• Tidak ada hasil yang ditemukan

ASET TETAP (Lanjutan) PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT(Continued)

2 0 1 4 Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/ 2 0 1 4

Beginning Additions Disposals Reclassification Ending balance

Biaya perolehan C o s t

Pemilikan langsung Direct ownership

T a n a h 15.090.854 - - - 15.090.854 L a n d

Bangunan 45.860.335 90.368 9.837.521 1.218.888 37.332.070 Buildings

Instalasi listrik 6.518.892 453.447 - 334.600 7.306.939 Electrical installations

M e s i n 164.246.411 4.551.113 1.656.059 17.545.568 184.687.033 Machineries

Peralatan pabrik 36.406.815 2.070.950 - 2.202.811 40.680.576 Factory equipment

Peralatan laboratorium 7.985.408 248.371 - - 8.233.779 Laboratory equipment

Peralatan kantor 13.367.740 271.743 - - 13.639.482 Office equipment

Kendaraan bermotor 6.996.710 965.730 183.022 460.318 8.239.736 Motor vehicles

Sewa pembiayaan Finance lease

Kendaraan bermotor 10.080.608 414.000 - - 10.494.608 Motor vehicles

J u m l a h 306.553.772 9.065.722 11.676.602 21.762.185 325.705.077 To t a l

Aset dalam penyelesaian Construction in progress

Bangunan 719.175 559.713 - ( 1.218.888) 60.000 Buildings

Instalasi listrik 325.182 1.051.054 - ( 334.600) 1.041.636 Electrical installation

M e s i n 18.582.777 1.209.243 - ( 17.545.568) 2.246.452 Machineries

Peralatan pabrik 2.441.293 - - ( 2.202.811) 238.482 Factory equipment

Kendaraan bermotor 435.318 25.000 - ( 460.318) - Motor vehicles

J u m l a h 22.503.745 2.845.011 - ( 21.762.185) 3.586.570 To t a l

Jumlah biaya perolehan 329.057.517 11.910.732 11.676.602 - 329.291.647 Total cost

Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation

Pemilikan langsung Direct ownership

Bangunan 19.924.576 3.119.973 5.891.461 - 17.153.088 Buildings

Instalasi listrik 6.119.190 205.847 - - 6.325.038 Electrical installation

M e s i n 108.200.934 11.913.373 1.656.059 - 118.458.248 Machineries

Peralatan pabrik 28.332.182 3.190.324 - - 31.522.506 Factory equipment

Peralatan laboratorium 7.504.792 258.463 - - 7.763.255 Laboratory equipment

Peralatan kantor 11.561.956 812.744 - - 12.374.700 Office equipment

Kendaraan bermotor 4.341.701 655.744 183.022 - 4.814.423 Motor vehicles

Sewa pembiayaan Finance lease

Kendaraan bermotor 6.779.817 2.317.989 - - 9.097.806 Motor vehicles

J u m l a h 192.765.148 22.474.458 7.730.542 - 207.509.064 T o t a l

Jumlah tercatat 136.292.370 121.782.583 Carrying amount

Perusahaan dan entitas anaknya memiliki beberapa bidang tanah yang terletak di Jakarta, Tangerang dan Pulau Batam dengan hak legal berupa Hak Guna Bangunan yang berjangka waktu 20-30 tahun yang akan jatuh tempo antara tahun 2004 – 2028. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan yang memadai.

The Company and its subsidiary own several pieces of land located in Jakarta, Tangerang and Batam Island with Building Use Rights (Hak Guna Bangunan or HGB) for 20 to 30 years will be due between 2004 – 2028. Management believes that there will be no difficulty in the extension of the landrights since all the land were acquired legally and supported by sufficient evidence of ownership.

10. ASET TETAP (Lanjutan) 10. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT(Continued)

Perusahaan melakukan penilaian kembali aset tetap tanah, bangunan dan mesin. Nilai wajar ditentukan berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh konsultan properti independen tanggal 22 Desember 2015 untuk tahun 2015.

The Company conducted revaluation for land, building

and machineries. The fair value was determined based on the results of the assessment by independent property consultants dated 22 December 2015 for the year 2015.

Entitas anak melakukan penilaian kembali aset tetap tanah, bangunan dan mesin. Nilai wajar ditentukan berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh konsultan properti independen tanggal 31 Desember 2015 untuk tahun 2015.

Subsidiary conducted revaluation for land, building and

machineries. The fair value was determined based on the results of the assessment by independent property consultants dated 31 December 2015 for the year 2015.

Dalam melakukan penilaian wajar, Penilai Independen menggunakan metode penilaian dengan mengkombinasikan 3 (tiga) pendekatan yang terdiri dari pendekatan data pasar, pendekatan biaya dan pendekatan pendapatan. Sehubungan dengan penerapan metode revaluasi pada aset tetap tanah dan bangunan, pendekatan yang digunakan adalah sebagai berikut:

In determining fair value, the Independent Valuers use

assessment method by combining 3 (three) approaches, consist of market data approach, cost approach and income approach. In connection with the adoption of revaluation of land and building, the approaches used are as follows:

- Pendekatan Pasar (Market Approach) adalah pendekatan penilaian yang menggunakan data transaksi atau penawaran atas properti yang sebanding dan sejenis dengan obyek penilaian yang didasarkan pada suatu proses perbandingan dan penyesuaian. Pendekatan pasar digunakan untuk mendapatkan Nilai Wajar tanah, kendaraan dan alat berat, yaitu dengan membandingkan beberapa data jual beli dari obyek penilaian yang sejenis dan sebanding, yang akhirnya dapat ditarik suatu kesimpulan.

- Market Approach (Market Approach) is a valuation

approach that uses data on property transactions or deals that are comparable and similar to the valuation object based on a process of comparison and adjustment. Market approach used to obtain the fair value of land, vehicles and heavy equipment, namely by comparing the sale and purchase of some of the data object similar and comparable assessment, which can ultimately be concluded.

- Pendekatan pendapatan (Income Approach) adalah pendekatan penilaian yang didasarkan pada pendapatan dan biaya dari obyek penilaian, yang kemudian dikapitalisasikan

- Approach income (Income Approach) is an approach

based on the assessment of revenues and expenses from the valuation object, and then be capitalized

- Konsep dasar pendekatan biaya adalah suatu pendekatan yang digunakan untuk mendapatkan indikasi nilai dengan perkiraan biaya yang diperlukan untuk menggantikan, memperbaiki atau membangun kembali property kekondisi yang secara substansial sama dengan, tapi tidak lebih baik atau lebih ekstensif dari kondisi baru yang meliputi biaya/ harga bahan, upah buruh, biaya supervisi, biaya tetap kontraktor , termasuk keuntungan, biaya tenaga ahli teknik termasuk semua pengeluaran yang berkaitan seperti biaya angkutan, asuransi, biaya pemasangan, bea masuk, pajak pertambahan nilai (PPN) bila ada,

tetapi tidak termasuk biaya upah lembur dan premi/bonus. Pendekatan biaya digunakan untuk

mendapatkan Nilai Wajar bangunan, sarana pelengkap, Peralatan Kantor, Mesin Produksi, Peralatan Laboratorium, Peralatan Bengkel dan Peralatan Pabrik dengan melakukan metode biaya penggantian baru disusutkan dikurangi penyusutan-penyusutan yang terjadi dan juga menghitung meter persegi dari unit terpasang.

- The basic concept of the cost approach is an

approach that is used to get an indication of the value of the estimated costs necessary to replace, repair or rebuild property into the condition that is substantially equal to, but not better or more extensive than the new conditions that include the cost / price of materials , wages, cost of supervision, the fixed costs of contractors, including benefits, costs of technical specialists, including all expenses related such as transport costs, insurance, installation costs, import duties, value added tax (VAT) if any, but does not include the cost of overtime pay and premium / bonus. The cost approach is used to obtain the fair value of the

building, supplementary facilities, Office

Equipment, Production Engineering, Laboratory Equipment, Equipment Repair and Equipment Factory to perform depreciation calculation using New Replacement Cost method then its value minus depreciation expenses that occurred and can be calculated by calculate square meters of units installed.

10. ASET TETAP (Lanjutan) 10. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT(Continued)

2 0 1 5 2 0 1 4

Penyusutan dialokasikan pada: Depreciation are allocated to:

to the following

Beban produksi tidak langsung Manufacturing expenses

(Catatan 22) 19.584.516 17.677.478 (Note 22)

Beban penjualan (Catatan 23) 868.568 1.337.552 Selling expenses (Note 23)

Beban umum dan administrasi General and administrative expenses

(Catatan 23) 2.465.905 3.459.428 (Note 23)

J u m l a h 22.918.989 22.474.458 T o t a l

Pada tahun 2015 dan 2014, seluruh aset tetap kecuali tanah telah diasuransikan terhadap segala risiko kepada konsorsium asuransi yang dikoordinasi oleh PT Estika Jasatama dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp 240.000.000. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

In 2015 and 2014, all property, plant and equipment except for land, the insurance consortium

coordinated by PT Estika Jasatama with

total coverage of Rp 240,000,000 respectively. Management believes that the insurance coverage is adequate to cover possible losses on the assets insured.

Aset tetap dijadikan jaminan atas utang PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Catatan 12).

Property, plant and equipment are used as a collateral for the loans obtained from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Note 12).

Pada tahun 2014, Perusahaan melakukan penurunan nilai atas aset tetap bangunan di PT Jembo Energindo, entitas anak sebesar Rp 3.946.060. Hal ini dikarenakan aset tetap tersebut dibangun di atas tanah milik PT PLN (Persero) yang sudah selesai kontraknya.

In 2014, the Company made an impairment of property, plant and equipment at PT Jembo Energindo, a subsidiary amounting to Rp 3,946,060. This is because the property, plant and equipment constructed on land owned by PT PLN (Persero) that has been completed.

Dokumen terkait