DATA DAN PENGOLAHAN DATA
III.4 Proses Identifikasi Masalah
III.4.1 Analisis Five Forces Porter’s Model
III.4.2.1 Analisis SWOT Budaraa Bed and Breakfast
BAB III DATA DAN PENGOLAHAN DATA
III-35
office boy dan maintenance yang sedang berjaga sehingga pelanggan harus menunggu lama hingga masalah tersebut diselesaikan. Penerangan Budaraa Bed and Breakfast dimalam hari juga tidak terlalu baik menurut pelanggan karena terdapat beberapa titik yang memiliki sedikit pencahayaan.
Berdasarkan hasil dari wawancara tingkat kepuasan pelanggan dari Kozi Coffee, ditemui beberapa keluhan yang disampaikan oleh pelanggan.
Beberapa pelanggan sering kali gagal untuk memesan menu smoked beef briskett karena persediaan yang sedang habis. Layanan wifi yang dimiliki oleh Kozi Coffee juga memiliki kecepatan yang rendah sehingg tidak membuat nyaman pelanggan.
karena suasananya yang ceria. Harga yang ditawarkan oleh Cottonwood bervariasi tergantung dengan tanggal untuk melakukan check in, berdasarkan observasi yang dilakukan didapatkan harga rata-rata kamar yang ditawarkan oleh Cottonbed yang berkisar di Rp370.000,00. Dalam melakukan penjualannya, Cottonwood menggunakan berbagai macam situs pencari Bed and Breakfast seperti Pegipegi, Agoda, Tiket.com, Traveloka, dan Klikhotel. Cottonwood juga menerima reservasi langsung yang dapat dilakukan melalui telepon. Dalam melakukan pemasarannya, Cottonwood menggunakan situs daring pencari Bed and Breakfast yang sudah disebutkan di atas, dan juga melalui Instagram. Dalam Instagram, Cottonwood sering kali mengunggah foto-foto dari fasilitas yang dimilikinya, diikuti oleh beberapa promosi yang ditujukan untuk pelanggan.
Gambar III.13 Kamar Cottonwood
Kompetitor yang akan dibandingkan selanjutnya adalah Rose Chamber seperti pada Gambar III.14. Rose Chamber terletak pada Jalan Sersan Bajuri no.
35, tidak jauh dari tempat wisata Kampung Gajah, Rumah Sosis, dan wisata Bandung lainnya yang terletak di daerah Lembang walaupun dengan akses jalan yang sempit. Rose Chamber terletak di daerah yang cukup tinggi, sehingga hal ini menjadi nilai tambah utama karena dapat memberikan udara yang lebih sejuk kepada pelanggan apabila dibandingkan dengan Budaara dan Cottonwood.
Namun tidak berbeda dengan Budaraa dan Cottonwood, Rose Chamber juga menawarkan kamar yang memiliki desain beraneka ragam. Rose Chamber tidak menawarkan produk kedai kopi seperti yang ditawarkan oleh Budaraa Compound dan Cottonwood.
BAB III DATA DAN PENGOLAHAN DATA
III-37
Gambar III.14 Pintu Masuk Rose Chamber
Kamar yang ditawarkan oleh Rose Chamber memiliki nuansa modern dengan kombinasi warna-warna sederhana seperti pada Gambar III.15. Setiap kamar yang ditawarkan oleh Rose Chamber memiliki lukisan yang digambarkan pada dinding kamar dan memberikan keunikan tersendiri dari setiap kamarnya.
Nuansa Bed and Breakfast dari Rose Chamber juga terasa sangat sejuk dan asri karena terletak di dataran tinggi Lembang yang sudah sangat pekat dengan nuansa berlibur. Fasilitas seperti air panas, wifi, dan televisi juga ditawarkan oleh Rose Chamber kepada pelanggan. Harga rata-rata yang ditawarkan oleh Rose Chamber beraneka ragam sesuai dengan ukuran kamar dengan harga rata-rata sebesar Rp400.000,00.
Gambar III.15 Kamar Rose Chamber
Dalam melakukan penjualannya, Rose Chamber bekerjasama dengan beberapa situs daring pencari Bed and Breakfast seperti Traveloka, Pegipegi, Klikhotel, dan Agoda. Pelanggan juga dapat melakukan reservasi secara langsung dengan menghubungi nomor telepon yang dimiliki oleh Rose Chamber.
Dalam melakukan pemasarannya, selain menggunakan situs-situs yang telah disebutkan, Rose Chamber juga menggunakan media sosial Instagram.
Setelah melihat beberapa deskripsi dari kompetitor yang dimiliki Budaraa Bed and Breakfast didapatkan bahwa terdapat beberapa perbedaan yang terlihat terhadap ketiga bisnis Bed and Breakfast tersebut. Berikut adalah Tabel III.6 yang menggambarkan perbedaan yang dimiliki oleh ketiga bisnis tersebut.
Tabel III.6 Perbedaan Kompetitor Bed and Breakfast
Budaraa Cottonwood Rose Chamber
Suasana Rumah Ceria Minimalis
Lokasi Dago Sukajadi Lembang
Fasilitas
Wifi, air panas, speaker portable, alat untuk
membuat kopi dan
sarapan Wifi, air panas, tv kabel
Wifi, air panas, tv kabel
Channel Airbnb
Pegipegi, Agoda, Tiket.com, Traveloka,
dan Klikhotel
Traveloka, Pegi-Pegi, Klik Hotel,
dan Agoda
Harga Rp 450.000,00 Rp 370.000,00 Rp 400.000,00
Setelah didapatkan perbandingan antara Budaraa Bed and Breakfast dan kompetitor yang dimilikinya, berikut adalah analisis SWOT untuk Budaraa Bed and Breakfast.
1. Strengths
Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan kekuatan yang dimiliki oleh Budaraa Bed and Breakfast adalah suasana tenang dan seperti rumah yang sangat mendukung bagi pelanggan yang sudah penat dengan keramaian perkotaan. Desain interior yang digunakan oleh Budaraa Bed and Breakfast juga sangat mendukung ketenangan yang ditawarkan kepada pelanggan dengan diterapkannya tema kontemporer yang dikombinasikan dengan suasana modern yang menimbulkan kesan rumah. Melalui perbandingan dengan kompetitor, Budaraa Bed and Breakfast memiliki fasilitas tambahan seperti adanya speaker portable, dapur, dan persediaan biji kopi dan makanan untuk membuat pelanggan untuk menjadi mandiri.
Lokasi yang yang dimiliki oleh Budaraa Bed and Breakfast terletak di Jalan Bukit Dago Utara yang tidak jauh dari jalan utama Dago. Lokasi yang dimiliki oleh Budaraa Bed and Breakfast terletak dekat dengan tempat wisata seperti Dago Dream Park dan juga berada pada daerah Dago yang terkenal akan banyaknya wisata kuliner yang memiliki pemandangan indah.
2. Weakness
Kelemahan yang dimiliki oleh Budaraa Bed and Breakfast adalah tidak adanya perhatian khusus maupun anggaran yang diberikan pada promosi.
Dalam menjalankan promosinya Budaraa Bed and Breakfast hanya mengandalkan Instagram. Budaraa Bed and Breakfast juga telah melakukan endorse terhadap produknya, akan tetapi endorse yang dilakukan oleh Budaraa
BAB III DATA DAN PENGOLAHAN DATA
III-39
Bed and Breakfast hanyalah melalui orang biasa bukan artis ataupun selebgram, sehingga endorsement tersebut dirasakan tidak efektif. Selanjutnya merk yang dimiliki oleh bisnis Bed and Breakfast ini adalah suatu merk yang belum memiliki kekuatan yang besar untuk menarik pelanggan.
Dalam menjalankan bisnisnya Budaraa Bed and Breakfast hanya melakukan penjualan melalui situs Airbnb dan reservasi secara langsung.
Berdasarkan perbandingan dengan kompetitor, setiap kompetitor yang dimiliki oleh Budaraa Bed and Breakfast menggunakan situs pencari Bed and Breakfast dengan jumlah lebih dari empat buah situs. Hal tersebut menyebabkan Budaraa akan sulit untuk muncul ketika pelanggan ingin mencari Bed and Breakfast yang sesuai untuk mereka ketika menggunakan situs pencari Bed and Breakfast. Jika dibandingkan dengan kompetitor yang dimiliki Budaraa Bed and Breakfast, Budaraa tidak memiliki keamanan yang siap selama 24 jam.
Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan, terdapat keluhan terhadap pelayanan Budaraa Bed and Breakfast yang tidak responsif. Keluhan tersrebut sering kali terjadi ketika pelanggan menginginkan tambahan layanan untuk mebersihkan kamar dan Budaraa Bed and Breakfast tidak memiliki tenaga kerja yang siap untuk melakukannya. Tanpa adanya renaga kerja yang siap, maka Budaraa harus memanggil cleaning service yang tinggal dirumah utnuk segera datang ke Budaraa. Hal tersebut memerlukan waktu yang tidak singkat sehingga menimbulkan keluhan kepada pelanggan.
3. Opportunities
Melalui analisis Five Force Porter’s Model yang telah dilakukan, terdapat kesempatan yang dapat digunakan oleh Budaraa Bed and Breakfast dalam bisnis Bed and Breakfast. Kekuatan tawar menawar yang dimiliki oleh supplier pada bisnis Bed and Breakfast tergolong kepada kategori rendah, oleh karena itu Budaraa Bed and Breakfast memiliki kesempatan untuk menentukan supplier yang sesuai untuk menekan biaya dan meningkatkan keuntungan.
Bandung yang merupakan kota wisata terus menerus menarik minat wisatawan asing maupun lokal untuk selalu datang ke Bandung. Dengan berkembangnya Bandung sebagai kota wisata yang terus menerus
mendatangkan wisatawan, hal tersebut dapat dijadikan Budaraa Bed and Breakfast untuk mendapatkan pelanggan.
4. Threats
Bandung yang merupakan sebuah Kota Wisata memang membawa banyak sekali wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk datang, akan tetapi jumlah Bed and Breakfast yang berada di Bandung terlalu banyak jika dibandingkan dengan para wisatawan yang datang. Hal tersebut menyebabkan daya persaingan yang besar pada bisnis Bed and Breakfast. Daya persaingan yang tinggi tersebut telah dijelaskan melalui analisis Five Force Porter’s Model yang menghasilkan bahwa pada bisnis Bed and Breakfast terdapat ancaman yang tinggi dari persaingan antar kompetitor.
Pada analisis Five Force Porter’s Model, bisnis Bed and Breakfast juga memiliki ancaman yang tinggi dari pendatang baru. Ancaman tersebut mengancam bisnis yang dimiliki oleh Budaraa Bed and Breakfast karena akan semakin meningkatkan penawaran yang diberikan tanpa adanya peningkatkan permintaan pada bisnis Bed and Breakfast. Ancaman tinggi selanjutnya datang dari produk penganti dari bisnis Bed and Breakfast. Produk pengganti bisnis Bed and Breakfast yang dimiliki oleh Budaraa Bed and Breakfast sangatlah bervariasi mulai dari penyewaan apartmen hingga hotel berbintang.
Setelah melakukan Analisa terhadap kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimiliki oleh Budaraa Bed and Breakfast maka dibutuhkan rekapitulasi untuk menggambarkan analisis SWOT. Berikut adalah hasil dari rekapitulasi SWOT yang dimiliki oleh Budaraa Bed and Breakfast seperti pada Tabel III.7.
Tabel III.7 SWOT Budaraa Bed and Breakfast
Strengths Weakness
Berlokasi didekat daerah wisata
Pemasaran yang minim Nyaman dan Bernuansa
rumah
Hanya menggunakan airbnb
Memiliki Fasilitas Tambahan
Pelayanan yang tidak responsif
Tidak ada keamanan 24 jam Opportunites Threat
BAB III DATA DAN PENGOLAHAN DATA
III-41 Kekuatan tawar-menawar
supplier rendah
Persaingan antar kompetitor yang
tinggi
Berlokasi di Kota wisata
Banyaknya pendatang baru pada
bisis Bed and Breakfast Banyaknya produk
pengganti