• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perilaku Seksual Remaja dan Faktor Determinannya di SMA Se Kota Semarang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perilaku Seksual Remaja dan Faktor Determinannya di SMA Se Kota Semarang"

Copied!
176
0
0

Teks penuh

Gambar

gambar-gambar porno atau melihat pornografi di internet dan VCD.
Tabel 3.1 Data SMA Berdasarkan Wilayah di Kota Semarang
Tabel 3.2
Gambar 3.1 Hubungan antara Variabel X dan Y
+7

Referensi

Dokumen terkait

Yaitu pada usia 14 – 21 tahun yang disebut dengan masa remaja atau pubertas, masa ini adalah masa peralihan dari anak menjadi dewasa. Aristoteles menyebutkan pada periodesasi

menyimpulkan bahwa remaja adalah individu yang menjadi lebih dewasa. dengan perubahan fisik, sosial, psikologis

Berdasarkan uji statistik regresi logistik yang dilakukan pada variabel bebas yang diduga berpengaruh terhadap perilaku seksual remaja diperoleh variabel yang

Menurut Santrock (2002:66) ketika remaja berlangsung dari masa anak- anak ke masa dewasa, mereka mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang-orang dalam berbagai konteks

Remaja merupakan bagian dari fase tumbuh kembang yang terjadi di antara masa anak-anak dan dewasa dengan tanda perubahan fisik, hormonal, psikologis, emosi, dan sosial. 1,2

Remaja adalah seseorang individu yang baru beranjak selangkah dewasa dan baru mengenal mana yang benar dan mana yang salah, mengenal lawan jenis, memahami peran

Hal ini sesuai dengan yang di kemukakan oleh Hurlock (1999) bahwa masa remaja merupakan masa yang penuh dengan masalah-masalah karena pada masa ini seseorang mengalami peralihan

Berkaitan dengan individu, masa remaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa, yaitu antara umur 11-21 tahun. Masa remaja merupakan masa di mana