• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN

4.2 Penyajian Data

4.3.4 Aspek Sosial, Ekonomi, dan Budaya

Setiap perusahaan yang menjalankan usahanya tentu akan memberikan

dampak baik itu dampak positif atau negatif terhadap berbagai aspek terutama

aspek sosial, ekonomi dan budaya yang berkembang di masyarakat sekitar.

Pengembangan usaha pengolahan kerupuk di Perusahaan Kerupuk UD. Marendal

Sejati tentu akan berjalan dengan sangat baik jika selaras dengan kehidupan

masyarakat karena usaha yang tidak selaras dengan kehidupan masyarakat sekitar

tidak akan dapat bertahan lama.

Pengembangan usaha pengolahan kerupuk Perusahaan Kerupuk UD.

Marendal Sejati ini memberikan berbagai dampak, baik dari aspek sosial,

ekonomi, dan budaya. Dari aspek sosial, Perusahaan Kerupuk UD. Marendal

Sejati ini dikatakan memberikan dampak yang positif jika terjadi peningkatan

peluang kerja, dan dapat mengurangi pengangguran. Karyawan Perusahaan

Kerupuk UD. Marendal Sejati umumnya berasal dari masyarakat sekitar

Marendal. Jumlah Karyawan Perusahaan Kerupuk UD. Marendal Sejati tercaat

sebanyak 14 orang. Pemasaran yang dilakukan melalui agen dan distributor yang

terdapat di beberapa wilayah Marendal. Informasi ini memperlihatkan bahwa

perusahaan ini telah dapat meningkatkan lapangan kerja, dan dapat mengurangi

pengangguran baik bagi pemilik dan masyarakat setempat.

Dampak positif lain yaitu sering adanya pembagian sembako dan sodakoh

anak yatim yang dilakukan perusahaan dalam setiap tahunnnya bisa dilakukan

perusahaan beberapa kali yaitu empat sampai enam kali. Dengan kedermawanan

dan Sodakoh-sodakoh yang dilakukan oleh pemilik, dan dampak positif dari segi

perusahaan atau indsutri di daerah tersebut karena memang secara signifikan

ekonomi masyarakat setempat lebih meningkat.

Pengembangan usaha pengolahan kerupuk ini diharapkan dapat

meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang dilihat dari adanya peningkatan

perekonomian masyarakat. Seperti yang telah disebutkan di atas, perusahaan ini

telah membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar dengan

mempekerjakan mereka sebagai karyawan tetap. Informasi ini mengindikasikan

bahwa perusahaan ini telah mampu meningkatkan pendapatan baik bagi pemilik,

masyarakat sekitar maupun masyarakat luar daerah.

Keberadaan Perusahaan Kerupuk UD. Marendal Sejati selama ini tidak

bertentangan dengan budaya yang telah berkembang di masyarakat selama ini.

Menurut beberapa warga kehadiran perusahaan ini tidak mengganggu kebudayaan

yang ada selama ini baik dari sisi nilai sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan

serta keseluruhan struktur-struktur sosial, dan religi yang ada di masyarakat.

Dari hasil analisis di atas dapat diketahui bahwa secara sosial, ekonomi,

dan budaya pengembangan usaha pengolahan kerupuk di Perusahaan Kerupuk

UD. Marendal Sejati layak untuk dilaksanakan karena mampu meningkatkan

lapangan kerja, dapat mengurangi pengangguran, meningkatkan pendapatan baik

bagi pemilik, masyarakat sekitar, serta Pemerintah Daerah. Selain itu,

pengembangan usaha pengolahan kerupuk di Perusahaan Kerupuk UD. Marendal

Sejati layak karena tidak bertentangan dengan budaya yang telah berkembang di

Hal itu sesuai dengan yang dikatakan oleh Gittinger dalam bukunya

Analisa Ekonomi Proyek-proyek, 1986:47 yang berpendapat bahwa pertimbangan

sosial yang harus dipikirkan secara cermat agar dapat menentukan apakah suatu

proyek yang diusulkan tanggap terhadap keadaan sosial seperti penciptaan

kesempatan kerja yang merupakan masalah terdekat dari suatu wilayah

4.3.5 Aspek Lingkungan

Suatu usaha dapat memberikan dampak pada lingkungan yang meliputi

dampak yang merugikan dan dampak yang menguntungkan. Pengembangan usaha

pengolahan kerupuk ikan/udang sangat berhubungan dengan lingkungan sehingga

aspek ini perlu dikaji lebih dalam dan diharapkan suatu usaha dapat bersahabat

dengan lingkungan karena suatu usaha tidak akan bertahan jika tidak bersahabat

dengan lingkungan.

Dampak negatif yang muncul dari usaha pengolahan kerupuk adalah

terkait dengan limbah cair yang belum dikelola oleh perusahaan. Sistem

pembuangan limbah cair yang diterapkan oleh perusahaan ini tidak higienis.

Aliran limbah cair di salurkan melalui saluran air berupa selokan kemudian

langsung dibuang ke saluran pembuangan utama. Limbah cair perusahaan bekas

pencucian peralatan, dan sebagainya tidak ditangani terlebih dahulu namun

langsung dibuang ke saluran pembuangan yang bergabung dengan masyarakat.

Hal ini menyebabkan, sungai yang menjadi saluran pembuangan limbah cair

tersebut sangat keruh, kotor, dan berbusa. Limbah cair yang mencemari air

tersebut menimbulkan bau yang tidak sedap dan mengakibatkan semakin

Perusahaan seharusnya mengusahakan untuk menangani limbah cair

produksinya secara efektif, sehingga tidak mencemari lingkungan yang dapat

menimbulkan penyakit serta dapat mengganggu kesehatan masyarakat sekitar.

Penanganan limbah harus dilakukan agar tidak menimbulkan keresahan

masyarakat. Sedangkan untuk limbah padat dikumpulkan untuk dijadikan pakan

lele yang dibudidayakan oleh masyarakat. Ini merupakan salah satu dampak

positif yang terkait dengan aspek lingkungan. Sedangkan untuk limbah yang

dihasilkan dari fasilitas toilet karyawan, perusahaan mempunyai penampungan

khusus limbah toilet (septic tank).

Selain limbah cair yang menjadi dampak negatif lainnya dengan adanya

perusahaan adalah polusi udara yang berasal dari cerobong asap pabrik, namun

tidak seperti limbah cair yang sangat meresahkan masyarakat, polusi udara masih

bisa ditolerir oleh kebanyakan masyarakat. Polusi udara berupa bau juga dirasakan

akibat proses pengolahan kerupuk yaitu penjemuran di lahan terbuka sehingga

jika melewati jalan tersebut akan selalu tercium bau kerupuk.

Dari hasil analisis mengenai aspek lingkungan di atas dapat dikatakan

bahwa secara aspek lingkungan, pengembangan usaha pengolahan kerupuk di

Perusahaan Kerupuk UD. Marendal Sejati tidak layak untuk dilaksanakan.

Dikatakan tidak layak karena dari aspek lingkungan usaha pengolahan kerupuk ini

menimbulkan pencemaran lingkungan berupa limbah cair dan masalah polusi

udara. Dari aspek lingkungan usaha pengolahan kerupuk Perusahaan Kerupuk

UD. Marendal Sejati dapat dikatakan layak apabila perusahaan sudah dapat

melakukan pengolahan limbah secara benar sehingga tidak menimbulkan dampak

cair tersebut. Untuk itu, Perusahaan Kerupuk UD. Marendal Sejati harus

memperhatikan aspek lingkungan terutama harus melakukan pengelolaan limbah

cair produksinya, agar usahanya dapat bersahabat dengan lingkungan.

Pengelolaan limbah cair perusahaan dapat dilakukan dengan membuat saluran

pembuangan limbah cair mandiri di tanah milik perusahaan dengan lokasi yang

tidak berdekatan dengan sumber air warga sekitar.

Hal itu sesuai dengan yang dikatakan oleh Nurmalina dalam bukunya

Studi Kelayakan Bisnis, 2009:49 yang berpendapat bahwa pertimbangan tentang

sistem alami dan kualitas lingkungan dalam analisis suatu bisnis justru akan

menunjang kelangsungan suatu bisnis itu sendiri, sebab tidak ada bisnis yang

bertahan lama apabila tidak bersahabat dengan lingkungan. Sehingga untuk

membangun sebuah usaha perlu dilakukan analisis terhadap aspek lingkungan.

Dokumen terkait