• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN

B. Analisis Data PT Planet Indo Arta Bukittinggi

2. Analisis SWOT pada PT Planet Indo Arta Bukittinggi

Analisa SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi pemasaran PT Planet Indo Arta Bukittinggi.

Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (Strength) dan peluang (Opportunitties), namun secara bersamaan dapat

meminimalkan kelemahan (Weakness), dan ancaman (Threat).Dengan menentukan faktor-faktor pendorong dan penghambat terhadap pelaksanaan strategi pemasaran pada PT Planet Indo Arta Bukittinggi dimasa yang akan datang serta menentukan faktor yang akan memberikan peluang pencapaian tujuan yang lebih besar dengan cara menyesuaikan strategi pemasaran yang dipakai oleh PT Planet Indo Arta Bukittinggi serta mampu menghindarkan dari segala bentuk ancaman. Setelah dilakukan penelitian maka ditemukan hal-hal yang menjadi faktor pendorong dan penghambat dalam strategi pemasaran pada PT Planet Indo Arta Bukittinggi.

Berikut ini adalah rincian mengenai kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada PT Planet Indo Arta Bukittinggi antara lain:

a. Produk

1) Kekuatan

a) Variasi produk yang beragam atau multi produk b) Memberikan garansi pada tiap produk

c) Produk yang ditawarkan merupakan produk keperluan RT yang dicari

d) Produk yang ditawarkan adalah produk yang berkualitas dan bermerk terkenal

e) Produk yang ditawarkan mengikuti perkembangan zaman

2) Kelemahan

a) Produk yang dihasilkan hampir sama dengan produk pesaing

b) Tidak terpenuhinya permintaan pasar untuk produk tertentu atau persediaan barang yang kadang terbatas

c) Terkadang produk yang dipesan tidak sesuai dengan permintaan konsumen

3) Peluang

a) Adanya peningkatan permintaan masyarakat akan barang-barang elektronik yang sudah merupakan suatu kebutuhan b) Era digital yang terus berkembang di zaman yang semakin

modern

c) Tingkat gengsi masyarakat yang selalu ingin memiliki produk elektronik terbaru dan tercanggih

d) Adanya dukungan dari kantor pusat terhadap produk yang ditawarkan

4) Ancaman

a) Munculnya usaha sejenis atau produk-produk baru dari persahaan lain yang lebih inovatif

b) Adanya ketergantungan produk-produk tertentu sehingga pasar sulit ditembus

c) Konsumen banyak yang tidak mengenal produk tertentu

d) Munculnya gossip tentang produk yang ditawarkan merupakan produk tiruan atau tidak asli

b. Harga

1) Kekuatan

a) Adanya program discount khusus atau potongan harga/DP b) Harga-harga pada PT Planet Indo Arta bervariasi dan

rata-rata terjangkau

c) Pembayaran dapat dilakukan secara cash maupun kredit d) Memberikan kemudahan dalam bertransaksi baik secara

tunai atau angsuran

e) Tidak dipungut biaya service pada produk yang bergaransi dengan batas waktu yang telah ditetapkan

2) Kelemahan

a) Besarnya anggaran biaya pembelian barang sehingga harga yang ditawarkan kepada konsumen mahal

b) Sulitnya menekan biaya operasional sehingga harga yang ditawarkan tidak bisa terlalu rendah dari harga yang ditawarkan oleh pesaing

3) Peluang

a) Pembayaran DP dan angsuran pada perusahaan lain lebih tinggi

b) Dengan adanya pembayaran secara kredit masyarakat kalangan menengah kebawah dapat memenuhi kebutuhannya

2) Ancaman

a) Daya beli konsumen yang sangat rendah b) Ketidakstabilan perekonomian masyarakat

c) Persaingan harga yang ketat diantara produk-produk yang sama

d) Perubahan harga yang tak menentu c. Distribusi

1) Kekuatan

a) Perusahaan memiliki sales-sales yang terjun langsung ke lapangan sehingga dapat memudahkan dalam pendistribusian barang

b) Proses pemesanan yang sangat mudah dan memuaskan c) Kerjasama dengan instansi lain

d) Pendistribusian barang dilakukan keberbagai daerah 2) Kelemahan

a) Kurangnya modal untuk kelengkapan barang

b) Jumlah armada (sales) pendistribusian barang yang kurang atau terbatas

c) Fasilitas yang masih minim atau sarana prasarana penunjang belum memadai

3) Peluang

a) Adanya showroom dari perusahaan PT Planet Indo Arta cabang Bukittinggi sehingga pendistribusian barang dapat dilakukan keberbagai daerah

b) Terciptanya lapangan pekerjaan untuk masyarakat yang mengganggur atau yang tidak memiliki pekerjaan c) Adanya kepercayaan masyarakat kepada distributor 4) Ancaman

a) Persaingan yang semakin ketat yang disebabkan perusahaan lain menggerakkan sales ke daerah yang sama dan pendistribusian barang yang sejenis

b) Tidak puasnya layanan karyawan terhadap pendistribusian barang kepada masyarakat

c) Pengetahuan masyarakat masih minim terhadap pendistribusian barang yang sebenarnya dapat dilakukan di rumah-rumah masyarakat

d. Promosi

1) Kekuatan

b) Memberikan brosur langsung kepada masyarakat c) Lokasi pemasaran bisnis strategis atau bisa dipasarkan

dimana saja

d) Memiliki event-event yang dapat menarik minat masyarakat

2) Kelemahan

a) Banyaknya produk yang tidak masuk periklanan b) SDM yang kurang berpengalaman

c) Kurangnya inovasi dalam melakukan promosi terhadap produk yang terjual

d) Biaya untuk melakukan promosi masih kurang 3) Peluang

a) Banyaknya masyarakat yang mengetahui dan melakukan pembelian

b) Banyaknya sarana yang menunjang dalam penyampaian informasi

c) Teknologi yang semakin canggih untuk melakukan promosi terhadap produk

d) Image positif masyarakat tentang keberadaan perusahaan

4) Ancaman

a) Pesaing memiliki strategi promosi yang lebih agresif b) Kekuatan dari pesaing yang lebih dahulu menguasai

pasar

c) Strategi pemasaran pesaing yang lebih aktif

d) Tanggapan masyarakat yang kurang puas terhadap promosi yang dilakukan perusahaan melalui tenaga sales

Berdasarkan hasil temuan yang penulis lakukan, dari empat analisa SWOT yang dilakukan pada masing-masing element bauran pemasaran, maka penulis mendapatkan sebuah SWOT secara keseluruhan, dimana 17 kekuatan yang terdiri dari penjumlahan (5 kekuatan produk, 5 kekuatan harga, 4 kekuatan distribusi dan 3 kekuatan promosi), 12 kelemahan yang terdiri dari penjumlahan (3 kelemahan produk, 2 kelemahan harga, 3 kelemahan distribusi, 4 kelemahan promosi), 13 peluang yang terdiri dari (4 peluang produk, 2 peluang harga, 3 peluang distribusi dan 4 peluang promosi), 15 ancaman yang terdiri dari ( 4 ancaman produk, 4 ancaman harga, 3 ancaman distribusi dan 4 ancaman promosi), maka akan diambil 6 kekuatan, 6 kelemahan, 6 peluang dan 6 ancaman yang mempunyai nilai rating yang tertinggi dari responden akan menjadi bagian dari SWOT secara keseluruhan.

Pemberian bobot yaitu 0,01 ( sangat rendah ), 0,05 ( rendah ) 0,10 (sedang), 0,15 ( tinggi ).Untuk mengetahui nilai rating tertinggi untuk setiap indikator yang ada pada setiap element SWOT maka diberikan poin sebagai berikut: 4 (sangat penting ), 3 (penting), 2 (cukup penting), 1 (tidak penting). Dimana dengan pemberian poin setiap indikator yang ada element SWOT oleh responden maka dapat diketahui indikator mana dari masing-masing element SWOT yang paling berpengaruh dalam kegiatan usaha.

3. Internal Faktor Evaluasi/(IFAS) dan Eksternal Faktor Evaluasi/(EFAS)

a. Analisis Faktor Internal

Analisis ini dilakukan terhadap lingkungan internal yaitu variabel-variabel yang merupakan faktor-faktor kunci yang dikuasai oleh perusahaan.Analisis faktor internal menghasilkan sejumlah informasi tentang kekuatan dan kelemahan organisasi. Hasil dari faktor internal diperoleh dari hasil pengamatan langsung dan hasil wawancara.

1) Kekuatan (Strengths)

Kekuatan adalah suatu kelebihan khusus yang dimiliki dan berasal dari perusahaan dan memberikan keuntungan kompetitif bagi perusahaan di dalam suatu jasa/pelayanan serta mendukung perkembangan usaha. Faktor yang menjadi elemen kekuatan dari perusahaan PT Planet Indo ArtaBukittinggi antara lain:

a) Variasi produk yang beragam/ multiproduk

PT Planet Indo Arta memiliki beragam produk yang ditawarkan, sehingga para pelanggan dengan mudah untuk mendapatkan barang yang mereka inginkan sesuai kebutuhannya.

b) Pembayaran dapat dilakukan secara cash maupun kredit Perusahaan ini memiliki cara dalam proses pembayarannya yaitu dapat dilakukan secara cash dan juga bisa dengan cara mencicil atau kredit.

c) Pendistribusian barang dilakukan keberbagai daerah Dalam melakukan pendistribusian barang perusahaan ini tidak hanya memfokuskan di daerah tertentu saja melainkan dapat dilakukan keberbagai daerah yang memungkinkan memiliki banyak peluang disana.

d) Memiliki event-event yang dapat menarik minat masyarakat

Untuk peningkatan penjualan pada PT Planet Indo Arta Bukittinggi ini, tidak hanya melakukan promosi dalam bentuk brosur, namun perusahaan juga melakukan suatu kegiatan untuk dapat meningkatkan penjualan yaitu dengan cara melakukan seminar atau mengadakan pameran yang bertujuan mengenalkan produk kepada masyarakat luas, serta memberikan informasi tentang keberadaan perusahaan dengan berbagai bentuk promosi yang dapat menarik minat masyarakat.

e) Produk yang ditawarkan adalah produk yang berkualitas dan bermerk terkenal

Kualitas dari produk dapat menciptakan pengaruh yang besar terhadap keputusan pembelian.

f) Adanya program discount khusus atau potongan harga/DP

Biasanya perusahaan memberikan discount atau potongan harga kepada para konsumen yang membeli produk lebih dari harga yang telah ditetapkan oleh perusahaan misalnya dengan pembelian barang yang banyak akan diberikan discount ataupun potongan harga yang bertujuan untuk mendorong konsumen untuk melakukan pembelian coba-coba serta dapat meningkatkan penjualan suatu produk yang mengalami penurunan.

2) Kelemahan (Weaknesses)

Kelemahan merupakan hal-hal dari dalam perusahaan yang menghambat perkembangan perusahaan.Misalnya, kurang kemampuan dan keahlian dalam manajemen, dan lain sebagainya. Beberapa kelemahan yang terdapat pada perusahaan ini adalah :

a) Tidak terpenuhinya permintaan pasar untuk produk tertentu/ persediaan barang yang kadang terbatas

Dengan keterbatasan akan barang menyebabkan penurunan minat masyarakat untuk mengajukan pembelian pada perusahaan tersebut, karena konsumen cenderung akan memilih perusahaan yang memiliki produk dan merk yang lengkap.

b) Besarnya anggaran biaya pembelian barang sehingga harga yang ditawarkan kepada konsumen mahal

Pengeluaran pada pembelian barang yang tinggi dapat memberikan dampak kepada harga yang ditawarkan oleh perusahaan, yang menyebabkan berkurangnya penjualan pada PT Planet Indo Arta.

c) Fasilitas yang masih minim/ sarana prasarana penunjang belum memadai

Sarana prasarana penunjang yang belum memadai dapat memberikan dampak terhadap proses pendistribusian barang.

d) SDM yang kurang berpengalaman

Kemampuan sales yang masih terbatas dalam menyampaikan informasi dalam mempromosikan barang kepada masyarakat.

e) Biaya untuk melakukan promosi masih kurang

Biaya dalam operasional yang dilakukan kecil sehingga tidak dapat menjangkau seluruh pasar disetiap daerah.

f) Kurangnya modal untuk kelengkapan barang

Kekurangan modal yang menyebabkan keterbatasan akan barang dapat menimbulkan kekecewaan masyarakat dan berkurangnya pembelian pada perusahaan.

Tabel 4.2

Hasil Analisis Matrik IFAS N

o

Faktor Internal Bobot Peringkat Nilai Kekuatan

1 Variasi produk yang beragam/ multiproduk

0,15 4 0,60

2 Pembayaran dapat dilakukan secara cash maupun kredit

0,15 4 0,60

3 Pendistribusian barang dilakukan keberbagai berkualitas dan bermerk terkenal

0,15 4 0,60

6 Adanya program discount khusus atau potongan harga/DP

0,10 3 0,30

JUMLAH 0,65 2,30

Kelemahan 1 Tidak terpenuhinya

permintaan pasar untuk produk tertentu/ persediaan barang yang kadang terbatas

0,10 3 0,30

2 Besarnya anggaran biaya pembelian barang sehingga harga yang ditawarkan kepada konsumen mahal

0,05 2 0,10

3 Fasilitas yang masih minim/

sarana prasarana penunjang belum memadai

0,05 3 0,15

4 SDM yang kurang berpengalaman

0,05 4 0,20

5 Biaya untuk melakukan promosi masih kurang

0,05 2 0,10

6 Kurangnya modal untuk kelengkapan barang

0,05 3 0,15

JUMLAH 0,35 1,00

TOTAL 1,00 3,30

Sumber: Penelitian Lapangan ( data diolah) 2016

Berdasarkan hasil analisis matrik IFAS pada tabel 4.2 dapat dilihat bahwa sisi internal, terlihat bahwa nilai bobot kekuatan dimasing-masingelemen adalah 2.30dan kelemahan 1.00 maka dapat diperoleh total bobot skor pada table IFE 3.30. Hal ini menunjukan saat ini perusahaan PT Planet Indo Arta cukup unggul dalam menggunakan kekuatan untuk mengatasi kelemahan yang ada.

b. Analisis Faktor Eksternal

Lingkungan eksternal perusahaan merupakan faktor diluar kendali perusahaan yang dapat memberikan pengaruh pada kinerja perusahaan.

Keberhasilan perusahaan terletak pada kemampuannya menghadapi dan beradaptasi dalam lingkungan yang selalu berubah. Hal ini mempengaruhi strategi perusahaan untuk menentukan bagaimana cara serta kapan saat yang tepat untuk bertahan dan berkembang.

Data eksternal dapat diperoleh dari analisis pasar, analisis kompetitor, analisis komonitas, dan analisis pemerintah. Faktor-faktor eksternal didapatkan dari pengamatan lingkungan sekitar dan melakukan wawancara dengan pimpinan perusahaan.

1) Peluang (opportunity)

Peluang merupakan situasi yang baik dari lingkungan perusahaan yang dapat memberikan keuntungan pada perusahaan. Peluang merupakan identitas pasar tertentu, kondisi persaingan dan sebagainya.

a) Adanya peningkatan permintaan masyarakat akan barang-barang elektronik yang sudah merupakan suatu kebutuhan

Dengan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap barang menjadi peluang yang besar bagi perusahaan untuk meningkatkan angka penjualannya.

b) Dengan adanya pembayaran secara kredit masyarakat kalangan menengah ke bawah dapat memenuhi kebutuhannya

Perusahaan yang bergerak dibidang penjualan secara cash dan kredit dapat menciptakan peluang yang besar karena tidak hanya masyarakat kelas atas yang mampu memenuhi kebutuhannya namun kelas menengah ke bawah terbantu akan ada nya pembayaran secara kredit untuk membeli suatu barang.

c) Adanya kepercayaan masyarakat kepada distributor Sales-sales yang digerakkan perusahaan sebagai penyalur barang ke konsumen harus mendapatkan

kepercayaan masyarakat karena dengan adanya kepercayaan masyarakat, maka masyarakat memberikan dukungan yang baik bagi perusahaan

d) Teknologi yang semakin canggih untuk melakukan promosi terhadap produk

Teknologi yang semakin canggih dapat memudahkan perusahaan dalam melakukan promosi dengan berbagai bentuk alat promosi lainnya.

e) Tingkat gengsi masyarakat yang selalu ingin memiliki produk elektronik terbaru dan tercanggih

Sesuai perkembangan zaman yang modern tidak menutup kemungkinan menjadi peluang bagi perusahaan untuk memperoleh keuntungan yang maksimal dengan menawarkan berbagai produk yang terbaru dan banyak diminati oleh masyarakat.

f) Image positif masyarakat tentang keberadaan perusahaan

Penerimaan masyarakat yang baik terhadap produk memberikan dampak yang positif terhadap citra perusahaan dan tingkat kepercayaan masyarakat kepada perusahaan.

Masyarakat yang memiliki anggapan baik terhadap produk dapat dijadikan peluang yang besar bagi perusahaan, meskipun di pasar banyak yang menjualkan dan

menawarkan produk yang sama masyarakat tetap memandang dan memilih produk pada perusahaan PT Planet Indo Arta karena di perusahaan ini memberikan berbagai macam hadiah yang dapat menarik minat masyarakat untuk pengajukan pembelian dan hal yang terpenting memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat agar masyarakat tetap memandang baik perusahaan PT Planet Indo Arta ini.

2) Ancaman (Threats)

Ancaman merupakan situasi yang tidak diharapkan dilingkungan perusahaan yang dapat menghambat kemampuan perusahaan dalam mengembangkan perusahaannya. Ancaman ini dapat berupa masuknya saingan baru, ekonomi yang tidak stabil, perubahan regulasi yang dapat memberikan ancaman terhadap keberhasilan. Adapun ancaman bagi perusahaan PT Planet Indo Arta Bukittinggi antara lain:

a) Munculnya usaha sejenis/ produk-produk baru dari perusahaan lain yang lebih inovatif

Banyaknya perusahaan yang menawarkan barang yang sejenis dapat membuat konsumen bisa saja memutuskan atau berhenti berlangganan dengan PT Planet Indo Arta Bukittinggi dan berpindah ke tempat lain yang mengakibatkan berkurangnya penjualan dari hari ke hari.

b) Daya beli konsumen yang sangat rendah

Daya beli masyarakat yang masih rendah yang diakibatkan perubahan selera masyarakat dan keadaan ekonomi masyarakat.

c) Persaingan yang semakin ketat yang disebabkan perusahaan lain menggerakkan sales-sales ke daerah yang sama dan pendistribusian barang yang sejenis d) Strategi pemasaran pesaing yang lebih aktif

Pesaing merupakan perusahaan yang menghasilkan atau menjualkan barang yang sama atau mirip dengan produk yang kita tawarkan. Dalam menjalankan usaha, perusahaan dituntut mampu untuk mengidentifikasi pesaing yang ada, jika yang dilakukan pesaing lebih unggul baik dari strategi pemasarannya maka akan menjadi suatu ancaman yang buruk bagi perusahaan dalam menjalankan usahanya.

e) Tidak puasnya layanan karyawan terhadap pendistribusian barang kepada masyarakat

Pelayanan sangat penting bagi kelangsungan pelanggan, apabila dalam memberikan pelayanan terdapat kekurangan maka pelanggan tidak merasa puas. Pelayanan yang seharusnya diberikan oleh karyawan harus

semaksimal mungkin, supaya pelanggan puas dengan kinerja yang diberikan.

f) Tanggapan masyarakat yang kurang puas terhadap promosi yang dilakukan perusahaan melalui tenaga sales

Dalam menjalankan usaha tidak terlepas dari kegiatan promosi yang dilakukan, bentuk promosi yang dilakukan oleh perusahaan seperti membagikan brosur kepada masyarakat terkadang masyarakat hanya mengabaikannya saja. Hal seperti ini dapat menjadi dampak buruk bagi perusahaan karena kurang baiknya tanggapan dari masyarakat.

Tabel 4.3

EFAS : PT Planet Indo Arta Bukittinggi N

o

Faktor Eksternal Bobot Peringkat Nilai Peluang

1 Adanya peningkatan permintaan masyarakat akan barang-barang elektronik yang sudah merupakan suatu kebutuhan

0,10 3 0,30

2 Dengan adanya pembayaran secara kredit masyarakat kalangan menengah ke bawah dapat memenuhi kebutuhannya

0,10 3 0,30

3 Adanya kepercayaan masyarakat kepada distributor

0,05 2 0,10

4 Teknologi yang semakin canggih untuk melakukan promosi terhadap produk

0,10 3 0,30

5 Tingkat gengsi masyarakat yang selalu ingin memiliki produk elektronik terbaru dan tercanggih

atau produk-produk baru dari perusahaan lain yang ketat yang disebabkan

perusahaan lain

menggerakkan sales ke daerah yang sama dan pendistribusian barang yang sejenis

0,05 2 0,10

4 Strategi pemasaran pesaing yang lebih aktif

6 Tanggapan masyarakat yang kurang puas terhadap promosi yang dilakukan perusahaan melalui tenaga sales

0,10 3 0,30

JUMLAH 0,45 1,20

TOTAL 1,00 2,80

Sumber: Penelitian Lapangan ( data diolah)2016

Dari hasil perhitungan diatas dapat dilihat bahwa sisi eksternal, terlihat bahwa nilai bobot peluang dimasing-masing elemen adalah 1.60 dan ancaman1.20 maka dapat diperoleh total bobot skor pada table EFAS 2.80 yang berarti saat ini perusahaan dilihat dari faktor eksternal dengan memanfaatkan peluang yang ada untuk mengatasi ancaman yang muncul.

4. Matrik SWOT

Setelah dilakukan analisis dan diberi bobot serta peringkat untuk masing-masing elemen dari faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan ancaman) pada perusahaan PT Planet Indo Arta Bukittinggi.Maka dari semua faktor dapat digambarkan dalam bentuk matrik SWOT.

Melalui matrik SWOT akan terlihat secara rinci elemen dari faktor-faktor internal dan faktor-faktor eksternal yang dapat meningkatkan jumlah pelanggan dan mengembangkan usaha cash and credit. Pada matrik SWOT dapat dirumuskan beberapa alternatif strategi yaitu, SO (Strengths Oopportunity), ST (Strengths Threath), WO (Weaknesses Opportunity), WT (Weaknesses Threats).

Formulasi Strategi yang dapat dimanfaatkan oleh PT Planet Indo Arta antara lain dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel 4.4

Formulasi Strategi PT Planet Indo Arta Bukittinggi

EFAS STRENGTHS (S)

1. Variasi produk yang beragam/ multiproduk 2. Pembayaran dapat

dilakukan secara cash maupun kredit

3. Pendistribusian barang dilakukan keberbagai berkualitas dan bermerk terkenal

6. Adanya program discount khusus atau potongan harga/DP

WEAKNESS (W)

1. Tidak terpenuhinya permintaan pasar untuk produk tertentu/

persediaan barang yang kadang terbatas minim/ sarana prasarana penunjang belum

IFAS

6. Kurangnya modal untuk kelengkapan barang

OPPORTUNITY (O)

1. Adanya peningkatan permintaan masyarakat akan barang-barang elektronik yang sudah merupakan suatu kebutuhan

2. Dengan adanya

pembayaran secara kredit masyarakat kalangan semakin canggih untuk melakukan promosi terhadap produk

5. Tingkat gengsi

STRATEGI SO

1. Lebih meningkatkan daya jual perusahaan dan pelanggan potensial dengan pelayanan yang maksimal kepada konsumen sehingga ada feed back positif masyarakat guna untuk menarik minat dan daya beli masyarakat terhadap produk yang ditawarkan 2. Mengupayakan nilai

penjualan yang tinggi

dengan menarik kepada masyarakat untuk membangun kepercayaan

masyarakat dan

memberikan

bonus/hadiah kepada

masyarakat yang selalu ingin memiliki produk elektronik terbaru dan tercanggih

6. Image positif

masyarakat tentang keberadaan perusahaan

pelanggan

4. Melakukan perbaikan dalam kegiatan promosi dengan memanfaatkan teknologi yang ada

THREATS (T)

1. Munculnya usaha sejenis/

produk-produk baru dari perusahaan lain yang lebih inovatif

2. Daya beli konsumen yang sangat rendah

3. Persaingan yang semakin ketat yang disebabkan perusahaan lain menggerakkan sales-sales ke daerah yang sama dan pendistribusian barang yang sejenis

4. Strategi pemasaran

STRATEGI ST

1. Memanfaatkan kekuatan yang ada pada perusahaan untuk meningkatkan daya saing perusahaan dengan cara melakukan kegiatan promosi yang berbeda dari pesaing sepertimenonjolkan keunggulan yang ada pada perusahaan

2. Melakukan program discount secara merata karena rendahnya daya beli masyarakat disebabkan oleh faktor ekonomi

3. Memilih dan menentukan pasar sasaran yang tepat 4. Meningkatkan daya saing

perusahaan dengan melakukan pameran yang

STRATEGI WT

1. Menentukan produk yang sesuai dengan selera masyarakat yang berkualitas baik

2. Meningkatkan dan menjaga mutu serta kualitas produk untuk menghadapi tingginya konsumen akan kenaikan harga barang, guna memelihara konsumen ditengah persaingan harga

pesaing yang lebih aktif 5. Tidak puasnya layanan

karyawan terhadap pendistribusian barang kepada masyarakat

6. Tanggapan masyarakat yang kurang puas terhadap promosi yang dilakukan perusahaan melalui tenaga sales

menarik untuk menciptakan dampak positif atas informasi yang disampaikan

4. Melakukan promosi yang lebih gencar lagi

Berdasarkan Matrik SWOT di atas dapat dirumuskan beberapa alternatif strategi yang dapat dimanfaaatkan oleh perusahaan untuk memasarkan produk-produknya. Alternatif strategi yang dapat diterapkan yaitu:

a. Strategi S-O(Strength-Opportunity)

Strategi ini dilakukan dengan melihat kekuatan yang paling mungkin digunakan yaitu dengan memanfaatkan seluruh kekuatan internal perusahaan untuk memanfaatkan peluang eksternal. Ada beberapa strategi yang ditemukan dalam strategi S-O adalah sebagai berikut:

1) Lebih meningkatkan daya jual perusahaan dan meningkatkan nilai penjualan dengan memberikan kemudahan dalam proses pembayaran

2) Mempertahankan kepercayaan pelanggan dengan terus menjaga mutu dan kualitas produk untuk mempertahankan pelanggan yang ada dan menarik pelanggan potensial dengan pelayanan yang maksimal kepada konsumen sehingga ada feed back positif

3) Melakukan kegiatan promosi dengan memberikan selebaran mengenai keberadaan perusahaan kepada masyarakat guna untuk menarik minat dan daya beli masyarakat terhadap produk yang ditawarkan

b. Strategi S-T(Strength-Threath)

Dalam strategi ini berusaha untuk menghindari dampak dari ancaman-ancaman yang datang dari luar perusahaan. Beberapa strategi yang dapat dipergunakan dalam strategi S-T adalah:

1) Memanfaatkan kekuatan yang ada pada perusahaan untuk meningkatkan daya saing perusahaan dengan cara melakukan kegiatan promosi yang berbeda dari pesaing seperti menonjolkan keunggulan yang ada pada perusahaan

2) Melakukan program discount secara merata karena rendahnya daya beli masyarakat disebabkan oleh faktor ekonomi

3) Memilih dan menentukan pasar sasaran yang tepat

4) Meningkatkan daya saing perusahaan dengan melakukan pameran yang menarik untuk menciptakan dampak positif atas informasi yang disampaikan

c. Strategi W-O(Weakness-Opportunity)

Strategi ini dipergunakan untuk memperkecil kelemahan internal perusahaan dengan memanfaatkan peluang eksternal. Ada beberapa strategi yang dapat diterapkan dalam strategi W-O adalah sebagai berikut:

1) Melakukan upaya peningkatan kemampuan perusahaan untuk memenuhi permintaan pasar akan barang dengan menyediakan stok cadang demi menjaga ketersediaan barang

2) Mengupayakan nilai penjualan yang tinggi dengan menarik pelanggan dan mempertahankan pelanggan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal guna menutupi kekurangan modal

2) Mengupayakan nilai penjualan yang tinggi dengan menarik pelanggan dan mempertahankan pelanggan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal guna menutupi kekurangan modal

Dokumen terkait