• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN & SARAN

B. Saran

3. Bagi Asia Pulp and Paper

APP tentunya mendapakan apresiasi yang sangat besar dari banyak pihak dengan adanya kebijakan Konservasi Hutan ini. Hal yang seharusnya dilakukan APP adalah memastikan sampai pada level impelementor kebijakan bahwa kebijakan Konservasi Hutan ini terlaksana dengan baik.

86

DAFTAR PUSTAKA Buku/Jurnal

Asia Tenggara, Greenpeace (2013).”Bagaimana Greenpeace Menghentikan Deforstasi di Indonesia”. Menuju Nol. Jakarta. Greenpeace.

Barata, Samadi Surya. 1998. Metodologi Penelitian, Jakarta, Raja Grafindo Persada.

Bellman, Eric (2012). "Asia Pulp & Paper Tightens Forest-Conservation Efforts". Wall Street Journal.

Berry, David. 1995. Pokok-Pokok Pikiran dalam Sosiologi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Briefing Paper, REDD Monitoring. (2011). “Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Penyelamatan Hutan Indonesia dan Iklim Global

Briefing Paper, REDD Monitoring. (2011). “Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Penyelamatan Hutan Indonesia dan Iklim Global.

Eyes on the Forest, Kebenaran di balik greenwash APP, Desember 2011 Greenpeace, KebijakanKonservasiKehutanan APP, Oktober 2013, hlm.3.

Horton, Paul B dan Chestor L. Hunt. 1987. Sosiologi. terj. Amiruddin Ram. Tita Sobari. 1 jld. Jakarta: Erlangga

Mas’oed, Mohtar. 1990. Ilmu HubunganInternasional :Disiplin dan Metodologi. Yogyakarta, LP3ES.

Miles, Matthew B dan huberman, A Michael. 1992. Analisis Data Kualitatif. Jakarta. Universitas Indonesia Press

Pirard &Rokhim, 2006. Asia Pulp & Paper Indonesia: The business rationale that led toforest degradation and financial collapse.

87

Plano, J.C., R.E. Riggs, H.S. Robins. 1989. Kamus Analisa Politik. Jakarta: CV Rajawali

Rushton (2013) “The Indonesian Giant has Surprised the Global Industry with its Latest Annaouncement at Its Vision 2020 Roadmap Update” APP : No More Deforestation.

Soekanto. 2005. Sosiologi Suatu Pengantar. PT. Raja Grafindo Persada: Jakarta.

Sukradi, Doddy S. (2012). “Kerjasama Antara Kementerian Kehutanan, DNPI,

dan UN-REDD Indonesia. (diakses 10 Agustus 2016)

Surat Edaran Kebijakan Konservasi Hutan oleh APP 1 februari 2013

Sutherlin, Laurel (2013). "Rainforest Action Network Responds to Asia Pulp and Paper’s New Forest Commitments".Rainforest Action Network.

Website

Annual Report Asia Pulp and Paper. (2014). www.asiapulppaper.com (diakses 3 Agustus 2015)

Arifiandi, Nur Maliki. (2011). “Pulp and Paper”. http://www.wwf.or.id/program/reduksi_dampak_lingkungan/kehutanan/pulp _and_paper/ (diakses 2 November 2015)

Butler, Rhett (5 February 2013). "The beginning of the end of deforestation in Indonesia?”. http://www.mongabay.co.id/repot (diakses, 13 november 2015)

Diana. (2013). Pentingnya Ekosistem Hutan Bagi Kehidupan Manusia. Tersedia: http://www.academia.edu/ (diakses, 21 agustus 2016)

Donnan, Shawn (21 February 2006). "http://www.ft.com/Home/UK/UK-The usefulness of scholarships and tigers". Financial Times. (diakses 19 april 2015)

88

Feature Story. (2012). “Mackanzie Financial Investment Linked to Illegal

Rainforest Destruction”.

http://www.greenpeace.org/canada/en/recent/mackenzie-investments- rainforest-destruction/ (diakses agustus 2016, 17.30)

Forest Watch Indonesia dan Global Forest Watch. (2013). “Potret Keadaan Hutan

Indoensia. Tersedia: http://fwi.or.id/publikasi/potret-keadaan-hutan-

indonesia/ (diakses, 23 agustus 2016)

Friend of The Earth. (2012). “Indonesia Trees Without Indonesia Trees”. www.foei.org (diakses, 18 april 2015)

"FSC rules in upheaval after green groups level accusations at APP | printweek.com | Latest Print Industry News, Jobs, Features, Product Reviews, Used Printing and Packaging Machinery". printweek.com. 1 November 2007. (diakses pada 19 april 2015).

Greenpeace. (2010). “Konsumen Sektor Mainan APP”. http://www.greenpeace.org/seasia/id/campaigns/melindungi-hutan-alam- terakhir/app1/toys/sector/#tab1 (diakses November 2015, 10.19)

Hamzirwan. (2011). “Aktivis Greenpeace Dilarang Masuk Indonesia”. www.regional.kompas.com (diakses 30 april 2016, 12.17)

Heldingrats, Ottho. (2011). “Bagaimana Sinarmas Meluluhkan Bumi”. http://www.greenpeace.org/seasia/id/press/reports/SM_APP/ (diakses 10 Maret 2016)

http://www.printweek.com"FSC rules in upheaval after green groups level accusations at APP /printweek.com | Latest Print Industry News, Jobs, Features, Product Reviews, Used Printing and Packaging Machinery". 1 November 2007. (diakses pada 19 april 2015).

Indonesia, wwf. (2012). “Peluncuran dan Bedah Buku “Menjaga Hutan Kita: Pro-

Kontra Kebijakan Moratorium Hutan dan Gambut”. http://www.wwf.or.id/?26080/Peluncuran-dan-Bedah-Buku-Menjaga-

89

Hutan-Kita-Pro-Kontra-Kebijakan-Moratorium-Hutan-dan-Gambut (diakses 27 Agustus 2016, 9.21)

Kenyon, Laura. (2011). “Success: Barbie and Mattrl Drop Deforestation”. http://www.greenpeace.org/international/en/news/Blogs/makingwaves/suc cess-barbie-and-mattel-drop-deforestation/blog/37176/ (diakses, 7 agustus 2016, 12.20)

Nashikun, Uun. (2013). “Ketergantungan Dunia Akan Hutan Indonesia”. http://www.kompasiana.com/nashikhun/ketergantungan-dunia-akan-hutan- indonesia (diakses, 20 agustus 2016, 13.45

Maitar, Bustar. (2011). “Bagaiamana Barbie Menghancurkan Hati Ken: Karena Kebiasaannya Menghancurkan Hutan Indonesia”. http://www.greenpeace.org/seasia/id/blog/bagaimana-barbie-

menghancurkan-hati-ken-karen/blog/35202/ (diakses, 4 juli 2016, 18.23) Mongabay. (2012). “KFC Indonesia Suspends Purchases From Asia Pulp and

Paper Due to Deforestation, Says Greenpeace”.

https://news.mongabay.com/2012/07/kfc-indonesia-suspends-purchases- from-asia-pulp-paper-due-to-deforestation-says-greenpeace/ (19 september 2015, 13.20)

Pattinasarany, Willem. (2012). “Produk Kertas APP dan APRIL Tercemar Skandal Korupsi”.http://fwi.or.id/publikasi/produk-kertas-app-dan-april- tercemar-skandal-korupsi/ (diakses 22 agustus 2016, 20.15)

Quek, Calvin. (2012). “Asia Pulp and Paper: Bad for The Environment and Bad

for The Investment Community”.

http://www.greenpeace.org/international/ (diakses, 19 agustus 2016, 11.19)

Rhett.A , Buttler. (2011). “LEGO Banishes Asia Pulp and Paper Due to Deforestation Link” https://news.mongabay.com/2011/07/lego-banishes- asia-pulp-paper-due-to-deforestation-link/ (diakses 13 april 2015, 13.25)

90

Ridzki R, Sigit. (2013). “Akankah Komitmen Baru APP Menjadi Babak Akhir dari Laju Kerusakan Hutan Alam Sumatra?”. http://www.mongabay.co.id/repot (diakses, 20 april 2015, 13.08)

Saturi, Sapariah. (2012). “Harimau Sumatera Pesan Menu di KFC Cikini”. http://www.mongabay.co.id/tag/kfc-rusak-hutan/ (20 juli 2015, 11.09)

See, Indriati. (2011). “53 Tahun LEGO – Akankah Tersingkir?”.

http://www.kompasiana.com/indriati.see/53-tahun-lego-akankah-tersingkir (diakses, 19 agustus 2016, 17.13)

Samsuardi, wwf indonesia. (2012). “Tentang Spesies, Kehutanan”. Tersedia: http://www.wwf.or.id/tentang_wwf/upaya_kami/forest_spesies/tentang_fo rest_spesies/kehutanan/ (diakses 23 agustus 2016)

Siaran Pers. (2011). “Barbie Menghentikan Penggunaan Kemasan yang Berasal

Dari Hutan Alam”.

http://www.greenpeace.org/seasia/id/press/releases/Barbie-menghentikan- penggunaan-kemasan--yang-berasal-dari-perusakan-hutan-alam/ (diakses, 17 desember 2015, 13.40)

SKAGEN. (2001). “About Skagen”. ( https://www.skagenfunds.co.uk/about- us/skagen-history/ (diakses 20 agustsus 2016, 17.30)

Tait, Andy. (2011). “LEGO Tunjukkan Kepemimpinan Dalam Menanggulangi Deforestasi”. http://www.greenpeace.org/seasia/id/blog/lego-tunjukkan- kepemimpinan-dalam-menanggulan (diakses, 17 agustus 2016, 7.35) Utami, Arie. (2011). “Berhasil: Barbie dan Mattel Akan Menghentikan

Penghancuran Hutan Indonesia”.

http://www.greenpeace.org/seasia/id/blog/berhasil-barbie-dan-mattel- akan-menghentikan-/blog/37190/ (Di unduh 30 april 2016, 17.19)

Wihardandi, Aji. (2012). “Degradasi Lingkungan, Peringkat Resiko Bencana Indonesia Melonjak”. http://www.mongabay.co.id/tag/laporan/ (diakses 2 November 2015)

91

Mongabay. (2012). “KFC Indonesia Suspends Purchases From Asia Pulp and

Paper Due to Deforestation, Says Greenpeace”.

https://news.mongabay.com/2012/07/kfc-indonesia-suspends-purchases- from-asia-pulp-paper-due-to-deforestation-says-greenpeace/ (19 september 2015, 13.20)

Wihardandi, Aji. (2012). “Walt Disney Tinggalkan Produk Asia Pulp and Paper

Karena Rusak Hutan Indonesia”.

http://www.mongabay.co.id/2012/10/12/walt-disney-tinggalkan-produk- asia-pulp-paper-karena-rusak-hutan-indonesia/ (Di unduh 30 april 2016, 0.20)

Wihardandi, Aji. (2013). “29 Kasus Pelanggaran Izin Oleh 26 Pebisnis Tambang

di Laporkan BPK ke Bareskrim Polri”.

http://www.mongabay.co.id/2013/02/27/29-kasus-pelanggaran-izin-oleh- 26-pebisnis-tambang-dilaporkan-bpk-ke-bareskrim-polri/ (diakses, 20 agustus 2016, 9.17)

Zulfahmi. (2011).”Bagaimana Industri Mainan dan APP Merespon Kampanye

Penyelamatan Hutan Indonesia”.

http://www.greenpeace.org/seasia/id/blog/bagaimana-industri-mainan-dan- app-merespon-ka/blog/35275/ (diakses 15 februari 2016, 15.19)

Dokumen terkait