TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian Pemasaran
D. Bauran Pemasaran ( Marketing Mix )
2. Atribut Produk
Menurut Stanton dalam Santosa (2012:44), produk dapat dirumuskan sebagai sekumpulan atribut-atribut yang nyata maupun tidak nyata, termasuk di dalamnya kemasan, warna, harga, kualitas dan merek ditambah dengan jasa dan reputasi penjualan.
Atribut produk adalah unsur-unsur produk yang dipandang penting oleh konsumen dijadikan dasar pengambilan keputusan pembelian (Tjiptono, 2001:103). Definisi lain menurut Wahdi (2008:99) atribut
16 produk adalah bagian dari strategi produk yang dapat dikontrol langsung oleh produsen, sebagai suatu rangsangan yang diperhatikan dan dievaluasi oleh konsumen dalam proses pembuatan keputusan.
Atribut produk adalah salah satu komponen sifat-sifat produk yang secara bersama-sama memuaskan kebutuhan seseorang, baik yang kentara maupun yang tidak kentara seperti warna, pembungkus, harga, prestise, manfaat, dan sebagainya (Asri dalam Hudi, 2008:103).
Dari definisi di atas, dapat dikatakan bahwa atribut produk adalah bagian penting dari strategi produk yang dapat dikontrol langsung oleh produsen sebagai suatu rangsangan yang perlu diperhatikan dan dievaluasi oleh konsumen dalam proses pembuatan keputusan. Karena melalui atribut produk, diharapkan dapat mempengaruhi konsumen dengan cara merubah persepsi konsumen terhadap produk yang ditawarkan sehingga dijadikan pertimbangan konsumen dalam proses keputusan pembeliannya (Hudi, 2008:103 – 104).
Dalam memproduksi suatu produk, suatu perusahaan akan memberikan atribut-atribut yang dapat memberikan manfaat atau kegunaan yang tepat bagi konsumen. Dari atribut-atribut inilah, suatu produk dapat dibedakan dengan produk sejenis lainnya, oleh karena itu setiap perusahaan akan memberikan produk yang terbaik bagi konsumennya.
Menurut Yuantoro dalam Elyonsa (2010:11) komponen yang terdapat dalam atribut produk meliputi harga, merek, kemasan, pemberian lebel, dan sebagainya.Simamora (2001) dalam Wahyudi(2005:165) atribut
17 produk adalah faktor-faktor yang dipertimbangkan oleh pembeli pada saat membeli suatu produk, seperti kualitas, kelengkapan fungsi, desain, dan lain-lain.
Berdasarkan kedua pendapat di atas maka yang dijadikan dasar dalam penelitianini dan disesuaikan dengan produk yang diteliti berupa sampo, maka atribut produk yang digunakan adalah harga, merek, kemasan, dan kualitas.
a. Harga
Menurut Husein Umar dalam Desmiati (2007:94) harga adalah sejumlah nilai yang ditukarkan konsumen dengan manfaat dari memiliki atau menggunakan produk atau jasa yang nilainya ditetapkan oleh pembeli dan penjual melalui tawar menawar, atau ditetapkan oleh penjual untuk satu harga yang sama terhadap semua pembeli. Biasanya harga yang dikenakan dapat menjangkau kalangan manapun (Iswayanti, 2010:34). Harga yang ditetapkan pada dasarnya disesuaikan dengan apa yang menjadi harapan konsumen, terutama dalam memilih produk sampo.
b. Merek
Merek adalah nama, istilah, tanda, dan simbol, atau rancangan, atau kombinasi dari hal-hal tersebut, yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi barang atau jasa dari seseorang atau sekelompok penjual dan untuk membedakannya dari produk pesaing (Kotler dan A.B Susanto, 2000:575).
18 Agar suatu merek dapat mencerminkan makna-makna yang ingin disampaikan, Tjiptono dalam Hidayat (2010:24) mengemukakan beberapa persyaratan yang harus diperhatikan, yaitu:
1) Merek harus khas dan unik.
2) Merek harus menggambarkan sesuatu mengenai manfaat produk dan pemakaiannya.
3) Merek harus menggambarkan kualitas produk. 4) Merek harus mudah diucapkan, dikenali, dan diingat.
5) Merek tidak boleh mengandung arti yang buruk di Negara dan dalam bahasa lain.
6) Merek harus dapat menyesuaikan diri dengan produk-produk baru yang mungkin ditambahkan ke dalam produk lini.
c. Kemasan
Menurut Philip Kotler dalam Wahyudi (2005:166) kemasan adalah wadah atau pembungkus suatu produk yang bersifat nyata. Fungsi kemasan adalah melindungi produk, memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi konsumen, untuk mempromosikan produk kepada konsumen. Dengan menciptakan suatu kemasan yang menarik yang memiliki ciri khas masing-masing produk untuk meyakinkan konsumen tentang keunggulan produk tersebut.
d. Kualitas
Menurut Simamora dalam Wahyudi (2005:165) kualitas adalah kemampuan suatu produk untuk memenuhi fungsi-fungsinya. Dimensinya meliputi performance yaitu dimensi yang paling dasar dan
19 berhubungan dengan fungsi utama dari suatu produk, features yaitu karakteristik pelengkapan atau tambahan, keandalan (kemampuan selalu dalam keadaan baik atau siap pakai) untuk dapat memenuhi keinginan konsumen dan.
F. Merek dan Kepercayaan Merek (Brand Trust) 1. Merek
Merek adalah nama, istilah, tanda, dan simbol, atau rancangan, atau kombinasi dari hal-hal tersebut, yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi barang atau jasa dari seseorang atau sekelompok penjual dan untuk membedakannya dari produk pesaing (Kotler dan A.B Susanto, 2000:575).
Menurut Kotler dan A.B Susanto (2000:575) merek dapat memiliki enam tingkat pengertian:
a. Atribut
Merek mengingatkan pada atribut-batribut tertentu. Mercedes menyatakan sesuatu yang mahal, dibuat dengan baik, terancang baik, tahan lama, bergengsi tinggi, nilai jual kembali tinggi, cepat, dll. Perusahaan dapat menggunakan satu atau lebih atribut ini untuk mengiklankan produknya. selama bertahun-tahun Mercedes mengiklankan ̌Dirancang tidak seperti mobil mana pun di dunia ini.̍ Ini berfungsi sebagai dasar untuk meletakkan posisi bagi atirbut lain untuk memproyeksikannya.
b. Manfaat
Merek tidak saja serangkaian atribut. Pelanggan tidak membeli atribut, mereka membeli manfaat. Atribut diperlukan untuk dikembangkan
20 menjadi manfaat fungsional dan emosional. Atribut ̈tahan lamả dapat dikembangkan menjadi manfaat fungsional, ̌Saya tidak ingin membeli mobil baru setiap beberapa tahun”. Atribut ̈mahal̉ mungkin dikembangkan menjadi manfaat fungsional dan emosional,
̌Saya akan tetap aman seandainya terjadi kecelakaan.̍
c. Nilai
Merek juga menyatakan nilai produsen. Mercedes menyatakan kinerja tinggi, keamanan, prestise, dll. Pemasar merek harus dapat mengetahui kelompok pembeli mobil yang mana yang mencari nilai-nilai tersebut. d. Budaya
Merek juga mewakili budaya tertentu. Mercedes mewakili budaya Jerman: terorganisasi, efisien, mutu tinggi.
e. Kepribadian
Merek juga mencerminkan kepribadian tertentu. Jika merek merupakan orang, binatang, atau suatu objek, apa yang akan terpikir oleh kita? Mercedes mencerminkan seorang pimpinan yang masuk akal (orang singa yang memerintah (binatang), atau suatu tempat yang sederhana (objek). Kadang-kadang merek mencerminkan kepribadian seseorang yang terkenal.
f. Pemakai
Merek menunjukkan jenis konsumen yang membeli atau menggunakan produk tersebut. Kita akan terkejut melihat seorang sekretaris berumur 20 tahun mengendarai Mercedes. Yang kita harapkan adalah seorang