KABUPATEN GARUT
Sekretariat : Jl. Baratayudha No. 72 Tlp. ( 0265 ) 232036 Garut 44182
AMS.004.01
PENGURUS RAYON
ANGKATAN MUDA SILIWANGI
( A.M.S. )
KECAMATAN CIMANGGUNG
Sekretariat : Jl. Parakanmuncang No.193 Tlp. (022) 70804440 Simpang-Cimanggung
AMS.001.19.0103
PENGURUS SUB RAYON
ANGKATAN MUDA SILIWANGI
( A.M.S.)
KELURAHAN BABAKANSARI
Sekretariat : Jl. Babakan Sari No. 4 Bandung 40283
(2) Penggunaan Papan Nama Organisasi , dipasang dan diletakan didepan Sekretariat masing-masing tingkat Kepengurusan Organisasi.
Pasal 7
Badge Organisasi
(1) Badge Organisasi Angkatan Muda Siliwangi terdiri dari 5 ( Lima ) Macam yaitu :
Lambang Angkatan Muda Siliwangi
Lambang Kujang Pakusarakan
Kode Lokasi Untuk Distrik
Kode Lokasi Untuk Pusat
Huruf A.M.S
(2) Pengunaan Badge Organisasi adalah sebagai berikut :
- Lambang Angkatan Muda Siliwangi dipakai di Lengan sebelah Kiri
- Tulisan ANGKATAN MUDA SILIWANGI dipakai di Lengan sebelah Kiri, diatas Lambang Organisasi
- Lambang Kujang Pakusarakan , dipakai dilengan sebelah Kanan
- Kode Lokasi , dipakai di lengan sebelah Kanan diatas Lambang Kujang Pakusarakan - Huruf A.M.S dipakai pada Dada sebelah Kiri
Pasal 8
Lencana Organisasi
(1) Lencana Angkatan Muda Siliwangi terbuat dari bahan Logam berwana Kuning Emas (2) Bentuk Lencana adalah bentuk Lambang Organisasi
(3) Ukuran Lencana , bergaris Tengah Vertikal 2 Cm, Horizontal, 2 Cm Warna Kuning Emas (4) Penggunaan Lencana dipakai pada kerah baju sebelah Kiri atau diatas kening Topi Lapangan
Pasal 9
Contoh Stempel :
Pengurus Pusat Distrik Kota Bandung Perwakilan Sumut Rayon Garut Kota Sub Rayon Sarijadi
(1) Stempel kepengurusan organisasi berbentuk bulat dengan lambang organisasi di tengah-tengah, bertuliskan kepengurusan organisasi pada setiap tingkatan
(2) Lingkaran luas stempel organisasi bergaris tengah 4 cm sedangkan lingkaran dalamnya bergaris tengah 3 cm.
(3) Di sebelah atas lambang organisasi di antara dua lingkaran bertuliskan “ANGKATAN MUDA SILIWANGI”
(4) Penulisan nama tingkatan kepengurusan berada pada lingkaran bawah lambang diantara dua bintang bersegi lima bagi pusat ditulis PENGURUS PUSAT sedangkan bagi jenjang organisasi ditulis DISTRIK/ PERWAKILAN/ RAYON/ KOMISARIAT/ SUBRAYON yang bersangkutan.
Pasal 11
Tanda Penghargaan
Tanda penghargaan adalah penghargaan yang diberikan oleh organisasi kepada anggota, perorangan atau instansi yang dianggap berjasa bagi organisasi, bentuknya dapat berupa Piagam, Vaandel, Plaqet, Sticker atau bentuk lain yang memadai.
Pasal 12
Pakaian Seragam Angkatan Muda Siliwangi
(1) Pakaian Seragam organisasi , adalah pakaian yang dipergunakan dalam kegiatan-kegiatan resmi organisasi atau pakaian Dinas Harian ( PDH )
(2) Bentuk dan Corak serta Warna Pakaian Seragam Organisasi
a). Kemeja Seragam Organisasi berwarna Coklat dengan lengan pendek , lidah pundak dan bersaku Dua pakai tutup
b). Celana Panjang dengan warna yang sama yaitu Coklat , Dua Saku didepan dan dibelakang Saku sebelah Kanan memakai tutup
(3) Pakaian Seragam Loreng hanya dipakai pada Pakaian Dinas Lapangan ( PDL ) yang pengaturannya lebih lanjut diatur dalam Petunjuk Pelaksanaan ( Juklak )
Contoh Seragam AMS :
Contoh Celana AMS : Celana Tampak Depan Celana Tampak Belakang Pasal 13 Kop Surat
1. Kop Surat, dibuat disetiap tingkatan kepengurusan , sebagai alat kelengkapan organisasi dalam hal surat menyurat dan lainnya
2. Dibuat diatas kertas HVS dengan ukuran F4 70 gr
3. Dipojok Kiri Atas mencantumkan Lambang Organisasi dibawahnya Kode Kepengurusan, sebelah Kanannya mencantumkan tulisan Tingkat kepengurusan , tulisan Angkatan Muda Siliwangi , Singkatan nama Organisasi dan alamat lengkap sekretariat
4. Contoh-contoh Kop Surat a. Contoh Kop Surat untuk Pusat
c. Contoh Kop Surat untuk Rayon
Pasal 14 Topi Lapangan
Baret Topi tampak
Dari depan
Topi tampak Dari Samping Kanan
Topi tampak Dari samping Kiri
Topi lapangan dapat berbentuk baret warna coklat, atau topi lapangan warna coklat dengan memakai lencana AMS.
Pasal 15 Penutup
Hal-hal yang belum diatur dalam peraturan organisasi ini sepanjang tidak bertentangan dengan AD/ ART serta peraturan organisasi lainnya akan diatur kemudian oleh Pengurus Pusat.
Ditetapkan di : B A N D U N G Pada Tanggal : 24 Februari 2007
RAPAT PIMPINAN PARIPURNA PUSAT
ANGKATAN MUDA SILIWANGI
Pimpinan Rapat,
PENGURUS PUSAT
ANGKATAN MUDA SILIWANGI Ketua,
H. RUSNA KOSASIH, S.IP, M.Si
Sekretaris,
PERATURAN ORGANISASI
ANGKATAN MUDA SILIWANGI
NOMOR : PO-07 PP/AMS/II/2007
PEMBENTUKAN BADAN DAN LEMBAGA DI LINGKUNGAN ANGKATAN MUDA SILIWANGI
RAPAT PIMPINAN PARIPURNA PUSAT ANGKATAN MUDA SILIWANGI Menimbang : a. Bahwa untuk meningkatkan kinerja Organisasi , maka
perlupenataanformat Badan dan Lembaga Angkatan Muda Siliwangi sesuai dengan amanat Konhres VII AMS pada tahun 2004
b. Bahwa penataan format baru diarahkan pada optimalisasi dayadukung, kinerja Badan dan Lembaga dalam melaksanakan fungsi Organisasi disemua tingkatan Organisasi
c. Bahwa untuk melaksanakan penataan format Badan danLembaga tersebut perlu diterbitkan Peraturan Organisasi yang mengatur tentang pembentukan Badan dan Lembaga di lingkungan Angkatan Muda Siliwangi
Mengingat : 1. Keputusan Kongres VII Angkatan Muda Siliwangi tahun 2004 Nomor : 06 / KONGRES VII / AMS / 2004 tentang Penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Angkatan Muda Siliwangi
2. Keputusan Kongres VII Angkatan Muda Siliwangi tahun 2004 Nomor : 07/KONGRES VII/AMS/2004, Tentang Program Umum Angkatan Muda Siliwangi
3. Keputusan Kongres VII Angkatan Muda Siliwangi tahun 2004 Nomor :08/KONGRES VII/AMS/2004, Tentang Pokok-Pokok Pikiran Kongres VII Angkatan Muda Siliwangi
4. Keputusan Kongres VII Angkatan Muda Siliwangi tahun 2004 Nomor :12/KONGRES VII/AMS/2004, Tentang Penetapan Susunan dan Personalia Pengurus Pusat Angkatan Muda Siliwangi Masa Bakti Tahun 2004 – 2009 5. Keputusan Pengurus Pusat Angkatan Muda Siliwangi tahun
2004 Nomor : SKEP.01/PP-AMS/IX/2004, Tentang Pedoman Tata kerja Pengurus Pusat Angkatan Muda Siliwangi Masa Bakti Tahun 2004 – 2009,
Memperhatikan : Saran dan pendapat yang berkembang yang disampaikan dalam Rapat Pimpinan Paripurna Pusat Angkatan Muda Siliwangi pada tanggal. 24 Februari 2007
Menetapkan : PERATURAN ORGANISASI ANGKATAN MUDA SILIWANGI NOMOR : PO - 07 / PP. AMS / II / 2007 TENTANG PEMBENTUKAN BADAN DAN LEMBAGA DILINGKUNGAN ANGKATAN MUDA SILIWANGI
BAB I
KETENTUAN UMUM Pasal 1
Badan dan Lembaga adalah suatu institusi yang berada didalam struktur AMS, yang memiliki garis koordinatif dan bertanggungjawab kepada Pengurus Organisasi sesuai tingkatanya, dengan tugas pokok melakukan kajian, telaah/analisis, advokasi dan penelitian terhadap berbagai masalah aktual dan strategis serta berperan meningkatkan citra Organisasi di masyarakat dan relevan dengan kepentingan intern Organisasi
BAB II
TATA CARA PEMBENTUKAN BADAN DAN LEMBAGA Pasal 2
(1) Badan dan Lembaga dapat dibentuk oleh Pengurus AMS sampai dengan Tingkat Distrik dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi obyektif masing-masing Distrik (2) Badan dan Lembaga adalah bersifat ekstra struktural dan berada didalam struktur
Pengurus AMS
(3) Badan dan Lembaga melakukan koordinasi dan bertanggung jawab kepada Pengurus Angkatan Muda Siliwangi sesuai tingkatanya
(4) Badan dan Lembaga memiliki kewenangan melaksanakan kegiatan dan dapat bekerjasama dengan pihak-pihak lain
Pasal 3
(1) Keputusan pembentukan Badan dan Lembaga dilakukan dalam Rapat Pleno Pengurus Angkatan Muda Siliwangi yang diadakan khusus untuk itu
(2) Masa bakti kepengurusan Badan dan Lembaga adalah 5 (lima) tahun sesuai tingkatanya (3) Dalam pelaksanaan kegiatanya Badan dan Lembaga memberikan laporan secara berkala
kepada Pengurus Angkatan Muda Siliwangi sesuai tingkatanya Pasal 4
Pengurus Badan dan Lembaga terdiri dari orang-orang yang memiliki kompetensi dibidangnya masing-masing, tidak harus Anggota Angkatan Muda Siliwangi tetapi minimal bersesuaian aspirasi, orientasi dan idealismenya dengan doktrin, tujuan dan visi serta misi Angkatan Muda Siliwangi
BAB III
STRUKTUR BADAN DAN LEMBAGA Pasal 5
Struktur Organisasi Badan dan Lembaga terdiri dari :
b. Pengarah, adlah unsur Pengurus AMS disemua tingkatan sesuai bidangnya secara ex-officio menjadi pengarah atau pimpinan dan dapat ditambah dengan unsur kompeten lainya sesuia kebutuhan
c. Pelaksana, adalah Kader Angkatan Muda Siliwangi yang membidangi atau unsur profesional, meliputi :
1) Seorang Ketua
2) Beberapa Wakil Ketua
3) Seorang Sekretaris dan beberapa Wakil Sekretaris 4) Seorang Bendahara dan Wakil Bendahara
5) Anggota-anggota
d. Bidang atau Divisi yang jenis dan jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan BAB IV
HUBUNGAN PENGURUS AMS DENGAN BADAN DAN LEMBAGA Pasal 6
Badan dan Lembaga yang dibentuk oleh Pengurus AMS masing-masing tingkatan mempunyai hubungan kordinatif dan struktural
Pasal 7
Secara periodik, Badan dan Lembaga memberikan laporan kepada Pengurus AMS dan bersifat evaluatif terhadap kinerja Badan dan Lembaga
Pasal 8
Secara berkala / tahunan, komposisi dan personalia Badan dan Lembaga dapat melakukan penyegaran dan penyempurnaan atas dasar hasil evaluasi Pengurus AMS yang dilakukan secara demokratis di masing-masing Badan dan Lembaga dan setelah mendapat persetujuan dari Pimpinan / Pengarah yang selanjutnya ditetapkan oleh Pengurus AMS
BAB V
KETENTUAN PENUTUP Pasal 9
Segala sesuatu yang belum diatur dalam Peraturan Organisasi ini akan diatur dalam Keputusan, Kebijaksanaan dan/atau Petunjuk Pelaksanaan Pengurus Pusat Angkatan Muda Siliwangi
Pasal 10 Peraturan Organisasi ini berlaku sejak tanggal ditetapkan
Ditetapkan di : B A N D U N G Pada Tanggal : 24 Februari 2007
RAPAT PIMPINAN PARIPURNA PUSAT
ANGKATAN MUDA SILIWANGI
Pimpinan Rapat,
PENGURUS PUSAT
ANGKATAN MUDA SILIWANGI Ketua,
H. RUSNA KOSASIH, S.IP, M.Si
Sekretaris,
PERATURAN ORGANISASI
ANGKATAN MUDA SILIWANGI
NOMOR : PO-08 PP/AMS/II/2007
HUBUNGAN/KERJASAMA ANGKATAN MUDA SILIWANGI DENGAN ORGANISASI YANG DIDIRIKAN
RAPAT PIMPINAN PARIPURNA PUSAT ANGKATAN MUDA SILIWANGI Menimbang : a. Bahwa pembentukan organisasi yang berbasis doktrin yang
sama , merupakan bagian tak terpisahkan dari pokok-pokok format baru kelembagaan Angkatan Muda Siliwangi serta merupakan antisipasi tuntutan modernisasi organisasi. b. Bahwa berdirinya organisasi tersebut tidak terlepas dari
peran Angkatan Muda Siliwangi sebagai Organisasi induk c. Bahwa untuk itu perlu diatur Peraturan Organisasi
yangmengatur hubungan/kerjasama Angkatan Muda Siliwangi dengan Organisasi yang didirikan
Mengingat : 1. Keputusan Kongres VII Angkatan Muda Siliwangi tahun 2004 Nomor : 06 / KONGRES VII / AMS / 2004 tentang Penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Angkatan Muda Siliwangi
2. Keputusan Kongres VII Angkatan Muda Siliwangi tahun 2004 Nomor : 07/KONGRES VII/AMS/2004, Tentang Program Umum Angkatan Muda Siliwangi
3. Keputusan Kongres VII Angkatan Muda Siliwangi tahun 2004 Nomor :08/KONGRES VII/AMS/2004, Tentang Pokok-Pokok Pikiran Kongres VII Angkatan Muda Siliwangi
4. Keputusan Kongres VII Angkatan Muda Siliwangi tahun 2004 Nomor :12/KONGRES VII/AMS/2004, Tentang Penetapan Susunan dan Personalia Pengurus Pusat Angkatan Muda Siliwangi Masa Bakti Tahun 2004 – 2009 5. Keputusan Pengurus Pusat Angkatan Muda Siliwangi tahun
2004 Nomor : SKEP.01/PP-AMS/IX/2004, Tentang Pedoman Tata kerja Pengurus Pusat Angkatan Muda Siliwangi Masa Bakti Tahun 2004 – 2009,
Memperhatikan : Saran dan pendapat yang berkembang yang disampaikan dalam Rapat Pimpinan Paripurna Pusat Angkatan Muda Siliwangi pada tanggal. 24 Februari 2007
Menetapkan : PERATURAN ORGANISASI ANGKATAN MUDA SILIWANGI NOMOR : PO - 08 / PP. AMS / II / 2007 TENTANG HUBUNGAN/KERJASAMA ANGKATAN MUDA SILIWANGI DENGAN ORGANISASI YANG DIDIRIKAN
BAB I
KETENTUAN UMUM Pasal 1
Organisasi yang didirikan AMS adalah Organisasi yang pada proses berdirinya mempunyai Hubungan Historis dengan Angkatan Muda Siliwangi
Pasal 2
Yang dimaksud Hubungan Historis adalah sebelum Organisasi tersebut menjadi Organisasi Struktural yang berdiri sendiri, awalnya merupakan Lembaga Ekstra Struktural yang dibentuk oleh Angkatan Muda Siliwangi, sejalan dengan perkembangan dan peningkatan kualitas Lembaga tersebut maka statusnya berubah menjadi Organisasi yang berdiri sendiri yang dilaksanakan melalui mekanisme tertentu
Pasal 3
Organisasi yang didirikan biasanya orientasinya spesifik, seperti Komunitas Wanita, Pemuda, Mahasiswa, Ulama atau Profesi lainya
Pasal 4
Organisasi yang didirikan atas seijin Pengurus Pusat Angkatan Muda Siliwangi melalui Rapat Pimpinan diperbolehkan memakai nama serta atribut-atribut AMS lainya yang disesuaikan
Pasal 5
Apabila Organisasi yang didirikan telah menyimpang dari doktrin, visi dan misi Organisasi maka melalui Rapat Paripurna Pengurus Pusat AMS dapat menarik ijin pemakaian nama serta atribut-atribut AMS lainya
BAB II
CIRI-CIRI ORGANISASI YANG DIDIRIKAN Pasal 6
Memiliki kesamaan doktrin, visi dan misi dengan Organisasi Angkatan Muda Siliwangi Pasal 7
Ketua Dewan Penasehat adalah ex-Officio Ketua Umum/Ketua Angkatan Muda Siliwangi dimasing-masing tingkatanya
Pasal 8
Ketua Organisasi yang didirikan diusahakan merangkap jabatan dengan salah satu Pengurus Angkatan Muda Siliwangi dimasing-masing tingkatanya
Pasal 9
Pengurus Angkatan Muda Siliwangi berhak menjadi peserta penuh dalam setiap pelaksanaan musyawarah Organisasi yang didirikan sesuai tingkatanya
BAB III
HUBUNGAN DAN KERJASAMA Pasal 10
Hubungan kerjasama antara Angkatan Muda Siliwangi dengan Organisasi yang didirikan dilakukan dalam rangka mendapatkan manfaat keduabelah pihak baik secara kelembagaan maupun keanggotaan
Pasal 11
Dalam melaksanakan kerjasama, posisi kedua belah pihak adalah sederajat dan mandiri. Satu pihak tidak dapat mencampuri urusan intern Organisasi pihak lain yang menjalin hubungan kerjasama.
Pasal 12
Keduabelah pihak sama-sama mengetahui dan mengerti bahwa Asas, Tujuan dan Program Organisasi memiliki arah dan misi yang sama untuk mewujudkan tujuan bersama
Pasal 13
Bentuk-bentuk kerjasama antara Angkatan Muda Siliwangi dengan Organisasi yang didirikan yaitu :
b. Pelaksanaan kaderisasi;
c. Pelaksanaan rekruitmen kepemimpinan; d. Hal-hal yang dianggap perlu
BAB IV
TATA CARA KERJASAMA Pasal 14
Kerjasama dalam pelaksanaan program
a. Angkatan Muda Siliwangi dapat mendistribusikan program kepada Organisasi yang didirikan dan sebaliknya Organisasi yang didirikan dapat mengajukan usul program kepada Angkatan Muda Siliwangi;
b. Pembiayaan pelaksanaan program yang menjadi lingkup kerjasama menjadi beban sesuai kesepakatan bersama
Pasal 15 Kerjasama dalam pelaksanaan rekruitmen kepemimpinan
a. Angkatan Muda Siliwangi memperhatikan sungguh-sungguh penyaluran kader kepemimpinan yang bersumber dari Organisasi yang didirikan untuk ditempatkan menjadi Pengurus AMS melalui musyawarah sesuai tingkatanya;
b. Proses seleksi, kriteria dan prosedur rekruitmen kader yang bersumber dari Organisasi yang didirikan dilaksanakan dengan menggunakan proses, kriteria dan prosedur yang sama bagi Anggota AMS yang diatur dalam ketentuan Organisasi AMS;
c. Keputusan tentang kader yang akan mendapatan penugasan dari AMS, sepenuhnya menjadi kewenangan Pengurus AMS
Pasal 16 Kerjasama dalam pelaksanaan kaderisasi
a. Organisasi yang didirikan dapat melaksanakan pendidikan dan latihan kader yang pola dasar pendidikan dan pelatihanya diarahkan oleh Organisasi Angkatan Muda Siliwangi; b. Proses seleksi, kriteria dan prosedur ketentuan peserta diklat kader tetap menggunakan
ketentuan yang berlaku pada lembaga kaderisasi Angkatan Muda Siliwangi
BAB V
KETENTUAN PENUTUP Pasal 17
(1) Segala sesuatu yang belum diatur dalam peraturan Organisasi ini akan diatur dalam ketentuan tersendiri;
(2) Jika terdapat kekeliruan dalam Peraturan Organisasi akan dilakukan penyempurnaan seperlunya
Peraturan Organisasi ini berlaku sejak tanggal ditetapkan
Ditetapkan di : B A N D U N G Pada Tanggal : 24 Februari 2007
RAPAT PIMPINAN PARIPURNA PUSAT
ANGKATAN MUDA SILIWANGI
Pimpinan Rapat,
PENGURUS PUSAT
ANGKATAN MUDA SILIWANGI Ketua,
H. RUSNA KOSASIH, S.IP, M.Si
Sekretaris,