BAB 3. BANYAK HAL YANG PERLU DIKETAUI
3.1. Bagian Pertama : Studi Literatur Masterplan Kampus
Institut Teknologi Bandung adalah sebuah lembaga perguruan tinggi teknik pertama yang ada di Indonesia. ITB didirikan pada tanggal 3 Juli 1920 dengan nama De Techniche Hoogeschool te Bandung. Kampus ini juga dikenal dengan nama Kampus ITB Ganesha karena berada di Jl. Ganesha Bandung. Kampus ITB Ganesha saat ini memiliki kurang lebih 20.000 mahasiswa, 1100 dosen, dan 2000 karyawan yang beraktifitas di kampus seluas 25 Ha. Data tersebut menunjukkan bahwa kampus ini memiliki beban yang sangat tinggi.
Untuk itu, ITB berinisiatif untuk membangun “Green Techno-Art Campus” di kawasan yang lebih luas, hijau dan strategis yang nantinya dapat memenuhi kebutuhan pendidikan tinggi pada masa yang akan datang. Sesuai dengan arahan
Rektor ITB yang menugaskan Tim Pengembangan Kampus ITB Walini (2020) sebagai pelaksana penyusunan masterplan kampus. Kampus ini nantinya diharapkan
akan menjadi “Knowledge and Innovation hub” bagi seluruh perguruan tinggi yang ada di Indonesia.
ITB mengharapkan mendapat kawasan pengembangan kampus ITB Walini (2020) dari tanah Negara yang berada di Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Sebagai bagian dari ITB, visi akademik Kampus ITB Walini 2020 sejalan dengan visi akademik ITB. Dalam masa seratus tahun setelah berdirinya ITB pada tahun 1920, ITB 2020 akan menjadi pengembangan kampus baru ITB.
Gambar 3.1 ITB Multikampus
(Sumber : Masterplan Kampus ITB Walini (2020) Green Techno-Art Campus,
http://mwa.itb.ac.id/wp-content/uploads/2014/06/Presentasi-Ringkasan-Masterplan-Kampus-ITB- Walini-121012.pdf, 25 April 2015)
Terdapat lima fokus utama dalam pengembangan akademik yang digambarkan pada gambar berikut
Diagram 3.1 Skema pengembangan akademik Kampus ITB Walini (2020)
(Sumber : Masterplan Kampus ITB Walini (2020) Green Techno-Art Campus,
http://mwa.itb.ac.id/wp-content/uploads/2014/06/Presentasi-Ringkasan-Masterplan-Kampus-ITB- Walini-121012.pdf, 25 April 2015)
Kebutuhan fasilitas kampus dekelompokkan kedalam beberapa zona pusat penelitian dan pengembangan, sertafasilitas penunjang kampus dan kawasaan. Zona fasilitas kampus tersebut antara lain :
Main Campus Area
Zona Kampus Utama; dengan fasilitas meliputi ruang belajar-mengajar utama seperti
Science Techno Park
Zona Penelitian dan Pengembangan Sains, Energi, dan Teknologi. Bio Techno Park
Zona Penelitian dan Pengembangan Inovasi Hayati, Pangan, dan Teknologi Bio Medikal.
Geo Park
Zona Penelitian dan Pengembangan Geologi dan Pertambangan. Art Techno Park
Zona Penelitian dan Pengembangan Seni dan Desain. Business Techno Park / Industrial Park
Zona Penelitian dan Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan. Academic Supporting Facilities
Zona Fasilitas Penunjang Akademik; meliputi Convention Center, Hotel, Guest House, Executive Dormitory, Student Dormitory, Housing for Campus Staff, Student Center, ruang staf penunjang, serta fasilitas olahraga dan musik. Public Facilities
Fasilitas umum dan fasilitas sosial yang diperuntukan bagi warga kampus maupun warga di dalam dan sekitar kawasan Afdeling Panglejar; meliputi fasilitas pendidikan dasar, fasilitas kesehatan (termasuk teaching hospital dengan standar internasional), fasilitas peribadatan, fasilitas olahraga, layanan public lainnya.
Gambar 3.2. Masterplan Kampus ITB Walini (2020)
(Sumber : Masterplan Kampus ITB Walini (2020) Green Techno-Art Campus, http://mwa.itb.ac.id/wp- content/uploads/2014/06/Presentasi-Ringkasan-Masterplan-Kampus-ITB-Walini-121012.pdf, 25 April
2015)
Gambar berikut merupakan ilustrasi aerial view terhadap hasil pengembangan Kampus Walini (2020). Gambar menunjukkan area kampus utama sebagai pusat aktifitas utama serta penunjang di sekitarnya Afdeling Paglejar bagian timur, di lihat dari sisi sebelah Barat Kawasan. Sedangkan Gambar menunjukan area gerbang kampus, dilihat dari sisi sebelah Timur Kawasan.
Gambar 3.3 Ilustrasi Aerial View Kawasan Kampus ITB Walini (2020)
(Sumber : Masterplan Kampus ITB Walini (2020) Green Techno-Art Campus, http://mwa.itb.ac.id/wp- content/uploads/2014/06/Presentasi-Ringkasan-Masterplan-Kampus-ITB-Walini-121012.pdf, 25 April
2015)
Gambar 3.4 Ilustrasi Aerial View Area Gerbang Utama Kampus
(Sumber : Masterplan Kampus ITB Walini (2020) Green Techno-Art Campus, http://mwa.itb.ac.id/wp- content/uploads/2014/06/Presentasi-Ringkasan-Masterplan-Kampus-ITB-Walini-121012.pdf, 25 April
Gambar 3.5 Ilustrasi suasana area masuk utama kampus
(Sumber : Masterplan Kampus ITB Walini (2020) Green Techno-Art Campus, http://mwa.itb.ac.id/wp- content/uploads/2014/06/Presentasi-Ringkasan-Masterplan-Kampus-ITB-Walini-121012.pdf, 25 April
2015)
Gambar 3.6 Ilustrasi suasana aktivitas ruang luar pada Zona Riset Sains dan Teknologi
(Sumber : Masterplan Kampus ITB Walini (2020) Green Techno-Art Campus, http://mwa.itb.ac.id/wp- content/uploads/2014/06/Presentasi-Ringkasan-Masterplan-Kampus-ITB-Walini-121012.pdf, 25 April
3.1.2. Master Plan Andrews University 2013
Andrews University didirikan pada tahun 1874 yang berlokasi di Berrien Springs, Michigan USA. Kampus ini merupakan perguruan tinggi terbesar di Negara bagian Michigan. Ada 4 prinsip organisasi yang menjadi dasar dalam perencanaan Master Plan Universitas Andrews 2013 antara lain :
Kampus sebagai keindahan alam (a campus for natural beauty)
Sebuah kampus untuk iman dan masyarakat (a campus for faith and community)
Sebuah kampus untuk kehidupan yang sehat (a campus for healthy living) Sebuah kampus untuk melayani (a campus for stewardship)
Dalam perencanaan Master Plan Kampus Universitas Andrews 2013, ada beberapa target yang akan dicapai yang didasari oleh prinsip organisasi antara lain :
Rencana Utama Penataan Kampus
Rencana penataan kampus bertujuan untuk menjadi pedoman dalam menata bangunan, infrastruktur, dan lansekap. Master Plan Kampus Universitas Andrews 2013 dimaksudkan sebagai rencanan berkelanjutan yang disesuaikan dengan perubahan dan perkembangan kampus di masa yang akan datang dan tetap disesaikan dengan prinsip-prinsip organisasi kampus.
Memperkuat Jantung Kampus (Pusat Kampus)
Dengan tetap mengacu pada rencana Master Plan tahun 1993 dan 2002, Master Plan Kampus Universitas Andrews 2013 menekankan pembangunan berkelanjutan, restorasi dan pennguatan keberadaan jantung kampus. Upaya renovasi dengan menambahkan ruang-ruang edukasi dan fungsi-fungsi pendukung yang menguatkan jantung kampus.
Connect with Creation
Untuk menciptakan akses yang mudah di luar bangunan, beberapa tipe akses yang dibentuk antara lain :
Kampus Hijau : berguna untuk mengedepankan view di bawah pepohonan yang rindang dan mengedepankan aktifitas kampus dengan memrioritaskan akses dengan tanah seperti bebatuan, rumput dan jalur- jalur yang luas, serta juga keberadaan plaza di lokasi yang tepat.
Taman sisi tebing : adalah taman yang secara relative dapat diakses dan dijadikan tempat rekreasi dengan view ke alam dari atas tebing.
Ruang terbuka umum : memiliki pemandangan padang rumput.
Agrikultural Kampus
Peternakan : Peternakan yang terhubung dengan lahan agricultural memberikan sebagian besar lahan agrikultur di kampus. Ketika area ini
dikerjakan oleh sejumlah mahasiswa, pengajar dan staff yang terbatas, penting bagi peternakan ini memberikan akses kepada masyarakat lainnya. Terutama jalan menuju peternakan digandakan dan diperbesar.
Pertanian dan kebun kampus : kebun kampus dengan kondisi tannah yang baik di tengah kampus. Universitas Andrews berkomitmen untuk melestarikan kebun-kebun kampus untuk mahasiswa dan masyarakat luas. Rumah kaca interaktif
Penggunaan Material bangunan yang sehat
Dinding eksterior bangunan : umumnya harus terbuat dari batu bata dan batu alam. Material batu alam yang tebal dapat mengurangi suhu panas di dalam bangunan. Material batu alam juga cenderung tahan lama dan bermanfaat mengurangi limbah konstruksi.
Kayu : Penggunaan kayu dapat memberikan sentuhan estetika kampus dalam penekanan yang berhubungan terhadap alam. Tidak seperti banyak bahan sintetis, kayu juga mudah diperbaiki dan dapat lebih mudah didaur ulang. Penggunaan material kayu pada bangunan terutama pada bagian interior sedangkan pada eksterior dapat digunakan sebagai langit-langit dan pintu.
Logam, kaca dan beton : bahan sintetis membutuhkan jumlah energy yang lebih besar dalam pengolahan dan maufaktur dan berdampak pada
lingkungan. Untuk itu, penggunaan material sintertis ini harus sangat berhati-hati.
Sentuhan akhir interior : Rata-rata orang amerika menghabiskan 90% hidupnya di dalam ruangan, jadi kualitas udara dalam ruangan sangatlah penting. Bagian ruang intrior menialkan penggunaan material dengan tingkat VOC yang rendah. VOC (Volatile Organic Compounds) merupakan zat berbahaya yang biasa terkandung di dalam cat interior yang menimbulkan banyak risiko bagi kesehatan.
Climate-Responsive Massing Guidelines
Tipe massa tunggal : Tipe massa merupakan tipe massa bangunan yang paling dasar dan banyak ditemui.
Gambar 3.7 Tipe massa tunggal (Andrews University) Sumber :The School of Architecture, Art and Design 2012 Campus Design Studio, 2013, Campus for Health & Wellness 2013 Master Plan and Design
U-court dengan bagian samping tipis
Gambar 3.8 Tipe U-court (Andrews University)
Double U-court
Gambar 3.9 Tipe Double U-court (Andrews University)
Courtyard yang dikelilingi perlintasan
Arium
Gambar 3.11 Atrium (Andrews University)
(Sumber :The School of Architecture, Art and Design 2012 Campus Design Studio, 2013, Campus for Health & Wellness 2013 Master Plan and Design
Guidelines, Michigan : Andrews University
Connect with Community
Gamabar 3.12 Jalur masuk utama menuju kampus
(Sumber :The School of Architecture, Art and Design 2012 Campus Design Studio, 2013,
Campus for Health & Wellness 2013 Master Plan and Design Guidelines, Michigan : Andrews University
Promote Walking
Berjalan kaki adalah merupakan salah satu latihan fisik yang berguna dan dapat dilakukan di kampus. Kawasan kampus memberikan akses yang mudah bagi pejalan kaki. Selain itu, keamanan dan kenyamanan juga menjadi prioritas dalam menciptakan budaya berjalan kaki.
Gambar 3.13 Jalur pejalan kaki.
(Sumber :The School of Architecture, Art and Design 2012 Campus Design Studio, 2013,
Campus for Health & Wellness 2013 Master Plan and Design Guidelines, Michigan : Andrews University
Memberikan kesan yang Nyaman
Master Plan Kampus Universitas Andrews 2013 juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan kampus sebagai tempat tingggal yang nyaman. Akses yang mudah dalam mencapai fasilitas-fasilitas seperti tempat makan, rekreasi, dan juga
tempat ibadah. Desain lingkungan harus kontekstual dengan alam, sehingga terbentuk kehidupan yang sehat di dalam kawasan kampus.
Bangunan-bangunan yang sederhana
Bangunan Andrews Universty relative sederhana dalam bentuk namun memiliki material bangunan yang berkualitas. Kesederhanaan ini menyangkut akan disiplin dalam kompleksitas yang tampak memberikan edukasi modern . Kesederhanaan juga mendukung penggunaan biaya yang lebih efisien dan sangat membantu dalam memotong anggaran.
Gambar 3.14 Perspektif banguan
(Sumber :The School of Architecture, Art and Design 2012 Campus Design Studio, 2013,
Campus for Health & Wellness 2013 Master Plan and Design Guidelines, Michigan : Andrews University)