• Tidak ada hasil yang ditemukan

Area Persiapan

Dalam dokumen BAB IV. Business Plan Candy Land (Halaman 29-48)

Gambar 4.3 Layout Alur Arena Bermain Candy Land

Area Persiapan

Arena A Arena B

Arena C Arena D

Arena E Arena F

Arena G Arena H

Istana Candy Land & Area

Foto

Toko Permen & Suvenir

Keterangan panah adalah sebagai berikut:

adalah para pengunjung yang berminat, adalah orang tua atau wali anak, adalah anak yang masuk Candy Land.

Jasa yang ditawarkan adalah sebuah arena bermain untuk anak yang memiliki tema dekorasi surga permen yang menawarkan aktivitas menarik untuk anak dalam berkarya menggunakan material yang berkaitan dengan tema kajian dekorasi arena, seperti permen, coklat, kue dan macam-macam lainnya. Arena bermain memiliki layout seperti permainan boardgame sehingga anak akan dituntun untuk berjalan menuju pos aktivitas yang telah disediakan. Pos aktivitas yang terdapat dalam arena jumlahnya bervariasi mengikuti luas area yang tersedia dalam mall.

Usia anak yang dipersilahkan untuk memasuki arena adalah berkisar dari 3 tahun sampai 10 tahun. Diantara usia tersebut dapat dibagi menjadi tiga kategori usia menurut tingkat kemampuan kinerja otak anak yang dimasukkan dalam tiga kategori tingkat kesulitan aktivitas untuk menyesuaikan dengan kemampuan yang dapat mereka lakukan.

Tabel 4.4 Katgori Usia dan Kategori Aktivitas

Usia Kategori Usia Kategori Aktivitas

3 – 6 tahun Tingkat 1 Pemula

Pertama-tama pengunjung akan mengantri untuk membeli tiket pada dua loket tiket yang disediakan. Didalam masing-masing loket tiket adalah satu petugas tiket yang bertanggung jawab untuk menangani transaksi pembelian tiket. Setelah membeli tiket maka orang tua atau wali dan anak akan masuk kedalam area antri sebelum pintu masuk ke Arena Persiapan. Pintu masuk ke Arena Persiapan akan dijaga oleh satu petugas yang bertanggung jawab untuk memeriksa tiket masuk dan membuka pintu. Orang tua atau wali dan anak akan langsung masuk kedalam Area Persiapan yang merupakan area untuk menunggu dan mengumpulkan anak-anak dalam sebuah kelompok yang terdiri dari maksimal enam anak untuk bersama-sama masuk ke arena bermain Candy Land dipandu oleh Candy Boy atau Candy

Girl. Masing-masing Candy Boy atau Candy Girl bertanggung jawab untuk

membawa satu kelompok yang terdiri dari enak anak yang bervariasi usianya. Didalam Area Persiapan, para Candy Boy dan Candy Girl bertanggung jawab untuk menjelaskan secara singkat kepada orang tua dan wali serta anak-anak mengenai arena bermain Candy Land mencakup peraturan, ketentuan dan arahan keselamatan selama aktifitas bermain didalam. Setelah penjelasan selesai maka Candy Boy atau Candy Girl akan membawa anak-anak menuju pintu masuk arena, sedangkan para orang tua atau wali tidak diperkenankan masuk ke arena bermain dan disediakan area untuk melihatdari jauh di samping arena bermain. Tujuan orang tua atau wali anak tidak diperkenankan masuk adalah untuk membangun kemandirian anak saat beraktifitas dan berinteraksi dengan anak-anak lainnya dalam kelompok.

Candy Boy dan Candy Girl didalam arena bermain Candy Land juga

bertugas untuk menggiring kelompok anak-anak menuju pos-pos permainan. Didalam arena bermain Candy Land telah disediakan pos-pos untuk melakukan berbagai aktivitas dan permainan yang dapat membangun kekreatifan anak dalam mengeksplorasi. Terdapat delapan pos permainan yang disebutkan sebagai Area A, B, C, D, E, F, G dan H. Masing-masing pos ditempatkan satu Candy Captain yang bertanggaung jawab untuk pelaksanaan aktivitas atau permainan, ketertiban dan kebersihan selama aktivitas berlangsung dalam area.

Setelah Candy Boy dan Candy Girl selesai sampai pos permainan terakhir maka mereka bertugas menggiring kelompok anak untuk menuju puncak dari acara bermain di dunia permen Candy Land yaitu menuju Istana

Candy Land yang dipenuhi dengan dekorasi dunia surga permen.

Masing-masing anak akan diberikan kesempatan untuk difoto oleh petugas fotografer

Candy Land dengan latar belakang Istana Candy Land. Setelah foto maka Candy Boy dan Candy Girl akan menggiring kelompok anak untuk bertemu

kembali dengan orang tua atau wali anak dan keluar dari arena bermain Candy

Land. Disebelah pintu keluar arena bermain Candy Land disediakan TOko

Permen & Suvenir yang dijaga oleh dua petugas Candy Land dan hasil foto bisa diambil di Toko Permen & Suvenir yang letaknya disebelah pintu keluar arena bermain Candy Land.

Didalam arena bermain terdapat sejumlah pos aktivitas yang digunakan sebagai lokasi untuk melakukan sebuah aktivitas kreatif sesuai

dengan tema yang dimiliki oleh pos tersebut. Berikut adalah penjelasan mengenai setiap pos dengan tema dan aktivitas yang ditawarkan didalamnya:

1. Pendaftaran/Registration  Detail plan

Pendaftaran dan pembelian tiket untuk memasuki wahana Candy

Land

 Perlengkapan

Booth untuk tempat pedaftaran dan penjualan tiket Tiket

Brangkas kecil (ukr 35 x 25), ATK (Pulpen/spidol, steples, dkk) Garis antrian

Dibutuhkan 2 orang di bagian ini

Gambar 4.4 Contoh draft tiket (Belum ada gambar n logo candyland)

Tiket untuk bagian pendaftaran Tiket untuk bagian pintu masuk Tiket untuk bagian

Customer

NO. TIKET TIKET FOR IN CANDYLAND NO. TIKET

CANDY LAND TICKET UMUR ANAK

NO. TIKET

TIKET FOR REGISTRATION

2. Antrian

 Detail Plan

Setelah pembelian tiket, kemudian si anak dan orang tuanya mengantri memasuki wahana

Saat memasuki pintu wahana orang tuanya memberikan tiketnya, kemudian tiket dirobek menjadi 2 (1 diberikan ke orang tua, 1 nya lagi diberikan ke penjaga pintu masuk)

Kemudian si anak akan di sambut oleh 2 SPG (Candy Boy & Candy

Girl) yang akan membimbing dan menjaganya di dalam wahana

dan orang tua tidak diizinkan memasuki wahana.  Perlengkapan

Garis antrian

Penjaga pintu masuk 1 orang

3. Ruang tunggu orang tua  Detail plan

Disediakannya tempat duduk untuk tempat orang tua/pengantar anak menunggu anak-anak yang sedang memasuki wahana Candy land

Selain tempat duduk, orang tua/pengantar anak bisa memantau aktifitas anak-anak didalam wahana dengan adanya lorong pantauan.

 Perlengkapan

Tempat duduk penunggu

TV LCD untuk menampilkan brand/supplier Candy land dan informasi edukasi mengenai Candy land

Lorong yang dilengkapi kaca penggelap, yang tidak bisa dilihat dari arah ruang wahana, agar agar-agar anak dilatih lebih mandiri dan orang tua tetap bisa memantau tanpa diketahui anaknya.

4. Area Persiapan  Detail plan

Setelah melewati antrian masuk wahana, lanjut memasuki ruang persiapan. Disana setiap anak dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan umur dan maksimal jumlah 1 kelompok yang akan didampingi oleh 2 SPG. Kemudian dari awal memasuki wahana

Candy land hingga akhir, para SPG mengajak anak-anak menyanyi

lagu “Jingel Candyland Song”, dimana tersimpan pesan penting bahwa setelah makan makanan manis jangan lupa minum air putih dan gosok gigi.

 Perlengkapan

Celemek buat anak

Tas/kantong/keranjang untuk anak

Tissue kering dan tissue basah yang dipegang oleh 2 SPG Penjaga ruang persiapan 1 orang

Gambar 4.5 Model Celemek untuk anak

(Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?p=494117024)

5. Arena A dan B: Permainan Permen 3-6th & 7-10th  Detail plan

Informasi mengenai bahan apa saja untuk pembuat permen dan cara pembuatan permen

Teaching Demo

Menghias permen dengan bentuk binatang

Menata atau membentuk sebuah gambar dengan permen  Perlengkapan

Kotak atau plastik untuk bungkus hasil karya kreatif anak-anak Beberapa kursi dan meja kecil untuk anak-anak

Meja dan beberapa bahan, berikut dengan alat untuk demo informasi mengenai permen

Permen dan perlengkapan untuk anak-anak dalam

Minuman air putih diberikan pada setiap anak setelah beraktifitas dan mengkonsumsi makanan manis di setiap pos

Penjaga arena dan pemberi demo 1 orang

6. Arena C dan D: Permainan Cupcake 3-6th & 7-10th  Detail plan

Informasi mengenai bahan apa saja untuk pembuat cupcake dan cara pembuatan cupcake

Teaching Demo

Menghias cupcakes dengan warna dasar cake yang beraneka warna  Perlengkapan

Kotak/plastic untuk bungkus hasil karya kreatif anak-anak Beberapa kursi dan meja kecil untuk anak-anak

Meja dan beberapa bahan, berikut dengan alat untuk demo informasi mengenai cupcake

Cupcake dan perlengkapan untuk anak-anak dalam menghias cupcake, misalnya menghias cupcake dengan wipe cream, permen atau selai warna-I, dan lain-lain.

Minuman air putih diberikan pada setiap anak setelah beraktifitas dan mengkonsumsi makanan manis di setiap pos

Gambar 4.6 Anak-anak menghias cupcake dan ditempatkan dalam plastik (Sumber: http://cupcakesjakarta.com/paket-aktivitas-menghias-cupcake/)

7. Arena E dan F: Permainan Coklat 3-6th & 7-10th  Detail plan

Informasi mengenai asal-usul sebuah coklat dan cara pembuatan coklat Teaching Demo

Menghias coklats dengan bentuk benda-benda kehidupan sehari-hari (coklat, pohon, mobil, aneka ragam bendera, etc)

 Perlengkapan

Kotak atau plastik untuk bungkus hasil karya kreatif anak-anak Beberapa kursi dan meja kecil untuk anak-anak

Meja dan beberapa bahan, berikut dengan alat untuk demo informasi mengenai coklat.

Coklat yang sudah disediakan dengan bentuk yang bermacam-macam dan perlengkapan untuk anak-anak dalam menghias coklat, misalnya coklat yang berbentuk bebek, kemudian si anak memberikan topping diatas coklatnya, dengan bahan yang aman dikonsumsi oleh anak. Minuman air putih diberikan pada setiap anak setelah beraktifitas dan

mengkonsumsi makanan manis di setiap pos Penjaga arena dan pemberi demo 1 orang

Gambar 4.7 Meenghias Coklat

(Sumber: http://jaumilaurora.wordpress.com/2011/07/13/chef-cilik/) 8. Arena G: Permainan Cookies 3-6th

 Detail plan

Informasi mengenai bahan apa saja yang digunakan untuk pembuatan

cookies dan cara pembuatan cookies

Teaching Demo

Menghias cookies dengan bentuk boneka yang menyerupai manusia (ginger cookies pada saat Christmas)

 Perlengkapan

Kotak atau plastik untuk bungkus hasil karya kreatif anak-anak Beberapa kursi dan meja kecil untuk anak-anak

Meja dan beberapa bahan berikut dengan alat untuk demo informasi mengenai cookies

Cookies yang sudah disediakan dengan bentuk yang bermacam-macam dan perlengkapan untuk anak-anak dalam menghias cookies, misalnya

cookies yang berbentuk binatang, kemudian si anak memberikan

topping diatas cookies, dengan bahan yang aman dikonsumsi oleh anak Minuman air putih diberikan pada setiap anak setelah beraktifitas dan

mengkonsumsi makanan manis di setiap pos Penjaga arena dan pemberi demo 1 orang

Gambar 4.8 Mengias Cookies

9. Arena H: Permainan Ice Cream 7-10th  Detail plan

Informasi mengenai bahan apa saja yang digunakan untuk pembuatan

Ice Cream dan cara pembuatan Ice Cream

Teaching Demo

Menghias ice cream dan dapat mengkreasikan atau mencapur rasa dari

ice cream yang akan disediakan di booth ice cream,

 Perlengkapan

Kotak atau plastik untuk bungkus hasil karya kreatif anak-anak Beberapa kursi dan meja kecil untuk anak-anak

Meja dan beberapa bahan berikut dengan alat untuk demo informasi mengenai Ice Cream

Aneka macam rasa ice cream dan perlengkapan untuk anak-anak dalam menghias ice cream, misalnya menghias ice cream dengan taburan choco chip, permen, warna-I, saus coklat atau stroberi dan lain-lain.

Minuman air putih diberikan pada setiap anak setelah beraktifitas dan mengkonsumsi makanan manis di setiap pos

Gambar 4.9 Menghias Ice Cream

(Sumber: http://buninoti.blogspot.com/2009/12/lomba-menghias-es-krim.html) 10. Arena Photo di Castle

 Detail plan

Arena terakhir di Castle Candy Land, yaitu photo di sebuah istana dengan menggunakan kostum bertema Candy Land berikut dengan hasil kreasinya.

Kemudian setelah foto, Candy Girl/Boy pendamping anak-anak menyiapkan kantong plastik untuk memasuki kotak-kotak dan

bungkusan hasil karya anak-anak untuk di bawa pulang berikut dengan foto di booth yang sudah jadi.

 Perlengkapan

Booth berbentuk castle

Kostum Candy Land, disediakan untuk anak perempuan dan anak laki-laki, kemudian disediakan untuk beberapa ukuran

Kamera, printer foto dan figura foto (dari bahan karton) Fotografer1 orang dan asisten 1 orang

11. Pintu Keluar  Detail plan

Pintu keluar wahana, anak-anak akan diserahkan kembali ke orang tuanya masing-masing.

Pintu keluar juga sebagai pengawasan keluar masuk pengunjung.

 Perlengkapan Penjaga 1 orang

12. Candy Shop

 Detail plan

Menjual aneka macam jenis dan merek permen, coklat, ice cream,

cookies, dan cupcake.

 Perlengkapan

Aneka macam jenis dan merek permen, coklat, ice cream, cookies, dan

cupcake

Kasir 1 orang, staff 2 orang

13. Aksesoris Shop  Detail plan

Menjual aneka macam suvernir dan aksesoris, seperti baju, tas, alat tulis, jam tangan, gelas dan lain sebagainya.

 Perlengkapan

Aneka macam jenis suvernir dan aksesoris dengan logo dan beberapa gambar Candy Land

Kasir 1 orang, staff 1 orang

Manfaat dari jasa yang ditawarkan adalah untuk memfasilitasi kebutuhan alamiah anak yang berusia 3 – 10 tahun dalam mengembangkan imajinasinya. Fasilitas mengembangkan imajinasi dengan melakukan berbagai macam aktivitas yang melatih otak kanan anak sehingga mampu berfikir dengan kreatif dalam berkarya seni menggunakan material yang unik dan menarik perhatian. Dalam berkarya, anak akan mengeluarkan kemampuannya untuk mengeksplorasi dengan hal-hal baru, yaitu material baru, yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru bagi anak. Aktivitas yang ditawarkan memacu melatih otak anak untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan yang bermanfaat untuk mengembangkan imajinasi yang akan meningkatkan kecerdasan dan kreatifitas anak dalam berkarya.

Setiap area akan dijaga oleh Candy Captain yang bertugas untuk menjaga ketertiban, aktivitas pelaksanaan, pembimbing teaching demo dan kelangsungan aktifitas, serta kebersihan area. Total petugas yang dibutuhkan saat posisi standyby adalah 17 orang. Perincian posisi standyby petugas adalah sebagai 2 petugas tiket, 1 petugas di pintu masuk, 1 petugas di arena persiapan, 8 petugas di area aktivitas A – H, 1 fotografer, 1 asisten fotografer,

1 petugas di pintu keluar, dan 2 petugas di toko permen dan suvenir. Dengan jam kerja dari jam 10.00 sampai jam 22.00 dapat dibagi menjadi 2 shift untuk para tugas dalam arena Candy Land, yaitu:

Shift 1

Jam kerja 10.00 – 15.30

Jumlah petugas yang standby adalah 17 orang Shift 2

Jam kerja 15.30 – 22.00

Jumlah petuga yang standyby adalah 17 orang.

Sehingga total petugas yang dibutuhkan untuk operasional 1 hari dengan 2 shift dalam posisi standyby adalah 34 orang.

Berikut adalah gambar posisi petugas saat standyby dengan keterangan sebagai berikut. Titik berwarna merepresentasikan posisi standby staff sesuai dengan tanggung jawab area masing-masing. Setiap area harus ada penjaganya. Sedangkan Candy Boy/Girl belum diberi titik karena mereka sifatnya traveling (memandu anak-anak).

Titik biru muda = penjual tiket

Titik hijau = Candy Captain (1 jaga pintu masuk, masing-masing arena A-H ada 1 penanggung jawabnya bertugas untuk pelangsungan games/kegiatan anak-anak)

bermain selama dalam arena Titik ungu = fotografer

Titik abu-abu = asisten fotografer bertanggung jawab untuk print hasil foto

Titik merah = kasir adn penjada toko suvenir Titik biru = Candy Captain penjaga pintu keluar

Gambar 4.10 Posisi Standby Petugas

Area Persiapan

Istana Candy Land

& Area Foto Toko Permen & Suvenir

Tiket 2

Tiket 1

Arena A Arena B

Arena C Arena D

Arena E Arena F

Arena G Arena H

Gambar 4.11 Kapasitas Maksimum Candy Land

Area Persiapan

Dalam dokumen BAB IV. Business Plan Candy Land (Halaman 29-48)

Dokumen terkait