• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

11. Dinding Rumah

4.2.2 Analisis Uji t

Analisis bivariat untuk mengetahui hubungan variabel independen dan dependen. Pengujian ini menggunakan uji chi-square. Dimana ada hubungan yang bermakna secara statistik jika diperoleh nilai pvalue < 0,05.

a. Perbedaan Umur dengan Penyakit TB Paru

Tabel 4.13.Perbedaan Umur Responden Penderita TB Paru dan tidak Menderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Meureubo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Tahun 2016

TB Paru Mean SD SE Pvalue N

Ada 0,63 0,492 0,087 0,002 32

Tidak Ada 0,94 0,246 0,043 32

Sumber : data primer 2016

Berdasarkan Tabel 4.13, diperoleh hasil rata-rata umur responden yang menderit TB Paru adalah 0,63 dengan standar deviasi 0,492, sedangkan untuk responden yang tidak menderita TB Paru rata-rata umurnya adalah 0,94 dengan standar deviasi 0,246. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,002, berarti pada alpha 5% terlihat ada perbedaan yang signifikan rata-rata umur antara responden yang terkena TB Paru dan tidak terkena TB Paru.

b. Perbedaan Jenis Kelamin dengan Penyakit TB Paru

Tabel 4.14.Perbedaan Jenis Kelamin Responden Penderita TB Paru dan tidak Menderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Meureubo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Tahun 2016

TB Paru Mean SD SE Pvalue N

Ada 0,22 0,420 0,074 0,004 32

Tidak Ada 0,56 0,504 0,089 32

Sumber : data primer 2016

Berdasarkan Tabel 4.14, diperoleh hasil rata-rata jenis kelamin responden yang menderita TB Paru rata-rata umurnya adalah 0,22 dengan standar deviasi 0,420, sedaangkan responden yang tidak menderita TB Paru adalah 0,56 dengan standar deviasi 0,504. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,004, berarti pada alpha 5% terlihat ada perbedaan yang signifikan rata-rata jenis kelamin antara responden yang terkena TB Paru dan tidak terkena TB Paru.

c. Perbedaan Pendidikan dengan Penyakit TB Paru

Tabel 4.15.Perbedaan Pendidikan Responden Penderita TB Paru dan tidak Menderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Meureubo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Tahun 2016

TB Paru Mean SD SE Pvalue N

Ada 0,16 0,369 0,065 0,000 32

Tidak Ada 0,56 0,504 0,089 32

Sumber : data primer 2016

Berdasarkan Tabel 4.15, diperoleh hasil rata-rata pendidikan responden yang menderita TB Paru rata-rata pendidikan adalah 0,16 dengan standar deviasi 0,369, sedangkan responden yang tidak menderita TB Paru adalah 0,56 dengan standar deviasi 0,504. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,000, berarti pada alpha 5% terlihat ada perbedaan yang signifikan rata-rata pendidikan antara responden yang terkena TB Paru dan tidak terkena TB Paru.

d. Perbedaan Status Gizi dengan Penyakit TB Paru

Tabel 4.16.Perbedaan Status Gizi Responden Penderita TB Paru dan tidak Menderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Meureubo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Tahun 2016

TB Paru Mean SD SE Pvalue N

Ada 0,38 0,492 0,087 0,000 32

Tidak Ada 0,84 0,369 0,065 32

Sumber : data primer 2016

Berdasarkan Tabel 4.16, diperoleh hasil rata-rata status gizi responden yang menderita TB Paru adalah 0,38 dengan standar deviasi 0,492, sedangkan untuk responden yang tidak menderita TB Paru rata-rata status gizi adalah 0,84 dengan standar deviasi 0,369. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,000, berarti pada alpha 5% terlihat ada perbedaan yang signifikan rata-rata status gizi antara responden yang terkena TB Paru dan tidak terkena TB Paru.

e. Perbedaan Merokok dengan Penyakit TB Paru

Tabel 4.17.Perbedaan Merokok Responden Penderita TB Paru dan tidak Menderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Meureubo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Tahun 2016

TB Paru Mean SD SE Pvalue N

Ada 0,28 0,457 0,081 0,011 32

Tidak Ada 0,59 0,499 0,088 32

Sumber : data primer 2016

Berdasarkan Tabel 4.17, diperoleh hasil rata-rata merokok responden yang menderita TB Paru adalah 0,28 dengan standar deviasi 0,457, sedangkan untuk responden yang tidak menderita TB Paru rata-rata merokok adalah 0,59 dengan standar deviasi 0,499. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,011, berarti pada alpha 5% terlihat ada perbedaan yang signifikan rata-rata merokok antara responden yang terkena TB Paru dan tidak terkena TB Paru.

f. Perbedaan Kepadatan Hunian dengan Penyakit TB Paru

Tabel 4.18.Perbedaan Kepadatan Hunian Responden Penderita TB Paru dan tidak Menderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Meureubo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Tahun 2016

TB Paru Mean SD SE Pvalue N

Ada 0,28 0,457 0,081 0,000 32

Tidak Ada 0,84 0,369 0,065 32

Sumber : data primer 2016

Berdasarkan Tabel 4.18, diperoleh hasil rata-rata kepadatan hunian kamar responden yang menderit TB Paru adalah 0,28 dengan standar deviasi 0,457, sedangkan untuk responden yang tidak menderita TB Paru rata-rata kepadatan hunian kamar adalah 0,84 dengan standar deviasi 0,369. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,000, berarti pada alpha 5% terlihat ada perbedaan yang signifikan rata-rata kepadatan hunian kamar antara responden yang terkena TB Paru dan tidak terkena TB Paru.

g. Perbedaan Riwayat Penyakit dengan Penyakit TB Paru

Tabel 4.19.Perbedaan Riwayat Penyakit Responden Penderita TB Paru dan tidak Menderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Meureubo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Tahun 2016

TB Paru Mean SD SE Pvalue N

Ada 0,72 0,336 0,059 0,000 32

Tidak Ada 0,13 0,457 0,081 32

Sumber : data primer 2016

Berdasarkan Tabel 4.19, diperoleh hasil rata-rata riwayat penyakit responden yang menderita TB Paru adalah 0,72 dengan standar deviasi 0,336, sedangkan untuk responden yang tidak menderita TB Paru rata-rata riwayat penyakit adalah 0,13 dengan standar deviasi 0,457. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,000, berarti pada alpha 5% terlihat ada perbedaan yang signifikan rata-rata riwayat penyakit antara responden yang terkena TB Paru dan tidak terkena TB Paru.

h. Perbedaan Ventilasi Jendela dengan Penyakit TB Paru

Tabel 4.20.Perbedaan Ventilasi Jendela Responden Penderita TB Paru dan tidak Menderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Meureubo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Tahun 2016

TB Paru Mean SD SE Pvalue N

Ada 0,25 0,440 0,078 0,000 32

Tidak Ada 0,72 0,457 0,081 32

Sumber : data primer 2016

Berdasarkan Tabel 4.20, diperoleh hasil rata-rata ventilasi jendela responden yang menderit TB Paru adalah 0,25 dengan standar deviasi 0,440, sedangkan untuk responden yang tidak menderita TB Paru rata-rata ventilasi jendela adalah 0,72 dengan standar deviasi 0,457. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,000, berarti pada alpha 5% terlihat ada perbedaan yang signifikan rata-rata ventilasi jendela antara responden yang terkena TB Paru dan tidak terkena TB Paru.

i. Perbedaan Pencahayaan Sinar Matahari dengan Penyakit TB Paru

Tabel 4.21.Perbedaan Pencahayaan Sinar Matahari Responden Penderita TB Paru dan tidak Menderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Meureubo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Tahun 2016

TB Paru Mean SD SE Pvalue N

Ada 0,09 0,296 0,052 0,000 32

Tidak Ada 0,72 0,457 0,081 32

Sumber : data primer 2016

Berdasarkan Tabel 4.21, diperoleh hasil rata-rata pencahayaan sinar matahari responden yang menderita TB Paru adalah 0,09 dengan standar deviasi 0,296, sedangkan untuk responden yang tidak menderita TB Paru rata-rata pencahayaan sinar matahari adalah 0,72 dengan standar deviasi 0,457. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,000, berarti pada alpha 5% terlihat ada perbedaan yang signifikan rata-rata pencahayan sinar matahari antara responden yang terkena TB Paru dan tidak terkena TB Paru.

j. Perbedaan Lantai Rumah dengan Penyakit TB Paru

Tabel 4.22.Perbedaan Lantai Rumah Responden Penderita TB Paru dan tidak Menderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Meureubo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Tahun 2016

TB Paru Mean SD SE Pvalue N

Ada 0,59 0,499 0,088 0,189 32

Tidak Ada 0,75 0,440 0,078 32

Sumber : data primer 2016

Berdasarkan Tabel 4.22, diperoleh hasil rata-rata lantai rumah responden yang menderita TB Paru adalah 0,59 dengan standar deviasi 0,499, sedangkan untuk responden yang tidak menderita TB Paru rata-rata lantai rumah adalah 0,75 dengan standar deviasi 0,440. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,189, berarti pada alpha 5% terlihat tidak ada perbedaan yang signifikan rata-rata lantai rumah antara responden yang terkena TB Paru dan tidak terkena TB Paru.

k. Perbedaan Dinding Rumah dengan Penyakit TB Paru

Tabel 4.14.Perbedaan Dinding Rumah Responden Penderita TB Paru dan tidak Menderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Meureubo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Tahun 2016

TB Paru Mean SD SE Pvalue N

Ada 0,69 0,471 0,083 0,010 32

Tidak Ada 0,94 0,246 0,043 32

Sumber : data primer 2016

Berdasarkan Tabel 4.13, diperoleh hasil rata-rata dinding rumah responden yang menderit TB Paru adalah 0,69 dengan standar deviasi 0,471, sedangkan untuk responden yang tidak menderita TB Paru rata-rata dinding rumah adalah 0,94 dengan standar deviasi 0,246. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,010, berarti pada alpha 5% terlihat ada perbedaan yang signifikan rata-rata dinding rumah antara responden yang terkena TB Paru dan tidak terkena TB Paru.

4.3 Pembahasan

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Host, Agent, Environtment Penderita TB Paru dengan tidak menderita TB Paru di Puskesmas Meureubo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah variabel independen yaitu variabel umur, jenis kelamin, pendidikan, status gizi, merokok, riwayat penyakit, kepadatan hunian, ventilasi jendela, pencahayaan matahari, lantai rumah dan dinding rumah dengan variabel dependen yaitu penyakit TB Paru. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti hasil penelitian dilapangan yang peneliti lakukan dan didukung oleh data dari puskesmas.

4.3.1 Perbedaan Umur penderita TB Paru dengan tidak menderita TB Paru

Dokumen terkait