• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis terkait pengelolaan BLU Pusat a. Analisis pagu dan realisasi belanja BLU

PERKEMBANGAN DAN ANALISIS PELAKSANAAN APBN DI TINGKAT REGIONAL

3,035.01 1,331.66ALOKASI BELANJA SEKTOR

E. TRANSFER KE DAERAH

6. Analisis terkait pengelolaan BLU Pusat a. Analisis pagu dan realisasi belanja BLU

Tabel 2.23

Pagu Belanja BLU (dalam miliar rupiah)

Sumber : pa.perbendaharaan.go.id

Porsi pagu dana yang bersumber dari Rupiah Murni (RM) dan BLU untuk satker UNG mengalami perubahan antara tahun 2017 dan 2018. Porsi Rupiah Murni untuk tahun 2018 mengalami kenaikan sebesar 6,55 persen, sementara porsi BLU turun sebesar 4,55 persen. Dengan total pagu yang naik sebesar 0,25 persen dari tahun 2017, realisasi belanja UNG mengalami peningkatan sampai dengan 99,55 persen. Hal sebaliknya terjadi pada satker Bandar Udara Jalaludin. Porsi pagu RM mengalami penurunan sebesar 11,40 persen dan porsi pagu BLU naik sebesar 255,94 persen. Realisasi belanja mengalami penurunan 1,50 persen dibanding tahun sebelumnya. Realisasi belanja kedua

Nama Satker PNBP Aset Tahun 2017 Aset Tahun 2018

Politeknik Kesehatan Gorontalo 89.91 101.26

IAIN Gorontalo 178.67 200.64

Pagu Realisasi % Pagu Realisasi %

RM 118.52 116.06 97.93% 126.29 125.10 99.06%

BLU 117.90 112.66 95.56% 112.53 112.53 100.00%

RMP 29.44 29.22 99.24% 27.70 27.68 99.92%

Total 265.86 257.94 97.02% 266.52 265.31 99.55%

Porsi RM 44.6% 45.0% 47.4% 47.2%

Porsi BLU 44.3% 43.7% 42.2% 42.4%

RM 83.25 77.11 92.63% 71.84 69.29 96.45%

BLU 5.70 4.75 83.25% 20.30 14.31 70.49%

PNP 2.57 2.54 98.86% - -

-Total 91.52 84.40 92.22% 92.15 83.60 90.73%

Porsi RM 91.0% 91.4% 78.0% 82.9%

Porsi BLU 6.2% 5.6% 22.0% 17.1%

Satker BLU / Sumber Dana

Universitas Negeri Gorontalo

Bandar Udara Jalaludin

Tahun 2017 Tahun 2018

33

satker BLU tersebut belum melewati alokasi pagu sehingga masih berada dibawah ambang batas belanja BLU.

b. Analisis Tren Atas Pendapatan dan Belanja Belanja BLU Tabel 2.24

Realisasi Pendapatan dan Belanja BLU (dalam miliar rupiah)

Sumber : e-rekon-lk.djpbn.kemenkeu.go.id dan pa.perbendaharaan.go.id

Dari tabel di atas terlihat bahwa naiknya pendapatan diiringi juga dengan naiknya belanja. Naiknya pendapatan tersebut masih di bawah realisasi belanja.

Dengan demikian BLU tersebut di atas menunjukan kondisi keuangan yang defisit.

c. Analisis Faktor-faktor yang Menyebabkan Terjadinya Defisit.

Defisit yang dialami BLU UNG dan Bandara Jalaludin pada dua tahun terakhir disebabkan besarnya biaya operasional yang tidak ditopang oleh pendapatan PNBP BLU yang tinggi. Di samping itu, defisit juga ditambah dengan banyaknya belanja modal yang dikeluarkan untuk mendukung layanan masing-masing BLU seperti pembangunan gedung dan belanja modal pendukung lainnya.

Peningkatan realisasi pendapatan tidak sebanding dengan peningkatan realisasi belanja di tahun 2018 juga menyebabkan terjadinya defisit.

Tabel 2.25 Realisasi Belanja BLU

(dalam Miliar Rupiah)

Sumber : pa.perbendaharaan.go.id (data diolah)

Untuk memperbaiki tingkat defisit BLU, perlu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan pendapatan BLU sehingga mampu memenuhi kebutuhan belanja operasional BLU dalam setiap tahunnya.

Pendapatan Belanja Pendapatan Belanja

Tahun Bel. Operasional Bel. Modal Total Belanja Rasio

2017 223.76 34.19 257.94 13.25%

2018 234.12 31.19 265.31 11.76%

2017 23.15 61.25 84.40 72.57%

2018 31.36 52.24 83.60 62.49%

Universitas Negeri Gorontalo Bandar Udara Jalaludin

34

RM PNBP BLU PNBP/RM BLU/RM

2015 176.33 67.12 93.47 0.38 0.53

2016 119.31 78.50 95.02 0.66 0.80

2017 118.52 - 117.90 - 0.99

2018 126.29 - 112.53 - 0.89

2015 282.50 2.95 - 0.01

-2016 97.40 5.69 - 0.06

-2017 83.25 2.57 5.70 0.03 0.07

2018 71.84 - 20.30 - 0.28

Tahun Sumber Dana Rasio

Bandar Udara Jalaludin Universitas Negeri Gorontalo d. Analisis Kemandirian BLU

Pada tahun 2018 satker BLU di Gorontalo tidak mendapatkan alokasi pagu dari sumber dana PNBP. Di sisi lain pagu yang berasal dari sumber dana BLU terus meningkat.

Tabel 2.26

Rasio Pagu Belanja RM, PNBP dan BLU (miliar rupiah)

Sumber : pa.perbendaharaan.go.id (data diolah)

Jika mengacu pada alokasi pagu sumber dana BLU, tren positif tersebut mengindikasi bahwa tingkat kemandirian BLU semakin meningkat dari tahun ke tahun, walaupun pada satker UNG mengalami penurunan rasio di tahun 2018 sebesar 0,10 poin.

e. Analisis Pendapatan BLU Dengan Biaya Operasional.

BLU dapat dikatakan mandiri apabila rasio PNBP terhadap biaya operasional lebih dari 0,65.

Tabel 2.27

Rasio Realisasi Pendapatan dan Belanja Operasional (POBO) BLU (miliar rupiah)

Sumber : pa.perbendaharaan.go.id

Dari tabel tersebut di atas, meunujukan bahwa rasio PNBP ke dua BLU tersebut terhadap biaya operasional masih di bawah dari 0,65. Dengan demikian kondisi BLU tersebut masih belum mandiri.

Realisasi

UNG 110.07 223.76 0.49 113.21 234.12 0.48

B. Jalaludin 14.92 23.15 0.64 18.93 31.36 0.60

Tahun 2017 Tahun 2018

Satker BLU

35

f. Analisis Perkembangan Aset BLU

Aset BLU UNG menunjukan tren yang positif sejak tahun 2014. Hal ini menunjukan bahwa terjadi perkembangan yang baik sehingga pelayanan dapat ditingkatkan di masa datang.

Grafik 2.5

Total Aset BLU Gorontalo

Sumber : e-rekon-lk.djpbn.kemenkeu.go.id g. Analisis Efektivitas BLU

Tabel 2.28

Perbandingan Perputaran Aset Tetap dengan Realisasi PNBP (miliar rupiah)

Sumber : e-rekon-lk.djpbn.kemenkeu.go.id

Rasio perputaran aset untuk BLU UNG sebesar 12,14 persen. Berdasarkan pembagian skor di atas, maka BLU UNG memiliki skor 1 dengan PAT di antara 10 % dan 15 %. Dengan demikian BLU UNG masih efektif dalam penggunaan aset untuk memperoleh pendapatan, namun demikian masih perlu untuk ditingkatkan kembali.

Sedangkan rasio perputaran aset untuk BLU Bandar Udara Jalaludin sebesar 2,34 persen. Berdasarkan pembagian skor di atas, maka BLU UNG memiliki skor 0.25 dengan PAT di antara 0 % dan 5 %. Nilai ini tergolong kecil, sehingga perlu mendapat perhatian dengan mengoptimalkan aset yang ada dalam menunjang pendapatan BLU.

Satker BLU PNBP Aset PAT Skor

UNG 112.01 922.74 12.14% 1

Bandara Jalaludin 18.60 796.59 2.34% 0.25

36

h. Analisis Legal BLU

Analisis legal BLU UNG dan Bandara Jalaludin dilaksanakan atas kepatuhan pemenuhan kewajiban sebagai berikut:

Tabel 2.29

Analisis Legal Badan Layanan Umum

No Kriteria Kondisi Pelaksanaan

UNG Bandara Jalaludin

a. Penyusunan dan penyampaian Rencana

Bisnis dan Anggaran (RBA) Definitif Sudah menyampaikan RBA Sudah menyampaikan RBA b. Penyusunan dan penyampaian Laporan

Keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan

Laporan Keuangan sudah

sesuai SAP Laporan Keuangan sudah

sesuai SAP c. Penyampaian Surat Perintah Pengesahan

Pendapatan dan Belanja BLU Sudah menyampaikan SP3B

BLU ke KPPN Sudah menyampaikan

SP3B BLU ke KPPN d. Persetujuan Tarif Layanan oleh Menteri

Keuangan Telah ditetapkan Menteri

Keuangan dengan PMK nomor 24/PMK.05/2015 tentang Tarif Layanan BLU UNG

Telah ditetapkan Menteri Keuangan dengan PMK nomor 173/PMK.05/2018 tentang Tarif Layanan BLU Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo

e. Penetapan Sistem Akuntansi oleh

Menteri/Pimpinan Lembaga Penetapan Sistem Akuntansi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

Dalam proses penetapan

f. Persetujuan Pembukaan Rekening Sudah mendapat persetujuan pembukaan rekening dari KPPN

Sudah mendapat persetujuan pembukaan rekening dari KPPN g. Penyusunan Standard Operating Procedures

(SOP) Pengelolaan Keuangan BLU Sudah menyusun dan menetapkan SOP

Sumber : Badan Layanan Umum di Provinsi Gorontalo

Dengan kondisi tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa BLU UNG dan Bandara Jalaludin memiliki tingkat pemenuhan kewajiban baik, walaupun demikian ada beberapa hal dalam pemenuhan kewajiban yang masih harus mendapatkan perhatian untuk perbaikan di masa datang.