BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
C. Saran
2. Bagi Penelitian Selanjutnya
Berdasarkan hasil penelitian, data yang ditemukan tidak terdistribusi dengan normal sehingga peneliti harus menggunakan formula korelasi Spearman’s Rho. Hal ini berarti bahwa penelitian selanjutkan dianjurkan untuk mencari data penelitian yang lebih banyak. Penambahan data dapat memperbesar kemungkinan data terdistribusi dengan normal sehingga dapat mewakili data komitmen organisasi yang lebih luas. Selain itu, pada penelitian ini pembahasan komitmen organisasi kurang lengkap, terutama dalam pembahasan mengenai lama bekerja supir taksi berbasis konvensional yang merupakan faktor dari komitmen organisasi. Hal ini berarti bahwa peneliti selanjutnya dianjurkan untuk mencari lamanya bekerja subjek, sehingga data dan pembahasan lebih lengkap.
84
DAFTAR PUSTAKA
Agustian, Ary Ginanjar. (2001). Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual– ESQ, Jakarta: Penerbit Arga.
Abdilah, S. (2006). Cerdas dan Cermat Kelola Hidup. http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2006/112006/10/00jumat.htm.
Artana, F., Winarto, Y., Setijowarno, D. (2017). Analisis Operasional Angkutan Taksi Di Kota Semarang. Jurnal Simposium III FSTPT, 979, 1-8.
Azwar, S. (2007). Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Azwar, S. (2009). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Azwar, S. (2017). Penyusunan Skala Psikologis. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Botes G. (1997). A systemic Study of Attitudes of Minibus Taxi Drivers Towards Traffic Law Enforcement as a Basis for the Formulation of a Management System for the South African Minibus Taxi Industry. Dissertation- Abstracts-International-Section-B:The Sciences-and-Engineering, 58 (3-B). Bukhari, T. A. S., Saeed, M. M., & Nisar, M. (2011). The effects of psychological contract breach on various employee level outcomes: The moderating role of Islamic work ethic and adversity quotient. African Journal of Business Management, 5(21), 8393-8398.
Brickman.,Dunkel-Schetter., & Abbey, A. (1987). The Development of Commitment. In C.B. Wortman & R. Sorrentina (Eds.), Commitment, Conflict, and Caring (pp. 145-221). Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall. Broeck, Anja Van Den., Cuyper, Nele De., Witte, Hans De., Vansteenkiste,
Maarten. (2010). Not All Demands Are Equal : Differentiating Job Hindrances and Job Challenges in the Job Demands-Resourse Model.
European Joural of Work and Organizational Psychology, 19 (6), 735-759. Colquitte, Jason A.; Le Pine, Jeffery A & Wesson, Michael J. (2015).
Organizational Behavior: Improving Perfomance and Commitment in the
Workplace Fourth Edittion. New York: McGraw-Hill Education.
Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta. (2015). “Data Taksi Reguler
dan Taksi Eksekutif DKI Jakarta”. Retrieved from
Emanuel, A. W. R., & Salim, A. (2015). 2. Pembuatan Sistem Pelayanan Taksi dengan Menggunakan Android, Google Maps, dan Ruby on Rails. Jurnal Sistem Informasi, 8(1).
Febriany, W. E. (2014). Pengaruh Keberadaan Taksi untuk Transportasi
Masyarakat di Kecamatan Boyolali Kabupaten Boyolali (Doctoral
dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Firmanita, S. D., Rosdiana, I., & Indrayani, U. D. (2015). The Correlation between Duration of Employment, Body Posture and Smoking Habit on Low Back Pain Incidence An Analytic Observational Study Among Taxi Driver in Semarang Municipality. Sains Medika, 6(1), 17-20.
Fitriastuti, Triana. (2013). Pengaruh Kecerdasan Emosional, Komitmen Organisasional dan Organizatonal Citizenship Behavior terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Dinamika Manajemen, 4 (2), 103-114.
Ginanjar, D.(2017, Maret 22). Masyrakat Suka Tarif Murah, YLKI Sentil
Keselamatan Taksi Online. Diunduh dari
https://www.jawapos.com/read/2017/03/22/117916/masyarakat-suka-tarif-murah-Ylki-sentil-keselamatan-taksi-online.
Hadi, S. (2000). Panduan Manual Seri Program Statistik (SPS-2000). Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Hidayat, S. (2001). Adversity Quotient. MDI News. Vol.VII. July 2001.
Hui, C & Lee, C. (2000). Moderating Effect of Organization-Based Self-Esteem on Organizational Uncertainly: Employee Response Relationship. Journal of Management, 26 (2).
Kerlinger, P., & Lein, M. R. (1986). Differences in winter range among age-sex classes of Snowy Owls Nyctea scandiaca in North America.
Ornis Scandinavica, 1-7.
Kreitner, Robert & Kinicki, Angelo (1991). Organizational Behavior (ed. 2). Boston : Richard D. Irwin, INC.
Langvardt, G. D. (2007). Resilience and commitment to change: a case study of a nonprofit organization (Vol. 68, No. 03).
Levy, P. E (2010). Industrial Organizational Psychology. 3th ed. New York: Worth Publisher.
Luthans, F (1995). Organizational Behavior : Seventh Edition. Singapore : McGraw-Hill International Edition.
Markman, Gideon D., Baron, & Robert A., Balkin, David B. (2005). Are Perseverance and Self-Efficacy Costless? Assessing Enterpreneurs regretful Thinking, Journal of Organizational Behavior, 26, 1-19.
Mathieu, John E., & Zajac, Dennis M. (1990). A Riview and Meta-Analysis of the Antecedents, Correlates, Consequences of Organizational Commitment.
Journal of American Psychological Association, 108 (2), 171-194.
Meyer, J. & Allen, N. (1997). Commitment in the workplace: Theory, research, and application. Thousand Oaks, CA: Sage.
Minner, John B (1997). Industrial and Organizational Psychology. Mc. Graw Hill International Edition.
Mohammad, Y. (2016, Desember 03). Taksi Konvensional Terdesak Taksi
Berbasis Aplikasi. Retrieved September 08, 2017, from
https://beritagar.id/artikel/berita/taksi-konvensional-terdesak-taksi-berbasis-aplikasi.
Mowday, R. T., Porter, L., W., & Seers, R. M (1982). Employee Organization Linkages: The Psychology of Commitment, Absenteesism, and Turnover.
London: Academic Press Inc.
Nazaruddin, M. (2017). Competotion of Taxi Driver in Pekanbaru City. Jom Fisip, 4(2), 1-15.
Ngafifi,Muhamad.(2014).Kemajuan Teknologi dan Pola Hidup Manusia Dalam Perspektif Sosial Budaya.Jurnal Pembangunan Pendidikan : Fondasi dan Aplikasi, 2(1), 33-47. Diunduh dari https://salamadian.com/cara-penulisan-daftar-pustaka-dari-jurnal/.
Noor,J. (2011). Metodologi Penelitian. Jakarta : Prenada Media Group.
Oktavianti, M., & Fridha, M. (2017). Penggunaan Aplikasi Zello Walkie Talkie di Kalangan Sopir Taksi Online di Kota Bandung, Prosiding Komunikasi, 1(2).
O'Reilly, C. A., & Chatman, J. (1986). Organizational commitment and psychological attachment: The effects of compliance, identification, and internalization on prosocial behavior. Journal of applied psychology, 71(3), 492.
Pareke Fahrudin Js. (2004). Dimensionalisasi Perilaku di Luar Peran Kerja
(Extra-Role Behavior). Universitas Bengkulu. Jurnal Bisnis dan Ekonomi
Perintalo, J. (2015). Penyusunan Skala Psikologi : Asyik, Mudah & Bermanfaat. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Phoolka, E. S., & Kaur, N. (2012). Adversity Quotient: A New Paradigm to Explore. International Journal of Contemporary Business Studies, 3(4), 67-77.
Pratama, H.A. 2017. Kilas Balik Perkembangan Layanan Transportasi Online di
Tahun 2016. Diunduh dari
https://id.techinasia.com/kilas-balik-perkembangan-transportasi-online-sepanjang-tahun-2016.
Purba, E.D & Seniati, A.N. (2004). Pengaruh Kepribadian dan Komitmen
Organisasi Terhadap Organizational Citizenship Behavior. Jurnal
Makara.3(8), 105-111.
Puspitasari, Rusnindita. 2017. Hubungan Antara Komitmen Organisasi, Sikap Terhadap Perubahan Organisasi Dan Performansi Kerja Pada Pegawai Negeri Sipil. Skripsi. Tidak di terbitkan. Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma : Yogyakarta.
Putra, Nugraha. 2016. Hubungan Antara Adversity Quotient Dan Employability Pada Mahasiswa Tingkat Akhir. Skripsi. Tidak di terbitkan. Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma: Yogyakarta.
Republik Indonesia. 2017. Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Nomor PM 108 Tahun 2017. Penyelenggaraan Angkutan Umum Tidak Dalam Trayek. Jakarta.
Razak, Hamied Abdul. (2010, 22 Januari). Makin Terdesak, Unit Taksi Argo
Berkurang. Diunduh dari
https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2019/01/22/510/966671/makin-terdesak-unit-taksi-argo-berkurang
Riggio, Ronald E (2008). Industrial / Organizational Psychology (ed. 5). USA: Prentice-Hall Inc.
Riyandi, S. (2016, Maret 27). 5 Bukti Taksi Konvensional Kalah Jauh dari
Grbacar dan Uber. Retrieved August 26, 2017, from
https://www.merdeka.com/uang/5-bukti-taksi-konvensional-kalah-jauh-dari-grabcar-dan-uber.html.
Robbins. P.S. (2002). Prinsip-prinsip Perilaku Organisasi. Jakarta: Erlangga. Robbins, S. & Judge, T. (2007). Organizational behavior. (12th Ed.). Upper
Rogg, K. L., Schmidt, D. B., Shull, C., & Schmitt, N. (2001). Human resource practices, organizational climate, and customer satisfaction. Journal of management, 27(4), 431-449.
Rosenbloom, T., & Shahar, A. (2007). Differences between taxi and nonprofessional male drivers in attitudes towards traffic-violation penalties. Transportation research part F: traffic psychology and behaviour, 10(5), 428-435.
Sabadar, S. (2017, Feb 17). Jeritan Hati Sopir Taksi Argo di Kota Gudeg. Diunduh dari https://www.liputan6.com/regional/read/2858949/jeritan-hati-sopir-taksi-argo-di-kota-gudeg.
Santoso, A. (2010). Statistik Untuk Psikologi: Dari Blog Menjadi Buku.
Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.
Setyanto, A.R & Rizky, B.S. (2016). Kajian Determinan Biaya Transaksi Tkasi Konvensional dengan Taksi Online, Universitas Terbuka, Indonesia.
Sitompul, C. M. (2016). Hubungan antara Adversity Quotient dengan Komitmen
Organisasi pada Medical Representative di Kota Medan (Skripsi tidak diterbitkan), Universitas Sumatera Utara, Sumatera, Indonesia.
Supratiknya, A. (2014). Pengukuran Psikologis. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.
Supratiknya, A. (2015). Metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif dalam psikologi. Yogyakarta: USD Publishers.
Saraswati, Bernadheta D. (2017, 9 Oktober). Tantangan Taksi Konvensional.
Diunduh dari
ttps://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2017/10/09/510/858279/di-jogja-jumlah-taksi-konvensional-kalah-banyak-dengan-taksi-online. Surekha. (2001). Adversity Intellengence. Jakarta: Pustaka Umum.
Song, J. H., & Woo, H. Y. (2015). A study on AQ (Adversity Quotient), job satisfaction and turnover Intention according to work units of clinical nursing staffs in Korea. Indian Journal of Science and Technology, 8(S8), 74-78.
Sopiah, M. (2008). Perilaku Organisasi. Yogyakarta: Andi.
Steers, R. M., & Porter, L. W. (1983). Employee commitment to organizations. Motivation and work behavior, 99, 441-451.
Stoltz, P. G. (2000). Adversity quotient: Mengubah hambatan menjadi peluang. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.
Stoltz, P.G. (2007). Adversity Quotient. Jakarta : Grasindo.
Tseng, M.C. Operating Styles, Working time and Daily Driving Distance In Realtion To a Taxi Drivers Speding Offenses in Taiwan. (2012). Journal of
Accodent Analysis And Prevention Elsevier, 1-8. doi:
http//dx.doi.org/10.1016/j.aap.2012.11.020.
Widiyanto, Danar. (2018, 1 Februari). Jumlah Taksi Reguler Terjun Bebas.
Diunduh dari
https://krjogja.com/web/news/read/56685/Jumlah_Taksi_Reguler_Terjun_B ebas
White, A. (2009). From comfort zone to performance management. White & MacLean Publishing.
Wiener, Y., (1982). Commitment in Organization: A Normativer View. Academy
of Management Review, 7, 414-428.
Zamzami, Fitriyan. (2016, Maret 17). Mereka Terdesak Transportasi Daring.
Diunduh dari
http://www.republika.co.id/berita/koran/publik/16/03/17/o46h4923-mereka-terdesak-transportasi-daring.
90
LAMPIRAN 1
SKALA PENELITIAN
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat
Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi
Program Studi Psikologi
Disusun oleh:
Anggraini Ekowati Esthi Bringintyas 139114123
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
Yogyakarta, September 2018
Kepada:
Yth. Saudara/i yang turut berpartisipasi dalam penelitian ini.
Dengan hormat, saya :
Nama : Anggraini Ekowati Esthi Bringintyas
Fakultas : Psikologi
Universitas : Sanata Dharma Yogyakarta
Memohon bantuan dan kesedian saudara/i untuk membantu saya mengisi skala
penelitian ini guna menyelesaikan tugas akhir saya sebagai seorang mahasiswa.
Oleh karena itu, saya mohon saudara/i untuk memberikan tanggapan terhadap
pernyataan-pernyataan yang telah tersusun dalam skala ini. Semua tanggapan
yang saudara/i berikan tidak ada yang salah dan sangat dijamin kerahasiaannya.
Oleh sebab itu, saya mengharapkan agar jawaban yang diberikan sesuai dengan
diri saudara/i yang sesungguhnya.
Atas waktu dan kesediaannya untuk menjawab setiap pernyataan berikut, saya
ucapkan terimakasih.
Hormat saya,
PERNYATAAN KESEDIAAN
Dengan ini saya menyatakan bahwa saya bersedia mengisi skala ini
dengan sukarela dan tidak dibawah paksaan atau tekanan dari pihak tertentu, demi
membantu terlaksananya penelitian ilmiah ini. Semua jawaban yang saya berikan
adalah murni dari apa yang saya alami dan bukan berdasarkan pada pandangan
masyarakat pada umumnya. Saya mengijinkan penggunaan jawaban yang saya
berikan tersebut sebagai data untuk memperlancar penelitian ilmiah ini.
………..,……….2018
Menyetujui
………...
IDENTITAS DIRI Inisial : Jenis Kelamin : Usia : Lama bekerja : PETUNJUK PENGISISAN
Baca dan pahami pernyataan-pernyataan yang tersedia dengan seksama.
Nyatakanlah sikap atau tanggapan Anda terhadap setiap pernyataan dengan memberikan tanda Checklist (√) pada kolom yang sesuai. Kemungkinan Jawaban yang tersedia adalah:
SS : bila keadaan Anda Sangat Sesuai dengan pernyataan tersebut
S : bila keadaan Anda Sesuai dengan pernyataan tersebut
TS : bila keadaan Anda Tidak Sesuai dengan pernyataan tersebut
STS : bila keadaan Anda Sangat Tidak Sesuai dengan pernyataan tersebut
Skala penelitian ini tidak ada pilihan jawaban yang salah, semua jawaban dianggap benar. Hasil dari skala penelitian ini tidak akan mempengaruhi nilai atau apapun terkait pekerjaan Anda.
Apabila Anda telah selesai mengerjakan seluruh soal, silahkan memeriksa dan memastikan agar tidak ada pernyataan yang terlewatkan untuk dijawab.
Contoh cara pengisian:
Pernyataan SS S TS STS
Saya yakin dengan pilihan hidup
saya √
Jika Anda ingin mengganti jawaban, silahkan memberikan tanda 2 garis vertikal pada jawaban Anda sebelumnya, lalu memberikan tanda Checklist(√) pada jawaban yang menurut Anda sesuai dengan keadaan diri Anda saat ini.
Contoh cara penggantian jawaban:
No. Pernyataan SS S TS STS
1. Saya yakin dengan pilihan hidup
saya √ √
BAGIAN PERTAMA
No. Pernyataan SS S TS STS
1. Saya yakin bahwa dengan bekerja keras, Saya mampu mengatasi permasalahan hidup saya.
2. Saya mampu mengatasi kesulitan dalam
pekerjaan saya.
3. Saya mampu mengatasi setiap kesulitan di dalam hidup saya.
4. Saya mampu mengatasi masalah saya tanpa harus menunggu pertolongan dari orang lain.
5. Saya siap menerima konsekuensi atas kegagalan
saya dalam pekerjaan.
6. Saya bertanggung jawab atas setiap kesulitan yang saya hadapi.
7. Saya merasa gagal melaksanakan tanggung jawab saya sehingga saya ingin orang lain menyelesaikan tanggung jawab tersebut.
8. Ketika saya berada dalam kesulitan saya tidak mampu mengatasinya.
9.
Saya merasa kesulitan yang saya lalui ini hanya sementara dan mampu membantu saya sukses di masa depan.
10. Saya mampu menganalisa serumit apapun
masalah saya hingga dapat mengatasinya.
11. Pertemanan saya berakhir apabila teman kerja saya tidak membalas pesan singkat yang saya kirim berulang kali.
12. Perilaku yang saya lakukan selama ini akan membawa saya pada kesulitan.
13. Saya merasa kesulitan mencari penyebab
No. Pernyataan SS S TS STS
14. Saya merasa mampu menemukan sumber
masalah yang mengganggu saya.
15. Saya mampu berinisiatif untuk menyelesaikan masalah yang saya hadapi.
16. Saya sadar akan kesalahan yang telah saya lakukan dan saya bersedia belajar dari kesalahan tersebut.
17. Ketika saya menghadapi kesulitan, saya hanya bisa menunggu hingga keadaan menjadi lebih baik.
18. Saya merasa pesimis karena masalah yang berlarut-larut.
19. Kesulitan saya dalam melayani penumpangtidak akan mempengaruhi pekerjaan saya di masa depan.
20. Saya menghindari mengakui kesalahan yang
saya lakukan dalam mengerjakan pekerjaan saya.
21. Saya yakin bahwa saya mampu mengatasi
masalah walaupun membutuhkan waktu yang lama.
22. Saya yakin dengan menyesuaikan diri maka saya mampu mengatasi kesulitan yang saya hadapi.
23. Saya merasa kesulitan yang saya hadapi mustahil untuk diselesaikan karena masalah tersebut berasa dari diri saya sendiri.
24. Setiap pekerjaan memiliki kesulitan yang
berbeda-beda.
25. Saya takut memperbaiki kesalahan karena saya takut membuat situasi semakin buruk.
No. Pernyataan SS S TS STS
26. Masalah yang rumit membuat saya sulit untuk mencari sumber permasalahannya.
27. Saya kesulitan melaksanakanyang besar, sehingga saya menghindarinya. tanggung jawab
28. Hari buruk yang terjadi pada saya kemarin tidak mempengaruhi kondisi saya di hari ini.
29. Suasana hati saya buruk sepanjang hari apabila teman saya melakukan kesalahan.
30. Saya mampu melakukan hal yang hebat dan penuh rintangan.
31. Saya yakin teman saya punya alasan yang tepat apabila ia tidak ingin menemui saya.
32. Saya merasa tidak berdaya dalam menyelesaikan masalah karena sifat saya.
33. Saya mampu membedakan masalah yang di dalam pekerjaan dan masalah yang ada di dalam rumah.
34. Setiap masalah di dalam paguyuban yang saya ikuti adalah hasil kesalahan saya.
35. Saya gelisah akibat masalah-masalah yang saya hadapi.
BAGIAN KEDUA
No. Pernyataan SS S TS
STS
1. Selama saya bekerja di perusahaan ini, saya merasa nyaman
2. Semakin lama bekerja di perusahaan ini, saya
No. Pernyataan SS S TS
STS
3. Saya tidak memiliki pilihan lain sebagai pertimbangan selain bekerja di perusahaan ini
4. Saya merasa selalu ada kesempatan untuk
berkembang di perusahaan ini
5. Saya memiliki hak untuk keluar dari perusahaan ini meskipun saya memiliki tanggungjawab terhadap pekerjaan saya
6. Bagi saya sah-sah saja untuk meninggalkan
perusahaan ini
7. Saya tetap menjadi bagian dari perusahaan ini karena saya memiliki tanggungjawab untuk menyelesaikan tugas-tugas saya dengan baik
8. Saya akan menyesal meninggalkan perusahaan ini karena saya sudah mendapat keuntungan dari perusahaan ini
9. Selama saya bekerja di perusahaan ini, saya merasa tidak nyaman
10. Saya merasa tidak ada kesempatan untuk
berkembang di perusahaan ini
11. Bagi saya, berkorban untuk mencapai tujuan
perusahaan ini merupakan suatu keharusan
12. Perusahaan ini memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi
13. Saya tetap bekerja di perusahaan ini karena aturan tidak memungkinkan saya untuk keluar
14. Semakin lama bekerja di perusahaan ini, saya semakin tidak menyukai perusahaan ini
15. Saya tidak akan menyesal meninggalkan
perusahaan ini meskipun saya sudah mendapat keuntungan dari perusahaan ini
No. Pernyataan SS S TS
STS
16. Bagi saya, berkorban untuk mencapai tujuan
perusahaan ini bukan merupakan suatu keharusan
17. Saya memiliki pilihan lain sebagai pertimbangan selain bekerja di perusahaan ini
18. Saya merasa bukan bagian dari perusahaan ini
~Terimakasih~
LAMPIRAN 2
RELIABILITAS SKALA ADVERSITY QUOTIENT DAN
LAMPIRAN RELIABILITAS SKALA
A. SKALA ADVERSITY QUOTIENT
1. Reliabilitas Skala Adversity Quotient Sebelum Seleksi
Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items
.793 35 Item Statistics Mean Std. Deviation N AQ1 3.41 .643 130 AQ2 3.20 .548 130 AQ3 3.18 .607 130 AQ4 2.68 .828 130 AQ5 3.25 .558 130 AQ6 3.32 .546 130 AQ7 2.99 .831 130 AQ8 3.14 .656 130 AQ9 3.30 .722 130 AQ10 3.09 .616 130 AQ11 3.28 .707 130 AQ12 2.97 .622 130 AQ13 2.86 .691 130 AQ14 2.88 .768 130 AQ15 3.16 .568 130 AQ16 3.44 .597 130 AQ17 2.84 .963 130 AQ18 3.17 .672 130 AQ19 2.85 .867 130 AQ20 2.97 .777 130 AQ21 3.07 .695 130 AQ22 3.25 .585 130 AQ23 3.02 .787 130 AQ24 3.39 .577 130 AQ25 3.10 .796 130 AQ26 2.92 .764 130
AQ27 3.02 .777 130 AQ28 2.97 .871 130 AQ29 2.83 .759 130 AQ30 3.11 .626 130 AQ31 2.82 .656 130 AQ32 2.83 .738 130 AQ33 3.26 .604 130 AQ34 3.16 .776 130 AQ35 2.85 .836 130
2. Reliabilitas Skala Adversity Quotient Setelah Seleksi
Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .816 20 Item Statistics Mean Std. Deviation N AQ8 3.14 .656 130 AQ15 3.16 .568 130 AQ17 2.84 .963 130 AQ30 3.11 .626 130 AQ24 3.39 .577 130 AQ10 3.09 .616 130 AQ26 2.92 .764 130 AQ34 3.16 .776 130 AQ7 2.99 .831 130 AQ16 3.44 .597 130 AQ20 2.97 .777 130 AQ25 3.10 .796 130 AQ11 3.28 .707 130 AQ31 2.82 .656 130 AQ33 3.26 .604 130 AQ35 2.85 .836 130 AQ9 3.30 .722 130 AQ18 3.17 .672 130 AQ21 3.07 .695 130 AQ22 3.25 .585 130
A. SKALA KOMITMEN KERJA
1. Reliabilitas Skala Komitmen Kerja Sebelum Seleksi
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha N of Items
.699 18 Item Statistics Mean Std. Deviation N KO1 3.05 .639 130 KO2 2.79 .723 130 KO3 2.60 .764 130 KO4 2.96 .652 130 KO5 2.05 .674 130 KO6 2.02 .590 130 KO7 3.15 .515 130 KO8 2.35 .701 130 KO9 3.03 .570 130 KO10 2.78 .638 130 KO11 2.70 .700 130 KO12 2.92 .743 130 KO13 2.38 .662 130 KO14 2.88 .552 130 KO15 2.47 .684 130 KO16 2.21 .744 130 KO17 2.13 .627 130 KO18 2.81 .672 130
2. Reliabilitas Skala Komitmen Kerja Setelah Seleksi Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .772 12 Item Statistics Mean Std. Deviation N KO1 3.05 .639 130 KO2 2.79 .723 130 KO9 3.03 .570 130 KO12 2.92 .743 130 KO14 2.88 .552 130 KO18 2.81 .672 130 KO4 2.96 .652 130 KO8 2.35 .701 130 KO10 2.78 .638 130 KO15 2.47 .684 130 KO7 3.15 .515 130 KO11 2.70 .700 130
LAMPIRAN 3
LAMPIRAN HASIL UJI MEAN TEORITIK DAN MEAN EMPIRIK
A.
SKALA ADVERSITY QUOTIENTJumlah item : 20 Nilai minimum : 20 x 1 = 20 Nilai Maksimum : 20 x 4 = 80 Rentang nilai : 20– 80 Jarak : 80+20 = 100 Mean teoritik :(𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑚𝑖𝑛𝑖𝑚𝑎𝑙+𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙) 2 = 20+80 2 = 50
One-Sample Statistics
N Mean Std. Deviation Std. Error Mean TOTAL_AQ 130 62.32 6.687 .586
One-Sample Test Test Value = 50
T df Sig. (2-tailed) Mean Difference
95% Confidence Interval of the Difference
Lower Upper TOTAL_AQ 20.999 129 .000 12.315 11.16 13.48
B.
SKALA KOMITMEN KERJA Jumlah item : 12 Nilai minimum : 12 x 1 = 12 Nilai Maksimum : 12 x 4 = 48 Rentang nilai : 12– 48 Jarak : 48+12 = 60 Mean teoritik :(𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑚𝑖𝑛𝑖𝑚𝑎𝑙+𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙) 2 = 12+48 2 = 30 One-Sample StatisticsN Mean Std. Deviation Std. Error Mean TOTAL_KO 130 33.89 4.182 .367
One-Sample Test Test Value = 30
t df Sig. (2-tailed) Mean Difference
95% Confidence Interval of the Difference
Lower Upper
LAMPIRAN 4
HASIL UJI NORMALITAS ADVERSITY QUOTIENT DAN
LAMPIRAN HASIL UJI NORMALITAS
A. ADVERSITY QUOTIENT
B. KOMITMEN ORGANISASI
Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig. TOTAL_AQ .089 130 .013 .989 130 .419
Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk
Statistic df Sig. Statistic df Sig.
LAMPIRAN 5
LAMPIRAN HASIL UJI LINIERITAS ANOVA Table Sum of Squares df Mean Square F Sig. TOTAL_KO * TOTAL_AQ Between Groups (Combined) 634.084 31 20.454 1.236 .216 Linearity 55.425 1 55.425 3.348 .070 Deviation from Linearity 578.659 30 19.289 1.165 .283 Within Groups 1622.408 98 16.555 Total 2256.492 129
LAMPIRAN 6
HASIL UJI NORMALITAS ANALISIS DATA
TAMBAHAN
LAMPIRAN HASIL UJI NORMALITAS ANALISIS DATA
TAMBAHAN
A. DIMENSI DAYA TAHAN DARI ADVERSITY QUOTIENT
Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig. TOTAL_E .139 130 .000 .962 130 .001 a. Lilliefors Significance Correction
B. DIMENSI JANGKAUAN DARI ADVERSITY QUOTIENT
Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig. TOTAL_R .133 130 .000 .960 130 .001 a. Lilliefors Significance Correction
C. ASPEK AFEKTIF DARI KOMITMEN ORGANISASI
Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig. TOTAL_AF .145 130 .000 .948 130 .000 a. Lilliefors Significance Correction
D. ASPEK NORMATIF DARI KOMITMEN ORGANISASI
Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig. TOTAL_NOR .259 130 .000 .857 130 .000 a. Lilliefors Significance Correction
LAMPIRAN 7
HASIL UJI LINEARITAS ANALISIS DATA
TAMBAHAN
LAMPIRAN HASIL UJI LINEARITAS ANALISIS DATA
TAMBAHAN
A. Hasil Uji Linearitas Dimensi Daya Tahan dari Adversity Quotient
terhadap Aspek Afektif dari Komitmen Organisasi
B. Hasil Uji Linearitas Dimensi Daya Tahan dari Adversity Quotient terhadap
Aspek Normatif dari Komitmen Organisasi
ANOVA Table Sum of Squares df Mean Square F Sig. TOTAL_AF * TOTAL_E Between Groups (Combined) 60.563 8 7.570 1.107 .363 Linearity 39.262 1 39.262 5.742 .018 Deviation from Linearity 21.302 7 3.043 .445 .872 Within Groups 827.313 121 6.837 Total 887.877 129 ANOVA Table Sum of Squares df Mean Square F Sig. TOTAL_NOR * TOTAL_E Between Groups (Combined) 11.084 8 1.385 1.584 .136 Linearity 7.136 1 7.136 8.159 .005 Deviation from Linearity 3.947 7 .564 .645 .718 Within Groups 105.839 121 .875 Total 116.923 129
C. Hasil Uji Linearitas Dimensi Jangkauan dari Adversity Quotient terhadap Aspek Normatif dari Komitmen Organisasi
ANOVA Table Sum of Squares df Mean Square F Sig. TOTAL_NOR * TOTAL_R Between Groups (Combined) 6.392 9 .710 .771 .643 Linearity 4.083 1 4.083 4.432 .037 Deviation from Linearity 2.310 8 .289 .313 .960 Within Groups 110.531 120 .921 Total 116.923 129
LAMPIRAN 7
HASIL UJI KORELASI ANALISIS DATA
TAMBAHAN
LAMPIRAN HASIL UJI KORELASI ANALISIS DATA
TAMBAHAN
A. Hasil Uji Korelasi Spearman’s Rho Dimensi Daya Tahan dari
Adversity Quotient terhadap Aspek Afektif dari Komitmen Organisasi
B. Hasil Uji Korelasi Spearman’s Rho Dimensi Daya Tahan dari
Adversity Quotient terhadap Aspek Normatif dari Komitmen Organisasi C , C . Correlations TOTAL_AF TOTAL_E Spearman's rho TOTAL_AF Correlation Coefficient 1.000 .192* Sig. (2-tailed) . .028
N 130 130
TOTAL_E Correlation Coefficient .192* 1.000 Sig. (2-tailed) .028 .
N 130 130
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
Correlations
TOTAL_NOR TOTAL_E Spearman's rho TOTAL_NOR Correlation Coefficient 1.000 .199* Sig. (2-tailed) . .023
N 130 130
TOTAL_E Correlation Coefficient .199* 1.000 Sig. (2-tailed) .023 .
N 130 130
C. Hasil Uji Korelasi Spearman’s Rho Dimensi Jangkauan dari Adversity Quotient terhadap Aspek Normatif dari Komitmen Organisasi
Correlations
TOTAL_NOR TOTAL_R Spearman's rho TOTAL_NOR Correlation Coefficient 1.000 .135
Sig. (2-tailed) . .125
N 130 130
TOTAL_R Correlation Coefficient .135 1.000 Sig. (2-tailed) .125 .
LAMPIRAN 8
LAMPIRAN GAMBAR
Gambar 1. Scatter Plot Hubungan Antara Adversity Quotient dan komitmen