• Tidak ada hasil yang ditemukan

Angkutan Laut

Dalam dokumen BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI PAPUA BARAT (Halaman 29-37)

BAB III ULASAN SINGKAT

3.2 Angkutan Laut

3.2.1 Kunjungan Kapal Di Pelabuhan Yang Diusahakan

Kunjungan kapal di pelabuhan merupakan salah satu indikator yang dapat menggambarkan tingkat kesibukan aktifitas suatu pelabuhan. Tabel 1 menunjukan jumlah kunjungan kapal pada pelabuhan yang diusahakan di Papua Barat menurut jenis pelayaran pada 2013 hingga 2015. Dibandingkan tahun sebelumnya, pada 2015 total frekuensi kunjungan kapal mengalami penurunan sebesar 7.76 persen atau 184 kunjungan. Jika dilihat berdasarkan jenis pelayaran, pada 2015 frekuensi kunjungan dari pelayaran dalam negeri mengalami penurunan sebesar 5.04 persen atau 124

9.03 4.46 0.12

86.40

Mobil Penumpang Mobil Barang Bis Sepeda Motor

http://papuabarat.bps.go.id

Banyaknya Kendaraan Bermotor Menurut Jenis Kendaraan Bermotor Banyaknya Kendaraan Bermotor Menurut Jenis Kendaraan Bermotor

Provinsi Papua Barat Provinsi Papua Barat

Sumber: Data Diolah dari Publikasi Papua Barat Dalam Angka 2016 Sumber: Data Diolah dari Publikasi Papua Barat Dalam Angka 2016

Angkutan Laut

Angkutan Laut

http://papuabarat.bps.go.id

Mobil Barang

http://papuabarat.bps.go.id

kunjungan dari tahun sebelumnya. Sedangkan dari pelayaran luar negeri mengalami penurunan frekuensi kunjungan sebesar 63.83 persen atau 60 kunjungan dari tahun sebelumnya.

Tabel 1. Kunjungan Kapal Dari Dari Dalam Negeri Dan Luar Negeri Pelabuhan Yang Diusahakan Provinsi Papua Barat (Unit) 2014 – 2015

Pelabuhan Pelayaran Dalam Negeri Pelayaran Luar Negeri 2013 2014* 2015 2013 2014* 2015

*) Angka Perbaikan

Sumber: Laporan SIMOPPEL Se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat (Diolah)

Bila dilihat dari pelabuhan yang diusahakan, based on laporan Simoppel di Papua Barat, pada 2013-2015 frekuensi kunjungan kapal paling banyak terdapat di pelabuhan Kota Sorong baik dari pelayaran dalam negeri maupun pelayaran luar negeri. Pelabuhan Kota Sorong merupakan salah satu pelabuhan paling ramai di Papua Barat dan Indonesia Bagian Timur. Tercatat pada 2015 terdapat 1,068 kunjungan kapal untuk pelayaran dalam negeri, terjadi penurunan frekuensi kunjungan kapal sebesar 23.61 persen atau 330 kunjungan kapal dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara untuk pelayaran luar negeri, pada 2015 tercatat mengalami penurunan frekuensi kunjungan kapal di pelabuhan Kota Sorong sebesar 69.15 persen atau 65 kunjungan kapal dibandingkan tahun sebelumya.

http://papuabarat.bps.go.id

Sumber: Laporan SIMOPPEL Se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat (Diolah) Sumber: Laporan SIMOPPEL Se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat (Diolah)

pelabuhan yang diusahakan pelabuhan yang diusahakan

frekuensi kunjungan kapal paling banyak terdapat di frekuensi kunjungan kapal paling banyak terdapat di

http://papuabarat.bps.go.id

pelabuhan Kota Sorong baik dari pelayaran dalam negeri maupun pelayaran luar pelabuhan Kota Sorong baik dari pelayaran dalam negeri maupun pelayaran luar

Kota Sorong merupakan sal Kota Sorong merupakan sal

Indonesia Bagian Timur. Tercatat pada 201 Indonesia Bagian Timur. Tercatat pada 201 kunjungan kapal untuk pelayaran d

kunjungan kapal untuk pelayaran d kunjungan kapal sebesar

kunjungan kapal sebesar sebelumnya

sebelumnya. . Sementara untuk Sementara untuk

3.2.2 Kunjungan Kapal Di Pelabuhan Yang Tidak Diusahakan

Selain laporan Simoppel, kompilasi data angkutan laut mencakup laporan TII-UPT yang dikumpulkan secara bulanan dari Kantor Administrasi Pelabuhan (ADPEL), Direktur Jenderal Perhubungan Laut. Dalam Statistik Transportasi, ditampilkan juga beberapa hasil rekapitulasi datanya, meliputi Jumlah kunjungan kapal beserta berat kapalnya, bongkar muat barang dan jumlah penumpang.

Data kunjungan kapal yang dilengkapi dengan data GT (Gross Ton) akan sangat bermanfaat untuk digunakan sebagai salah satu indikator dalam menganalisis aktivitas suatu pelabuhan. Data GT kapal yang berkunjung di suatu pelabuhan menggambarkan besar kecilnya kapal yang berkunjung dan dapat melengkapi informasi frekuensi kunjungan kapal.

Tabel 2 menunjukan jumlah kunjungan kapal dan GT kapal di 7 pelabuhan yang tidak diusahakan di Papua Barat 2015. Total kunjungan kapal dan GT di Pelabuhan yang tidak diusahakan di Papua Barat pada 2015 masing-masing adalah 5,513 kunjungan dan 9,131.69 ribu gross ton (GT).

Tabel 2. Kunjungan Kapal (Unit) dan GT Kapal di 7 Pelabuhan Yang Tidak Diusahakan Papua Barat 2014-2015

2014 2015 2014 2015

(2) (3) (4) (6)

1 Kokas 243 241 45.12 62.96

2 Kaimana 1,279 1,031 1,961.29 1,565.41

3 Wasior 787 855 1,553.71 1,514.54

4 Bintuni 359 456 149.88 Na

5 Manokwari 920 1,321 603.22 5,232.69

6 Teminabuan 629 235 641.57 160.87

7 Saonek 1,359 1,290 494.55 439.31

8 Arar - 84 - 155.93

Total 5,576 5,513 5,449.34 9,131.69

Pelabuhan (1)

Unit (000) GT

Sumber: Laporan TII-UPT Kantor ADPEL Se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat (Diolah)

*) Data GT tahun di Pelabuhan Teminabuan tidak tersedia (Na)

Pada tahun 2015 Pelabuhan dengan frekuensi kunjungan kapal tertinggi adalah Pelabuhan Saonek di Kabupaten Manokwari, sebanyak 1.321 kunjungan

http://papuabarat.bps.go.id

menggambarkan besar kecilnya kapal yang berkunjung dan dapat melengkapi menggambarkan besar kecilnya kapal yang berkunjung dan dapat melengkapi

Tabel 2 menunjukan jumlah kunjungan kapal dan GT kapal di 7 pelabuhan yang Tabel 2 menunjukan jumlah kunjungan kapal dan GT kapal di 7 pelabuhan yang

Total kunjungan kapal Total kunjungan kapal ahakan di Papua Barat pada

ahakan di Papua Barat pada 20120155 gross ton (GT)

2014 2015 2014 2015

2014 2015 2014 2015

3 Wasior

3 Wasior

http://papuabarat.bps.go.id http://papuabarat.bps.go.id http://papuabarat.bps.go.id http://papuabarat.bps.go.id http://papuabarat.bps.go.id http://papuabarat.bps.go.id

dengan total GT 5,232.69 ribu gross ton, sehingga rata-rata GT kapal di Pelabuhan kabupaten Manokwari adalah 3.96 GT. Sedangkan pelabuhan dengan frekuensi kunjungan kapal paling sedikit adalah pelabuhan Arar kabupaten Sorong dengan 84 kunjungan dengan total GT 155.93 ribu gross ton.

3.2.3 Bongkar Muat Barang Antar Pulau di Pelabuhan Yang Diusahakan

Tabel 3 menunjukan perkembangan volume muat dan bongkar barang antar pulau di pelabuhan yang diusahakan based on laporan Simoppel di Provinsi Papua Barat 2013 hingga 2015. Pelabuhan yang diusahakan di Papua Barat antara lain Pelabuhan Fakfak, Manokwari dan Sorong. Tiga pelabuhan tersebut merupakan potret kegiatan pelabuhan yang dikelola oleh PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia di Provinsi Papua Barat. Total volume barang dimuat pada pelayaran antar pulau di pelabuhan yang diusahakan pada 2015 mengalami penurunan sebesar 9.29 persen dibanding tahun sebelumnya.

Tabel 3. Bongkar Muat Barang Angkutan Antar Pulau Di Pelabuhan Yang Diusahakan Provinsi Papua Barat (Ton) 2013 – 2015

2013 2014* 2015 2013 2014* 2015

Fakfak 112.142 60,371 72,468 54.547 13,831 55,248 Manokwari 1.346.574 117,748 169,276 86.094 119,166 46,347

Sorong 67.691 83,065 61,709 5.497 5,528 24,064

Total 179.833 261,184 303,453 146.138 138,525 125,659

*) Angka Perbaikan

Pelabuhan Bongkar (Ton) Muat (Ton)

Sumber: Laporan SIMOPPEL Se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat (Diolah)

Penurunan volume muat barang terjadi pada pelabuhan yang diusahakan yaitu Pelabuhan Manokwari turun 72,819 ton atau sebesar 61.11 persen, Sebaliknya Pelabuhan Sorong mengalami peningkatan sebesar 18,536 ton atau sebesar 335.31 persen dan pelabuhan Fakfak naik 41,417 ton atau 299.45 persen.

Volume bongkar barang antar pulau di pelabuhan yang diusahakan di Papua Barat 2015 mengalami peningkatan sebesar 16.18 persen dibandingkan tahun

http://papuabarat.bps.go.id

Pelabuhan Fakfak, Manokwari dan Sorong. Tiga pelabuhan tersebut merupakan Pelabuhan Fakfak, Manokwari dan Sorong. Tiga pelabuhan tersebut merupakan potret kegiatan pelabuhan yang dikelola oleh PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia di potret kegiatan pelabuhan yang dikelola oleh PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia di t pada pelayaran antar pulau di t pada pelayaran antar pulau di mengalami penurunan sebesar

mengalami penurunan sebesar

Bongkar Muat Barang Angkutan Antar Pulau Di Pelabuhan Yang Diusahakan Bongkar Muat Barang Angkutan Antar Pulau Di Pelabuhan Yang Diusahakan Provinsi Papua Barat (Ton)

Provinsi Papua Barat (Ton) 2012013 3 ––

2013 2014* 2015 2013 2014* 2015

2013 2014* 2015 2013 2014* 2015

Fakfak 112.142 60,371 72,468 54.547 13,831 55,248 Fakfak 112.142 60,371 72,468 54.547 13,831 55,248 Manokwari 1.346.574 117,748 169,276 86.094 119,166 46,347 Manokwari 1.346.574 117,748 169,276 86.094 119,166 46,347

Sorong 67.691 83,065 61,709 5.497 5,528 24,064

Sorong 67.691 83,065 61,709 5.497 5,528 24,064

Total 179.833 261,184 303,453 146.138 138,525 125,659 Total 179.833 261,184 303,453 146.138 138,525 125,659

*) Angka Perbaikan

kenaikan diantaranya Pelabuhan Manokwari (43.76 persen) dan Pelabuhan Fakfak (20.04 persen). Sebaliknya, pelabuhan Sorong mengalami penurunan sebesar 25.71 persen.

Gambar 5. Bongkar Muat Barang Angkutan Antar Pulau Di Pelabuhan Yang Diusahakan Provinsi Papua Barat (Ton) 2015

Sumber: Laporan SIMOPPEL Se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat (Diolah)

Gambar 6 diatas memberikan informasi mengenai muat dan bongkar barang pada pelayaran antar pulau di pelabuhan yang diusahakan di Provinsi Papua Barat 2015. Terlihat bahwa untuk bongkar barang pada pelayaran antar pulau lebih besar dibanding muat barang pada pelayaran antar pulau di pelabuhan yang diusahakan di Provinsi Papua Barat 2015. Hal ini mengindikasikan bahwa Papua Barat pada 2015 lebih sering mendatangkan barang dari luar (impor antar pulau) dibandingkan menjual barang keluar (ekspor antar pulau).

Kegiatan bongkar barang pada pelayaran antar pulau paling banyak terdapat di Pelabuhan Manokwari yaitu sebesar 169,276 ton dibanding Pelabuhan Fakfak (72,468 ton) dan Pelabuhan Sorong (61,709 ton). Sedangkan untuk kegiatan muat barang pada pelayaran antar pulau banyak terdapat di Pelabuhan Fakfak yaitu sebesar 72,468 ton, Pelabuhan Manokwari (46,347 ton) dan Pelabuhan Sorong (24,064 ton).

Bongkar (Ton) Muat (Ton)

http://papuabarat.bps.go.id

Bongkar Muat Barang Angkutan Antar Pula Bongkar Muat Barang Angkutan Antar Pula

Provinsi Papua Barat (Ton) Provinsi Papua Barat (Ton)

Sumber: Laporan SIMOPPEL Se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat Sumber: Laporan SIMOPPEL Se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat

Gambar 6 diatas memberikan informasi mengenai muat dan bongkar barang Gambar 6 diatas memberikan informasi mengenai muat dan bongkar barang pada pelayaran antar pulau di pelabuhan yang diusahakan di Provinsi Papua Barat pada pelayaran antar pulau di pelabuhan yang diusahakan di Provinsi Papua Barat . Terlihat bahwa untuk bongkar barang pada pelayaran antar pulau lebih besar . Terlihat bahwa untuk bongkar barang pada pelayaran antar pulau lebih besar dibanding muat barang

dibanding muat barang padpad Provinsi Papua Barat 201 Provinsi Papua Barat 201

lebih sering mendatangkan barang dari luar (impor antar pulau) dibandingkan lebih sering mendatangkan barang dari luar (impor antar pulau) dibandingkan

http://papuabarat.bps.go.id http://papuabarat.bps.go.id

Sorong

3.2.4 Bongkar Muat Barang Luar Negeri di Pelabuhan Yang Diusahakan

Tabel 4 menunjukan perkembangan volume muat dan bongkar barang luar negeri di pelabuhan yang diusahakan antara tahun 2013 hingga 2015. Pelabuhan yang diusahakan di Papua Barat antara lain Pelabuhan Fakfak, Pelabuhan Manokwari dan Pelabuhan Sorong. Tiga pelabuhan tersebut merupakan potret kegiatan pelabuhan yang dikelola oleh PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia di Provinsi Papua Barat. Pada 2015 pelabuhan di Papua Barat tidak adanya kegiatan muat barang ke luar negeri. Sebaliknya, volume bongkar barang dari luar negeri terdapat sebanyak 14,096 ton.

Tabel 4. Bongkar Muat Barang Angkutan Luar Negeri Di Pelabuhan Yang Diusahakan Provinsi Papua Barat (Ton) Tahun 2013 – 2015

2013 2014* 2015 2013 2014* 2015

Fakfak 0 0 0 0 0 0

Manokwari 0 0 14,096 0 0 0

Sorong 0 0 0 1,876 458 0

Jumlah 0 0 14,096 1,876 458 0

*) Angka Perbaikan

Pelabuhan Bongkar (Ton) Muat (Ton)

Sumber: Laporan SIMOPPEL Se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat (Diolah)

Dari gambar 6 didapatkan informasi bahwasanya kegiatan bongkar dan muat barang angkutan luar negeri di pelabuhan yang diusahakan di Provinsi Papua Barat (ton) tahun 2013 – 2015 hanya terdapat di Pelabuhan Manokwari. Tercatat di Pelabuhan Manokwari hanya melakukan kegiatan bongkar barang dari luar negeri (impor barang).

http://papuabarat.bps.go.id

Di Pelabuhan Yang Diusahakan Di Pelabuhan Yang Diusahakan 55

2013 2014* 2015 2013 2014* 2015

2013 2014* 2015 2013 2014* 2015

0 0 0 0 0 0

Jumlah 0 0 14,096 1,876

Jumlah 0 0 14,096 1,876

http://papuabarat.bps.go.id

Sumber: Laporan SIMOPPEL Se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat Sumber: Laporan SIMOPPEL Se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat

Dari gambar

Dari gambar 66 didapatkan informasi bahwasanya kegiatan bongkar dan muat didapatkan informasi bahwasanya kegiatan bongkar dan muat angkutan luar negeri di pelabuhan yang diusahakan di Provinsi Papua Barat angkutan luar negeri di pelabuhan yang diusahakan di Provinsi Papua Barat

201 20133

Gambar 6. Bongkar Muat Barang Angkutan Luar Negeri Di Pelabuhan Yang Diusahakan Provinsi Papua Barat (Ton) 2015

Sumber: Laporan SIMOPPEL Se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat (Diolah)

3.2.5 Jumlah Penumpang

Pada 2015 arus penumpang debarkasi maupun embarkasi melalui pelabuhan laut yang diusahakan di Provinsi Papua Barat mengalami peningkatan bila dibandingkan tahun sebelumnya yaitu masing-masing sebanyak 329,671 penumpang dan 378,203 penumpang. Secara keseluruhan dari 2013 hingga 2015 mengalami peningkatan walupun tidak sejalan dengan penurunan frekuensi kunjungan kapal pelayaran dalam negeri di pelabuhan yang diusahakan.

Untuk arus penumpang datang (debarkasi) 2015, terjadi peningkatan untuk jumlah penumpang turun di Pelabuhan Manokwari (77.37 persen) dan Pelabuhan Fakfak (111.97 persen). Sedangkan di Pelabuhan Sorong jumlah penumpang mengalami penurunan bila dibandingan dengan tahun sebelumnya sebesar 20.41 persen. Bila dilihat dari jumlah penumpang kapal pada 2015, penumpang paling banyak turun di Pelabuhan Sorong yaitu sebanyak 175,070 penumpang, kemudian di Pelabuhan Manokwari sebanyak 107,814 penumpang dan Pelabuhan Fakfak sebanyak 46,787 penumpang. (Tabel 5)

Fakfak Manokwari Sorong

0

14,096

0

0 0 0

Bongkar (Ton) Muat (Ton)

http://papuabarat.bps.go.id

Luar Negeri Luar Negeri Provinsi Papua Barat (Ton)

Provinsi Papua Barat (Ton) 20120155

-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat -Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat

arus penumpang debarkasi maupun embarkasi melalui pelabuhan arus penumpang debarkasi maupun embarkasi melalui pelabuhan laut yang diusahakan di Pro

laut yang diusahakan di Provinsi Papua Barat mengalami vinsi Papua Barat mengalami sebelumnya

sebelumnya penumpang

penumpang.. Secara keselSecara kesel walupun tidak

walupun tidak

pelayaran dalam negeri di pelabuhan yang diusahakan.

pelayaran dalam negeri di pelabuhan yang diusahakan.

Untuk arus penumpang datang (debarkasi)

Untuk arus penumpang datang (debarkasi)

http://papuabarat.bps.go.id http://papuabarat.bps.go.id

Tabel 5. Banyaknya Penumpang Debarkasi dan Embarkasi Menurut Pelabuhan Yang Diusahakan Provinsi Papua Barat 2013 – 2015

2013 2014* 2015 2013 2014* 2015

Fakfak 41,806 22,072 46,787 43,784 31,588 59,135

Manokwari 100,906 60,785 107,814 115,076 64,976 101,127 Sorong 152,088 219,968 175,070 117,565 162,853 217,941 Jumlah 294,800 302,825 329,671 276,425 259,417 378,203

*) Angka Perbaikan

Pelabuhan Debarkasi/Turun Embarkasi/Naik

Sumber: Laporan SIMOPPEL Se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat (Diolah)

Untuk arus penumpang naik (embarkasi), terjadi peningkatan untuk jumlah penumpang naik di seluruh Pelabuhan Papua Barat (Pelabuhan Fakfak, Manokwari dan Sorong) yaitu masing-masing sebesar 27,547 penumpang (87.21 persen), 36,151 penumpang (55.64 persen) dan 55,088 penumpang (33.83 persen) bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. (Tabel 5)

Gambar 7 menunjukan banyaknya penumpang debarkasi dan embarkasi menurut pelabuhan yang tidak diusahakan di Provinsi Papua Barat 2015. Arus penumpang debarkasi maupun embarkasi melalui pelabuhan laut yang tidak diusahakan di Provinsi Papua Barat tercatat 283,289 penumpang turun (debarkasi) dan 286,156 penumpang naik (embarkasi).

http://papuabarat.bps.go.id

Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat

, terjadi peningkatan untuk jumlah , terjadi peningkatan untuk jumlah Papua Barat (Pelabuhan Fakfak, Manokwari Papua Barat (Pelabuhan Fakfak, Manokwari

penumpang penumpang 55,088 penumpang

55,088 penumpang ((33.83 persen33.83 persen

http://papuabarat.bps.go.id

menunjukan banyaknya penumpang debarkasi dan embarkasi menunjukan banyaknya penumpang debarkasi dan embarkasi menurut pelabuhan yang tidak diusahakan di

menurut pelabuhan yang tidak diusahakan di

penumpang debarkasi maupun embarkasi melalui pelabuhan laut yang tidak penumpang debarkasi maupun embarkasi melalui pelabuhan laut yang tidak

nsi Papua Barat tercatat nsi Papua Barat tercatat

http://papuabarat.bps.go.id

penumpang naik (embarkasi) penumpang naik (embarkasi)

Gambar 7. Banyaknya Penumpang Debarkasi dan Embarkasi Menurut Pelabuhan Yang Tidak Diusahakan Provinsi Papua Barat 2015

Sumber: Laporan TII-UPT Kantor ADPEL Se-Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat (Diolah)

Dalam dokumen BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI PAPUA BARAT (Halaman 29-37)

Dokumen terkait