DAN PERMUKIMAN YANG
C. Misi Drainase
5.4 Arahan RISPAM Kabupaten Kendal 1 Rencana Sistem Pelayanan
Sistem Penyediaan Air Minum PDAM Tirto Panguripan Kabupaten Kendal dibagi menjadi 4 zona pelayanan yang disebut koordinasi wilayah (korwil), yang terdiri dari Korwil Kendal, Korwil Kaliwungu, Korwil Weleri dan Korwil Sukorejo. Zona pelayanan PDAM ditentukan beredasarkan batan teknis, yaitu batas pelayanan masing – masing korwil.Masing – masing Korwil terbagi dalam cabang pelayanan.Berikut ini gambar pembagian wilayah pelayanan (zonasi) PDAM Kabupaten Kendal.Zonasi pelayanan PDAM Kabupeten Kendal juga dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel V-11
Pembagian Zona Pelayanan SPAM Kabupaten Kendal
No Zona Pelayanan Cakupan Wilayah
1 Korwil Kendal Kota Kendal Kecamatan Patebon Kecamatan Ngampel 2 Korwil Kaliwungu Kecamatan Kaliwungu Kecamatan Kaliwungu Selatan Kawasan GPI
Kecamatan Brangsong 3 Korwil Weleri Kecamatan Weleri Kecamatan Rowosari Kecamatan Pegandon Kecamatan Gemuh Kecamatan Ringginarum Kecamatan Cepiring Kecamatan Kangkung 4 Korwil Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kecamatan Singorojo Kecamatan Limbangan Kecamatan Plantungan Kecamatan Boja Kecamatan Patean Kecamatan Pageruyung
Laporan Akhir
1. Korwil Kendal
Korwil Kendal melayani wilayah Cabang Kendal Barat, Cabang Kendal Timur dan Cabang Patebon. Pelayanan SPAM Korwil Kendal sudah cukup tinggi, tingkat pelayanan Kota Kendal sudah mencapai 89.55% sedangkan pelayanan Patebon sebesar 22.24%. Zona pelayanan Korwil Kendal dikembangkan pada wilayah perkotaan yang termasuk dalam wilayah Kota Kendal dan Kecamatan Patebon.
2. Korwil Kaliwungu
Korwil Kaliwungu melayani daerah Kecamatan Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kawasan Perumahan GPI dan Kecamatan Brangsong. Pengembangan zona pelayanan meliputi peningkatan cakupan pelayanan wilayah pelayanan eksisting PDAM dan wilayah perkotaan yang belum terlayani.
3. Korwil Weleri
Korwil Weleri melayani daerah Kecamatan Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kawasan Perumahan GPI dan Kecamatan Brangsong. Pengembangan zona pelayanan Korwil Weleri direncanakan dengan penambahan wilayah pelayanan ke wilayah Kecamatan Kangkung dan Ringginarum.
4. Korwil Sukorejo
Korwil Sukorejo melayani daerah Kecamatan Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kawasan Perumahan GPI dan Kecamatan Brangsong. Zona pelayanan Korwil Sukorejo direncanakan akan dikembangkan ke wilayah Kecamatan Singorojo dan Limbangan.
Prosentase pelayanan air bersih sesuai target Millenium Development Goals (MDGs) direncanakan pada tahun 2015 dapat ditingkatkan sebesar setengah dari tingkat pelayanan yang belum terlayani. Sedangkan pada akhir tahun perencanaan wilayah perkotaan direncanakan dapat mencapai 80% sistem perpipaan dan 20% sistem non perpipaan. Berdasarkan dasar perencanaan tersebut, prosentase pelayanan direncanakan selama 15 tahun kedepan, dengan target pelaksanaan bertahap dengan jangka 5 tahunan. Berikut hasil perhitungan tingkat pelayanan SPAM Kabupaten Kendal 5 tahunan.
Tabel V-12
Tingkat Pelayanan SPAM Per Kecamatan
No KECAMATAN PROSENTASE PELAYANAN (%)
2010 2015 2020 2025 1 Plantungan 14.85 57.43 69.64 80.00 2 Sukorejo 44.69 72.35 75.84 80.00 3 Pageruyung 17.56 58.78 69.41 80.00 4 Patean 13.43 56.72 68.33 80.00 5 Singorojo 0.00 50.00 65.00 80.00 6 Limbangan 0.00 50.00 65.00 80.00 7 Boja 20.65 60.33 70.23 80.00 8 Kaliwungu 40.52 70.26 75.13 80.00 9 Kaliwungu Selatan 38.80 69.40 74.70 80.00 10 Brangsong 39.45 69.72 74.75 80.00 11 Pegandon 33.04 66.52 71.26 80.00 12 Ngampel 6.19 53.09 65.75 80.00 13 Gemuh 9.91 54.95 68.10 80.00 14 Ringginarum 4.01 52.01 65.50 80.00 15 Weleri 26.36 63.18 72.35 80.00 16 Rowosari 2.83 51.41 65.78 80.00 17 Kangkung 5.35 52.67 66.67 80.00 18 Cepiring 27.08 63.54 71.61 80.00 19 Patebon 22.42 61.21 70.56 80.00 20 Kota Kendal 88.84 90.00 90.00 90.00 Rata - rata 22.80 61.18 70.78 80.50
Sumber : RISPAM Kabupaten Kendal,2010
Berdasarkan tabel diatas,dari 20 Kecamatan yang berada di Kebupaten Kendal, 2 Kecamatan diantaranya yaitu Limbangan dan Singorojo masih belum terlayani sehingga target pelayanan tahun 2015 direncanakan sebesar 50%. Kota Kendal merupakan satu-satunya wilayah Kecamatan dengan SPAM yang telah mencapai lebih dari 80% sehingga target pelayanan ditingkatkan menjadi 90% pada tahun 2025.
5.4.2 Rencana Pengembangan SPAM
Strategi rencana pengembangan SPAM perkotaan Kabupaten Kendal adalah sebagai berikut : 1. Pemanfaatan iddle capacitydari sumber air baku eksisting. Total kapasitas iddle dari sumur
dalam eksisting PDAM adalah sebesar 97.25 lt/det. 2. Penambahan jumlah sambungan baru .
Laporan Akhir
3. Pengendalian kebocoran yaitu sebesar 6% sampai akhir tahun perencanaan, sehingga diharapkan angka kebocoran yang sekarang tercatat 31% dapat ditekan menjadi 25% pada tahun 2025.
4. Pemenuhan kebutuhan air yang belum tercukupi dari kapasitas iddle dengan memanfaatkan sumber air baku sumur dalam baru (untuk kebutuhan tahun 2011-2013) dan dengan sumber mata air Wilodo, Dlimas,Kencen (untuk kebutuhan tahun 2014-2025).
5. Khusus wilayah pelayanan Boja, Patean, Limbangan dan Singorejo, pemenuhan kebutuhan air memanfaatkan sumur dalam (kebutuhan tahun 2011-2020) dan menggunakan IPA dengan sumber air baku embung (kebutuhan tahun 2021-2025)
Pemanfaatan air baku untuk pengembangan SPAM kabupaten Kendal meliputi pemanfaatan kapasitas yang belum termanfaatkan, pemanfaatan air tanah dengan sumur dalam dan pemanfaatan mata air. Masing – masing sumber air baku dimanfaatkan secara bertahap. Pengembangan SPAM disusun dengan memperhatikan fungsionalisasi program yang akan dilaksanakan, disusun berdasarkan urutan prioritas penanganan, sehingga diperoleh paket-paket program yang fungsional yang dibagi menjadi 3 tahapan, yaitu :
1. Rencana Jangka Pendek (2011-2015) 2. Rencana Jangka Menengah (2016-2020) 3. Rencana Jangka Panjang (2021-2025)
Penentuan wilayah pengembangan pada paket – paket program diatas disusun dalam urutan prioritas program. Dengan demikian program dalam kategori mendesak dapat dimasukkan dalam program jangka pendek, sedangkan program lainnya dapat disusun dalam program jangka menengah dan jangka panjang sesuai dengan urutan prioritasnya. Cara penentuan urutan prioritas ini menggunakan sistem skoring. Dasar penentuan prioritas program pengembangan SPAM adalah sebagai berikut :
1. Kesiapan sumber air baku
Rencana penambahan air baku PDAM Kendal untuk jangka pendek masih diprioritaskan menggunakan Sumur Dalam. Pemanfaatan Sumur Dalam saat ini masih dinilai paling efektif dibandingkan dengan mata air dan air permukaan. Untuk jangka menengah, pengembangan SPAM Kabupaten Kendal mulai diarahkan pada pemanfaatan mata air secara bertahap. Sedangkan pemanfaatan air permukaan diprogramkan untuk jangka panjang yaitu dengan pembuatan embung. Dalam penentuan skoring, ketersediaan air baku dikategorikan pada wilayah yang memiliki potensi dan kesiapan air baku (2 poin), wilayah yang memiliki potensi air baku (1 poin) dan wilayah yang tidak memiliki potensi air baku (0 poin).
2. Minat pelanggan
Arah pengembangan SPAM perkotaan lebih memprioritaskan wilayah dengan tingkat kesiapan pelanggan yang lebih tinggi, yaitu berdasarkan daftar tunggu dalm data PDAM.Untuk perhitungan skoring, kategori minat pelanggan terdiri dari minat pelanggan tinggi (2 poin), minat pelanggan rendah (1 poin) dan tidak ada minat pelanggan (0 poin).
3. Prioritas kawasan berdasarkan RTRW
Penentuan wilayah pengembangan SPAM tidak lepas dari perencanaan tata ruang yang telah dijabarkan dalam RTRW.Sasaran pengembangan SPAM PDAM adalah menuju wilayah kategori perkotaan. Dalam RTRW Kabupaten Kendal, pusat wilayah pengembangan tata kota berdasarkan pada tingkat kekotaan dan kondisi topografi wilayah. Penentuan prioritas kawasan pelayanan SPAM didasarkan pada hasil skoring dengan bobot penilaian wilayah pusat pertumbuhan dan berkembang (2 poin), wilayah kurang berkembang (1 poin) dan bukan wilayah berkembang (0 poin).
4. Prosentase pelayanan
Wilayah pengembangan pelayanan PDAM diarahkan pada wilayah dengan tingkat pelayanan SPAM paling rendah. Prosentase pelayanan yang digunakan sebagai acuan dalam penyusunan prioritas pelayanan disusun tingkat kecamatan.Kategori prosentase pelayanan yang digunakan adalah dengan mengacu pada presentase pelayanan.Rentang poin yang diberikan adalah 0 – 2, yaitu poin 2 untuk wilayah yang belum mendapatkan pelayanan PDAM.Perhitungan selanjutnya dengan persentase pelayanan masing – masing Kecamatan. 5. Daerah rawan air
Sebagian wilayah Kabupaten Kendal termasuk dalam kategori rawan air, yaitu disebagian wilayah dataran rendah. Daerah rawan air ini menjadi salah satu pertimbangan dalam prioritas pengembangan SPAM. Dalam penentuan skoring, kategori daerah rawan air hanya 2 yaitu wilayah rawan air (1 poin), wilayah tidak rawan air (0 poin).
Penilaian setiap kategori diatas berlaku untuk setiap kecamatan calon wilayah pengembangan SPAM Kabupaten Kendal. Sistem skoring ini akan disajikan dalam bentuk matriks. Urutan prioritas wilayah pengembangan SPAM berdasarkan nilai skor paling tinggi, dan akan disusun dengan sistem rangking. Berikut ini hasil prioritas wilayah pelayanan PDAM Kendal hasil skoring.
Laporan Akhir
Tabel V-13
Prioritas Wilayah Pengembangan SPAM
No Kecamatan
Kategori Pembobotan
Total Skor Rangking Ketersediaan
Sumber
Prioritas RTRW
Persentase
Pelayanan rawan air Kategori
1 Kaliwungu 2 2 1.19 1 6.19 1 2 Patean 1 1 1.73 1 4.73 2 3 Plantungan 2 1 1.63 0 4.63 3 4 Kaliwungu Selatan 0 2 1.22 1 4.22 4 5 Brangsong 1 2 1.22 0 4.22 5 6 Limbangan 2 0 2.00 0 4.00 6 7 Ngampel 1 0 1.94 1 3.94 7 8 Gemuh 1 1 1.75 0 3.75 8 9 Boja 0 2 1.58 0 3.58 9 10 Pegandon 1 0 1.50 1 3.50 10 11 Cepiring 1 1 1.47 0 3.47 11 12 Weleri 1 1 1.41 0 3.41 12 13 Singorojo 0 1 2.00 0 3.00 13 14 Ringginarum 1 0 1.96 0 2.96 14 15 Rowosari 1 0 1.94 0 2.94 15 16 Kangkung 1 0 1.87 0 2.87 16 17 Pageruyung 1 0 1.65 0 2.65 17 18 Patebon 1 0 1.56 0 2.56 18 19 Kota Kendal 1 1 0.23 0 2.23 19 20 Sukorejo 1 0 1.02 0 2.02 20
Sumber : RISPAM Kabupaten Kendal,2010
5.4.3 Kapasitas Sistem
5.4.3.1 Rencana Pengembangan Jangka Pendek (2011-2015)
Program pengembangan SPAM perkotaan Kabupaten Kendal dalam rencana program jangka pendek meliputi program fisik dan non fisik. Program fisik pada prinsipnya merupakan usulan proyek yang akan menjadi tanggungjawab PDAM dalam pengembangan SPAM perkotaan Kabupaten Kendal. Usulan program yang direncanakan dalam rencana jangka pendek disusun berdasarkan hasil proyeksi kebutuhan air dan pengembangan SPAM untuk memenuhi target MDG’s. Program fisik jangka pendek
berupa penambahan sambungan baru sesuai dengan target MDG’s dengan memanfaatkan kapasitas
iddle dari sumur dalam dan penambahan debit air baku dari sumur maupun mata air. Berikut ini rencana program fisik jangka pendek pengembangan SPAM perkotaan.
Tabel V-14
Rencana Jangka Pendek Pengembangan SPAM
No Kecamatan Jangka Pendek (2011-2015) Target Pelayanan (%) Target Penambahan SR Penambahan Kebutuhan Air (l/det) Sumber Iddle (l/d) SD (unit) MAG/MAP (l/det) 1 Plantungan 14.85 785 7.17 - 1 - 2 Sukorejo 72.35 1,546 13.31 - 1 3.31 3 Pageruyung 58.78 2,429 16.60 - 1 6.60 4 Patean 56.72 1,985 18.10 8.54 1 - 5 Singorojo 50.00 512 4.69 - 1 - 6 Limbangan 50.00 512 4.69 - 1 - 7 Boja 60.33 3,862 35.23 2.67 4 - 8 Kaliwungu 70.26 3,213 27.85 27.85 - - 9 Kaliwungu Selatan 69.40 3,193 27.85 4.23 2 3.62 10 Brangsong 69.72 2,050 17.80 6.25 1 1.55 11 Pegandon 66.52 1,650 14.37 9.17 - 5.20 12 Ngampel 53.09 2,049 16.38 13.80 - 1.15 13 Gemuh 54.95 2,593 23.67 - 2 3.67 14 Ringginarum 52.01 980 8.95 - 1 - 15 Weleri 63.18 3,314 30.18 6.25 1 13.93 16 Rowosari 51.41 2,952 26.97 4.17 2 2.80 17 Kangkung 52.67 2,361 21.58 - 2 1.58 18 Cepiring 63.54 3,417 31.11 8.13 1 11.93 19 Patebon 61.21 3,035 27.66 - 2 7.66 20 Kota Kendal 90.00 743 4.77 6.20 - - Jumlah 59.05 43,180 378.94 97.26 24 63.00
Sumber : RISPAM Kabupaten Kendal,2010