Kisi-Kisi Instrumen Faktor Determinan Sebelum Uji Coba KISI-KISI INSTRUMEN
“ANGKET FAKTOR DETERMINAN” Variabel Sub
Variabel
Indikator Deskriptor Item
+ - Faktor determinan perilaku seksual Faktor Internal 4 Motivasi 5 Rasa ingin tahu
Dorongan dalam diri untuk melakukan perilaku seksual
Kecenderungan siswa untuk mencoba sesuatu hal yang belum diketahuinya
1,2
• Saya mencoba mengalihkan perhatian saya ketika dorongan seks saya meningkat
• Saya tidak berminat dengan hal yang menyangkut seks
7,8
• Saya selalu bertanya mengenai seks untuk menambah
pengetahuan
• Saya selalu mencari tahu lewat
3,4,5,6
• Saya sulit mengendalikan dorongan seks dalam diri saya • Saya selalu ingin melakukan
hubungan seks
• Hasrat seks saya menggebu-gebu • Keinginan saya meningkat ketika
melihat teman saya melakukan perilaku seks
9,10,11,12
• Saya tertarik dengan hal baru yang berbau seksual
• Saya penasaran dengan hal yang menyangkut seks
6 Berkembangn ya organ seksual
Perilaku seksual siswa yang cenderung diakibatkan mulai berfungsinya organ-organ seksual yang berpengaruh pada perilaku seksualnya
13,14,15
• Saya sudah mengalami mimpi basah
• Saya sudah mengalami menstruasi
• Saya bangga dengan bentuk tubuh saya
• Saya selalu mencoba hal baru dalam seks dengan pasangan atau lawan jenis
16,17,18,19,20
• Saya sering merasakan
rangsangan seksual setelah saya mengalami mimpi basah • Saya sering marasakan
rangsangan seksual setelah saya mengalami menstruasi
• Saya sering terangsang ketika berdekatan dengan lawan jenis saya
• Saya mudah terangsang dan ingin melakukan hubungan seksual • Saya merasakan rangsangan yang
Faktor Eksternal 5.6Teman sepermainan (peer group) 5.7Orangtua remaja dikarenakan adanya pengaruh kuat dari teman sebaya
Perilaku seksual siswa dikarenakan
kurangnya pemahaman yang diberikan
orangtua mengenai dasar pendidikan seks serta kontrol yang kurang terhadap
21,22,23
• Saya tidak tergerak untuk melakukan seks seperti yang teman-teman saya lakukan • Saya cenderung menghindari
teman-teman yang melakukan seks
• Saya menghindari pembicaraan teman yang berhubungan dengan seks
28,29,30
• Orangtua saya sangat
memperhatikan tingkah laku saya terutama dalam perilaku seksual • Orangtua saya merespon dengan
baik setiap pertanyaan/ pernyataan
oleh ajakan teman-teman • Saya mengikuti kebiasaan
teman-teman dalam berperilaku seks
• Saya memperoleh informasi tentang seks dari teman saya • Saya khawatir di cap
kampungan jika saya tidak berperilaku sama dengan teman sepermainan saya
31,32,33,34,35
• Orangtua saya tidak pernah membicarakan hal yang berhubungan dengan perilaku seksual
• Saya malu jika bertanya tentang seks dengan orangtua
• Bagi orangtua saya perilaku seksual adalah hal yang tabu
5.8Media dan televisi
Perilaku seksual siswa akibat adanya imitasi dari menonton media dan televisi sehingga siswa melihat perilaku seksual itu
menyenangkan dan dapat diterima mayarakat
Kurangnya nilai agama yang dimilki mengakibatkan
perkembangan saya hingga saat ini
36,37,38
• Bagi saya menonton acara seks dapat menambah pengetahuan dan wawasan
• Bagi saya acara seks di televisi tidak berpengaruh buat saya • Saya kurang sependapat jika ada
yang mengatakan bahwa menonton acara seks tidak ada manfaatnya
43,44,45,46
• Saya rajin beribadah sesuai agama
mengenai seks
• Saya dimarahi orangtua ketika bertanya seputar seks
39,40,41,42
• Saya tertarik menonton acara yang berbau seks
• Saya memilih menonton acara yang membahas seks daripada acara rohani
• Saya mempraktekkan tingkah laku seks yang saya tonton di televisi
• Saya rutin menonton acara televisi yang membahas tentang seks
5.9Tingkat religiuitas
siswa • Saya selalu membaca al-kitab
• Saya rajin mengikuti acara kerohanian di tempat ibadah saya
termasuk zina • Saya tidak dapat
membedakan perbuatan yang diharamkan dan dihalalkan oleh agama yang terkait dengan masalah seksual • Saya tidak menganggap bahwa hubungan seksual dengan pasangan/ lawan jenis sebelum menikah itu dosa
• Saya menganggap bahwa hubungan seksual dengan pasangan sebelum menikah adalah wajar
Variabel Sub Variabel Indikator Deskriptor Item Bentuk- bentuk
perilaku seksual.
Perilaku yang dilakukan tanpa ada bantuan orang lain.
7. Masturbasi Perilaku seksual untuk
melakukan rangsangan seksual dengan berbagai cara pada alat kelamin.
• Saya melakukan aktivitas masturbasi/ Onani.
• Saya menggunakan media tangan untuk melakukan masturbasi/ Onani.
• Melakukan masturbasi/ Onani menggunakan alat bantu.
• Melakukan masturbasi/ onani menggunakan sabun atau gel pelicin
8. Fantasi Seksual.
Perilaku seksual untuk merangsang diri dengan cara membayangkan suatu objek yang menggairahkan.
• Saya berfantasi seksual.
• Saya membayangkan/ berkhayal melakukan hubungan seks dengan pacar
• Ketika ingin tidur saya membayangkan sedang berhubungan seksual. • Berfantasi seksual ketika melihat lawan jenis yang menarik
• Berfantasi seksual ketika ada waktu luang.
• Saya mendapatkan kenikmatan yang lebih ketika membayangkan berhubungan seks.
9. Membaca dan Melihat
Perilaku untuk melakukan rangsangan seksual dengan
• Saya berlangganan majalah porno. • Memiliki koleksi gambar porno.
• Saya mendapatkan kenikmatan ketika membaca cerita seks Perilaku yang
dilakukan dengan bantuan orang lain.
13.Berpegangan tangan.
Perilaku seksual dengan cara menyentuh tangan pasangan untuk memberikan rangsangan pada pasangan.
• Saya melakukan aktivitas berpegangan tangan dengan lawan jenis. • Gairah seksual saya muncul ketika berpegangan tangan dengan
lawan jenis.
• Menikmati ketika memegang tangan lawan jenis/ pasangan • Jantung saya berdebar-debar ketika berpegangan tangan
dengan lawan jenis. 14.Berpelukan Perilaku seksual dengan cara
memeluk pasangan untuk memberikan rasa nyaman kepada pasangan.
• Saya memeluk pasangan/ lawan jenis ketika bertemu. • Melakukan aktivitas memeluk pasangan sebagai cara
menunjukkan rasa sayang
• Memeluk lawan jenis guna mendapatkan kenikmatan. 15.Berciuman
(kissing)
Perilaku seksual untuk membuktikan rasa sayang kepada pasangan dengan cara mencium kening, pipi kemudian berlanjut saling mencium bibir .
• Berciuman dengan lawan jenis. • Mencium pipi lawan jenis/ pasangan • Mencium kening lawan jenis/ pasangan • Mencium bibir lawan jenis/ pasangan
• Mencium lawan jenis sebagai bentuk kasih sayang • Saya mencium lawan jenis dengan nafsu.
16.Mencium Leher
Perilaku seksual dengan mencium daerah sensitif
• Mencium leher ketika bertemu pasangan/ lawan jenis
seksual lawan jenis
17.Saling menggesek alat kelamin (petting)
Perilaku seksual dengan melakukan seks seperti suami istri dengan saling memegang alat kelamin, saling menindih dan saling memainkan alat kelamin meskipun masih mengenakan pakaian
• Melakukan oral seks.
• Melakukan aktivitas memegang dan memainkan alat kelamin lawan jenis/ pasangan.
• Melakukan aktivitas menindih dan bermesraan dengan memainkan alat kelamin lawan jenis.
18.Berhubunga n intim (intercouse)
Perilaku seksual dengan cara melakukan hubungan intim/ senggama antara laki-laki dan perempuan untuk memuaskan hasrat seksual yang tidak dapat dibendung lagi
• Melakukan hubungan intim dengan lawan jenis
• Melakukan hubungan intim ketika bertemu dengan lawan jenis/ pasangan
• Melakukan hubungan intim ketika hasrat seks meningkat • Saya menggunakan alat kontrasepsi ketika berhubungan intim
“ANGKET FAKTOR DETERMINAN”
Variabel SubVariabel
Indikator Deskriptor Item
+ - Faktor determinan perilaku seksual Faktor Internal 1. Motivasi 7 Rasa ingin tahu
Dorongan dalam diri untuk melakukan perilaku seksual
Kecenderungan siswa untuk mencoba sesuatu hal yang belum diketahuinya
1. Saya tidak berminat dengan hal yang menyangkut seks
2. Saya mencoba mengalihkan perhatian saya ketika dorongan seks saya meningkat
10.Saya selalu bertanya mengenai seks untuk menambah pengetahuan 11.Saya selalu mencari tahu lewat internet hal yang belum pernah
1. Hasrat saya menggebu-gebu untuk melakukan hubungan seksual
2. Keinginan saya melakukan hubungan seksual meningkat ketika melihat teman saya melakukan perilaku seks 3. Saya sulit mengendalikan
dorongan seks dalam diri saya 8. Bagi saya berhubungan seksual
adalah hal yang wajar di kalangan remaja
9. Saya selalu ingin melakukan hubungan seks
14. Saya penasaran dengan hal yang menyangkut seks
15. Saya tertarik dengan hal baru yang berbau seksual
8 Berkembangn ya organ seksual
Perilaku seksual siswa yang cenderung diakibatkan mulai berfungsinya organ-organ seksual yang berpengaruh pada perilaku seksualnya
15. Saya sudah mengalami mimpi basah
18. Saya bangga dengan bentuk tubuh saya
19. Saya sudah mengalami menstruasi
atau lawan jenis
17. Saya ingin mempraktekkan apa yang belum pernah saya lakukan terkait dengan seks
16. Saya sering merasakan
rangsangan seksual setelah saya mengalami mimpi basah 22. Saya sering marasakan
rangsangan seksual setelah saya mengalami menstruasi
23. Saya sering terangsang ketika berdekatan dengan lawan jenis saya
24. Saya mudah terangsang dan ingin melakukan hubungan seksual
25.Saya merasakan rangsangan yang tidak wajar pada organ intim saya
Faktor Eksternal 5.10 Teman sepermainan (peer group) Perilaku seksual remaja dikarenakan adanya pengaruh kuat dari teman sebaya
Perilaku seksual siswa dikarenakan
29. Saya tidak tergerak untuk melakukan seks seperti yang teman-teman saya lakukan 30. Saya cenderung menghindari
teman-teman yang melakukan seks 30. Saya menghindari
pembicaraan teman yang berhubungan dengan seks
31. Teman saya mengajak nonton film porno
32. Teman saya berbagi pengalamn seksualnya dengan saya 33. Saya memperoleh informasi
tentang seks dari teman saya 34. Saya mudah terpengaruh oleh
ajakn teman-teman 35. Saya mengikuti kebiasaan
teman-teman dalam berperilaku seks
33. Saya khawatir diberi julukan kampungan jika saya tidak berperilaku sama dengan teman sepermainan saya
34. Teman saya mengajak untuk melakukan seks bebas
5.12 Media dan televisi
orangtua mengenai dasar pendidikan seks serta kontrol yang kurang terhadap perilaku seksual anak
Perilaku seksual siswa akibat adanya imitasi dari menonton media dan televisi sehingga siswa melihat perilaku seksual itu
menyenangkan dan
terutama dalam perilaku seksual 36. Setiap hari orangtua menanyakan
keadaan saya
42. Orangtua saya merespon dengan baik setiap pertanyaan/ pernyataan yang menyangkut seks
43. Orangtua saya selalu memantau perkembangan saya hingga saat ini
43. Bagi saya menonton acara seks dapat menambah pengetahuan dan wawasan
46. Saya kurang sependapat jika ada
seksual adalah hal yang tabu 36.Saya tidak berbincang-bincang
dengan orangtua jika saya memiliki masalah seputar seks 37. Orangtua saya tidak pernah
membicarakan hal yang berhubungan dengan perilaku seksual
44. Orangtua jarang memberi kesempatan saya untuk bertanya mengenai seks
45. Saya dimarahi orangtua ketika bertanya seputar seks
43.Saya tertarik menonton acara yang berbau seks
50.Saya memilih menonton acara yang membahas seks daripada acara rohani
5.13 Tingkat religiuitas
Kurangnya nilai agama yang dimilki mengakibatkan kecenderungan perilaku seksual pada siswa
manfaatnya
47. Bagi saya acara seks di televisi tidak berpengaruh buat saya
58. Saya rajin beribadah sesuai agama saya
59. Saya selalu membaca al-quran 60. Saya selalu membaca al-kitab 61. Saya rajin mengikuti acara
kerohanian di tempat ibadah saya
52.Saya mempraktekkan tingkah laku seks yang saya tonton di televisi
53.Saya rutin menonton acara televisi yang membahas tentang seks
62. Saya menganggap bahwa onani/ masturbasi bukan termasuk zina
63. Saya tidak dapat
membedakan perbuatan yang diharamkan dan dihalalkan oleh agama yang terkait dengan masalah seksual 64. Saya tidak menganggap bahwa hubungan seksual dengan pasangan/ lawan jenis sebelum menikah itu dosa
pasangan sebelum menikah adalah wajar
Pengantar:
Dalam rangka untuk menyelesaikan penulisan skripsi, mohon bantuan Anda untuk mengisi angket ini sesuai pernyataan yang ada. Tujuan pengisian angket, untuk mengetahui gambaran tentang perilaku seksual remaja dan faktor determinannya. Atas kesediaan Anda untuk mengisi angket ini saya mengucapkan terimakasih.
Petunjuk :
1. Bacalah dengan teliti setiap pernyataan yang terdapat di dalam angket ini
2. Penelitian ini murni bertujuan untuk keperluan penulisan skripsi, kerahasiaan identitas dan isian jawaban dijamin oleh penulis sehingga diharapkan dalam pengisian jawaban sesuai dengan keadaan sebenarnya.
3. Pada angket terdapat pernyataan yang terdiri dari 5 pilihan jawaban yang benar-benar dapat mewakili tingkat kesesuaian pernyataan dengan diri Anda. Jawaban yang Anda berikan tidak akan dikategorikan dalam jawaban benar atau salah. Jawaban setiap pernyataan yang dipilih akan bernilai benar apabila sesuai dengan kondisi yang Anda alami. Tugas Anda adalah member tanda cek (√) pada salah satu kolom jawaban yang tersedia yaitu S, SR, KD, JR, dan TP sesuai pernyataan anda. Keterangan : S : Selalu SR : Sering KD : Kadang-Kadang JR : Jarang TP : Tidak Pernah No Pernyataan Jawaban S SR KD JR TP
1 Saya mengobrol dengan teman saya setiap kali bertemu
√
Berdasarkan contoh diatas, tanda cek (√) pada jawaban SR menunjukkan bahwa anda sering mengobrol dengan teman setiap kali bertemu.