• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tabel VI.4.1 Realisasi Pendapatan LO TA 2019 dan 2018 (dalam Rupiah)

VI. 4.1.3.3 Pendapatan Dana Lainnya

VI.5 LAPORAN ARUS KAS

VI.5.1 Arus Kas dari Aktivitas Operasi

Aktivitas operasi adalah aktivitas penerimaan dan pengeluaran kas yang ditujukan untuk kegiatan operasional Pemerintah Daerah selama satu periode akuntansi. Arus kas dari aktivitas operasi menunjukkan kemampuan Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam menghasilkan kas yang cukup untuk membiayai aktivitas operasionalnya di masa yang akan datang tanpa mengandalkan sumber pendanaan dari luar. Arus kas bersih yang dihasilkan dari aktivitas operasi adalah senilai Rp212.585.925.316,56. Untuk Tahun Anggaran 2019, aktivitas operasi terutama terdiri dari:

VI.5.1.1 Arus Masuk Kas dari Penerimaan Pajak Daerah

Arus masuk kas dari Penerimaan Pajak Daerah merupakan penerimaan yang berasal dari Pajak Daerah yang telah disetorkan ke Kas Daerah selama tahun pelaporan senilai Rp90.644.297.458,15 sedangkan pada tahun 2018 senilai Rp85.749.357.042,60 terjadi kenaikan arus masuk kas dari penerimaan pajak daerah senilai Rp4.894.940.415,55 atau 5,71% hal ini terjadi kenaikan yang signifikan dari pajak penerangan jalan dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) seperti yang tergambarkan dalam tabel dibawah ini:

Tabel VI.5.1.1 Arus Kas Masuk dari Penerimaan Pajak Daerah Tahun 2019 dan 2018 (dalam Rupiah)

No. Uraian Realisasi 2019 Realisasi 2018

1 Pajak Hotel 5.539.317.900,00 3.690.253.301,00

2 Pajak Restoran 10.583.809.022,00 7.787.433.715,00

3 Pajak Hiburan 2.812.558.898,00 2.600.348.528,00

4 Pajak Reklame 4.183.587.030,00 4.216.604.473,00

5 Pajak Penerangan Jalan 35.380.619.748,00 33.402.555.174,00

6 Pajak Parkir 312.284.600,00 253.859.800,00

7 Pajak Air Bawah Tanah 357.315.315,00 354.217.335,00

8 Pajak Sarang Burung Walet 80.070.000,00 83.400.000,00

9 Pajak Mineral Bukan Logam dan

Batuan 256.103.876,00 4.141.898.081,00

10 Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan

dan Perkotaan 10.429.412.705,00 19.173.993.444,60

11 Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) 20.709.218.364,15 10.044.793.191,00

Jumlah 90.644.297.458,15 85.749.357.042,60

VI.5.1.2 Arus Masuk Kas dari Penerimaan Retribusi Daerah

Arus masuk dari Penerimaan Retribusi Daerah merupakan penerimaan yang berasal dari Retribusi Daerah yang telah disetorkan ke Kas Daerah selama tahun pelaporan senilai Rp12.004.674.648,32 sedangkan pada tahun 2018 senilai Rp13.217.373.724,86 terjadi penurunan arus masuk kas dari penerimaan retribusi daerah senilai Rp1.212.699.076,54 atau 9,18% hal ini terjadi penurunan yang signifikan pada Retribusi Izin Mendirikan Bangunan seperti yang tergambarkan dalam tabel dibawah ini:

Tabel VI.5.1.2 Arus Kas Masuk dari Penerimaan Retribusi Daerah Tahun 2019 dan 2018 (dalam Rupiah)

No. Uraian Realisasi 2019 Realisasi 2018

1 Retribusi Pelayanan Kesehatan 192.897.000,00 99.026.000,00

2 Retribusi Pelayanan Persampahan/

Kebersihan 2.137.840.000,00

1.584.600.000,00 3 Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi

Jalan Umum 966.679.000,00

1.082.011.000,00

4 Retribusi Pelayanan Pasar 661.550.000,00 638.500.000,00

5 Retribusi Pengujian Kendaraan

Bermotor 454.875.000,00

484.960.000,00 6 Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam

Kebakaran 37.230.000,00

34.600.000,00

7 Retribusi Penyediaan dan/atau Penyedotan Kakus 7.500.000,00 25.790.000,00 8 Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang 206.927.400,00 77.094.700,00 9 Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah 3.048.051.882,33 2.821.099.624,86

No. Uraian Realisasi 2019 Realisasi 2018 10 Retribusi Pasar Grosir dan/ atau

Pertokoan 819.416.665,99

878.000.000,00

11 Retribusi Terminal 67.018.000,00 74.732.000,00

12 Retribusi Tempat Khusus Parkir 564.800.000,00 648.000.000,00

13 Retribusi Rumah Potong Hewan 349.680.700,00 346.833.400,00

14 Retribusi Tempat Rekreasi dan Olah

raga 196.825.000,00

325.525.000,00 15 Retribusi Penjualan Produksi Usaha

Daerah 10.715.000,00

8.300.000,00 16 Retribusi Izin Mendirikan Bangunan 2.245.443.000,00 4.049.438.000,00

17 Retribusi Izin Gangguan 896.000,00 2.912.000,00

18 Retribusi Izin Trayek 36.330.000,00 18.480.000,00

19

Retribusi Perpanjangan Izin

Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA)

0,00 17.472.000,00

Jumlah 12.004.674.648,32 13.217.373.724,86

VI.5.1.3 Arus Masuk Kas Penerimaan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan

Arus masuk dari Penerimaan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan yang telah disetorkan ke Kas Daerah selama tahun pelaporan senilai Rp5.932.828.425,98. Sedangkan nilai pada tahun 2018 adalah Rp5.727.025.648,94, sehingga terjadi kenaikan arus masuk kas dari penerimaan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan senilai Rp205.802.777,04 atau 3,59% seperti yang tergambarkan dalam tabel di bawah ini:

Tabel VI.5.1.3 Arus Kas Masuk dari Penerimaan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan Tahun 2019 dan 2018 (dalam Rupiah)

No. Uraian Realisasi 2019 Realisasi 2018

1. Bagian Laba Atas Penyertaan Modal

Pada Perusahaan Milik Daerah/BUMD 5.932.828.425,98 1.391.775.000,00 2. Bagian Laba Atas Penyertaan Modal /

Investasi Kepada Pihak Ketiga 0,00 4.335.250.648,94

Jumlah 5.932.828.425,98 5.727.025.648,94

VI.5.1.4 Arus Masuk Kas dari Penerimaan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Arus masuk kas dari Penerimaan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah yang telah disetorkan ke Kas Daerah dan yang disetarakan dengan Kas Daerah selama tahun pelaporan senilai Rp46.341.938.378,75. Sedangkan nilai pada tahun 2018 adalah Rp62.383.030.249,58, sehingga terjadi penurunan arus masuk kas dari penerimaan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah senilai Rp16.041.091.870,83 atau 25,71% seperti yang tergambarkan dalam tabel di bawah ini:

Tabel VI.5.1.4 Arus Kas dari Penerimaan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah Tahun 2019 dan 2018 (dalam Rupiah)

No. Uraian Realisasi 2019 Realisasi 2018

1 Penerimaan Jasa Giro 4.061.081.123,00 3.198.736.171,00

2 Pendapatan Bunga 5.490.235.461,94 5.123.948.216,00

3 Pendapatan Denda atas Keterlambatan

Pelaksanaan Pekerjaan 454.268.486,86 64.510.168,00

4 Pendapatan Denda Pajak 601.903.908,00 593.656.012,00

5 Pendapatan Denda Retribusi 195.926.986,43 101.932.945,55

6 Pendapatan dari Pengembalian 2.436.802.894,52 1.551.465.713,52

7 Pendapatan BLUD 28.350.823.122,00 25.735.960.377,00

8 Pendapatan dari Kelebihan Penyetoran

Pajak 924.611,00 657.319,51

9 Pendapatan Dana Kapitasi JKN 4.742.072.150,00 4.893.401.050,00

10 Jasa Giro Bank (JKN) 7.899.635,00 28.398.665,00

11 Pendapatan Dana BOS 0,00 21.090.363.612,00

Jumlah 46.341.938.378,75 62.383.030.249,58

VI.5.1.5 Arus Masuk Kas dari Penerimaan Dana Bagi Hasil Pajak

Arus masuk kas dari Penerimaan Bagi Hasil Pajak yang telah disetorkan ke Kas Daerah selama tahun pelaporan senilai Rp16.761.709.652,00 dan pada tahun 2018 senilai Rp22.358.726.468,00. Terjadi penurunan arus masuk kas dari penerimaan penerimaan dana bagi hasil pajak senilai Rp5.597.016.816,00 atau 25,03% seperti yang tergambarkan dalam tabel di bawah ini:

Tabel VI.5.1.5 Arus Kas dari Penerimaan Dana Bagi Hasil Pajak Tahun 2019 dan 2018 (dalam Rupiah)

No. Uraian Realisasi 2019 Realisasi 2018

1. PBB 5.159.144.526,00 5.921.796.551,00

2. PPh Orang Pribadi 11.602.565.126,00 16.436.929.917,00

Jumlah 16.761.709.652,00 22.358.726.468,00

VI.5.1.6 Arus Masuk Kas dari Penerimaan Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam

Arus masuk kas dari Penerimaan Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam yang telah disetorkan ke Kas Daerah selama tahun pelaporan senilai Rp50.477.780.006,00 dan pada tahun 2018 senilai Rp42.367.869.981,00. Terjadi kenaikan arus masuk kas dari penerimaan dana bagi hasil sumber daya alam senilai Rp8.109.910.025,00 atau 19,14% seperti yang tergambarkan dalam tabel di bawah ini:

Tabel VI.5.1.6 Arus Kas dari Penerimaan Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Tahun 2019 dan 2018 (dalam Rupiah)

No. Uraian Realisasi 2019 Realisasi 2018

1. Bagi Hasil dari Iuran Hak Pengusahaan

Hutan 39.598.738,00 45.374.576,00

2. Bagi Hasil dari Iuran Tetap (Land-rent) 6.402.128,00 17.604.289,00 3. Bagi Hasil dari Iuran Eksplorasi dan

Iuran Eksploitasi (Royalti) 49.350.190.330,00 39.987.177.397,00 4. Bagi Hasil dari Pungutan Hasil

Perikanan 689.340.471,00 701.234.591,00

5. Bagi Hasil dari Pertambangan Minyak

Bumi 392.248.339,00 1.616.479.128,00

Jumlah 50.477.780.006,00 42.367.869.981,00

VI.5.1.7 Arus Kas Masuk dari Penerimaan Dana Alokasi Umum

Arus masuk kas dari Penerimaan Dana Alokasi Umum merupakan penerimaan yang berasal dari Dana Alokasi Umum yang telah disetorkan ke Kas Daerah selama tahun pelaporan senilai Rp476.256.559.000,00 dan pada tahun 2018 senilai Rp442.796.605.000,00. Terjadi kenaikan arus masuk kas dari penerimaan Dana Alokasi Umum senilai Rp33.459.954.000,00 atau 7,56%

VI.5.1.8 Arus Kas Masuk dari Penerimaan Dana Alokasi Khusus

Arus masuk kas dari Penerimaan Dana Alokasi Khusus merupakan penerimaan yang berasal dari Dana Alokasi Khusus yang telah disetorkan ke Kas Daerah selama tahun pelaporan senilai Rp88.126.836.200,00 dan pada tahun 2018 senilai Rp157.626.702.360,00. Terjadi penurunan arus masuk kas dari penerimaan dana alokasi khusus senilai Rp69.499.866.160,00 atau 44,09% seperti yang tergambarkan dalam tabel di bawah ini:

Tabel VI.5.1.8 Arus Kas dari Penerimaan Dana Alokasi Khusus Tahun 2019 dan 2018 (dalam Rupiah)

No. Uraian Realisasi 2019 Realisasi 2018

1. Dana Alokasi Khusus (DAK Reguler) 43.594.345.541,00 23.799.316.016,00 2. Dana Alokasi Khusus Non Fisik 43.674.578.778,00 45.212.529.344,00 3. Dana Alokasi Khusus (DAK

Penugasan) 857.911.881,00 88.614.857.000,00

Jumlah 88.126.836.200,00 157.626.702.360,00

VI.5.1.9 Arus Kas Masuk dari Penerimaan Dana Penyesuaian

Arus masuk kas dari Dana Penyesuaian dari Pemerintah Pusat selama tahun pelaporan terdiri atas Tambahan Penghasilan Guru dan Tunjangan Profesi Guru senilai Rp0,00.

VI.5.1.10 Arus Masuk Kas dari Penerimaan Pendapatan Bagi Hasil Pajak Provinsi

Arus masuk kas dari Penerimaan Pendapatan Bagi Hasil Pajak merupakan penerimaan yang berasal dari Bagi Hasil Pajak yang telah disetorkan ke Kas Daerah selama tahun pelaporan senilai Rp85.592.851.788,05 dan pada tahun 2018 senilai Rp60.256.391.109,75. Terjadi kenaikan arus masuk kas dari penerimaan pendapatan bagi hasil pajak provinsi senilai Rp25.336.460.678,30 atau 42,05% seperti yang tergambarkan dalam tabel di bawah ini:

Tabel VI.5.1.10. Arus Kas dari Penerimaan Pendapatan Bagi Hasil Pajak Provinsi Tahun 2019 dan 2018 (dalam Rupiah)

No. Uraian Realisasi 2019 Realisasi 2018

1. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 18.406.651.973,57 9.921.069.615,85 2. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor

(BBNKB) 15.406.831.652,78 8.444.142.442,45

3. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor

(PBBKB) 42.573.158.940,67 34.024.873.381,04

4. Pajak Air Permukaan 240.987.792,04 137.108.363,35

5. Bagi Hasil dari Pajak Rokok 8.965.221.428,99 7.729.197.307,06

Jumlah 85.592.851.788,05 60.256.391.109,75

VI.5.1.11 Arus Masuk Kas dari Penerimaan Bagi Hasil Lainnya

Arus masuk kas dari Penerimaan Pendapatan Bagi Hasil Lainnya merupakan penerimaan yang berasal dari Bantuan Keuangan dari Provinsi yang telah disetorkan ke Kas Daerah selama tahun pelaporan senilai Rp11.308.047.000,00. Apabila dibandingkan dengan nilai tahun 2018 senilai Rp22.991.019.000,00 terjadi penurunan arus masuk kas dari penerimaan bagi hasil lainnya senilai Rp11.682.972.000,00 atau 50,82%.

VI.5.1.12 Arus Masuk Kas dari Penerimaan Hibah

Arus Masuk Kas yang telah diterima dan disetorkan ke kas daerah selama tahun pelaporan, merupakan penerimaan dalam bentuk hibah dari Dana BOS Pusat senilai Rp22.509.840.000,00.

VI.5.1.13 Arus Masuk Kas dari Penerimaan Dana Insentif Daerah

Arus Masuk Kas yang telah diterima dan disetorkan ke kas daerah selama tahun pelaporan, merupakan penerimaan dalam bentuk Dana Insentif Daerah senilai Rp10.240.398.000,00.

VI.5.1.14 Arus Keluar Kas untuk Pembayaran Pegawai

Arus keluar kas ini merupakan pengeluaran yang berasal dari Pembayaran Belanja Pegawai yang telah dikeluarkan dari Kas Daerah selama tahun anggaran 2019 senilai Rp464.715.135.870,00. Apabila dibandingkan dengan tahun 2018 senilai Rp419.712.863.861,30, terjadi kenaikan arus keluar kas untuk pembayaran pegawai senilai Rp45.002.272.008.70 atau 10,72%.

Pengeluaran kas pada belanja ini diantaranya diperuntukkan bagi pembayaran gaji dan tunjangan PNS dan CPNS (termasuk guru), gaji dan tunjangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, uang representasi dan tunjangan pimpinan dan anggota DPRD, insentif pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah, honor panitia pelaksana kegiatan, honorarium tim, honorarium TKK, dan honorarium tenaga ahli yang terdiri dari :

Tabel VI.5.1.14 Arus Kas dari Pembayaran Pegawai Tahun 2019 dan 2018 (dalam Rupiah)

No. Uraian Realisasi 2019 Realisasi 2018

1 Belanja Gaji dan Tunjangan 208.406.477.857,00 199.832.229.968,00 2 Belanja Tambahan Penghasilan PNS 117.264.453.497,00 112.204.425.396,00 3

Belanja Penerimaan lainnya Pimpinan dan Anggota DPRD serta

KDH/WKDH

4.542.300.000,00 4.356.400.000,00

4 Belanja Insentif Pemungutan Pajak

Daerah 4.351.860.990,00 4.384.443.925,00

5 Belanja Insentif Pemungutan Retribusi

Daerah 350.074.500,00 546.186.838,30

6 Belanja Uang Lembur 903.255.000,00 748.840.000,00

7 Honorarium PNS 22.763.347.956,00 19.127.909.380,00

8 Honor Non PNS 84.952.766.687,00 52.618.663.830,00

9 Belanja Pegawai Dana BOS / BOP

Pendidikan 3.142.391.900,00 12.202.788.500,00

10 Belanja Pegawai BLUD 12.955.904.903,00 8.729.724.356,00

11 Uang makan dan minum suplemen 2.182.719.000,00 1.840.038.000,00 12 Belanja pegawai yang bersumber dari dana Kapitasi 2.899.583.580,00 3.121.213.668,00

Jumlah 464.715.135.870,00 419.712.863.861,30

VI.5.1.15 Arus Keluar Kas untuk Pembayaran Barang

Arus keluar kas ini merupakan pengeluaran yang berasal dari pos Pembayaran Belanja Barang yang telah dikeluarkan dari Kas Daerah selama Tahun Anggaran 2019 senilai Rp224.401.565.526,69. Apabila dibandingkan dengan nilai tahun 2018 senilai Rp199.447.656.738,68, terjadi kenaikan arus keluar kas untuk pembayaran barang senilai Rp24.953.908.788.01 atau 12,51%.

Pengeluaran pos ini diantaranya digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan habis pakai, pembayaran jasa perkantoran, pembayaran barang cetakan dan penggandaan, pembayaran jasa pemeriksaan laboratorium, pembelian obat-obatan dan pupuk, penyediaan pelayanan kesehatan di puskesmas, pemenuhan perjalanan dinas dalam daerah dan keluar daerah, dan pemeliharaan aset tetap Pemerintah Kota Pangkalpinang yang terdiri dari :

Tabel VI.5.1.15 Arus Kas dari Pembayaran Barang Tahun 2019 dan 2018 (dalam Rupiah)

No. Uraian Realisasi 2019 Realisasi 2018

1 Belanja Bahan Pakai Habis 13.460.788.780,00 15.068.462.919,86

2 Belanja Bahan/Material 3.228.257.821,00 6.575.536.430,40

3 Belanja Jasa Kantor 17.809.558.825,00 14.107.942.615,00

4 Belanja Premi Asuransi 4.773.564.198,00 6.180.951.970,00

5 Belanja Perawatan Kendaraan Bermotor 9.420.239.105,00 8.532.825.867,00 6 Belanja Cetak dan Penggandaan 6.558.241.741,00 6.052.404.133,00 7 Belanja Sewa

Rumah/Gedung/Gudang/Parkir 2.137.202.272,00 1.023.364.000,00

8 Belanja Sewa Sarana Mobilitas 1.021.850.000,00 521.700.000,00

9 Belanja Sewa Alat Berat 52.800.000,00 18.000.000,00

10 Belanja Sewa Perlengkapan dan

Peralatan Kantor 2.990.145.963,00 2.104.117.943,00

11 Belanja Makanan dan Minuman 12.420.462.428,00 9.402.512.020,00 12 Belanja Pakaian Dinas dan Atributnya 1.904.089.255,00 1.511.433.494,00

13 Belanja Pakaian Kerja 2.710.541.600,00 1.760.791.870,00

14 Belanja Pakaian Khusus dan Hari-hari

Tertentu 2.085.694.579,00 759.255.750,00

15 Belanja Perjalanan Dinas 60.204.772.663,70 47.886.237.298,50

16 Belanja Pemeliharaan 30.765.110.549,82 35.065.570.523,00

17 Belanja Jasa Konsultansi 2.650.353.140,00 812.763.900,00

18 Belanja Barang Untuk Diserahkan kepada Masyarakat/Pihak Ketiga 5.893.543.350,00 12.974.906.729,96

19 Belanja Beasiswa Pendidikan PNS 59.000.000,00 88.200.000,00

20 Belanja Kursus, Pelatihan, Sosialisasi

dan Bimbingan Teknis PNS 795.026.900,00 493.844.100,00

21 Belanja Barang Dana BOS 12.405.641.592,00 11.649.312.704,00

22 Belanja yang bersumber dari Dana

Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional 1.352.960.420,00 1.374.252.083,00 23 Belanja Beasiswa Pendidikan Non PNS 986.500.000,00 986.500.000,00 24 Belanja bantuan sosial untuk jaminan

sosial 19.866.000,00 0,00

25 Belanja Jasa Narasumber / Tenaga Ahli /

Instruktur 14.590.955.220,00 8.326.788.900,00

26 Belanja Barang BLUD 14.104.399.124,17 6.169.981.487,96

Jumlah 224.401.565.526,69 199.447.656.738,68

VI.5.1.16 Arus Keluar Kas untuk Pembayaran Hibah

Arus keluar kas ini merupakan pengeluaran yang berasal dari pembayaran hibah yang telah dikeluarkan dari Kas Daerah selama Tahun 2019 senilai Rp11.759.163.915,00. Apabila dibandingkan dengan tahun 2018 senilai Rp33.606.072.432,00, terjadi penurunan arus keluar kas untuk pembayaran hibah senilai Rp21.846.908.517,00 atau 65,01%.

VI.5.1.17 Arus Keluar Kas untuk Pembayaran Bantuan Sosial

Arus keluar kas dari Bantuan Sosial merupakan pengeluaran yang berasal dari Pos Pembayaran Bantuan Sosial yang telah dikeluarkan dari Kas Daerah selama tahun 2019 senilai Rp1.937.720.710,00. Apabila dibandingkan dengan nilai tahun 2018 senilai Rp2.065.928.000,00, terjadi penurunan arus keluar kas untuk pembayaran bantuan sosial senilai Rp128.207.290,00,00 atau 6,21%.

VI.5.1.18 Arus Keluar Kas untuk Pembayaran Tidak Terduga

Arus keluar kas ini merupakan pengeluaran yang berasal dari Pembayaran Tidak Terduga yang telah dikeluarkan dari Kas Daerah selama Tahun 2019 senilai Rp543.588,00. Sedangkan pada tahun 2018 arus keluar kas untuk pembayaran tak terduga senilai Rp0,00.

VI.5.1.19 Arus Keluar Kas untuk Bantuan Keuangan

Arus keluar kas ini merupakan pengeluaran yang berasal dari Pembayaran Bantuan Keuangan yang telah dikeluarkan dari Kas Daerah selama Tahun 2019 senilai Rp797.705.631,00. Sedangkan pada tahun 2018 arus keluar kas untuk bantuan keuangan senilai Rp883.237.107,00. Pengeluaran arus kas ini diperuntukan bagi pemberian bantuan keuangan untuk partai politik, seperti yang tergambarkan dalam tabel di bawah ini :

Tabel VI.5.1.19 Arus Keluar Kas Untuk Bantuan Keuangan Tahun 2019 dan 2018 (dalam Rupiah)

No. Uraian Realisasi 2019 Realisasi 2018

1. Bantuan Kepada Partai Golkar 82.290.701,00 76.668.000,00

2. Bantuan Kepada PPP 96.388.484,00 192.176.000,00

3. Bantuan Kepada PAN 71.698.798,00 76.454.000,00

4. Bantuan Kepada PKB 49.503.145,00 49.190.617,00

5. Bantuan Kepada PKS 61.871.195,00 52.903.817,00

6. Bantuan Kepada PBB 27.694.200,00 41.541.400,00

7. Bantuan Kepada Partai HANURA 42.039.000,00 63.059.000,00

8. Bantuan Kepada Partai GERINDRA 99.000.000,00 100.163.000,00 9. Bantuan Kepada Partai Demokrat 89.002.309,00 79.193.273,00

10. Bantuan Kepada PDIP 108.174.799,00 92.440.000,00

11. Bantuan Kepada Partai NASDEM 70.043.000,00 59.448.000,00

Jumlah 797.705.631,00 883.237.107,00