• Tidak ada hasil yang ditemukan

V. ISU STRATEGIS DAN KEY FACTORS OF SUCCES (KFS)

3. Aspek Output

a.Meningkatkan prestasi non-akademis sekolah dengan seoptimal mungkin.

b.Meningkatkan pembelajaran yang menitikkan pada pembangunan karakter peserta didik untuk membangun image positif.

c. Membangun jaringan alumni yang lebih efektif dan terorganisir.

d.Melakukan terobosan-terobosan untuk percepatan pencapaian prestasi akademis.

VII. PROGRAM

a. Pengembangan aspek input

No Program dan kegiatan Tujuan

1

a. Program Green School

 Taman Sekolah

 Jejaring DPLH kabupaten

 Kompetisi antar kelas b. Program Penyadaran

 Seminar

 Outbond

 Pelatihan

 Keteladanan

c. Program Anti Asap Rokok

 Motto Sekolah Anti Asap Rokok.

 Poster dan Himbauan

 sanksi

d.Program Save School

 Pengecakkan semua instalasi terpasang

Mengembangkan lingkungan sekolah menuju komunitas belajar yang ideal, yaitu melalui program 7 K (Kebersihan, Ketertiban, Keindahan, Kerindangan, Keamanan, Kenyamanan, dan Kekeluargaan).

dengan benar dan aman oleh konsultan.

 Pemeliharaan dan perawatan terhadap gedung-gedung.

 Save Signs

 Setting kelas aman e. Program Jiwa Korsa

 Marsh, Hymn sekolah

 Outbond

 Leadership Development program f. Program No Bullying, Sexual Abuse

 Optimalisasi peran BK sosialisasi dengan bekerjasama dengan lembaga lain

 Sosialisasi sanksi Bullying baik oleh guru ataupun peserta didik.

 Penindakan secara tegas baik peserta didik ataupun guru.

 Seminar dan Simulasi

 Pemasangan Sisi Kamera di tempat-tempat yang kurang terpantau.

 Jejaring dengan lembaga-lembaga psikologi di sekitar sekolah (UKSW, UNES, dll)

g. Program Budaya Disiplin dan tertib

 Sosialisasi Program Kedisiplinan dan ketertiban sekolah untuk peserta didik, orang tua, komite, dan guru.

 Sanksi yang jelas dan tegas kepada

semua warga sekolah yang melanggarnya.

 Budaya antre h. Program Tata Ruang

 Bekerjasama dengan konsultan untuk membuat tata ruang yang lebih nyaman dan aman.

i. Program Togetherness (Kebersamaan)

 Talent Show

 Pelibatan orang tua atau wali peserta didik dalam program sekolah.

2

a. Program Analisa SWOT terhadap peluang-peluang yang ada.

 Analisa cabang club yang memiliki potensi strategis bisa dikembangkan dan mampu meningkatkan mutu sekolah.

Membentuk klub-klub

prestasi untuk

mengembangkan potensi peserta didik, baik dari sisi akademis ataupun non akademis.

 Pematangan analisa yang selanjutnya akan digunakan untuk menyusun kurikulum, target-target, pembimbing, dan strategi untuk mencapainya. b. Rancangan Progam, target dan strategi.

 Merancang program, target dan strateginya.

c. Pelaksanaan Program.

 Melaksanakan program dengan pengawasan ketat. (contohnya: klub bahasa inggris, klub olah raga, club sains, dan club seni)

e. Evaluasi Program

 Melakukan evaluasi jangka pendek dan jangka panjang oleh koordinator dan koordinator akan mendiskusikan dengan unsur pimpinan yang ada. f. Tindak lanjut untuk dijadikan dasar

memperbaiki program.

3 a. Alokasi anggaran pengembangan SDM yang memadahi.

 Alokasi bos

Memberdayakan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan melalui

 Jejaring/ sponsorship

b. Pelatihan dan Simulasi TUNTAS

 Analisa dan pemetaan

 Pelatihan oleh tim kredibel.

 Evaluasi

 Tindak lanjut c. Study Banding

 Studi banding ke sekolah rujukkan

 Melibatkan semua unsur sekolah yang terwakili.

 Merumuskan hal yang dapat diadopsi dan diadaptasi sehingga dapat menjadi

rekomendasi bagi sekolah untuk meningkatkan mutu sekolah.

 Implementasi rujukan atau rekomendasi.

 Evaluasi dan tindak lanjut. d. Monitoring dan evaluasi

 Merancang dan membentuk tim-tim evaluasi dan monitoring pengembangan SDM secara menyeluruh dan tuntas.

 Melaksanakan evaluasi dan monitoring berkala dan membuat rekomendasi serta

pelatihan-pelatihan intensif

sehingga akan

didokumentasikan dengan baaik. e. Reward

 Pemberian reward terhadap siapa saja (tenaga pendidik dan kependidikan) yang mengalami peningkatan kinerja.

 Tidak menggunakan punishment, namun melakukan pendampingan dan evaluasi yang lebih intens.

4 a.Pengalokasiaan anggaran yang cukup Penambahan fasilitas TIK disekolah (LCD Proyektor, laptop, Wifi yang lebih baik).

 Penataan jaringan TIK secara sistematif.

Pengembangan fasilitas sekolah berbasis TIK sebagai sarana untuk belajar peserta didik.

5 a. Optimalisasi evaluasi oleh kepala sekolah dan tim.

b. Membuat tindak lanjut secara berkala.

Dibentuk Tim Evaluasi program dan kegiatan sekolah secara efektif dan efisien.

a. Pengembangan aspek proses No Program Tujuan 1 a. Pengembangan Lokal  Optimaliasi MGMP  Optimalisasi IHT  Optimalisasi Seminar  Optimalisasi Pelatihan b. Pengembangan di luar sekolah

 Studi banding

 Workshop

 Seminar (nasional ataupun internasional)

Mengoptimalkan kegiatan-kegiatan pengembangan profesi guru baik di tingkat lokal sekolah ataupun diluar sekolah dengan menitik beratkan kualitas bukan sekedar mengikuti kegiatan sebagai formalitas.

2

a. Optimalisasi pembelajaran kontekstual b. Implementasi monitoring dan evaluasi c. Memperkuat jejaring

d. Rekayasa tempat pembelajaran

Mengembangkan pembelajaran yang aktif, Inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan, sesuai dengan K.13

3

a. Penyusunan dokumen instrumen evaluasi perkembangang profesi guru dari sisi kualitas.

b. Dibentuk tim yang efektif dan efisien

Dibentuk Tim Evaluasi yang efektif dan efisien untuk memantau dan memastikan kemampuan profesi guru

c. Implementasi d. Evaluasi e. Tindak lanjut

berkembang dari sisi kualitas.

4

a. Meningkatkan kerjasama dan membuat Mou dengan pembimbing ekstrakurikuler dari luar sekolah.

b. Evaluasi berkelanjutan c. Tindak lanjut

Mengoptimalkan program dan kegiatan ekstrakurikuler mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai evaluasi untuk mencapai target-target yang diharapkan.

5

a. Evaluasi

 Dibuat Mou antara tutor dari luar dengan sekolah.

 Mengevaluasi semua kegiatan ekstra.

 Membuat rancangan yang kegiatan ekstrakurikuler yang lebih efektif. b. Tindak lanjut

Lebih meningkatkan kerjasama dengan pengajar atau pelatih dari

luar sekolah untuk

mengoptimalkan mutu prestasi non akademis (ekstrakurikuler).

a. Pengembangan aspek output

No Program Tujuan

1

a. Alokasi anggaran yang cukup

 Meningkatkan anggaran untuk honor ataupun transport tutor/

pembimbing. b. Reward

 Memberikan penghargaan bagi tutor atau pemimbing yang mampu

mencetak prestasi. c. Supporting

 Memotivasi konstruktif bagi setiap tutor atau pembimbing yang belum bisa mencapai target yang

diharapkan.

Meningkatkan prestasi non-akademis sekolah dengan seoptimal mungkin.

2

a. Sekolah mengembangkan kepribadian peserta didik.

 Sekolah menerapkan tata tertib sekolah secara konsisten kepada semua warga sekolah.

Meningkatkan pembelajaran yang menitikkan pada pembangunan karakter peserta didik untuk membangun image positif.

 Meningkatkan kegiatan kepeserta didikan pada tingkat kelas dan

sekolah (kedisiplinan, sopan santun, kemandirian, tanggung jawab, dan beriman) dimulai dari masing-masing kelas.

 Program Senyum, Salam, Sapa. b. Sekolah mengembangkan nilai-nilai

agama, budaya, dan pemahaman atas sikap yang dapat diterima.

 Meningkatkan pelaksanaan penerapan ajaran agama melalui kegiatan

kepeserta didikan di sekolah.

 Sekolah memantau kegiatan keagamaan peserta didik secara umum.

 Sekolah menyediakan “ruang” da’wah

dan penyuluhan agama dan budaya 3

a. Analisa dan pemetaan alumni b. Fasilititasi alumi

 Memfasilitasi alumni yang

berkomitmen untuk memajukan

Membangun jaringan alumni yang lebih efektif dan

sekolah.

 Menyediakan fasilitas pertemuan dan membuka ruang komunikasi intens melalui jaringan internet (blog, email, dll).

c. Penyusunan program

 Memfasilitasi alumni untuk menyusun program.

d. Implementasi program dan evaluasi

4

a. Analisa Mapel

 Melakukan analisa kekuatan dan kelemahan MAPEL khususnya UN ( Matematika, IPA dan Bhs Inggris).

 Menyusun Strategi Khusus untuk meningkatkan prestasi tersebut:

 Menambah kelengkapan fasilitas ruang kelas (LCD proyektor,

Komputer/ laptop, alat peraga, dll)

 Pelajaran Tambahan

 Tutor Sebaya

 Dan lain-lainnya b. Jejaring

Melakukan terobosan-terobosan untuk percepatan pencapaian prestasi akademis

 Membangun jaringan yang lebih keuat lagi dengan lembaga-lembaga

pendidikan yang kredibel dan siap untuk diajak untuk percepatan perkembangan prestasi akademis peserta didik.

c. Evaluasi dan monitoring

 Kepala sekolah melakukan evaluasi dan monitoring khusus terhadap pelaksanaan pembelajaran kelas IX.

Dokumen terkait