• Tidak ada hasil yang ditemukan

ASET TETAP KERJASAMA PROPERTY AND EQUIPMENT UNDER JOINT OPERATIONS

Dalam dokumen PT MNC Investama, Tbk - Item (Halaman 135-141)

| Consolidated Financial Statements

PSAK 55 (Revised 2006), Financial Instruments: Recognition and Measurement

19. ASET TETAP KERJASAMA PROPERTY AND EQUIPMENT UNDER JOINT OPERATIONS

Aset tetap kerjasama merupakan aset tetap yang dibiayai secara bersama-sama oleh RCTI dan SCTV untuk kegiatan operasional siaran nasional (nation wide). RCTI dan SCTV masing-masing menanggung sebesar 50% biaya perolehan stasiun relay yang dibangun bersama-sama (Catatan 59b). RCTI, SCTV dan INDOSIAR juga

melakukan perjanjian kerjasama kegiatan

operasional siaran nasional (nation wide) di Jember, Madiun dan Banyuwangi. RCTI, SCTV dan INDOSIAR masing-masing menanggung 1/3 biaya perolehan stasiun relay yang dibagi bersama-sama (Catatan 59b). Rincian aset tetap kerjasama adalah sebagai berikut:

Property and equipment under joint operations represent assets financed by RCTI and SCTV for nationwide operations. RCTI and SCTV will assume 50% each of the cost of all relay stations of the joint operations (Note 59b). RCTI, SCTV and INDOSIAR also have joint nationwide operations in Jember, Madiun and Banyuwangi. RCTI, SCTV and INDOSIAR assumed 1/3 each for the cost of relay stations which were built (Note 59b). The details of assets under joint operations are as follows:

Jumlah/

RCTI SCTV INDOSIAR Total

Biaya perolehan Acquisition costs

Tanah 646 1.040 - 1.686 Land

Bangunan 3.576 2.845 205 6.626 Buildings

Peralatan studio 19.895 11.098 - 30.993 Studio equipment

Kendaraan bermotor 9 71 - 80 Motor vehicles

Peralatan kantor 148 77 1 226 Office equipment

Peralatan lain-lain 4.207 3.434 324 7.965 Other equipment

Jumlah 28.481 18.565 530 47.576 Total

Bagian SCTV dan INDOSIAR (14.240) (9.430) (354) (24.024) SCTV's and INDOSIAR'S share

Bagian RCTI 14.241 9.135 176 23.552 RCTI's share

Akumulasi penyusutan (12.126) (7.801) (31) (19.958) Accumulated depreciation

Jumlah Tercatat 2.115 1.334 145 3.594 Net Book Value

2008 Aset atas nama/

PT. BHAKTI INVESTAMA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN PT. BHAKTI INVESTAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DESEMBER 2008 DAN 2007 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2008 AND 2007 AND TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEARS THEN ENDED (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) - Lanjutan (Figures in tables are stated in millions of Rupiah) - Continued

Jumlah/

RCTI SCTV INDOSIAR Total

Biaya perolehan Acquisition costs

Tanah 646 1.040 - 1.686 Land

Bangunan 3.576 2.845 205 6.626 Buildings

Peralatan studio 19.701 11.098 - 30.799 Studio equipment

Kendaraan bermotor 9 71 - 80 Motor vehicles

Peralatan kantor 148 144 1 293 Office equipment

Peralatan lain-lain 4.207 3.433 324 7.964 Other equipment

Jumlah 28.287 18.631 530 47.448 Total

Bagian SCTV dan INDOSIAR (14.146) (9.494) (353) (23.993) SCTV's and INDOSIAR'S share

Bagian RCTI 14.141 9.137 177 23.455 RCTI's share

Akumulasi penyusutan (11.182) (7.620) (136) (18.938) Accumulated depreciation

Jumlah Tercatat 2.959 1.517 41 4.517 Net Book Value

2007 Aset atas nama/

Assets under the name of

Bagian RCTI atas beban penyusutan aset tetap kerjasama untuk tahun 2008 dan 2007 masing- masing sebesar Rp 1.020 juta dan Rp 1.619 juta.

RCTI’s share of depreciation on property and equipment under joint operations charged to operations amounted to Rp 1,020 million and Rp 1,619 million in 2008 and 2007, respectively.

20. GOODWILL 20. GOODWILL

Akun ini merupakan selisih lebih antara biaya perolehan dan bagian Perusahaan dan anak perusahaan atas nilai wajar aset bersih anak perusahaan sebagai berikut:

This account represents the excess of acquisition cost over the Company and its subsidiaries interest in the fair value of the net assets of their respective subsidiaries as follows:

2008 2007

Biaya Perolehan Cost

PT. MNC Sky Vision 1.591.527 1.591.527 PT. MNC Sky Vision

PT. Media Nusantara Citra Tbk PT. Media Nusantara Citra Tbk

dan anak perusahaan 738.342 304.629 and its subsidiaries PT. Global Mediacom Tbk 267.949 267.949 PT. Global Mediacom Tbk PT. Bhakti Capital Indonesia Tbk 12.124 12.124 PT. Bhakti Capital Indonesia Tbk

PT. Infokom Elektrindo PT. Infokom Elektrindo

dan anak perusahaan 10.172 10.172 and its subsidiaries

PT. Mobile-8 Telecom Tbk - 930.006 PT. Mobile-8 Telecom Tbk

Jumlah 2.620.114 3.116.407 Total

Differences in foreign exchange Pengaruh selisih kurs penjabaran 160.439 - translation

Akumulasi amortisasi Accumulated amortization

Awal tahun 270.912 173.191 Beginning of year

Amortisasi tahun berjalan 156.719 97.721 Amortization for the year Eliminasi karena divestasi (153.122) - Elimination due to divestment

Akhir tahun 274.509 270.912 End of year

PT. BHAKTI INVESTAMA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN PT. BHAKTI INVESTAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DESEMBER 2008 DAN 2007 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2008 AND 2007 AND TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEARS THEN ENDED (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) - Lanjutan (Figures in tables are stated in millions of Rupiah) - Continued

Amortisasi goodwill sebesar Rp 156.719 juta tahun 2008 dan Rp 97.721 juta tahun 2007.

Amortization of goodwill amounted to Rp 156,719 million in 2008 and Rp 97,721 million in 2007. Dalam penambahan goodwill pada MNC tahun

2008, termasuk goodwill dari akuisisi tambahan MNC sebesar Rp 327.837 juta (Catatan 55) dan biaya historis hak minoritas atas goodwill yang telah ada di Linktone Ltd. sebesar Rp 57.882 juta.

Addition to goodwill of MNC in 2008 includes goodwill arising from additional acquisition of MNC amounting to Rp 327,837 million (Note 55) and minority interest at historical cost of the pre- existing goodwill in Linktone Ltd. amounting to Rp 57,862 million.

Pengurangan goodwill termasuk goodwill milik M8T dengan nilai tercatat Rp 212.250 juta yang didivestasi pada tahun 2008 (Catatan 4).

Deduction in goodwill includes M8T’s goodwill with carrying amount of Rp 212,250 million which was divested in 2008 (Note 4).

21. ASET LAIN-LAIN 21. OTHER ASSETS

2008 2007

Aset restrukturisasi Cipta TPI 103.500 103.500 Restructuring asset of Cipta TPI

Uang muka sewa transmisi Advances for transmission rental

dan menara 101.005 94.759 and tower

Beban tangguhan - bersih 94.264 145.050 Deferred charges - net

Piutang hubungan istimewa dari Receivable from a related party of

anak perusahaan 53.389 52.140 subsidiary

Uang jaminan 37.211 38.318 Security deposits

Uang muka pengembangan usaha 32.343 28.918 Advances for business development Agunan yang diambil alih 4.806 3.114 Reposessed assets

Uang muka pembelian peralatan studio 4.002 7.826 Advance for purchase of studio equipment

Lain-lain 48.205 29.741 Others

Jumlah 478.725 503.366 Total

MNC mempunyai aset restrukturisasi Cipta TPI sebesar Rp 103,5 miliar yang akan digunakan dalam rangka investasi pada bidang media dan penyiaran.

MNC had restructuring asset of Cipta TPI amounting to Rp 103.5 billion, which will be used for investments in the media and broadcasting business.

Beban tangguhan terutama merupakan biaya subsidi dalam rangka perolehan pelanggan telekomunikasi dan biaya insentif sehubungan dengan perolehan pelanggan TV berbayar. Beban tangguhan lainnya terdiri dari hak atas tanah, hak pengelolaan gedung dan biaya tangguhan lainnya.

The deferred charges mainly represent costs

incurred in relation to telecommunication

subscribers acquisition program and incentive expense incurred in relation to the pay TV subscriber acquisition. Other deferred charges consist of landrights, property rights and other deferred charges.

MNCSV memiliki piutang di luar usaha dengan pihak hubungan istimewa MNCSV, yang timbul terutama dari biaya yang dibayarkan terlebih dahulu oleh MNCSV dan tidak dikenakan bunga. Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, piutang pihak hubungan istimewa dari anak perusahaan masing-masing sebesar Rp 53.389 juta dan Rp 52.140 juta. Tidak terdapat penyisihan piutang ragu-ragu atas piutang tersebut karena manajemen anak perusahaan yakin bahwa seluruh piutang tersebut dapat ditagih.

MNCSV had non-interest bearing non-trade accounts receivable from MNCSV’s related party which arising mainly from expense advanced by MNCSV. As of December 31, 2008 and 2007, receivable from related party of subsidiary

amounted to Rp 53,389 million and

Rp 52,140 million, respectively. No allowance for doubtful account was provided on such receivable as the subsidiary’s management believes that all such receivable are collectible.

PT. BHAKTI INVESTAMA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN PT. BHAKTI INVESTAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DESEMBER 2008 DAN 2007 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2008 AND 2007 AND TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEARS THEN ENDED (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) - Lanjutan (Figures in tables are stated in millions of Rupiah) - Continued

Anak perusahaan membayar uang jaminan terutama untuk pembelian program, pembelian

bahan baku kertas, sewa transponder, sewa

kantor dan pemakaian telepon kepada pihak ketiga.

The subsidiaries paid guarantee deposits mainly for purchases of program, purchases of paper materials, transponder rental, office rental and telephone utilization to third parties.

22. HUTANG BANK 22. BANK LOANS

2008 2007

Standard Chartered Bank 220.000 - Standard Chartered Bank

Bank Central Asia (Catatan 30) 36.438 39.701 Bank Central Asia (Note 30)

Bank Syariah Mandiri 32.850 28.257 Bank Syariah Mandiri

Bank Rakyat Indonesia 18.000 - Bank Rakyat Indonesia

Bank Panin 3.075 - Bank Panin

Bank CIMB Niaga 1.500 - Bank CIMB Niaga

Bank Danamon - 14.129 Bank Danamon

Bank Artha Graha - 2.771 Bank Artha Graha

Jumlah 311.863 84.858 Total

Standard Chartered Bank Standard Chartered Bank

Pada tanggal 17 Oktober 2008, RCTI,

memperoleh fasilitas pinjaman dari Standard

Chartered Bank berupa Bridging Loan Facility

sebesar Rp 220 milliar dan Revolving Credit

Facility sebesar Rp 30 miliar, dengan tingkat

bunga sebesar cost of fund + 3% per tahun dan

jatuh tempo pada tanggal 17 Oktober 2009. Pinjaman ini dijamin dengan tanah seluas 96.826 m2 di Jakarta Barat, peralatan studio dan transmisi milik RCTI (Catatan 18).

On October 17, 2008, RCTI, obtained a loan from Standard Chartered Bank with Bridging Loan Facility of Rp 220 billion and Revolving Credit Facility of Rp 30 billion which bear interest of cost of fund + 3% per annum and due on October 17, 2009. The loan is secured by land with total area of 96,826 square meter located in West Jakarta, studio equipment and transmission owned RCTI (Note 18).

Bank Syariah Mandiri Bank Syariah Mandiri

IAT, memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari Bank Syariah Mandiri maksimum sebesar US$ 3.000.000, jangka waktu 12 bulan jatuh tempo 31 Oktober 2008 dengan tingkat bunga sebesar 9,5% per tahun. Pinjaman ini dijamin

dengan, piutang usaha, 2 unit pesawat

Beechcraft 1900D (PK-TRX dan PK-TRU), 1 unit pesawat BAC 1-11 (PK-TRU), 1 unit helikopter Dauphin tipe 365N2 dan 1 unit helikopter Dauphin tipe SA-365C2 (Catatan 8 dan 18). Sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasi, perpanjangan perjanjian masih dalam proses.

IAT, obtained working capital credit facility from Bank Syariah Mandiri with a maximum amount of US$ 3,000,000, with a term of 12 months, due on October 31, 2008 and with interest rate of 9.5% per annum. This facility is secured by trade receivables, 2 unit of Beechcraft 1900D aircraft (PK-TRX and PK-TRU), 1 unit BAC 1-11 aircraft (PK-TRU), 1 unit Dauphin helicopter type 365N2 and 1 unit Dauphin helicopter type SA-365C2 (Notes 8 and 18). As of the issuance date of consolidated financial statement, the agreement extention is still in process.

Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, saldo hutang untuk fasilitas ini masing-masing sebesar Rp 32.850 juta dan Rp 28.257 juta.

As of December 31, 2008 and 2007, the outstanding loan from this facility amounted to

Rp 32,850 million and Rp 28,257 million,

PT. BHAKTI INVESTAMA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN PT. BHAKTI INVESTAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DESEMBER 2008 DAN 2007 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2008 AND 2007 AND TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEARS THEN ENDED (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) - Lanjutan (Figures in tables are stated in millions of Rupiah) - Continued

Sehubungan dengan fasilitas kredit tersebut, IAT diwajibkan memenuhi batasan-batasan tertentu yang harus mendapat persetujuan tertulis atau wajib dilaporkan secara tertulis kepada Bank Syariah Mandiri.

In relation to such credit facility, IAT is restricted by certain covenants, which require written approval from or have to be reported to Bank Syariah Mandiri.

Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, manajemen berpendapat bahwa IAT telah mematuhi seluruh batasan-batasan yang diminta oleh bank.

As of December 31, 2008 and 2007, management of IAT believes that it has complied with all important covenants required by the bank.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Bank Rakyat Indonesia (BRI)

Pada tanggal 26 Desember 2008, MNI, memperoleh fasilitas pinjaman dari BRI dengan maksimum pinjaman sebesar Rp 18 miliar dengan tingkat bunga sebesar 14,5% per tahun dan jatuh tempo pada tanggal 26 Desember 2009. Pinjaman ini dijamin dengan deposito berjangka milik MNC sebesar Rp 18,75 miliar (Catatan 7).

On December 26, 2008, MNI, obtained a loan facility from BRI with maximum amount of Rp 18 billion and bears interest of 14.5% per annum and will be due on December 26, 2009. The loan is secured by time deposit owned by MNC of Rp 18.75 billion (Note 7).

Bank Panin

Pada tanggal 4 Nopember 2008, CMI,

memperoleh fasilitas pinjaman dari Bank Panin dengan maksimum sebesar Rp 4 miliar dengan tingkat bunga 15% per tahun dan jatuh tempo pada tanggal 4 Nopember 2009. Pinjaman ini dijamin dengan tanah dan bangunan milik CMI

seluas 382 m2 di Duren Tiga, Jakarta Selatan

(Catatan 18).

Bank Panin

On November 4, 2008, CMI, obtained a loan facility from Bank Panin with maximum amount of Rp 4 billion, interest at 15% per annum and will be due on November 4, 2009. The loan is secured by land and building owned by CMI with an area of 382 square meters, located at Duren Tiga, South Jakarta (Note 18).

Bank CIMB Niaga Bank CIMB Niaga

CMI juga memperoleh pinjaman tetap dari Bank CIMB Niaga sebesar Rp 1,5 miliar dengan jangka waktu pinjaman selama 1 tahun dan dapat diperpanjang. Tingkat bunga pinjaman adalah sebesar 15% per tahun. Pinjaman ini dijamin dengan deposito berjangka milik CMI sebesar Rp 1.957 juta (Catatan 7).

CMI also obtained a fixed loan facility from Bank CIMB Niaga amounted to Rp 1.5 billion with term of 1 year and is extendable. Interest rate per annum is 15%. The loan is secured by time deposit owned by CMI of Rp 1,957 million (Note 7).

Bank Danamon

Pada tanggal 2 Januari 2003, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dari Bank Danamon

untuk pembiayaan pengambilalihan aset

perusahaan tertentu maksimum US$ 10.000.000. Fasilitas kredit ini diubah menjadi maksimum sebesar US$ 8.500.000. Jangka waktu pinjaman adalah 4 bulan dengan tingkat bunga 1% di atas

Prime rate Bank Danamon. Pinjaman ini dijamin

dengan 80 juta saham Mediacom milik

Perusahaan. Pinjaman tersebut telah

diperpanjang beberapa kali, terakhir jatuh tempo tanggal 6 Juli 2008 dan pembayarannya dapat dipercepat sesuai dengan syarat dalam perjanjian pinjaman. Perusahaan dibatasi oleh persyaratan tertentu yang tercantum dalam perjanjian hutang bank tersebut.

Bank Danamon

On January 2, 2003, the Company obtained loan facility from Bank Danamon to finance the takeover of the assets of certain company. The

facility has a maximum amount of

US$ 10,000,000 and was subsequently changed to maximum amount of US$ 8,500,000. The loan has a term of 4 months with interest rate per annum at Bank Danamon’s prime rate plus 1%. The loan is secured by 80 million shares of Mediacom owned by the Company. The loan has been extended several times, the term of the latest extension is on July 6, 2008 and payment can be accelerated pursuant to certain provisions of the loan agreement. The Company is also restricted by certain covenants as stipulated in the agreement.

PT. BHAKTI INVESTAMA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN PT. BHAKTI INVESTAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DESEMBER 2008 DAN 2007 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2008 AND 2007 AND TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEARS THEN ENDED (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) - Lanjutan (Figures in tables are stated in millions of Rupiah) - Continued

Perusahaan telah membayar pinjaman tersebut

sebesar US$ 8,5 juta sampai dengan

31 Desember 2007, dan sisanya dilunasi di tahun 2008.

The Company paid the loan of US$ 8.5 million until December 31, 2007, and the remaining amount is fully paid in 2008.

Bank Artha Graha Bank Artha Graha

MNCSV memperoleh fasilitas L/C berjangka maksimum sebesar US$ 100.000 dan tingkat suku bunga pinjaman sebesar 19% per tahun. Fasilitas ini dijamin dengan bangunan dan peralatan penyiaran milik MNCSV (Catatan 18). Pada tahun 2008, fasilitas ini telah dilunasi.

MNCSV obtained letter of credit facility with maximum amount of US$ 100,000 and interest rate of 19% per annum. The facility was secured by MNCSV’s building and broadcasting equipment (Note 18). In 2008, this facility was fully paid.

Manajemen berpendapat bahwa Perusahaan dan anak perusahaan telah melakukan pembayaran pokok dan bunga pinjaman sesuai dengan jadwal

pembayaran dan memenuhi pembatasan-

pembatasan yang ditentukan dalam perjanjian pinjaman.

Management believes that Company and its subsidiaries had paid the principal loans and interest expense in accordance with the schedule of payments and have fulfilled the restrictions as stipulated in the loan agreement.

23. WESEL BAYAR 23. NOTES PAYABLE

Pada tanggal 30 Oktober 2007, IAT menerbitkan wesel bayar kepada Formosa Group Ltd. sebesar US$ 1.605.000 dan Rp 15.000 juta masing- masing jangka waktu 6 bulan dan 3 bulan, dengan tingkat bunga 10,5% dan 16% per tahun. Pada tanggal 31 Desember 2007 jumlah tercatat sebesar Rp 30.117 juta.

On October 30, 2007, IAT issued promisorry notes to Formosa Group Ltd. with nominal amounts of US$ 1,605,000 and Rp 15,000 million with a term of 6 months and 3 months, respectively, and interest rate of 10.5% and 16% per annum, respectively. As of December 31, 2007, the outstanding balance amounted to Rp 30,117 million.

Pada tanggal 14 Mei 2008 wesel bayar sebesar US$ 1.605.000 seluruhnya dilunasi dan wesel bayar dalam mata uang Rupiah dilunasi sebagian sebesar Rp 7.000 juta.

On May 14, 2008, promissory note of

US$ 1,605,000 was fully paid while promissory notes in Rupiah currency was partially paid in the amount of Rp 7,000 million.

Pada tanggal 14 Mei 2008, IAT menerbitkan wesel bayar sebesar US$ 2.400.000 dan memperpanjang wesel bayar Rp 8.000 juta kepada Formosa Group Limited masing-masing jangka waktu 3 bulan dengan tingkat bunga 9% dan 16% per tahun. Kedua wesel bayar telah beberapa kali diperpanjang dan akan jatuh tempo pada tanggal 30 Januari 2009 dan 14 Pebruari 2009 masing-masing untuk yang bermata uang Rupiah dan Dollar AS.

Also on May 14, 2008, IAT issued new promissory notes to Formosa Group Limited amounting to US$ 2,400,000 and Rp 8,000 million with a term of 3 months, and interest rate of 9% and 16% per annum, respectively. Both promissory note were extended several times and had maturity dates on January 30, 2009 and February 14, 2009 for Rupiah and US Dollar currencies, respectively.

Pada tanggal 31 Desember 2008, jumlah hutang wesel bayar anak perusahaan kepada Formosa Group Limited sebesar Rp 32.080 juta yang terdiri dari wesel bayar sebesar US$ 2.400.000 dan Rp 5.800 juta.

As of December 31, 2008, IAT’s notes payable to Formosa Group Limited totalled Rp 32,080 million which consist of US$ 2,400,000 and Rp 5,800 million.

Pada bulan Januari 2009, seluruh wesel bayar telah diselesaikan.

PT. BHAKTI INVESTAMA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN PT. BHAKTI INVESTAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI NOTES TO CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DESEMBER 2008 DAN 2007 SERTA UNTUK TAHUN- DECEMBER 31, 2008 AND 2007 AND TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEARS THEN ENDED (Angka dalam tabel dinyatakan dalam jutaan Rupiah) - Lanjutan (Figures in tables are stated in millions of Rupiah) - Continued

24. HUTANG USAHA 24. TRADE ACCOUNTS PAYABLE

2008 2007

a. Berdasarkan segmen usaha a. By Business segment

Pihak hubungan istimewa Related parties

Media berbasis konten dan iklan 65.511 39.215 Content and advertisement media

Teknologi informasi 92 - Information technology

Jumlah 65.603 39.215 Total

Pihak ketiga Third parties

Media berbasis konten dan iklan 514.466 417.511 Content and advertisement media

Media berbasis pelanggan 109.917 114.115 Subscriber based media

Telekomunikasi dan teknologi Telecommunications and information

informasi 30.206 126.925 technology

Transportasi 49.795 26.933 Transportation

Jumlah 704.384 685.484 Total

Jumlah 769.987 724.699 Total

b. Berdasarkan mata uang b. By currency

Rupiah 499.942 545.041 Rupiah US Dollar 235.722 165.824 US Dollar Euro 21.652 13.263 Euro Yen 12.409 - Yen Lainnya 262 571 Others Jumlah 769.987 724.699 Total

25. HUTANG NASABAH 25. CUSTOMERS PAYABLE

Akun ini termasuk kewajiban kepada pihak ketiga yang timbul dari transaksi perdagangan efek yang dilakukan untuk pengelolaan dana nasabah, deposito nasabah dan transaksi pembiayaan lainnya.

This account includes liabilities to third parties arising from securities transactions involving managing customers’ funds, other customers’ deposits, and other financing transactions.

Dalam dokumen PT MNC Investama, Tbk - Item (Halaman 135-141)