• Tidak ada hasil yang ditemukan

JIKA TIDAK ADA ANTENA, KOSONGKAN KOLOM DAN BERIKAN KOMENTAR

Dalam dokumen HASIL Hospital Safety Index-Indo (Halaman 114-122)

Mengkalkulasi nilai modul dan indeks keamanan rumah sakit Modul dan kalkulator indeks keamanan

JIKA TIDAK ADA ANTENA, KOSONGKAN KOLOM DAN BERIKAN KOMENTAR

Peringkat keamanan untuk butir No. 48: Rendah = Antena dan penyangga dalam kondisi buruk, tidak ada tindakan perlindungan; Rata-rata = Antena dan penyangga berada dalam kondisi yang cukup baik, beberapa tindakan mampu memberikan sebagian perlindungan; Tinggi = Antena dan penyangga dalam kondisi baik, aman dan ada tindakan perlindungan.

49. Kondisi dan keamanan sistem tegangan rendah dan ekstra rendah (internet dan telepon)

Metode evaluasi yang disarankan: observasi, tinjauan dokumentasi (rencana dan catatan), dan inspeksi.

Sistem tegangan rendah dan tegangan ekstra rendah mungkin memiliki mekanisme antena, peralatan transmisi, pengontrol aliran dan tegangan, receiver, kabel dan grounding sehingga evaluator harus memverifikasi status dari setiap bagian. Evaluator harus memverifikasi bahwa kabel terhubung dengan benar di area strategis untuk menghindari kelebihan sistem. Kabel untuk komputer dan jaringan telepon harus terlindungi dari kejadian seperti angin kencang dan banjir, sehingga sistem dapat berfungsi dalam kondisi terburuk sekalipun. Komponen utama dari sistem tegangan rendah dan tegangan ekstra rendah, seperti server dan jaringan, harus berada di kawasan terlindungi yang bebas dari bend-benda yang berpotensi memblokir akses masuknya. Untuk menghubungkan saluran telepon ke masing-masing ekstensi atau telepon di sebuah bangunan, ada sistem kabel yang harus dipisahkan dari sumber listrik lain agar tidak membebani sistem dan untuk melindungi agar tidak rusak akibat daya yang berbeda. Demikian juga dengan kabel komunikasi yang internal harus dipisahkan. Kabel harus dilindungi sesuai dengan standar dan undang-undang yang tepat - misalnya, perlindungan di tabung atau kotak listrik, dan penempatan di permukaan lantai (misalnya pada ketinggian 0,5 meter). Inspeksi visual dapat dilengkapi dengan informasi dari catatan pemeliharaan dan inspeksi. (Referensi: 2, 19).

Peringkat keamanan untuk butir No. 49: Rendah = Sistem tegangan rendah dalam kondisi buruk, tidak ada tindakan perlindungan; Rata-rata = Sistem tegangan rendah dalam kondisi cukup baik, beberapa tindakan mampu memberikan sebagian perlindungan; Tinggi = Kondisi bagus, aman dan terlindungi.

50. Sistem komunikasi alternatif

Evaluator harus memverifikasi kondisi sistem komunikasi independen alternatif di rumah sakit (termasuk radio komunikasi, telepon satelit, internet, telepon genggam, pager) untuk menjaga kontak internal maupun eksternal jika terjadi keadaan darurat atau bencana. Komponen jaringan internal harus ditinjau ulang untuk memastikan bahwa kerentanan terhadap berbagai titik sistem telah dihilangkan. Penting untuk diingat bahwa komunikasi internal dan eksternal bergantung pada pengoperasian sistem pembangkit listrik darurat jika terjadi keadaan darurat atau bencana (lihat butir 38-40) dan komunikasi internal dan eksternal pada Modul 4 (lihat butir 125).

Peringkat keamanan untuk butir No. 50: Rendah = Sistem komunikasi alternatif tidak ada, berada dalam kondisi buruk, atau tidak berfungsi; Rata-rata = Sistem komunikasi alternatif di seluruh rumah dalam kondisi yang cukup baik, namun tidak diuji setiap tahun; Tinggi = Sistem komunikasi alternatif dalam kondisi baik dan teruji minimal setiap tahun.

51. Kondisi dan keamanan peralatan dan kabel telekomunikasi

Metode evaluasi yang disarankan: observasi, tinjauan dokumentasi (rencana dan catatan), dan inspeksi.

Persyaratan dan fungsi peralatan telekomunikasi dan kabel di rumah sakit harus diperiksa. Di zona seismik atau daerah angin kencang. Evaluator harus memverifikasi bahwa peralatan telekomunikasi (radio, telepon satelit, sistem konferensi video, panel, rak server dll.) dilindungi dengan baik dan terpasang dengan kuat untuk meningkatkan keamanan. Kabel di luar rumah sakit harus berada di saluran bawah tanah untuk melindungi mereka dari kerusakan saat angin kencang dan bahaya lainnya. Konsol saluran telepon, komputer dan server harus memiliki penguat dan penyangga juga harus dinilai. Seharusnya ada pipa saluran yang memadai untuk kabel agar tidak memperburuk kondisi. Menara telepon

seluler di sekitar rumah sakit harus dilengkapi generator cadangan. Inspeksi visual dapat dilengkapi dengan informasi dari catatan pemeliharaan dan inspeksi.

Peringkat keamanan untuk butir No. 51: Rendah = Peralatan dan kabel telekomunikasi dalam kondisi buruk; Tidak ada tindakan perlindungan; Rata-rata = Peralatan dan kabel berada dalam kondisi yang cukup baik; Beberapa tindakan mampu memberikan sebagian perlindungan; Tinggi = Dalam kondisi baik, aman dan terlindungi dari bahaya.

52. Pengaruh sistem telekomunikasi luar terhadap komunikasi rumah sakit

Metode evaluasi yang disarankan: wawancara, tinjauan dokumentasi (rencana dan catatan), dan inspeksi.

Sistem telekomunikasi eksternal, pemancar radio dan sistem serupa yang ditempatkan di dekat rumah sakit dapat menyebabkan gangguan pada jaringan komunikasi rumah sakit. Evaluator harus memverifikasi bahwa sistem telekomunikasi eksternal tidak mengganggu komunikasi rumah sakit. Hal ini dapat dilakukan dengan memeriksa catatan pemeliharaan, rencana lokasi dan gambar, dan dengan berbicara dengan staf

Peringkat keamanan untuk butir No. 52: Rendah = Sistem telekomunikasi eksternal menyebabkan gangguan besar pada komunikasi rumah sakit; Rata-rata = Sistem telekomunikasi eksternal menyebabkan gangguan sedang pada komunikasi rumah sakit; Tinggi = Telekomunikasi eksternal tidak menimbulkan gangguan pada komunikasi rumah sakit;

53. Keamanan lokasi untuk sistem telekomunikasi

Metode evaluasi yang disarankan: observasi, tinjauan dokumentasi (rencana dan catatan), dan inspeksi.

Evaluator harus memeriksa kondisi dan keamanan lokasi untuk server jaringan telepon dan komputer. Tergantung pada jenis dan ukurannya, ruangan tersebut harus mengakomodasi peralatan pertukaran, catu daya, penyimpanan baterai dan peralatan kontrol iklim. Juga harus ada ruang bagi operator dan pekerja pemeliharaan untuk melakukan fungsi pemeliharaan.

Saluran masuk harus memiliki lima penghalang, pintu harus terbuka sepenuhnya dan jauh dari ruangan, plafon gantung yang dapata jatuh dengan mudah harus dihindari, dan tidak ada jaringan pipa yang ditempatkan bersama-sama di sini. Pintu dan jendela harus ditutup rapat untuk mencegah angin dan air, dan pintu harus tahan lama. Pencahayaan harus memadai agar personil bisa bekerja dengan baik, namun peralatan harus terlindungi dari sinar matahari langsung. Untuk menghindari kerusakan air, aparatus penyaringan air, toilet dan kamar mandi jangan sampai berada di lantai di atas peralatan.

Di daerah yang rentan terhadap angin kencang (termasuk angin topan, badai dan tornado), pusat telekomunikasi harus ditempatkan jauh dari bangunan muka. Kabel harus terbungkus dalam tabung saluran untuk mencegah kerusakan. Di zona rawan gempa dan daerah angin kencang, semua peralatan harus terpansang dengan kuat sesuai dengan berat dan dimensinya. Evaluator harus memverifikasi bahwa tidak akan terjadi ledakan di instalasi jika terjadi percikan api.

Tempat ini harus berjarak minimal 4 meter dari sumber gangguan elektromagnetik seperti peralatan pengambil gambar, trafo, mesin dan sistem transmisi radio.

Akses ke pusat telekomunikasi harus dibatasi dan dikendalikan. Inspeksi visual dapat dilengkapi dengan informasi dari catatan inspeksi pemeliharaan.

Tempat penyimpanan baterai harus memiliki ventilasi terpisah. Baterai harus disegel. Jika jenis baterai lain yang digunakan (baterai yang tidak disegel) untuk alasan ekonomi,

sebaiknya tidak ditempatkan di lokasi yang sama dengan papan tombol telepon, dan lokasinya harus memiliki spesifikasi sebagai berikut:

• Harus jauh dari peralatan dan operator, dan perawatan penetralan asam harus diaplikasikan ke lantai dan dinding sampai 1500 mm di atas permukaan lantai. • Seharusnya tidak ada stopkontak atau alat pemutus yang ditempatkan di dalamnya,

dilengkapi dengan lampu, dan pintu harus tahan lama. Baterai harus terlindungi dari sinar matahari langsung.

• Harus ada wastafel dengan baterai air garam. (Referensi: 2, 19).

Peringkat keamanan untuk butir No. 53: Rendah = Lokasi untuk sistem telekomunikasi dalam kondisi buruk, berisiko tinggi terkena bahaya; Rata-rata = Lokasi dalam kondisi cukup baik; Beberapa tindakan mampu memberikan sebagian perlindungan; Tinggi = Kondisi bagus, aman dan terlindungi.

54. Kondisi dan keamanan sistem komunikasi internal

Metode evaluasi yang disarankan: observasi dan inspeksi.

Evaluasi harus memverifikasi kondisi pengeras suara, sistem pemanggilan publik, sistem speaker, interkom dan sistem serupa yang berfungsi untuk memfasilitasi komunikasi dengan personil, pasien dan pengunjung ke rumah sakit. Evaluator juga harus mengkonfirmasi adanya sistem yang dapat didengar seperti lonceng dan bel yang digunakan sebagai alarm atau evaluasi peringatan. Adanya sistem redundan dan alternatif untuk komunikasi internal menjamin bahwa personil, pasien dan pengunjung mendapatkan pengumuman dengan cepat dan jelas dalam keadaan darurat dan bencana. Para evaluator harus meminta agar sistem komunikasi internal diuji dan harus memastikan bahwa pesan diterima dengan baik. (Referensi: 2, 19).

Peringkat keamanan untuk butir No. 54: Rendah = Sistem komunikasi internal tidak ada atau berada dalam kondisi buruk; Rata-rata = Sistem komunikasi internal berada dalam kondisi yang cukup baik namun tidak ada sistem alternatif; Tinggi = Komunikasi internal dan sistem cadangan berada dalam keadaan baik.

55. Pemeliharaan dan pemulihan darurat atas sistem komunikasi standar

Metode evaluasi yang disarankan: wawancara, tinjauan dokumentasi (rencana dan catatan), dan inspeksi.

Divisi perawatan harus menyediakan panduan operasi dan catatan pemeliharaan pencgahan untuk sistem ketenagaan listrik. Evaluator harus memverifikasi bahwa ada prosedur darurat untuk memelihara sistem komunikasi standar dan alternatif dalam situasi darurat / bencana. Evaluator harus memeriksa bahwa personel telah dilatih dengan standar yang sesuai untuk menjaga tingkat keselamatan sistem komunikasi yang benar dan sumber komunikasi alternatif di rumah sakit baik dalam situasi rutin maupun darurat dan bencana.

Peringkat keamanan untuk butir No. 55: Rendah = Tidak ada prosedur terdokumentasi dan catatan pemeliharaan / inspeksi; Rata-rata = Ada prosedur yang terdokumentasi, catatan pemeliharaan / inspeksi merupakan yang terkini, personil telah dilatih, namun sumber daya tidak tersedia, Tinggi = Ada prosedur yang terdokumentasi, catatan pemeliharaan / inspeksi merupakan yang terkini, personil telah dilatih, dan sumber daya tersedia untuk melaksanakan perawatan darurat dan pemulihan.

3.3.3 Sistem penyediaan air bersih

56. Cadangan air untuk rumah sakit dan fungsinya

Metode evaluasi yang disarankan: observasi, tinjauan dokumentasi (rencana dan catatan), dan inspeksi.

Evaluator harus memverifikasi bahwa tangki air memiliki cadangan permanen yang cukup untuk menyediakan air minimal selama 72 jam sesuai dengan panduan nasional resmi, selain cadangan air untuk kebakaran (disarankan untuk menyediakan setidaknya 300 liter per hari, per tempat tidur). Evaluator juga harus memverifikasi bahwa penyimpanan air cukup untuk memenuhi layanan penting. Ini bisa dipastikan dari catatan perbaikan dan pemeliharan.

Biasanya, penyimpanan air untuk rumah sakit ada di tangki air atau tangki cadangan di lantai dasar dan tangki yang tinggi. Penting untuk memeriksa lokasi di rumah sakit yang tidak dilayani oleh sistem air utama dan untuk memastikan bahwa cadangan mereka cukup untuk 72 jam. Jika sumur, lubang bor atau akuifer ada di halaman rumah sakit, perlu dipastikan juga persentase pasokan air yang mereka berikan dan apakah penggunaannya secara teratur atau hanya sebagai cadangan. (Referensi: 2, 7, 17). Peringkat keamanan untuk butir No. 56: Rendah = Cukup untuk 24 jam atau kurang, atau tangki air tidak ada; Rata-rata = Cukup untuk lebih dari 24 jam tapi kurang dari 72 jam: Tinggi = Cukup untuk paling tidak selama 72 jam.

57. Lokasi tangki penyimpanan air

Metode evaluasi yang disarankan: observasi, tinjauan dokumentasi (rencana dan catatan), dan inspeksi.

Evaluator harus mengunjungi semua tangki air, baik yang ditinggikan di menara terpisah, di atas gedung atau di dalam gedung, atau sistem hidropneumatik bertekanan, untuk menentukan keamanan instalasi dan lokasi. Tangki air seharusnya tidak berada di daerah

yang rentan terkena banjir, karena adanya risiko kontaminasi, dan tidak boleh ditempatkan di daerah dengan bahaya longsor. Di daerah rawan gempa, tangki air harus cukup untuk menahan goncangan. Pecahnya saluran dapat mengakibatkan keseluruhan penyimpanan air cadangan habis dan juga masuknya air yang tidak diinginkan / banjir di beberapa bagian rumah sakit.

Tangki penyimpanan air harus memiliki penutup yang sesuai untuk mencegah akses oleh petugas yang tidak berwenang dan untuk mencegah barang terjatuh ke dalmnya. Tangki seharusnya tidak memiliki retak, kerusakan, korosi atau adanya vegetasi / alergen. Penting untuk menentukan apakah kegagalan tangki air akan membanjiri daerah penting di rumah sakit, dan harus ada ketentuan untuk mengarahkan aliran air ke luar dengan aman dalam kejadian semacam itu. Inspeksi visual dapat dilengkapi dengan informasi dari catatan pemeliharaan dan inspeksi.

Tangki yang ditinggikan harus memenuhi kriteria, selain didukung oleh elemen atap struktural. Perhatian khusus harus diberikan pada sarana dimana tangki plastik dipasang dan diperkuat. Di angin kencang dapat mengakibatkan jatuh jika tangka kosong, yang akan mempengaruhi pipa-pipa yang terpasang. Katup udara yang melebar di atas permukaan penutup tangki harus diperkuat agar dapat menghindari pergeseran atau kerusakan saat angin kencang. Setiap komponen jaringan hidrolik di atap harus dipasang dengan kuat. (Referensi: 2, 7, 17).

JIKA RUMAH SAKIT TIDAK MEMILIKI TEMPAT PENYIMPANAN AIR.

Dalam dokumen HASIL Hospital Safety Index-Indo (Halaman 114-122)