BAB II NAMA BINATANG YANG DIGUNAKAN DALAM
2.2 Peribahasa yang Berunsur Satu Nama Binatang
2.2.45 Merak
Merak termasuk burung besar yang kepalanya kecil, leher dan kakinya
panjang, sayapnya pendek, yang jantan mempunyai ekor lebih panjang daripada
yang betina, bulu ekornya indah dihiasi dengan lingkaran-lingkaran hijau biru dan
apabila dibentangkan menyerupai bentuk kipas atau setengah lingkaran (Sugono,
dkk., 2008: 903). Dalam penelitian ini hanya ada satu peribahasa nama binatang
(396)Apa gunanya merak mengigal dalam hutan
Tak ada gunanya seseorang mempertontonkan kecantikkannya di tempat yang sunyi dan tidak dilihat orang
2.2.46 Merpati
Merpati termasuk burung, termasuk bangsa Columbiformes, seperti
tekukur, perkutut, dalam kepercayaan dan kebudayaan melambangkan
perdamaian; burung dara (Sugono, dkk., 2008: 906). Dalam penelitian ini hanya
ada satu peribahasa nama binatang merpati, berikut ini peribahasa nama binatang
merpati.
(397)Jinak-jinak merpati
Kelihatannya mau tetapi setelah didekati malah lari
2.2.47 Monyet
Monyet termasuk kera yang bulunya berwarna keabu-abuan dan berekor
panjang, tetapi kulit muka, telapak tangan, dan telapak kakinya tidak berbulu
(Sugono, dkk., 2008: 929). Dalam penelitian ini hanya ada satu peribahasa nama
binatang monyet, berikut ini peribahasa nama binatang monyet.
(398)Monyet mendapat bunga, akankah ia tahu akan faedah bunga itu, melainkan dioyak-koyaknya lalu dibuang ke tanah
Tidak tahu menghargai sesuatu barang yang berharga
2.2.48 Musang
Musang adalah binatang menyusui suku Viverrividae, bentuknya mirip
kucing, bertungkai pendek, tetapi badannya lebih besar, warna bulunya dari
mencari makan, terutama buah-buahan atau ayam (Sugono, dkk., 2008: 942).
Berdasarkan penelitian ada empat peribahasa nama binatang musang, berikut ini
empat peribahasa nama binatang musang.
(399)Dimana kayu bengkok, di sana musang meniti
Di tempat yang tidak terjaga, di situlah pencuri akan melakukan kejahatannya
(400)Kelakuannya seperti musang, siang tidur malam berjaga
Perihal orang jahat yang melakukan pekerjaannya dengan sembunyi-sembunyi
(401)Musang terjun lantai terjungkat
Ada tanda-tanda kejahatan yang telah diperbuat (402)Hidup seperti musang
Hidup seorang penjahat: siang tak kelihatan malam merayap mencari mangsa
2.2.49 Nyamuk
Nyamuk termasuk serangga kecil bersayap, yang betina memiliki sepasang
sungut yang dipakai sebagai penghisap darah (manusia dan binatang), bertelur di
air yang tergenang (Sugono, dkk., 2008: 971). Berdasarkan penelitian ada dua
peribahasa nama binatang nyamuk, berikut ini dua peribahasa nama binatang
nyamuk.
(403)Nyamuk mati, gatal tak lepas
Perihal seseorang yang tetap menyimpan rasa dendam kepada orang yang telah menyakitinya meskipun orang tersebut sudah mendapatkan hukumannya; dendam yang tak berkesudahan
(404)Menepak nyamuk menjadi daki
2.2.50 Pelanduk
Pelanduk termasuk kijang kecil; kancil (Sugono, dkk., 2008: 1039).
Berdasarkan penelitian ada tiga peribahasa nama binatang pelanduk, berikut ini
tiga peribahasa nama binatang pelanduk.
(405)Pelanduk melupakan jerat, tetapi jerat tidak melupakan pelanduk
Seseorang yang melupakan bahaya yang masih mengintainya (406)Bagai pelanduk di dalam carang
Gelisah karena ketakutan
(407)Seperti pelanduk terlepas dari jerat
Terlepas dari sengsara
2.2.51 Pipit
Pipit termasuk burung kecil (banyak macamnya seperti pipit rumah, pipit
uban) (Sugono, dkk., 2008: 1080). Berdasarkan penelitian ada tujuh peribahasa
nama binatang pipit, berikut ini tujuh peribahasa nama binatang pipit.
(408)Bagai betung bulat tak bersegi, pipit jantan tak bersarang
Tiada berkampung halaman dan tidak berumah tangga tetap, selalu mengembara
(409)Betang bulat tak bersegi, pipit jantan tak bersarang
Pergi kemanapun tidak ada yang melarang
(410)Menangis pipit inginkan jagung, tidak harus makanan sendiri
Perihal orang yang miskin hendak mempersunting orang yang kaya (411)Seperti pipit makan jagung
Kiasan kepada orang kecil yang hendak menyamai perilaku orang besar
(412)Pipit pekak makan berhujan
Amat rajin dalam pekerjaan tidak peduli akan bahaya yang hendak menimpanya
(413)Pipit yang makan padi merbah terbawa rendong
Orang lain yang mendapat kesenangan, orang lain yang harus bertanggung jawab
Anak laki-laki tidak perlu dibuatkan rumah, dia boleh pergi kemana-mana, tetapi anak perempuan harus dibuatkan (adat Minang)
2.2.52 Rusa
Rusa adalah binatang menyusui, pemakan tanaman, termasuk famili
Carvidae, tanduknya panjang dan becabang-cabang, bulunya berwarna cokelat tua
dan bergaris-garis (bintik-bintik putih), (Sugono, dkk., 2008: 1193). Berdasarkan
penelitian ada empat peribahasa nama binatang rusa, berikut ini empat peribahasa
nama binatang rusa.
(415)Rusa masih di hutan, kancah sudah dijerangkan
Seseorang yang telah membuat sesuatu rencana dari keuntungan yang belum tentu diperolehnya
(416)Seperti rusa masuk kampung
Perihal orang yang keheranan melihat sesuatu yang belum pernah dilihat sebelumnya
(417)Mati rusa karena tanduknya
Celaka karena sesuatu yang menjadi kemegahannya (418)Tak akan rintang rusa oleh tanduknya
Orang cakap tidak akan terhambat melakukan pekerjaannya
2.2.53 Sapi
Sapi adalah binatang pemamah biak, bertanduk, berkuku genap, berkaki
empat, bertubuh besar, dipiara untu diambil daging dan susunya (Sugono, dkk.,
2008: 1225). Berdasarkan penelitian ada dua peribahasa nama binatang sapi,
berikut ini dua peribahasa nama binatang sapi.
(419)Dahulu bajak dari sapi
Pekerjaan yang dikerjakan tidak menurut aturan (420)Jadi sapi perahan
2.2.54 Semut
Semut termasuk serangga kecil yang berjalan merayap, hidup secara
bergerombol, termasuk suku Formicidae, terdiri atas bermacam jenis (Sugono,
dkk., 2008: 1265). Berdasarkan penelitian ada dua peribahasa nama binatang
semut, berikut ini dua peribahasa nama binatang semut.
(421)Ada gula ada semut
Dimana banyak mata pencaharian, banyak pula orang datang ke sana untuk mencari rezeki
(422)Semut terpijak tidak mati, alu tertarung patah tiga
Jalan seorang perempuan yang baik lagi teratur (tidak terlalu cepat tidak terlalu lambat)
2.2.55 Sepat
Sepat termasuk ikan yang hidup di air tawar berbentuk pipih, bersisik
halus, berwarna keperak-perakan, biasanya dijadikan ikan kering atau ikan asin
(Sugono, dkk., 2008: 1278). Berdasarkan penelitian ada tiga peribahasa nama
binatang sepat, berikut ini tiga peribahasa nama binatang sepat.
(423)Bagai anak sepat ketohoran
Berbaring bermalas-malasan
(424)Bodoh-bodoh sepat, tak makan pancing emas
Meskipun bodoh, dapat juga memilih mana yang baik dan mana yang buruk untuk dirinya
(425)Tersendeng-sendeng bagai sepat di bawah mengkuang
Orang yang kecil dan hina hendak mendekat kepada orang besar dan mulia, nyatanya kelihatan takut dan malu
2.2.56 Serigala
Serigala adalah binatang liar yang bentuk badannya seperti anjing dan
warna bulunya kuning kelabu (Sugono, dkk., 2008: 1287). Dalam penelitian ini
hanya ada satu peribahasa nama binatang serigala, berikut ini peribahasa nama
binatang serigala.
(426)Serigala dengan anggur
Sikap seseorang yang mencela sesuatu yang sangat diingininya dan berusaha memperolehnya, tetapi gagal
2.2.57 Tikus
Tikus adalah binatang pengerat termasuk suku Muridae, merupakan hama
yang mendatangkan kerugian, baik di rumah maupun di sawah berbulu, berekor
panjang, pada rahangnya terdapat sepasang gigi seri berbentuk pahat, umumnya
berwarna hitam atau kelabu, tetapi ada juga yang berwarna putih (Sugono, dkk.,
2008: 1462). Berdasarkan penelitian ada tujuh peribahasa nama binatang tikus,
berikut ini tujuh peribahasa nama binatang tikus.
(427)Benci akan tikus, rangkiang (rangkiang=lumbung padi) dibakar
Karena benci kepada seseorang yang bersalah, kaum yang tidak berdosa dihukum semuanya
(428)Kalau akan menjadi tikus, dari kecil telah bulat ekornya
Anak yang akan menjadi baik atau jahat itu, sejak kecil sudah ada tanda-tandanya
(429)Seperti tikus jatuh ke beras
Mendapatkan tempat yang membahagiakan dan menguntungkan (430)Bagai tikus membaiki labu
Orang yang mencoba memperbaiki sesuatu yang tidak diketahuinya, akhirnya merusakkannya
(431)Rumah terbakar tikus habis keluar
Bila terjadi malapetaka maka penduduk negeri dan para saudagarnya meningalkannya
(432)Seperti tikus masuk roman
Kecewa karena tidak mendapat apa yang diharapkannya (433)Seperti tikus masuk perangkap
Sangat gelisah
2.2.58 Tuma
Tuma termasuk kutu (di kepala dsb) (Sugono, dkk., 2008: 1497).
Berdasarkan penelitian ada dua peribahasa nama binatang tuma, berikut ini dua
peribahasa nama binatang tuma.
(434)Sembunyi tuma (kepala tersuruk) ekor kelihatan
Merasa tidak ada yang mengetahui, tetapi sebenarnya sudah diketahui orang banyak
(435)Takutkan tuma, dibuang (kan) kain
Sayang akan sesuatu yang tidak berharga, tetapi dapat kerugian besar
2.2.59 Tupai
Tupai adalah binatang pengunggis buah-buahan, berbulu halus, berwarna
kuning atau cokelat, hidup di atas pohon (Sugono, dkk., 2008: 1507). Berdasarkan
penelitian ada tiga peribahasa nama binatang tupai, berikut ini tiga peribahasa
nama binatang tupai.
(436)Sepandai-pandai tupai melompat, sesekali akan jatuh juga
Sepintar-pintarnya seseorang pasti akan berbuat kekeliriuan juga (437)Bagai tupai bergelut
Kehebatan pendekar ketika menarik pedang (438)Negeri tidak bertupai
2.2.60 Udang
Udang adalah binatang tidak bertulang, hidup dalam air, berkulit keras,
berkaki sepuluh, berekor pendek, dan bersepit dua pada kaki depannya (Sugono,
dkk., 2008: 1516). Berdasarkan penelitian ada tujuh peribahasa nama binatang
udang, berikut ini tujuh peribahasa nama binatang udang.
(439)Ada udang di balik batu
Punya maksud tersembunyi
(440)Banyak udang banyak garamnya, banyak orang banyak ragamnya
Setiap orang mempunyai kegemaran masing-masing (441)Seperti otak udang
Orang yang sangat bodoh
(442)Udang tak tahu di bungkuknya, orang tak tahu di buruknya
Orang yang tidak menyadari keburukan atau kesalahannya sendiri (443)Udang merentak dalam tangguk
Orang tidak tetap laku dan kedudukannya (444)Bagai udang dalam tangguk
Menggelepar karena kesukaran (445)Tiada berudang di balik batu
Tiada orang selain „aku‟ (sombong)
2.2.61 Ular
Ular adalah binatang melata, tidak berkaki, tubuhnya agak bulat
memanjang, kulitnya bersisik, hidup di tanah atau di air, ada yang berbisa ada
yang tidak (Sugono, dkk., 2008: 1521). Berdasarkan penelitian ada 17 peribahasa
nama binatang ular, berikut ini 17 peribahasa nama binatang ular.
(446)Bersahabat dengan orang-orang besar, seperti berjinak-jinakan dengan ular yang berbisa
Mendekati orang berkuasa hendaklah pandai membawa diri, supaya jangan beroleh aib
(447)Jangan dibangunkan ular tidur
(448)Jika ular menyusur akar, tiada akan hilang bisanya
Orang yang berpangkat tinggi, sekalipun merendahkan diri tidaklah akan berkurang derajatnya
(449)Seperti ular dicubit ekor
Sangat pemarah atau pergi dengan terburu-buru karena mendapat malu yang tak disangka-sangka
(450)Ular berkepala dua
Tidak berpendirian, hanya mencari keuntungan sendiri saja
(451)Ular dipukul jangan mati, pemukul jangan patah, tanah dipadu jangan lembang
Memutuskan suatu perkara hendaklah dengan seadil-adilnya (452)Bagai ular menyusur akar
Merendahkan diri tapi tak hilang gengsinya (453)Melangkahi ular
Melakukan sesuatu yang sangat berbahaya (454)Bagai ular dengan orang
Dua bersaudara yang tak mau saling kenal (455)Biar ular mati dan kayu tiada patah
Binasakanlah musuh tanpa harus merusak diri (456)Kerosok ular di rumpun bambu
Jangan takut akan ancaman orang, bualnya besar tapi takut bertindak
(457)Macam ular kekenyangan
Orang buncit dan jalannya tak betul (458)Seperti ular kena palu
Meronta karena sakit dan marah (459)Sudah tampak kaki ular
Sudah diketahui kelakuan seseorang yang buruk (sebelumnya tak diketahui)
(460)Mendengarkan siul ular
Mendengarkan cakap orang yang hendak menjatuhkannya (461)Ular dipalu biar mati
Lawan musuh yang berbahaya, jangan tanggung-tanggung, habisi saja
(462)Perempuan itu langkah ular tiada lepas
Wanita seburuk itu jangan coba-coba cari kesempatan
2.2.62 Ulat
Ulat adalah salah satu tahap bentuk dalam daur kehidupan kupu-kupu,
adakalanya berbulu-bulu, memakan daun, buah, atau bangkai, jika sudah
waktunya berubah bentuk menjadi kepompong lalu menjadi kupu-kupu (Sugono,
dkk., 2008: 1522). Berdasarkan penelitian ada delapan peribahasa nama binatang
ulat, berikut ini delapan peribahasa nama binatang ulat.
(463)Berbulu mata melihat ulat
Benci sekali melihat wajahnya (464)Buah manis berulat di dalamnya
Kata-katanya manis tapi hatinya jahat (465)Buah yang terlalu manis berulat
Perkataan yang manis/muluk-muluk biasanya mengandung sesuatu yang tidak baik
(466)Bagai ulat nangka terhempas ke batu
Orang jahat itu tak merasa jera oleh kesusahan kejahatannya (467)Bagai melihat ulat
Sangat benci melihat sesuatu (468)Terloncat-loncat bagai ulat pinang
Gelisah. Biasa dikiaskan pada anak gadis yang lincah (469)Korek lubang ulat
Sengaja mencari perselisihan
(470)Ulat di dalam batu, apa dimakannya
Kekuasaan Allah tak terbatas; manusia harus berusaha sekuat tenaga, sambil bertawakal kepadanya
2.2.63 Unta
Unta adalah binatang berkuku belah, berleher panjang, dan punggungnya
berpunuk, ada yang berpunuk satu, ada yang berpunuk dua, diapaki sebagai
binatang pengangkut (Sugono, dkk., 2008: 1531). Dalam penelitian ini hanya ada
satu peribahasa nama binatang unta, berikut ini peribahasa nama binatang unta.
(471)Bagai unta menyerahkan diri
Amat patuh menurut perintah; mengaku salah dan bertobat; menyerah dan menurut
2.3Peribahasa yang Berunsur Dua Nama Binatang
2.3.1 Anjing dan Babi
Anjing adalah binatang menyusui yang biasa dipelihara untuk menjaga
rumah, berburu, dsb. (Sugono, dkk., 2008: 71), sedangkan babi adalah binatang
menyusui yang bermoncong panjang, berkulit tebal, dan berbulu kasar (Sugono,
dkk., 2008: 108). Dalam penelitian ini hanya ada satu peribahasa nama binatang
anjing dan babi, berikut ini peribahasa nama binatang anjing dan babi.
(472)Anjing galak babi berani
Pertemuan antara kedua orang yang sama-sama pemberani atau juara dengan juara
2.3.2 Anjing dan Kucing
Anjing adalah binatang menyusui yang biasa dipelihara untuk menjaga
rumah, berburu, dsb. (Sugono, dkk., 2008: 71), sedangkan kucing adalah binatang
mamalia pemakan daging termasuk suku Felidae, berukuran kecil sampai
sedang,cakar berbentuk arit, dapat keluar masuk kantong jari-jarinya, bermata
sangat tajam, mempunyai perilaku kewilayahan yang sangat kuat (Sugono, dkk.,
2008: 784). Dalam penelitian ini hanya ada satu peribahasa nama binatang anjing
dan kucing, berikut ini peribahasa nama binatang anjing dan kucing.
(473)Seperti anjing dengan kucing
2.3.3 Anjing dan Kuda
Anjing adalah binatang menyusui yang biasa dipelihara untuk menjaga
rumah, berburu, dsb. (Sugono, dkk., 2008: 71), sedangkan kuda adalah binatang
menyusui, berkuku satu, biasa dipiara orang sebagai kendaraan (tunggangan,
angkutan) atau penarik kendaraan tersebut (Sugono, dkk., 2008: 784). Dalam
penelitian ini hanya ada satu peribahasa nama binatang anjing dan kuda, berikut
ini peribahasa nama binatang anjing dan kuda.
(474)Tuah anjing, celaka kuda
Hal yang membahagiakan terkadang menyusahkan orang lain
2.3.4 Anjing dan Musang
Anjing adalah binatang menyusui yang biasa dipelihara untuk menjaga
rumah, berburu, dsb. (Sugono, dkk., 2008: 71), sedangkan musang adalah
binatang menyusui suku Viverrividae, bentuknya mirip kucing, bertungkai
pendek, tetapi badannya lebih besar, warna bulunya dari abu-abu sampai abu-abu
kehitam-hitaman, ekornya panjang, biasa keluar malam untuk mencari makan,
terutama buah-buahan atau ayam (Sugono, dkk., 2008: 942). Dalam penelitian ini
hanya ada satu peribahasa nama binatang anjing dan musang, berikut ini
peribahasa nama binatang anjing dan musang.
(475)Anak anjing itu bolehkah menjadi anak musang jebat?
Orang kecil akankah ia mencapai martabat tinggi? Bila dapat tak akan kekal juga
2.3.5 Anjing dan Gajah
Anjing adalah binatang menyusui yang biasa dipelihara untuk menjaga
rumah, berburu, dsb. (Sugono, dkk., 2008: 71), sedangkan gajah adalah binatang
menyusui, berbelalai, bergading, berkaki besar, berkulit tebal, berbulu abu-abu
(ada juga yang putih), berdaun telinga lebar, dan hidupnya menggerombol di
hutan (terdapat di Asia dan Afrika) (Sugono, dkk., 2008: 405). Dalam penelitian
ini hanya ada satu peribahasa nama binatang anjing dan gajah, berikut ini
peribahasa nama binatang anjing dan gajah.
(476)Bagai anjing menyalak di ekor gajah
Seorang yang hina dan lemah hendak melawan orang berkuasa dan mulia
2.3.6 Ayam dan Elang
Ayam termasuk unggas yang pada umumnya tidak dapat terbang, dapat
dijinakkan dan dipelihara, berjengger, yang jantan berkokok dan bertaji,
sedangkan yang betina berkotek dan tidak bertaji (Sugono, dkk., 2008: 105),
sedangkan elang termasuk burung buas yang mempunyai daya penglihatan tajam,
paruhnya bengkok dan cengkeramannya kuat, menangkap mangsanya dengan
menyambar; Accipitridae (Sugono, dkk., 2008: 362). Berdasarkan penelitian ini
ada dua peribahasa nama binatang ayam dan elang, berikut ini dua peribahasa
nama binatang ayam dan elang.
(477)Ayam ditambat disambar elang
Sesuatu yang dijaga dengan baik, tetapi dapat juga jatuh ke tangan orang lain
Orang tua harus bisa menjaga anak gadisnya, jika dibiarkan bergaul dengan bujang, maka akibatnya tidak akan baik
2.3.7 Ayam dan Itik
Ayam termasuk unggas yang pada umumnya tidak dapat terbang, dapat
dijinakkan dan dipelihara, berjengger, yang jantan berkokok dan bertaji,
sedangkan yang betina berkotek dan tidak bertaji (Sugono, dkk., 2008: 105),
sedangkan itik termasuk unggas yang hidupnya di darat, pandai berenang,
badannya seperti angsa, tetapi lebih kecil, termasuk binatang piaraan (Sugono,
dkk., 2008: 553). Berdasarkan penelitian ini ada lima peribahasa nama binatang
ayam dan itik, berikut ini lima peribahasa nama binatang ayam dan itik.
(479)Asal ayam pulang ke lesung, asal itik ke pelimbahan
Suatu kebiasaan yang sukar diubah
(480)Ayam bertelur di padi mati kelaparan, itik berang di air mati kehausan
Orang yang tinggal di negeri kaya raya sekalipun, bila tidak pandai berusaha, ia tetap melarat
(481)Ayam itik raja pada tempatnya
Setiap orang berkuasa pada tempatnya/di lingkungannya (482)Ayam menetaskan telur itik, anaknya itu ke air juga ditujunya
Perangai asal, tidak akan berubah (483)Ayam tak patuk itik tak sudu
Seseorang yang hina atau sesuatu yang tidak berharga
2.3.8 Ayam dan Musang
Ayam termasuk unggas yang pada umumnya tidak dapat terbang, dapat
dijinakkan dan dipelihara, berjengger, yang jantan berkokok dan bertaji,
sedangkan yang betina berkotek dan tidak bertaji (Sugono, dkk., 2008: 105),
kucing, bertungkai pendek, tetapi badannya lebih besar, warna bulunya dari
abu-abu sampai abu-abu-abu-abu kehitam-hitaman, ekornya panjang, biasa keluar malam untuk
mencari makan, terutama buah-buahan atau ayam (Sugono, dkk., 2008: 942).
Berdasarkan penelitian ini ada dua peribahasa nama binatang ayam dan musang,
berikut ini dua peribahasa nama binatang ayam dan musang.
(484)Seperti ayam melihat musang
Girang mendapatkan barang yang disukainya (485)Ayam dapat musang pun dapat
Orang jahat tertangkap dan barang curian pun berhasil dikembalikan
2.3.9 Ayam dan Penyu
Ayam termasuk unggas yang pada umumnya tidak dapat terbang, dapat
dijinakkan dan dipelihara, berjengger, yang jantan berkokok dan bertaji,
sedangkan yang betina berkotek dan tidak bertaji (Sugono, dkk., 2008: 105),
sedangkan penyu termasuk kura-kura yang hidup di laut, apabila ingin bertelur,
naik ke darat dan menyimpan telurnya dalam pasir, kulitnya yang keras biasanya
dibuat sisir, tusuk sanggul, dsb (Sugono, dkk., 2008: 1048). Dalam penelitian ini
hanya ada satu peribahasa nama binatang ayam dan penyu, berikut ini peribahasa
nama binatang ayam dan penyu.
(486)Ayam bertelur sebutir ribut seluruh negeri, penyu telur beribu-ribu seorang pun tak tahu
Orang yang miskin mendapatkan untung sedikit saja, sekampung tahu, tetapi orang kaya yang memperoleh untung yang besar, seorang pun tidak tahu
2.3.10 Balam dan Ketitiran
Balam termasuk tekukur atau burung yang hidup berpasangan,
kadang-kadang membentuk kelompok kecil, dan bersuara merdu (Sugono, dkk., 2008:
125 dan 1423), sedangkan ketitiran termasuk burung kecil yang suaranya nyaring
dan panjang, biasa dipertandingkan suaranya (Sugono, dkk., 2008: 690). Dalam
penelitian ini hanya ada satu peribahasa nama binatang balam dan ketitiran,
berikut ini peribahasa nama binatang balam dan ketitiran.
(487)Seperti balam dengan ketitiran
Dua orang yang tidak semufakat, karena saling membanggakan kelebihan masing-masing
2.3.11 Bangau dan Badak
Bangau termasuk unggas besar yang kaki, leher, dan paruhnya panjang,
pemangsa ikan, hidup di tempat yang berair, seperti tepi pantai, sawah, paya-paya,
jenisnya bermacam-macam (Sugono, dkk., 2008: 132), sedangkan badak adalah
binatang menyusui yang berkulit tebal, ada yang bercula satu, ada yang bercula
dua, termasuk keluarga Rhinocerotidae (Sugono, dkk., 2008: 110). Dalam
penelitian ini hanya ada satu peribahasa nama binatang bangau dan badak, berikut
ini peribahasa nama binatang bangau dan badak.
(488)Bangau-bangau minta aku leher, badak-badak minta aku daging
Seseorang yang selalu iri melihat kekayaan dan kelebihan orang lain
2.3.12 Bangau dan Kerbau
Bangau termasuk unggas besar yang kaki, leher, dan paruhnya panjang,
pemangsa ikan, hidup di tempat yang berair, seperti tepi pantai, sawah, paya-paya,
jenisnya bermacam-macam (Sugono, dkk., 2008: 132), sedangkan kerbau adalah
binatang memamah biak yang diternakkan untuk diambil dagingnya atau untuk
dipekerjakan (membajak, menarik pedati), rupanya seperti lembu dan agak besar,
tanduknya panjang, suka berkubang, umumnya berbulu kelabu kehitam-hitaman
(Sugono, dkk., 2008: 677). Dalam penelitian ini hanya ada satu peribahasa nama
binatang bangau dan kerbau, berikut ini peribahasa nama binatang bangau dan
kerbau.
(489)Seperti bangau di ekor kerbau
Selalu menjadi penurut tak memiliki pendapat sendiri
2.3.13 Beruk dan Kera
Beruk termasuk kera besar yang berekor pendek dan kecil, dapat diajar
memetik buah kelapa (Sugono, dkk., 2008: 181), sedangkan kera adalah binatang
menyusui (yang tergolong paling sempurna), bentuk tubuhnya mirip manusia,
berbulu pada seluruh tubuhnya, memiliki otak yang relative lebih besar dan lebih
cerdas daripada hewan lain, termasuk hewan pemakan buah, biji-bijian, dan
sebagainya (Sugono, dkk., 2008: 673). Dalam penelitian ini hanya ada satu
peribahasa nama binatang beruk dan kera, berikut ini peribahasa nama binatang
beruk dan kera.
Dua hal yang sama jeleknya
2.3.14 Buaya dan Harimau
Buaya adalah binatang melata (reptilia) berdarah dingin bertubuh besar
dan berkulit keras, bernapas dengan paru-paru, hidup di air (sungai, laut) (Sugono,
dkk., 2008: 213), sedangkan harimau adalah binatang buas, pemakan daging,
wujud seperti kucing besar (Sugono, dkk., 2008:484). Berdasarkan penelitian ini
ada tiga peribahasa nama binatang buaya dan harimau, berikut ini tiga peribahasa