Situasi perekonomian yang memasuki kondisi persaingan yang semakin ketat, disertai dengan keadaan ekonomi sekarang yang belum stabil menyebabkan ancaman sekecil apapun harus diperhatikan secara detail. Perekonomian yang tidak stabil kadang membuat ancaman yang kecil menjadi besar sehingga menyebabkan UKM tidak bisa bergerak secara leluasa untuk mengembangkan usahanya.
2. Produk yang Sejenis
Variasi produk yang mampu dihasilkan pesaing semakin meningkat, sedangkan pelaku UKM itu sendiri produknya masih terbatas disebabkan kualitas sumber dayanya. Pola (tingkah laku) konsumen kurang loyal pada setiap jenis produk yang ditawarkan karena masyarakatnya tidak terbiasa dengan menerima inovasi (perubahan) dari produk semula yang telah dihasilkan.
3. Adanya Bencana Alam
Bencana alam kadang bisa terjadi kapan saja, untuk itu pelaku UKM perlu meningkatkan kemampuan sumber daya manusia melalui sistem manajerial sehingga bisa menganalisis dan mengevaluasi setiap kejadian yang terjadi dan bisa menyusun ulang rencana ke depannya apabila hal tersebut terjadi.
Dengan kemampuan manajerial yang kuat, maka peristiwa bencana alam tidak akan menghambat pelaku UKM untuk lebih meningkatkan produksinya dan bisa menyikapi keadaan tersebut.
EEF
IEF
Strenght – S - Kemudahan dalam
memperoleh bahan baku - Kemudahan untuk
beroperasi
- Memerlukan modal yang tidak besar
- Memiliki industri unggulan yang untuk diekspor
Weakness – W - Rentan terhadap perubahan harga - Sebagian besar UKM
tidak memiliki izin usaha - Spesialisasi tenaga kerja Opportunities – O - Luasnya wilayah - Bantuan pemerintah - Lokasi UKM yang yang mudah dijangkau Strategi – SO - Memperbesar peluang
pasar karena luasnya wilayah
- Peraturan pemerintah yang memberi
kemudahan dalam ekspor - Lokasi UKM yang dekat
memudahkan pengiriman bahan baku Strategi – WO - Luasnya wilayah mempengaruhi harga bahan baku - Kemudahan
mengurus izin usaha - Perlunya pelatihan
tenaga kerja atau kaderisasi Threats – T - Situasi perekonomian - Produk usaha yang sejenis - Adanya bencana alam Strategi – ST - Peningkatan kualitas
produk yang bisa berdampak terhadap peningkatan ekonomi UKM
- Perlunya inovasi dari pelaku UKM untuk improvisasi produk - Meningkatkan
kemampuan UKM dalam mengevaluasi dan
menganalisis kejadian yang tak terduga
Strategi – WT - Bergantung terhadap
harga bahan baku - Meningkatkan kemampuan peralatan/perlengka-pan UKM - Siap sedia menghadapi segala kondisi yang terjadi
Sumber: Hasil Penelitian, 2010.
Dari matriks SWOT tersebut didapat strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kontribusi UKM dalam perkembangan sektor riil di Kota Tanjungbalai, yaitu:
SO Strategies
1. Memperbesar peluang pasar karena luasnya wilayah
Dengan peluang pasar yang luas, hal ini bisa memperkuat UKM untuk memperbanyak produksi serta meningkatkan kemampuannya produksinya agar dapat bersaing dengan usaha yang sejenis.
2. Peraturan pemerintah yang memberi kemudahan dalam ekspor perlu ditindaklanjuti
Dengan adanya berbagai peraturan pemerintah mengenai UKM, hal ini perlu ditindaklanjuti agar segala kemudahan yang diberikan memberikan dampak yang besar bagi kemajuan dan perkembangan UKM itu sendiri. Salah satu peraturan pemerintah yang mendukung UKM adalah soal kemudahan dalam melakukan ekspor seperti sayur mayur. Dengan adanya ekspor yang dilakukan UKM, maka hal ini juga menambah pendapatan bagi UKM itu sendiri agar dapat maju dan berkembang menjadi usaha menengah.
3. Lokasi UKM yang dekat memudahkan pengiriman bahan baku
Salah satu peluang yang bisa dimanfaatkan dengan baik oleh UKM adalah lancarnya pengiriman bahan baku sehingga memudahkan bagi UKM untuk memberikan harga yang lebih murah dibandingkan pesaing.
ST Strategies
1. Peningkatan kualitas produk
Peningkatan kualitas produk sangat perlu dilakukan agar mampu bersaing dengan produksi yang sejenis. Dengan adanya peningkatan kualitas produk maka hal ini juga bisa berdampak terhadap peningkatan ekonomi UKM.
2. Perlunya inovasi dari pelaku UKM untuk improvisasi produk
Untuk menarik minat konsumen, UKM perlu melakukan berbagai perubahan terhadap produk yang selama ini telah diproduksi. Dengan memperbanyak bentuk dan ragam produk UKM, hal ini bisa memperbanyak pilihan konsumen untuk membeli produk UKM itu sendiri.
3. Meningkatkan kemampuan UKM dalam mengevaluasi dan menganalisis kejadian yang tak terduga
Banyaknya kejadian bencana alam yang terjadi belakangan ini seperti gempa bumi, banjir, maka diharapkan pelaku UKM untuk meningkatkan kemampuan manajerialnya agar dapat mengevaluasi dan menganalisis setiap kejadian yang tidak terduga. Tidak hanya dari bencana alam, akan tetapi berbagai kendala lainnya bisa diminimalisir apabila pelaku UKM telah memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu mengevaluasi dan menganalisis semua hal tersebut.
WO Strategies
1. Luasnya wilayah mempengaruhi harga bahan baku
Salah satu aspek yang mendukung terhadap perubahan harga adalah luasnya jangkauan wilayah yang akan dimasuki produk UKM. Dengan semakin luasnya wilayah tersebut, maka hal ini juga memberatkan pelaku UKM dalam segi biaya
transportasi. Dengan tingginya biaya transportasi, maka harga yang akan ditawarkan untuk daerah tertentu berbeda dengan daerah lainnya.
2. Kemudahan pengurusan izin usaha
Kelemahan yang selama ini dimiliki oleh UKM yaitu tidak adanya izin usaha saat ini sudah dapat teratasi dengan turunnya berbagai peraturan yang memberikan kemudahan bagi pelaku UKM untuk memiliki izin usaha tersebut. Kemudahan tersebut antara lain adalah biaya yang dikeluarkan tidak lagi memberatkan serta tidak berbelit-belitnya dalam pengurusan izin usaha tersebut. Jadi, hal ini perlu dimanfaatkan oleh pelaku UKM untuk mempunyai izin usaha agar bisa maju dan mampu bersaing dengan usaha yang lain.
3. Perlunya pelatihan tenaga kerja atau kaderisasi
Salah satu unsur yang bisa membuat pelaku UKM tidak berkembang adalah tenaga kerja yang dimiliki umumnya tidak mempunyai keahlian yang memadai, hanya sekedarnya saja. Tidak adanya pelatihan bagi tenaga kerja UKM dapat membuat UKM jalan ditempat dan tidak dapat berkembang. Jadi diharapkan bagi instansi terkait untuk sering memberikan pelatihan bagi tenaga kerja UKM agar mampu bersaing dengan usaha lainnya.
WT Strategies
1. Bergantung terhadap harga bahan baku
Perubahan harga bahan baku perlu disikapi dengan baik oleh pelaku UKM. Harga bahan baku bisa menyebabkan UKM tidak dapat berkembang, apalagi kalau harga bahan baku tersebut naik karena adanya gejolak seperti krisis ekonomi, politik
dan sebagainya. Hal ini perlu dicermati oleh pelaku UKM, untuk itu diperlukan manajerial yang kuat dari UKM agar bisa bersikap bijak bila kenaikan harga bahan baku terjadi secara tiba-tiba.
2. Meningkatkan kemampuan peralatan/perlengkapan UKM
UKM di Kota Tanjungbalai biasanya memiliki sumber daya seadanya tanpa didukung peralatan atau perlengkapan yang canggih. Sumber daya yang dimaksud di sini adalah teknologi yang canggih yang bisa digunakan tanpa adanya kekhawatiran apabila tenaga kerja yang dimiliki oleh UKM berhalangan datang. Dengan teknologi yang canggih, maka hal ini bisa diatasi sehingga produksi tetap berjalan seperti biasanya.
3. Siap sedia menghadapi segala kondisi yang terjadi
Kemampuan manajerial UKM di Tanjungbalai masih kurang sehingga apabila menghadapi kondisi diluar rencana pelaku UKM tidak siap menghadapinya. Untuk itu perlu ditingkatkan kemampuan manajerialnya agar bisa menyusun dan merencanakan setiap detailnya sehingga bisa mengatasi setiap kondisi yang terjadi. Dengan manajerial yang kuat, maka UKM dapat berkembang dan maju serta dapat bersaing dengan usaha yang lain.
Dari semua strategi yang telah disebutkan di atas, diperoleh strategi yang utama yaitu Strategy Opportunity dengan semakin luasnya jangkauan wilayah UKM, maka hal ini bisa meningkatkan jumlah produksi dan memberikan kemudahan bagi UKM untuk merebut pasar yang tersedia. Dan adanya peraturan pemerintah maka hal ini memberikan kemudahan untuk mendapatkan pinjaman, serta hal ini merupakan
suatu nilai plus bagi UKM untuk dapat bersaing dengan usaha yang lain ataupun yang sejenis sehingga bisa meningkatkan kemampuan UKM itu untuk menambah produksi maupun tenaga ahli dan dapat berkompetisi dengan usaha berskala besar maupun usaha dari luar negeri. Lokasi UKM yang mudah untuk dijangkau dalam pengiriman bahan baku memudahkan bagi UKM untuk lebih cepat melakukan produksi serta menimalisir pengeluaran biaya dan harga yang ditawarkan bisa lebih murah dibandingkan produk pesaing yang sejenis.
BAB V