• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV DESKRIPSI DAERAH PENELITIAN

5.4 Aplikasi Teknologi yang Dilakukan oleh Petani

Pengelolaan irigasi merupakan salah satu sektor pendukung utama bagi keberhasilan pembangunan pertanian, terutama dalam rangka meningkatkan produksi pangan seperti beras atau padi. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka sistem irigasi pun semakin berkembang.

Masyarakat, khususnya petani, secara perlahan-lahan mulai meninggalkan irigasi tradisional. Mereka mulai beralih ke sistem irigasi yang lebih maju dan tangguh dengan harapan produksi yang dihasilkan dapat meningkat.

Teknologi adalah ilmu pengetahuan yang diterapkan ke dalam seni industri serta karenanya mencakup alat-alat yang memungkinkan terlaksananya efisiensi tenaga kerja menurut keragaman kemampuan. Teknologi merupakan segala sesuatu yang diciptakan oleh seseorang atau kelompok masyarakat yang memberikan nilai serta memiliki fungsi dan tujuan yang sama. Teknologi memiliki tiga kriteria yaitu teknologi modern, teknologi madya, dan teknologi tradisional, dimana ketiga kriteria teknologi tersebut memiliki ciri-ciri yang berbeda-beda. Teknologi modern memiliki ciri-ciri seperti padat modal (banyak menggunakan biaya/modal), mekanis elektris, biaya perawatan tinggi, didukung fasilitas riset dan pengembangannya, dan menggunakan bahan impor. Teknologi madya memiliki ciri-ciri seperti padat karya (banyak menggunakan tenaga kerja), tidak memerlukan modal yang terlalu besar dan tidak memerlukan pengetahuan baru karena telah bersifat rutin, dapat dikerjakan oleh keterampilan setempat, menggunakan alat setempat, menggunakan bahan setempat, dan berdasarkan suatu penelitian. Serta teknologi tradisional memiliki ciri-ciri seperti bersifat padat karya, skala modal kecil, menggunakan keterampilan setempat, menggunakan alat

setempat, menggunakan bahan setempat, dan berdasarkan pengamatan serta kebiasaan. Aplikasi teknologi yang masih sederhana, berakibat pada rendahnya produktivitas dan pendapatan petani. Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas adalah melalui penerapan dan pengembangan teknologi terhadap irigasi setengah teknis. Adapun hasil pernyataan ketua P3A terhadap aplikasi teknologi yang dilakukan oleh petani yaitu sebagai berikut:

Tabel 16. Hasil Pernyataan Aplikasi Teknologi yang Dilakukan oleh Petani

Pernyataan 1. Dalam mengelola irigasi setengah teknis

mengeluarkan biaya besar 95,34 2,33 2,33 100

2. Membutuhkan banyak tenaga kerja dalam

mengelola irigasi setengah teknis 67,44 20,93 11,63 100 3. Dengan irigasi setengah teknis dapat

meningkatkan hasil produksi padi 51,16 48,84 0 100 4. Irigasi setengah teknis memenuhi

ketersediaan air untuk usahatani 16,28 58,14 25,58 100 5. Saluran irigasi setengah teknis sudah

tersalurkan secara merata 16,28 58,14 25,58 100 6. Dengan irigasi setengah teknis dapat

mengurangi perkembangan serangga, penyakit, dan jamur

30,23 62,79 6,98 100 7. Dengan irigasi setengah teknis dapat

meningkatkan kesejahteraan masyarakat 34,88 51,16 13,95 100 8. Ada kebijakan untuk melakukan gotong

royong antarpetani dalam pemeliharaan perbaikan saluran irigasi setengah teknis

100 - 0 100

9. Ada kebijakan untuk pemungutan dana antarpetani dalam pemeliharaan perbaikan saluran irigasi setengah teknis

37,21 - 62,79 100

Rata-rata 49,87 34,88 16,54

Sumber: Data Primer Diolah

Berdasarkan Tabel 16 diatas, dapat diketahui bahwa hasil pernyataan aplikasi teknologi yang dilakukan oleh petani sebagian besar menjawab sedang. Hal ini dikarenakan aplikasi teknologi pada irigasi setengah teknis di Kabupaten Deli

Serdang dapat memperoleh hasil yang sesuai dengan rencana P3A. Adapun rata-rata P3A sampel menjawab „Ya” untuk tiap pernyataan yang disampaikan yang artinya P3A sampel setuju bahwa pengelolaan jaringan irigasi setengah teknis membutuhkan biaya yang besar dan tenaga kerja yang banyak. Tetapi terdapat juga daerah yang tidak membutuhkan biaya terlalu besar karena desa di daerah penelitian merupakan desa awal atau desa pertama yang mendapatkan aliran air dari daerah irigasinya atau desa yang paling dekat dengan DI (Daerah Irigasi).

Dari hasil pernyataan yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa aplikasi teknologi di Kabupaten Deli Serdang merupakan teknologi modern dan madya. Dalam mengelola jaringan irigasi setengah teknis di daerah penelitian, dibutuhkan tenaga kerja, biaya, fasilitas riset, pengembangan, dan keterampilan dari masing-masing petani, serta adanya suatu penelitian yang telah dilakukan oleh P3A. P3A di Kabupaten Deli Serdang, selalu ada kebijakan untuk melakukan gotong royong antarpetani dalam pemeliharaan perbaikan saluran irigasi setengah teknis yang dilakukan rata-rata setiap setahun dua kali. Adapun kebijakan untuk pemungutan antarpetani dalam pemeliharaan perbaikan saluran irigasi setengah teknis di kabupaten ini yang rata-rata dilakukan setiap setahun dua kali juga, tetapi lebih banyak P3A yang tidak melakukan pemungutan dana antarpetani daripada yang melakukannya.

KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 Kesimpulan

Adapun kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Bentuk kelembagaan merupakan tujuan dari lembaga untuk menunjukkan identitas lembaga yang dicapai sesuai dengan pembagian kerja yang terstruktur. Bentuk kelembagaan atau P3A irigasi setengah teknis di Kabupaten Deli Serdang adalah kelembagaan formal.

2. Kontribusi setiap lembaga harus terealisasi dengan baik agar proses pengembangan teknologi yang dilakukan oleh petani menjadi lebih efektif dan efisien dengan cara pemeliharaan jaringan irigasi, cara pembagian air irigasi, pelaksanaan pembagian air dan rehabilitasi jaringan air jika ada kerusakan.

Kontribusi yang diberikan P3A di Kabupaten Deli Serdang kepada para petani sudah terealisasi dan penyuluh juga ikut berpartisipasi dalam mengelola irigasi setengah teknis. Dan tidak semua unsur kelembagaan berperan aktif dalam memberikan kontribusinya terhadap berbagai kegiatan yang dilakukan oleh P3A.

3. Evaluasi kinerja kelembagaan merupakan penilaian kemampuan lembaga dalam memanfaatkan sumberdaya untuk menghasilkan output yang sesuai dengan tujuan lembaga. Evaluasi kinerja P3A di Kabupaten Deli Serdang adalah baik. Sehingga hal itu menujukkan bahwa P3A di Kabupaten Deli Serdang sudah efisien dan menjalankan setiap tugas, fungsi, dan perannya dengan baik dalam mengelola irigasi dan membantu petani dalam meningkatkan produksi.

4. Aplikasi teknologi merupakan cara untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani melalui penerapan dan pengembangan teknologi. Aplikasi teknologi yang dilakukan oleh petani di Kabupaten Deli Serdang merupakan teknologi modern dan madya. Dalam mengelola jaringan irigasi setengah teknis di daerah penelitian, dibutuhkan tenaga kerja, biaya, fasilitas riset, pengembangan, dan keterampilan dari masing-masing petani, serta adanya suatu penelitian yang telah dilakukan oleh P3A.

6.2 Saran

1. Diharapkan kepada lembaga P3A untuk meningkatkan kontribusi, kinerja, dan aplikasi teknologi agar jaringan irigasi setengah teknis dapat diperbaharui menjadi lebih baik.

2. Diharapkan kepada para petani untuk meningkatkan partisipasinya secara aktif dalam memajukan P3A.

3. Diharapkan kepada pemerintah untuk membuat kebijakan yang adil dan menguntungkan terhadap P3A untuk mendukung pemberdayaan petani pemakai air.

4. Diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk menganalisis tentang analisis permodelan lembaga irigasi atau P3A.

DAFTAR PUSTAKA

AAK. 1990. Budidaya Tanaman Padi. Kanisius, Yogyakarta.

Ambler, J. S., 1992. Irigasi Di Indonesia : Dinamika Kelembagaan Petani.

LP3ES (Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial), anggota IKAPI. Jakarta

Azwar, Saifuddin. 1995. Sikap Manusia : Teori dan Pengukurannya, Edisi Kedua.

Pustaka Pelajar. Yogyakarta

Badan Pusat Statistik Sumatera Utara. 2015. Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Padi Sawah di Provinsi Sumatera Utara. BPS. Medan Dessler, Gary, 2007, Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Kesepuluh,

Indeks, Jakarta

Dinas Pertanian Deli Serdang. 2015. Profil Organisasi P3A/GP3A Per Daerah Irigasi. Dinas Pertanian. Deli Serdang

Kuncoro, Ahmad dan Ridwan. 2007. Analisis Jalur. Alfabeta. Bandung

Mangkunegara, A.A. Anwar Prabu, 2007, Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan, Cetakan Ketujuh, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung

Mubyarto. 1989. Pengantar Ekonomi Pertanian. Edisi Keempat. LP3ES. Jakarta Pasandaran, E. 1991. Irigasi Di Indonesia : Strategi dan Pengembangan. LP3ES

(Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial), anggota IKAPI. Jakarta

Pasandaran. E dan Taylor. D.C., 1984. Irigasi. Perencanaan dan Pengelolaan.

Gramedia. Jakarta

Singarimbun. 1989. Metode Penelitian Survei Edisi Revisi. LP3ES. Jakarta

Suharno. 1995. Analisis Efisiensi dan Pendapatan Usahatni Tebu dan Usahatani Padi pada Lahan Sawah Beririgasi di Kabupaten Bantul. Thesis Program Pasca Sarjana UGM. Yogyakarta.

Suparyono dan Setyono. A., 1993. Mengatasi Permasalahan Budidaya Padi.

Penebar Swadaya, Jakarta

Susanto, Edi, dkk. 2006. Teknik Irigasi dan Drainase. Departemen Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Medan

Syahyuti. 2004. Model kelembagaan Penunjang Pengembangan Pertanian di Lahan Lebak. Makalah Workshop Nasional Pengembangan Lahan Rawa Lebak, Balittra, Banjarbaru dan Kandangan. Kalimantan Selatan

Widjaja, A.W., 1986. Peranan Motivasi Dalam Kepemimpinan. Akademika Pressindo. Jakarta

____________. 1988. Kelembagaan & Organisasi. PT Bina Aksara. Jakarta Yohanes, dkk. 2004. Daya Dukung Kelembagaan Dalam Pengembangan

Teknologi Pertanian Lahan Kering. Badan Pengkajian Teknologi Pertanian. Nusa Tenggara Barat

LAMPIRAN

Lampiran 1. Karakteristik Sampel

6. Sidomulyo Betingin / Beringin 1994

7. Binakarya Pasar V.K. Kelapa /

Beringin 1999

8. Sidomulyo Sidodadi / Beringin 1991

9. Karang Tirta Karang Anyar / Beringin 1998 10. Beringin Tirta Beringin / Beringin 1993 11. L. Sidoarjo II Sidoarjo / Beringin 1994

17. Parit Hitam Paluhmanan / Hamparan

Perak 2007

18. Anggrek Kota Rantang /

Hamparan Perak 2010

19. Perbarakan Blok III Perbarakan / Pagar

Merbau 2003

20. Tanjung Garbus Tanjung Garbus / Pagar

Merbau 1991

24. Sumber Tirta Mulia Sumberjo / Pagar

Merbau 2005

25. Medan Krio Medan Krio / Sunggal 1984

Lanjutan Lampiran 1. Karakteristik Sampel

43. Tirta Martoba Pasar Melintang / Lubuk

Pakam 2005

Lampiran 2. Gambaran Umum dan Bentuk P3A Sampel No.

Sampel Keterangan

1.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan telah berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga formal

Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

2.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan telah berbadan hukum - teknologi pompanisasi bukan bendungan

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A; mesin dan biaya

planningan

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga formal

Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

3.

Gambaran umum:

- P3A tidak terlalu aktif dan telah berbadan hukum - belum ada pengaturan alami

- bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- termasuk lembaga informal dialihkan menjadi lembaga formal Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

4.

Gambaran umum:

- P3A berfungsi, tetapi karena irigasi tidak aktif maka P3A tidak terlalu aktif dan telah berbadan hukum

- karena kurangnya kesadaran masyarakat/pemuda-pemuda setempat, P3A menjadi tidak terlalu aktif

- ada bantuan dari pemerintah tetapi keperluan irigasi tidak menetap

Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

5.

Gambaran umum:

- P3A kurang aktif dan telah berbadan hukum - tidak ada bantuan dari pemerintah

- petani berinisiatif dan berusaha sendiri untuk mendapatkan air dalam memproduksi padi

- termasuk lembaga informal Kontribusi yang diberikan:

---

Penyuluh tidak mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi

6.

Gambaran umum:

- P3A berfungsi, tetapi karena irigasi tidak aktif maka P3A tidak terlalu aktif dan telah berbadan hukum

- bantuan pemerintah tersalur lewat P3A

- termasuk lembaga informal dialihkan menjadi lembaga formal Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

7.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan belum berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga informal dialihkan menjadi lembaga formal Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh tidak mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi

8.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan telah berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga formal

Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai

9.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan telah berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga formal

Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

10.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan telah berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga formal

Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

11.

Gambaran umum:

- P3A kurang aktif dan telah berbadan hukum - tidak ada bantuan dari pemerintah

- petani berinisiatif dan berusaha sendiri untuk mendapatkan air dalam memproduksi padi

- termasuk lembaga informal Kontribusi yang diberikan:

---

Penyuluh tidak mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi

12.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan telah berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga formal

Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

13.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan telah berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga formal

Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

14.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan telah berbadan hukum - teknologi pompanisasi bukan bendungan

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A; mesin dan biaya planningan

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga formal

Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

15.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan telah berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga formal

Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

16.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan telah berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga formal

Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai

17.

Gambaran umum:

- P3A tidak terlalu aktif dan telah berbadan hukum - belum ada pengaturan alami

- bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A - termasuk lembaga informal

Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

18.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan telah berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga informal dialihkan menjadi lembaga formal Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

19.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan telah berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga informal dialihkan menjadi lembaga formal Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

20.

Gambaran umum:

- P3A tidak terlalu aktif dan telah berbadan hukum - belum ada pengaturan alami

- bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- termasuk lembaga informal dialihkan menjadi lembaga formal Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

21.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan telah berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga formal

Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

22.

Gambaran umum:

- P3A tidak terlalu aktif dan belum berbadan hukum - belum ada pengaturan alami

- tidak ada bantuan dari pemerintah - termasuk lembaga informal Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi

23.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan telah berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga formal

Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

24.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan telah berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga informal dialihkan menjadi lembaga formal Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

25.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan telah berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga informal dialihkan menjadi lembaga formal Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani - pembenahan drainase yang rusak

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

26.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan belum berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - belum ada bantuan dari pemerintah

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga formal

Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- merancang kegiatan gotong-royong; saluran kotor atau rusak Penyuluh tidak mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi

27.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan telah berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga formal

Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

28.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan belum berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - belum ada bantuan dari pemerintah

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga informal dialihkan menjadi lembaga formal Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- merancang kegiatan gotong-royong; saluran kotor atau rusak Penyuluh tidak mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi

29.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan belum berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - belum ada bantuan dari pemerintah

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga formal

Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- merancang kegiatan gotong-royong; saluran kotor atau rusak Penyuluh tidak mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi

30.

Gambaran umum:

- P3A aktif dan telah berbadan hukum

- menyalurkan perawatan dan alat mesin pertanian kepada para petani - bantuan dari pemerintah tersalur lewat P3A

- pengaturan air menjadi lebih baik dan petani menerima adanya P3A - termasuk lembaga formal

Kontribusi yang diberikan:

- mengatur air ke sawah

- menyusun/mengatur tata tanam

- menyalurkan bantuan pemerintah ke petani

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

Penyuluh aktif mengikuti partisipasi dalam mengelola irigasi sebagai penyampai informasi; jika ada bantuan pemerintah

Dokumen terkait