• Tidak ada hasil yang ditemukan

Direkt orat Jenderal Bina Pelayanan Medik. Pedom an Penyelenggaraan Pelayanan di Rum ah Sakit. Jakart a, I ndonesia: Depart em en Kesehat an, 2007.

Direkt orat Jenderal Bina Kesehat an Masyarakat. Buku Bagan Tat alaksana: Anak Gizi Buruk. Buku I . Jakart a, I ndonesia: Depart em en Kesehat an, 2006.

Direkt orat Jenderal Bina Kesehat an Masyarakat. Buku Bagan Tat alaksana: Anak Gizi Buruk. Buku I I . Jakart a, I ndonesia: Depart em en Kesehat an, 2006.

Direct orat e of Com m unit y Nut rit ion. I nform ation of The Prevent ion and Cont rolling of Micronut rient Problem s. Jakart a, I ndonesia: Minist ry of Healt h, 2006.

Direkt orat Jenderal Bina Kesehat an Masyarakat . Pedom an Um um Pem berian Makanan Pendam ping Air Susu I bu ( MP- ASI ) Lokal. Jakarta, I ndonesia: Depart em en Kesehat an, 2006.

Direkt orat Jenderal Bina Kesehat an Masyarakat . Pedom an Praktis: Terapi Gizi Medis. Jakart a, I ndonesia: Depart em en Kesehat an, 2006.

Direkt orat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat . Pencegahan dan Penanggulangan Gangguan akibat Kurang Yodium ( GAKY) di I ndonesia. Jakart a, I ndonesia: Depart em en Kesehat an, 2005.

Direkt orat Jenderal Bina Kesehat an Masyarakat . I nform asi Program : Pencegahan dan Penanggulangan Masalah Gizi Mikro. Jakarta, I ndonesia: Depart em en Kesehat an, 2006. Direkt orat Jenderal Bina Kesehat an Masyarakat . Pedom an

Penanganan Gizi dalam Sit uasi Darurat. Jakart a, I ndonesia: Depart em en Kesehat an, 2007.

Direkt orat Jenderal Bina Kesehat an Masyarakat . Pedom an Pem berian Makanan Bayi dan Anak dalam Sit uasi Darurat : Bagi Pet ugas Lapangan. Jakarta, I ndonesia: Depart em en Kesehat an, 2007.

Direkt orat Jenderal Bina Kesehat an Masyarakat . Pedom an Pem ant auan Wilayah Set em pat –Gizi ( PWS–Gizi). Jakart a, I ndonesia: Depart em en Kesehat an, 2007.

Direkt orat Jenderal Bina Pelayanan Medik. Pedom an Penyelenggaraan Pelayanan di Rum ah Sakit. Jakart a, I ndonesia: Depart em en Kesehat an, 2007.

Direkt orat Jenderal Bina Kefarm asian dan Alat Kesehat an.

Pedom an Pengobat an Dasar di Puskesm as. Jakart a, I ndonesia: Depart em en Kesehat an, 2007.

Direkt orat Jenderal Bina Kefarm asian dan Alat Kesehat an.

Kebijakan Obat Nasional. Jakar ta, I ndonesia: Depart em en Kesehat an, 2006.

Direkt orat Jenderal Bina Kefarm asian dan Alat Kesehat an.

Daft ar Obat Esensial Nasional. Jakart a, I ndonesia: Depart em en Kesehat an, 2005.

Direkt orat Jenderal Bina Kefarm asian dan Alat Kesehat an.

Pedom an Pengelolaan Obat Publik dan Perbekalan Kesehat an di Puskesm as. Cet akan kedua. Jakart a, I ndonesia: Depart em en Kesehat an, 2004.

Ala t k e seh a ta n adalah bahan, inst rum en, aparat us, m esin, im plan yang t idak m engandung obat yang digunakan unt uk m encegah, m endiagnosis, m enyem buhkan, dan m eringankan penyakit , m erawat orang sakit sert a m em ulihkan kesehat an pada m anusia dan/ at au unt uk m em bent uk st ruktur dan m em perbaiki fungsi t ubuh.

Bah a ya adalah fakt or-fakt or yang dapat m engganggu dan m engancam kehidupan m anusia.

Ben cana adalah per ist iwa at au serangkaian perist iw a yang m engancam dan m engganggu kehidupan dan penghidupan m asyarakat yang disebabkan baik oleh fakt or alam dan/ atau fakt or non-alam m aupun faktor m anusia sehingga m engakibat kan korban j iw a m anusia, kerusakan lingkungan, kerugian hart a benda dan dam pak psikologis ( UU No. 24/ 2007).

Dae rah ra w an ben ca na adalah Suatu daerah yang m em iliki risiko t inggi t erhadap suat u bencana akibat kondisi geograf is, geologis, dan dem ograf is sert a akibat ulah m anusia.

Evak ua si adalah upaya unt uk m em indahkan korban dari lokasi yang t ert im pa bencana ke wilayah yang lebih aman unt uk m endapat kan pert olongan.

Keb ij a ka n oba t e sen sia l adalah penerapan konsep pem ilihan obat . Mengingat sem akin banyak obat yang beredar, hanya

obat - obat yang m em enuhi krit eria t ert ent u saj a yang dapat m asuk dalam Daft ar Obat Esensial Nasional (DOEN).

Keda ru ra tan adalah kej adian t iba- t iba yang m em erlukan t indakan segera karena dapat m enyebabkan epidem i, bencana alam , at au t eknologi, kerusuhan at au karena ulah m anusia lainnya. (WHO)

Kera w ana n adalah suatu kondisi dalam m asyarakat t ert ent u yang m enggam barkan t ingkat ket idakm am puan m asyarakat t ersebut untuk m enanggulangi m asalah kedarurat an.

Oba t adalah sediaan at au paduan bahan- bahan yang siap unt uk digunakan unt uk m em engaruhi at au m enyelidiki sist em fisiologi at au keadaan pat ologi dalam rangka m enet apkan diagnosa, pencegahan, penyem buhan, pem ulihan, peningkat an kesehat an, dan kont rasepsi.

Oba t e se n sia l adalah obat t erpilih yang paling dibut uhkan unt uk pelayanan kesehatan, m encakup upaya diagnosa, prof ilaksis, t er api dan rehabilit asi, yang har us selalu t ersedia pada unit pelayanan kesehat an sesuai dengan fungsi dan t ingkat annya.

Pe nan ggu la ngan kr isis a k iba t be ncan a adalah serangkaian kegiat an bidang kesehat an unt uk m encegah, m enj inakkan ( m it igasi) ancaman/ bahaya yang berdam pak pada aspek kesehat an m asyarakat , m ensiapsiagakan sum ber daya kesehat an, m enanggapi kedarurat an kesehat an, dan m em ulihkan ( rehabilit asi) , sert a m em bangun kem bali ( rekonst ruksi) infrast rukt ur kesehat an yang rusak akibat bencana secara lintas- program dan lint as- sekt or.

Pe n ila ia n cepa t m a sa lah ke se ha tan (ra pid h ea lth a sse ssm en t, RH A) adalah serangkaian kegiat an yang m eliput i pengum pulan inform asi subj ekt if dan obj ekt if guna m engukur kerusakan dan m engident ifikasi kebut uhan

dasar penduduk yang m enj adi korban dan m em erlukan ket anggapdarurat an segera. Kegiat an ini dilakukan secara cepat karena harus dilaksanakan dalam wakt u yang t erbat as selam a at au segera set elah suat u kedaruratan.

Pe ngu ngsi adalah orang atau sekelom pok orang yang m eninggalkan t em pat t inggalnya akibat t ekanan berupa kekerasan fisik dan/ atau m ent al akibat bencana guna m encari perlindungan m aupun kehidupan yang lebih baik.

Pe rbek a lan k e se ha ta n adalah sem ua bahan selain obat dan peralat an yang diperlukan unt uk m enyelenggarakan upaya kesehat an.

Pu sa t Pen an ggu la nga n Kr isis ( PPK) Region a l adalah unit fungsional di daerah yang dit unj uk unt uk m em percepat dan m endekat kan fungsi bant uan pelayanan kesehatan dalam penanggulangan kesehatan pada kej adian bencana.

Risik o adalah besarnya kem ungkinan bahwa suatu bencana akan t erj adi.

Ru m ah sak it la pa nga n adalah unit pelayanan yang dicipt akan untuk m em bant u fungsi pelayanan kesehat an ruj ukan ( rawat j alan, rawat inap, I GD, kam ar operasi, labor at orium , dll) yang dilaksanakan dalam kondisi darurat akibat bencana selam a m asa t anggap darurat diber lakukan.

Se dia an fa rm a si adalah obat , bahan obat , obat t radisional dan kosm et ika.

Sum be r da ya m a nusia ( SDM) kesehatan adalah seseorang yang bekerj a secara akt if di bidang kesehat an baik yang m em iliki pendidikan form al kesehatan m aupun t idak yang unt uk j enis t ert ent u m em erlukan kewenangan dalam m elakukan upaya kesehat an.

Ta nggap da ru ra t adalah kegiat an yang dilakukan segera sesudah t erjadi suat u bencana.

Tim ban tuan k e seh a ta n adalah t im yang diber angkat kan unt uk m enangani m asalah kesehat an berdasarkan laporan Tim RHA.

Tim pe nila ia n cepa t k e seh a ta n (ra pid h ea lth a sse ssm en t/ RHA te am) adalah t im yang dapat diberangkat kan bersam aan dengan Tim Reaksi Cepat atau m enyusul unt uk m enilai kondisi dan kebut uhan pelayanan kesehat an.

Tr ia se adalah pengelom pokan korban yang didasarkan at as berat - ringan t raum a ( penyakit ) sert a kecepat an penanganan ( pem indahannya) .

Mobilisa si adalah penggerakan bant uan, t enaga, dan sum ber daya lain ke lokasi bencana.

Ma na j em e n opera sion a l ru m a h sak it la pa ngan adalah pengelolaan rum ah sakit lapangan m ulai dari persiapan, pendirian, pelaksanaan, pem eliharaan, perawat an, sam pai penyim panannya.

Ta p

ru ra t adalah kegiat an yangilakukan segera sesudah terj adi

Dokumen terkait