, T3)

organisasi sosial untuk melakukan kegiatan seminar atau penyuluhan di daerah-daerah potensial dengan mengenalkan peranan teknologi komputer pada saat ini. (W3, W4, T3)

- Melakukan market extention dengan membuka

cabang toko perusahaan di daerah-daerah yang potensial dan belum terserap pasar komputer. (W3, T3)

Berdasarkan tabel matriks TOWS yang telah dibuat dan diolah oleh penulis untuk PT Gloria Mandiri Technology melaui analisa faktor-faktor internal yang dimiliki perusahaan yaitu kekuatan dan kelemahan perusahaan dan serta analisa faktor-faktor eksternal berupa peluang dan ancaman yang dihadapi perusahaan dalam industri komputer, maka terlihat perusahaan memiliki kekuatan-kekuatan penting yang sangat berpengaruh dibanding kelemahan yang dimiliki serta peluang industri komputer khususnya segmen komputer PC rakitan masih berpeluang cukup besar (apalagi bagi segmen konsumen korporat) dengan kondisi ancaman yang masih dapat diatasi oleh perusahaan.

Sehingga penulis melihat PT Gloria Mandiri Technology masih sangat berpotensi dimungkinkan untuk melakukan strategi intensif seperti penetrasi pasar dan pengembangan pasar karena posisi kompetitif perusahaan dengan penjualan produk yang ada saat ini akan membaik. Hal ini terihat dari keadaan pasar saat ini tidak jenuh dengan beragam produk komputer yang ada, namun sebaliknya perkembangan komputer terus meningkat dengan peningkatan permintaan akan komputer terus meningkat dari tahun ke tahun, maka perusahaan perlu melakukan penetrasi pasar untuk meningkatkan pangsa pasar dilihat dari masih begitu besarnya pertumbuhan komputer PC rakitan sebesar 67 % pada tahun 2007. Kemudian juga masih belum terserapnya sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) dan institusi pendidikan di area-area daerah di luar pulau Jawa untuk menggunakan dan memperbaharui fasilitas penggunaan teknologi komputer, apalagi mengingat komputer PC branded yang tidak potensial untuk digunakan di sana karena kembali pada harga jual yang tinggi, maka PT Gloria Mandiri Technology perlu melakukan strategi pengembangan pasar untuk menyerap pangsa pasar di daerah-daerah pulau Jawa yang potensial.

Dalam dokumen BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN (Halaman 42-50)

Dokumen terkait