• Tidak ada hasil yang ditemukan

ASET KEUANGAN DARI PROYEK KONSESI FINANCIAL ASSETS FROM CONCESSION PROJECT

Beginning balance

PT Perusahaan Daerah Air Minum PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)

Sub jumlah Sub total PT PP Tirta Tanah Merah PT Widya Tirta Selaras PT Tirta Tangsel Mandiri Maintenance cost

Interest revenue from service concession Sub total

Jumlah bagian lancar Total current portion

Jumlah bagian tidak lancar Total non current portion

PT Sepoetih Daya Prima (SDP) PT Sepoetih Daya Prima (SDP)

(6.921.783.835)

SDP nilai aset keuangan atas proyek konsesi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lampung 2x6 MW sehubungan dengan pembayaran kapasitas minimum masa depan kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) yang tercantum dalam Perjanjian Pembelian Tenaga Listrik (PPA) yang telah diklasifikasikan sebagai aset keuangan sebagai hasil penerapan ISAK 16 sesuai dengan berita acara COD tanggal 2 Mei 2014.

Penerimaan dari PDAM

Penilai independen yang telah terdaftar di Kementerian Keuangan dengan nomor izin No. 2.09.0074 dan OJK dengan No.

STTD.PPB 10/PM.2/2018.

PT Tirta Tangsel Mandiri

SDP financial assets for the concession project of Coal Fired Power Plant (PLTU) Central Lampung 2x6 MW in relation with the future minimum capacity payments to PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) listed in Power Purchase Agreement (PPA) that have been classified as financial asset as a result of adoption of ISAK 16 based on the COD official report dated on May 2, 2014.

SDP regularly reviewed the carrying amount of concession financial asset and encured that the carrying amount not exceed the fair value. Based on independent appraisal report registered in OJK, KJPP Firman, Suryantoro, Sugeng, Suzy, Hartomo dan Rekan dated January 28, 2022.

An independent appraiser registered in the Ministry of Finance with license number No. 2.09.0074, and OJK No.

STTD.PPB 10/PM.2/2018.

This account represent financial asset on concession projects upon the implementation of ISAK 16 - Service Concessions Arrangement with detail as follows:

31 Desember / Akun ini merupakan aset keuangan atas proyek konsesi sesuai

penerapan ISAK 16 - Perjanjian Konsesi Jasa dengan rincian sebagai berikut:

Pendapatan bunga dari jasa konsesi PT PP Krakatau Tirta PT PP Tirta Riau PT Perusahaan Daerah Air Minum

PT PP Tirta Tanah Merah

Penurunan nilai Sub jumlah

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)

SDP menelaah secara berkala atas jumlah nilai tercatat aset keuangan konsesi dan memastikan bahwa jumlah nilai tercatatnya tidak melebihi nilai wajar, berdasarkan laporan penilai independen yang telah teregistrasi di OJK, KJPP Firman, Suryantoro, Sugeng, Suzy, Hartomo dan Rekan pada tanggal 28 Januari 2022.

99.939.010.153

Current maturities receivables of financial assets from concession service agreements that had been billed and record as trade account receivable

Current maturities receivables of unbilled of trade account receivable that still part of financial assets from concession

194.713.000.000

8.

Bagian jatuh tempo dalam satu tahun piutang atas perjanjian jasa konsesi yang sudah difakturkan menjadi piutang usaha

Bagian jatuh tempo dalam satu tahun yang beum difakturkan dan masih menjadi bagian aset keuangan dari proyek konsesi Saldo awal

PT PP Tirta Madani

Sub jumlah

PT Widya Tirta Selaras

Biaya Pemeliharaan

Penerimaan dari PLN Pendapatan konstruksi

Beginning balance

Impairment losses recognized on receivables Total

PT PP Krakatau Tirta (PPKT)

PT PP Tirta Riau (PPTR) PT PP Tirta Riau (PPTR)

PT PP Tirta Madani (PPTM) PT PP Tirta Madani (PPTM)

On 11 April 2019, PPKT and Perusahaan Daerah Air Minum Giri Tirta has agreed to plan and construct drinking water supply system facilities aimed at improving drinking water services for the community's needs. Investment funds for this cooperation project amounting to Rp 618,054,000,000. Construction work is carried out for 12 months, continues with operation phase and maintenance for 25 years from the commercial date. Fare that will be paid to PPKT on first operating year amounting to Rp 2,962 per cubic meter and will be increase 6% at every one year.

As of March 31, 2021 and December 31, 2021, the project is still on going and not yet operating.

Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai

In 2021 PT SDP (subsidiary) is not producing impacted from of Covid-2019 also because the selling price of coal paid by PT PLN (Persero) is lower than the purchase price, currently PT SDP (subsidiary) has been negotiating with PT PLN (Persero) for new tariff adjustment.

Pada tahun 2021 PT SDP (Entitas anak) tidak berproduksi selain terdampak Covid-2019 juga dikarenakan harga jual batubara yang dibayarkan oleh PT PLN (Persero) lebih rendah dibandingkan dengan harga belinya, saat ini PT SDP (Entitas anak) tengah dalam rangka negosiasi dengan PT PLN (Persero) untuk penyesuaian tarif baru.

Pengakuan kerugian penurunan piutang 24.541.000.000

57.190.255.153

49.415.811.619

Berdasarkan perjanjian kerjasama pengembangan sistem penyediaan air minum dengan kapasitas 300 liter/detik antara Perusahaan Daerah Air Minum Pekanbaru dan PT PP Tirta Riau No.005/SPAM-PKUKAMPAR-BLT/PDAM PKU BUK/VII/ 2020 tanggal 03 Juli 2020 Perusahaan setuju untuk melakukan perencanaan dan pembangunan fasilitas sistem penyediaan air minum. Tujuan kerjasama ini adalah meningkatkan pelayanan air minum bagi kebutuhan masyarakat.

Based on the agreement between Perusahaan Daerah Air Minum Pekanbaru and PT PP Tirta Riau No. 005/SPAM-PKUKAMPAR-BLT/PDAM-PKU BUK/VII/2020 dated on July 03, 2020, PPTR agreed to plan and develop drinking water supply system in capacity of 300 liters/second, which aimed to escalate drinking water services for public needs.

Cooperation agreement to carry out EPC work at Tampan Water Treatment Plant Phase 1 of PDAM Tirta Siak Pekanbaru City between PT PP Tirta Madani and PT Memiontec Indonesia.

Based on the cooperation agreement between the Company and PT Memiontec Indonesia No.003/PKS/PPTM/VI/2021 dated June 29, 2021 for the implementation of the EPC work at the Tampan Water Treatment Plant Phase 1 of PDAM Tirta Siak, Pekanbaru City, amounting to Rp.83,740,827,995, with a term of construction period for 10 months and commissioning and preparation for handover to PDAM for 1 month.

Perjanjian kerjasama untuk melaksanakan pekerjaan EPC Instalasi Pengolahan Air Tampan Tahap 1 PDAM Tirta Siak Kota Pekanbaru antara PT PP Tirta Madani dan PT Memiontec Indonesia.

Berdasarkan perjanjian kerjasama antara Perusahaan dengan PT Memiontec Indonesia No.003/PKS/PPTM/VI/2021 tanggal 29 Juni 2021 atas pelaksanaan pekerjaan EPC Instalasi Pengolahan Air Tampan Tahap 1 PDAM Tirta SiakKota Pekanbaru senilai Rp.83.740.827.995, dengan jangka waktu masa kontruksi selama 10 bulan dan komisioning dan persiapan serah terima kepada PDAM selama 1 bulan.

Movement in the allowance for impairment losses

Management believes that the allowance for impairment losses from third parties is adequate.

24.874.811.619 31 Maret / March 31,

2022

31 Desember / December 31, 2021 49.415.811.619

7.774.443.534 Saldo awal

Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang kepada pihak ketiga adalah cukup.

PT PP Krakatau Tirta (PPKT)

Pada tanggal 11 April 2019, PPKT dan Perusahaan Daerah Air Minum Giri Tirta menandatangani perjanjian pengembangan sistem penyediaan air minum dengan kapasitas 1.000 liter/detik yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan air minum bagi kebutuhan masyarakat. Dana investasi untuk proyek kerjasama ini senilai Rp 618.054.000.000. Pekerjaan konstruksi dikerjakan dalam jangka waktu 12 bulan, dilanjutkan tahap operasi dan masa pemeliharaan selama 25 tahun sejak tanggal komersial. Tarif yang dibayarkan kepada PPKT pada awal tahun pertama operasi sebesar Rp 2.962 per meter kubik dan akan mengalami kenaikan kenaikan sebesar 6% setiap satu tahun. Pada tanggal 31 Maret 2022 dan 31 Desember 2021, proyek ini masih dalam konstruksi dan belum beroperasi.

Jumlah

PT PP Tirta Tanah Merah (PPTTM) PT PP Tirta Tanah Merah (PPTTM)

PT Widya Tirta Selaras (WTS) PT Widya Tirta Selaras (WTS)

PT Tirta Tangsel Mandiri (TTM)

Perjanjian ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan air minum bagi kebutuhan masyarakat di Tanggerang Selatan. Dana investasi untuk proyek kerjasama ini senilai Rp 225.334.874.905. Pekerjaan konstruksi berlangsung dalam jangka waktu 4 tahun dan perjanjian berakhir dalam 30 tahun terhitung sejak tanggal komersial. Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, proyek ini masih dalam konstruksi dan telah beroperasi bertahap sesuai dengan perjanjian.

PT Tirta Tangsel Mandiri (TTM)

Cooperation agreement to carry out the work of the Phase 1 Distribution Piping Network on the Pekanbaru City SPAM KPBU Project between PT PP Tirta Madani and PT Kalirandoe Jaya Abadi.

Based on the cooperation agreement between the Company and PT Kalirandoe Jaya Abadi No.002/PKS/PPTM/VI/2021 dated June 15, 2021 for the implementation of the Work of The Distribution Piping Network Phase 1 on the Pekanbaru City SPAM KPBU Project worth Rp.69,198,878,997, with period of 12 months.

Based on the Cooperation Agreement for civil works and finishing for The Tanah Merah SPAM Project between PT Tirta Tanah Merah and PT Winduaji Lestari No.005/SPB.K1/PP-TTM/VII/2021 dated July 19, 2021, The company agreed to carry out civil and finishing works on the Tanah Merah SPAM Project. The execution time of the work is 365 calendar days starting from July 19, 2021 until July 19, 2022.

On December 11, 2017, WTS (subsidiary) entered into building, managing, transferring ownership, installation of drinking water management agreement with Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Patriot Pemerintah Kota Bekasi. This agreement aims to improve drinking water services for community’s need in Bekasi city.

Investment funds for this collaborative project amounted to Rp 60,091,000,000. Construction work is carried out for 12 months, continues with operating phase and a maintenance period for 20 years from the commercial date. Fare that will be paid to WTS on first operating year amounting to Rp 3.425 per cubic meter and will be increase every 2 years at 12.5% for next following years.

On November 19, 2018, TTM entered several cooperations agreement with PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan as follow:

Agreement of Building, Rent, Transfer of Distribution Network and Reticulation of Water Supply System in South Tangerang City.

This agreement aims improving drinking water services for the community's needs in South Tanggerang. Investment funds for this collaborative project amounted to Rp 225,334,874,905.

Construction work is carried out for 4 year and the agreement expires 30 years from the commercial date. As of December 31, 2020 and 2019, the project still under constructions and has been operating in stage according to agreement.

Perjanjian kerjasama untuk melaksanakan pekerjaan Jaringan Perpipaan Distribusi Tahap 1 pada Proyek KPBU SPAM Kota Pekanbaru antara PT PP Tirta Madani dan PT Kalirandoe Jaya Abadi.

Berdasarkan perjanjian kerjasama antara Perusahaan dengan PT Kalirandoe Jaya Abadi No.002/PKS/PPTM/VI/2021 tanggal 15 Juni 2021 atas pelaksanaan pekerjaan Jaringan Perpipaan Distribusi Tahap 1 pada Proyek KPBU SPAM Kota Pekanbaru senilai Rp.69.198.878.997, dengan jangka waktu masa selama 12 bulan.

Berdasarkan perjanjian kerjasama pekerjaan sipil dan finishing untuk proyek SPAM Tanah Merah antara PT Tirta Tanah Merah dengan PT Winduaji Lestari No. 005/SPB/K1/PP TTM/VII/2021 tanggal 19 Juli 2021, Perusahaan setuju untuk mengerjakan pekerjaan sipil dan finishing atas proyek SPAM Tanah Merah.

Waktu pelaksanaan pekerjaan adalah 365 hari kalender terhitung mulai tanggal 19 Juli 2021 sampai dengan tanggal 19 Juli 2022.

Pada tanggal 11 Desember 2017, WTS (entitas anak) menandatangani perjanjian kerjasama atas bangun, kelola, alih milik, instalasi pengelolahan air minum dengan Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Patriot Pemerintah Kota Bekasi. Perjanjian ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan air minum bagi kebutuhan masyarakat kota Bekasi. Dana investasi untuk proyek kerjasama ini senilai Rp 60.091.000.000. Pekerjaan konstruksi dikerjakan dengan jangka waktu 12 bulan, dilanjutkan dengan tahap operasi dan masa pemeliharaan selama 20 tahun sejak tanggal komersial. Tarif yang dibayarkan kepada WTS pada awal tahun pertama operasi sebesar Rp 3.425 per meter kubik dan akan mengalami kenaikan setiap 2 tahun sekali sebesar 12,5% untuk tahun tahun berikutnya.

Pada tanggal 19 Nopember 2018, TTM menandatangani beberapa perjanjian kerjasama dengan PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan sebagai berikut:

Perjanjian Bangun, Sewa, Alih Jaringan Distribusi dan Retikulasi Sistem Penyedia Air Minum Kota Tangerang Selatan.