• Tidak ada hasil yang ditemukan

Matriks Grand Strategy

Dalam dokumen BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN (Halaman 50-54)

Matriks stategi besar atau grand strategy didasarkan pada penilaian yang mengacu pada keadaan pertumbuhan pasar dan posisi kompetitif sebagai ukuran untuk menentukan stategi yang cocok untuk perusahaan.

Maka berdasarkan matriks grand strategy, posisi PT Gloria Mandiri Technology dapat diposisikan pada posisi yang sangat baik, yaitu kuadran I. Hal ini dikarenakan perusahaan berada pada industri bisnis computer dengan pertumbuhan pasar yang tinggi dan persaingan kompetitif yang kuat. Penetrasi pasar, pengembangan pasar, pengembangan produk, diversivikasi konsentrik, dan strategi integrasi merupakan strategi yang paling tepat untuk perusahaan yang berada di kuadran ini.

Perusahaan lebih cocok dengan strategi pengembangan pasar, maka perusahaan dapat mengembangkan pemasaran usaha hingga ke wilayah – wilayah daerah yang masih berpotensi akan pertumbuhan pasar komputer PC rakitan.

Gambar 4.6 Matriks Grand Strategy PT Gloria Mandiri Technology

Pertumbuhan Pasar Yang Tinggi

Pertumbuhan Pasar Yang Rendah

Posisi Kompetitif Yang Kuat Posisi Kompetitif Yang Lemah II I Posisi PT GMT Berada di Kuadran I III IV

Agar perkembangan perusahaan berjalan lebih optimal, selain telah ditetapkan strategi pemasaran yang cocok untuk dijalankan maka selanjutnya PT Gloria Mandiri Technology dapat melakukan pengembangan pemasaran lagi melalui bauran pemasaran berikut ini: 1. Produk

Perusahaan dalam menjalankan strategi produknya sudah cukup baik dimana melakukan pengembangan produk dengan membagi lini produk komputer PC rakitan menjadi tiga kategori kelas (kelas bawah, kelas menengah, dan kelas atas). Bila dilihat dari kebanyakan konsumen korporat yang dimiliki perusahaan adalah perusahaan yang bergerak di bidang usaha dan bisnis yang menggunakan komputer untuk kegiatan pengolahan data administrasi maka PT Gloria Mandiri Technology perlu meningkatkan fokus pada pemasaran produk kelas bawah dan menengah dengan memperbanyak pasokan komponennya.

Dikarenakan produk yang dipasarkan perusahaan adalah produk rakitan yang bersifat umum atau generic, maka tidak dimungkinkan untuk melakukan strategi inovasi produk pada komputer PC rakitan. Strategi alternatif yang dapat dilakukan perusahaan adalah dengan strategi diversifikasi konsentrik dimana perusahaan masuk ke segmen produk baru seperti komputer PC portable yang mulai tumbuh saat ini dengan menawarkan PC portable namun tetap berfokus pada pemasaran komputer PC rakitan. 2. Harga

Penetapan quantity discount yang dilakukan perusahaan sudah tepat untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Namun perusahaan juga dapat memberikan seasonal discount pada saat musim pameran misalnya memberikan harga yang lebih murah pada kelas produk bawah sehingga semakin terjangkau dan akan kelihatan lebih menarik bagi konsumen korporat. Perusahaan dapat pula merancang ketentuan seasonal discount dengan ketentuan jumlah unit yang harus dipesan konsumen korporat.

Kemudian perusahaan juga dapat memberikan jangka waktu jatuh tempo pembayaran yang lebih lama hingga satu bulan kepada pelanggan yang sudah setia pada perusahaan dengan tujuan untuk menjaga kesetiaan pelanggan.

3. Place

PT Gloria Mandiri Technology yang memiliki toko di Plaza Glodok sudah cukup strategis untuk menjalankan pemasarannya, apalagi didukung dengan cabang toko yang ada di Harco Mangga Dua semakin mengokohkan posisi perusahaan untuk lebih berpeluang menemukan calon pembeli atau konsumen. Walaupun perusahaan menghadapi ancaman dari produk substitusi berupa komputer PC portable yang berkembang pesat, namun peluang komputer PC rakitan masih cukup besar bila dilihat dari segmen pasar korporat, terutama area di luar jakarta seperti daerah-daerah yang dimana terdapat banyak sektor-sektor korporat menengah dan UKM serta institusi pendidikan yang sangat potensial menggunakan komputer PC rakitan.

Perusahaan perlu meneliti atau memantau daerah-daerah mana yang belum banyak terserap pasar komputer dan masih atau sangat potensial untuk menggunakan komputer PC rakitan dan menjalankan distribusi selektif. Perusahaan dapat menerjunkan tim untuk meninjau daerah-daerah yang menjadi target pemasaran. Selain itu perusahaan juga dapat bekerja sama dengan toko-toko komputer di daerah yang tentunya memiliki keterbatasan sumber daya untuk memenuhi permintaan pasar korporat di daerah. PT Gloria Mandiri Technology dalam kaitannya dapat hanya menjadi pemasok komponen PC rakitan atau langsung terlibat dalam proses perancangan spesifikasi komputer PC rakitan sesuai dengan kebutuhan pasar di daerah yang terkait. Semuanya tergantung pada bagaimana jalinan kesepakatan antara perusahaan dengan pihak rekanan toko.

4. Promosi

Perusahaan memasarkan komputer PC rakitan berfokus pada segmen konsumen korporat, sehingga proses pemasaran lebih bersifat personal dengan direct marketing dan personal selling. Kegiatan promosi yang dilakukan perusahaan adalah dengan selalu aktif mengikuti kegiatan pameran komputer sepanjang tahun. Hal ini sangat baik tentunya untuk membangun citra perusahaan di industri komputer selain untuk menemukan konsumen korporat yang biasanya juga sengaja datang ke Jakarta untuk mengunjungi pameran komputer yang diadakan di Jakarta. Selain itu perusahaan juga memasang iklan di koran Warta Kota untuk mendukung promosi pemasaran.

Menurut penulis apa yang dilakukan perusahaan untuk aktivitas promosi pemasaran sudah cukup baik mengingat persaingan di industri komputer sangat dinamis, perusahaan tetap konsisten menjaga posisi perusahaan di pasar. Sebagai tambahan, perusahaan juga dapat melakukan kerjasama promosi dengan merk-merk komponen PC rakitan untuk mengadakan pameran road show di kampus atau mall. Misalnya: pameran pengenalan produk VGA card merk Gigabyte yang terbaru untuk trend game online di kampus atau mall, perusahaan dapat bekerjasama dengan menyediakan perangkat komputer PC rakitan untuk kebutuhan pameran.

Jika dilihat dari perkembangan teknologi komputer yang sudah sangat berkembang pada saat ini, perusahaan perlu memanfaatkan teknologi komputer yang ada untuk tentunya meningkatkan perkembangan pemasaran perusahaan seperti teknologi internet. Melalui teknologi internet, diharapkan perusahaan bisa berhubungan dengan konsumen dari seluruh area Indonesia dan tidak hanya berkutat di kawasan Jakarta. Perusahaan dapat membuat situs web yang dapat meningkatkan citra diri sehingga tidak hanya dikenal di Jakarta tetapi

juga di seluruh Indonesia mengingat pengguna internet di seluruh indonesia sebesar 20 juta pengguna. Tentunya sangat potensial bagi perusahaan untuk meningkatkan kegiatan pemasaran dengan menggunakan teknologi internet.

Tentunya perusahaan juga perlu melakukan evaluasi pemasaran secara menyeluruh serta memantau kondisi eksternal industi komputer. Sehingga apabila diperlukan, tindakan perbaikan dapat dilakukan secara cepat dari segi menjaga kepuasan pelanggan, kinerja distribusi pemasaran, program promosi, dan trend tingkat penjualan.

Dalam dokumen BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN (Halaman 50-54)

Dokumen terkait