• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bagi Peneliti Selanjutnya

Dalam dokumen Hubungan antara Spiritualitas dengan Pro (Halaman 93-100)

BAB IV PELAKSANAAN DAN HASIL PENELITIAN

C. Hasil Penelitian

4. Bagi Peneliti Selanjutnya

Untuk penelitian selanjutnya, perlu lebih mencermati metode dan proses pengambilan data. Peneliti perlu terlibat langsung mendampingi para subjek dalam menjawab angket yang disediakan, sehingga jawaban yang mereka berikan sesuai dengan keadaan mereka yang sesungguhnya. Penelitian ke depan diharapkan mampu memahami konstruksi dalam mengembangkan alat ukur yang telah ada, serta memfokuskan pada perluasan konsep pada masing- masing variabel, sehingga alat ukur yang dibuat benar-benar mewakili aspek untuk mengungkap hal yang akan diungkap.

Bagi peneliti lain yang tertarik untuk meneliti tema yang sama disarankan untuk mempertimbangkan variabel lain yang berhubungan dengan proactive coping pada survivor gempa, sehingga dapat ditentukan faktor-faktor lain yang juga mempengaruhi proactive coping pada survivor gempa.

DAFTAR PUSTAKA

Adz-Dzakiey, M. H. B. 2004. Konseling dan Psikoterapi Islam: Penerapan Metode Sufistik. Edisi Revisi. Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru.

Agus, D. 2005. Bencana Alam, Bencana Teknologi, Racun dan Polusi Udara: Sebuah Tinjauan Psikologi Lingkungan. Buletin Psikologi, 13 (1): 18-37.

Anonim. 2003. Awas Indonesia Sasaran Tsunami. Harian Kedaulatan Rakyat. Edisi 12 Maret 2003.

Anonim. 2003. Lindu Sesar Merambat Jauh. Majalah Berita Mingguan Gatra. Edisi 7 Juni 2006.

Anonim. 2003. Rumitnya Menanti Derma Bencana. Majalah Berita Mingguan Gatra. Edisi 13 September 2006.

Anonim. 2005. Panduan Bagi Petugas dan Relawan Kesehatan Mental. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Anonim. 2006. 12.000 Orang Butuh Penanganan Psikologis Jangka Waktu Lama. http://a11.ugm.ac.id/ (Diakses tanggal 20/06/2006).

Anonim. 2006. Apakah Gempa Bumi Itu? http://www.iagi.or.id/. (Diakses tanggal 16/09/2006).

Anonim. 2006. Apa Penyebab Gempa 27 Mei 2006? http://www.a11.ugm.ac.id/. (Diakses tanggal 24/07/2006).

Anonim. 2003. Gempa Bumi. http://www.pirba.ristek.go.id/. (Diakses tanggal 16/09/2006).

Anonim. 2006. Gempa Yogya Tewaskan 3.098 Orang. Harian Kompas. Edisi 28 Mei 2006.

Anonim. 2006. Kabar Jogja Hari Ini. http://www.portalinfaq.org/ (Diakses tanggal 20/06/2006).

Anonim. 2005. Membangun Kekuatan Spiritual. http://hizbut-tahrir.co.id/ (Diakses tanggal 20/06/2006).

Anonim. 2006. Pasca Gempa Bumi di Yogyakarta dan Klaten.

http://www.echoprojects.com/ (Diakses tanggal 25/06/2006).

Anonim. 2006. Sekilas Situasi-Kondisi Kabupaten Bantul.

http://www.bantul.go.id/. (Diakses tanggal 17/09/2006).

Aspinwall, L. G. & Taylor, S. E. 1997. Self-Regulation and Proactive Coping. Psychological Bulletin, 121 (3): 417-436.

Atkinson, dkk. 1993. Pengantar Psikologi Jilid 2. Batam: Interaksara.

Azwar, S. 1999. Dasar-dasar Psikometri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. 2001. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. 2004. Penyusunan Alat Ukur. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. 2004. Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bastaman, H. D. 1997. Integrasi Psikologi dengan Islam: Menuju Psikologi Islami. Editor: Fuad Nashori. Yogyakarta: Pustaka Pelajar & Yayasan Insan Kamil.

Baron, R. A. & Byrne, D. 1991. Social Psychology Understanding Human Interaction. 6th ed. Boston: Allyn & Bacon.

Effendi, R. W. & Tjahjono, E. 1999. Hubungan antara Perilaku Coping dan Dukungan Sosial dengan Kecemasan pada Ibu Hamil Anak Pertama.

Anima, 14 (54): 214-227.

Emmons, R. A. 2000. Is Spirituality an Intelligence? Motivation, Cognition, and the Psychology of Ultimate Concern. International Journal for The Psychology, 10 (1).

Kazdin, A. F. (Ed.). 2000. Encyclopedia of Psychology, Volume 7. American Psychological Assosiation: Oxford University Press.

Folkman, S. & Lazarus, R. S. 1988. Coping as Mediator of Emotion. Journal of Personality and Social Psychology, 54: 466-475.

Gardner, H. 2000. A Case Againts Spiritual Intelligence. International Journal for The Psychology, 10: 27-34.

Garmezy, N. & Rutter, M. 1983. Stress, Coping and Development in Children. McGrawn Hill Book Co.

Graham, S., Furr, S., Flowers, C. &. Burke, M. T. 2001. Religion and Spirituality in Coping with Stress. Journal of Counseling and Values, 46.

Greenglass, E. R. 2001. Proactive Coping, Work Stress and Burnout. Stress News, 13 (2): 1-4.

Greenglass, E. R. 2002. Chapter 3: Proactive Coping. Dalam E. Frydenberg (Ed.), Beyond Coping: Meeting Goals, Visions and Challenges (hal. 37- 62). London: Oxford University Press.

Hadi, S. 2000. Metodologi Research; Jilid 2. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset.

Hadi, S. 2000. Statistik; Jilid 2. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset.

Holt, C. L. dkk. 2003. Spirituality, Brents Cancer Beliefs and Mammography Utilization among Urban African american Woman. Journal of Health Psychology, 8: 383-396.

Lazarus, R. S. & Folkman, S. 1984. Stress, Appraisal and Coping. New York: Springer.

Maarif, S. 2006. Musibah. Majalah Berita Mingguan Gatra. Edisi 14 Juni 2006.

Mu’tadin, Z. 2002. Strategi Coping. http://www.e-psikologi.com/ (Diakses tanggal 25/06/2006).

Muluk, H. 2005. Aceh Pasca-Tsunami. Majalah Berita Mingguan Gatra. Edisi 15 Januari 2005

Nashir, H. 2006. Kosmologi Bencana. Harian Republika. Edisi 11 Juni 2006.

Nashori, F. & Ancok, D. 2004. Psikologi Islami: Solusi Islam atas Problem- problem Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Naqiyah, N. 2005. Penanganan Trauma Pasca Tsunami. http://www.najlah.blogspot.com/. (Diakses tanggal 19/07/2006).

Nisa’, K. 2006. Proactive Coping Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Tugas Akhir Ditinjau dari Self Efficacy. Skripsi (Tidak Diterbitkan). Yogyakarta: Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia.

Keliat, B. A. 1998. Penatalaksanaan Stres. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGS.

Larson, B. L. & Larson, S. B. 2003. Spirituality is Potential Relevance to Physical and Emotional Health: A Brief Review of Quantitative Research. Journal of Psychology and Theology, 31: 37-49.

Nasr, S. H. 1994. Menjelajah Dunia Modern: Bimbingan untuk Kaum Muda Muslim. Bandung: Mizan.

O’Brien, K. M. 2003. Measuring Career Self-Efficacy Promoting Confidence and Happiness at Work. Dalam Lopez, S. J. & Snyder, C. R. (Ed.), Handbook of Positive Psychological Assessment (hal. 109 – 126). Washington, DC: American Psycological Association.

Ondeck, D. M. 2002. Religion and Spirituality. Home Health Care Management and Practice, 14 (3): 231-232.

Pandu, D. 2006. Hubungan antara Kematangan Emosi dengan Proactive Coping pada Mahasiswa Berorganisasi. Skripsi (Tidak Diterbitkan). Yogyakarta: Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia.

Parry, G. 1990. Coping With Stress. British: BPCC Wheatons Ltd.

Piedmont, R. L. 2001. Spiritual Transcendence and the Scientific Study of Spirituality. Journal of Rehabilitation, 67 (1): 4-14.

Richards, T. A. dkk. 1999. Spiritual Aspects of Loss Among Partners of Men with AIDS: Post Bereavement Follow-Up. Death Study, 23: 105-107.

Sarason, B. 1983. Assessing Social Support: The Social Support Questionaire.

Journal of Personality and Social Psychology, 44.

Schwarzer, R. & Taubert, S. 2002. Tenacious Goal Pursuits and Striving Toward Personal Growth: Proactive Coping. Dalam E. Frydenberg (Ed.), Beyond Coping: Meeting Goals, Visions and Challenges (hal. 19-35). London: Oxford University Press.

Schwarzer, R. & Knoll, N. 2003. Positive Coping: Mastering Demands and Searching for Meaning. Dalam Lopez, S. J. & Snyder, C. R. (Ed.),

Handbook of Positive Psychological Assessment (hal. 393-409). Washington, DC: American Psycological Association.

Shin, M., Rosano, M., Morch, H. & Chestnut, D. E. 1984. Coping With Job Stress and Burnout in the Human Services. Journal of Personality and Social Psychology, 46 (4), 864-876.

Siegel, L. J. & Smith, K. E. 1991. Coping and Adaptation in Children’s Pain. Dalam Bush, J. P & Harkins, S. W. (Ed.), Children in Pain Research Issues from a Development Perspective (hal. 149-170). New York: Springer.

Smith, D. W. 1994. Theory of Spirituality. Journal of Holistic Nursing, 9.

Stein, S. J. & Book, H. E. 2004. Ledakan EQ: 15 Prinsip Dasar Kecerdasan Emosional Meraih Sukses. Bandung: Kaifa.

Sundberg, L. L. 2005. The Relationship Between Proactive Coping Skill and Job Satisfaction, Absenteeism, Tardiness, and Performance.

http://www.midwestacademy.org/Proceedings/2005/papers/Sundberg

Taubert, S. 1999. Development and Validation of a Psychometric Instrument for the Assessment of Proactive Coping. Diploma Thesis. Germany: School of Education and Psychology Free University of Berlin.

Taylor, S. 1995. Health Psychology. 3rd ed. New York: McGraw-Hill, Inc.

Tepper, L., Rogers, S. A., Coleman, E. M. & Maloney, H. N. 2001. The Prevalence of Religious Coping Among Persons with Persistent Mental Illness. Journal of Psychiatric Services, 52: 660-665.

Thoresen, C. E. 1999. Spirituality and Health: Is There a Relationship? Journal of Health Psychology, 4: 291-300.

Wikipedia, The Free Encyclopedia. Spirituality.

http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Template:spirituality&action=edit (Diakses tanggal 25/06/2006).

Wong-McDonald, A. & Gorsuch, R. L. 2000. Surrender to God: An Additional Coping Style? Journal Psychology and Theology, 28: 149-161.

Woods, T. E. & Ironson, G. H. 1999. Religion and Spirituality in the Face of Illness: How Cancer, Cardias, and HIV Patients Describe Their Spirituality/Religiosity. Journal of Health Psychology, 4: 393-412.

Young, J. S., Cashwell, C. S. & Shcherbakova, J. 2000. The Moderating Relationship of Spirituality on Negative Life Events and Psychological Adjustment. Journal of Counseling and Values, 45: 153-169.

Zohar, D. & Marshall, I. 2002. SQ: Memanfaatkan Kecerdasan Spiritual dalam Berpikir Integralistik dan Holistik untuk Memaknai Kehidupan. Bandung: Mizan Media Utama.

Lampiran 1

Dalam dokumen Hubungan antara Spiritualitas dengan Pro (Halaman 93-100)

Dokumen terkait