• Tidak ada hasil yang ditemukan

Waktu dan Tempat Penelitian

Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Juni 2008 di Laboratorium

Teknologi Pangan Departemen Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian

Universitas Sumatera Utara, Medan.

Bahan Penelitian

Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah biji durian yang

diperoleh dari Jalan Krakatau Medan. Bahan lainnya adalah tawas, garam, gula,

cabe merah bubuk, MSG, tepung terigu, tepung gandum, tepung beras, minyak

kelapa, dan Air yang diperoleh dari Carrefour Medan.

Reagensia

- Kalsium Oksida - Gliserin

- Sulfit - Natrium Bikarbonat

Alat Penelitian

- Oven - Timbangan

- Aluminium foil - Beaker glass

- Spatula - Desikator

- Pipet tetes - Gelas ukur

- Penggorengan vakum - Mortar dan Alu

- Sealer - Kemasan Aluminium foil

- Soxhlet - Kertas saring

- Corong - Ayakan 80 mesh

- Pinset - Penjepit

Metoda Penelitian (Bangun, 1991)

Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap

(RAL), dengan dua faktor, yang terdiri dari :

Faktor I : Konsentrasi gliserin (K) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu :

K1 = 0,0 % K2 = 0,15 % K3 = 0,30 % K4 = 0,45 %

Faktor II : Lama penyimpanan (L) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu :

L1 = 0 hari L2 = 7 hari L3 = 14 hari L4 = 21 hari

Kombinasi perlakuan (Tc) = 4 x 4 = 16, dengan jumlah minimum perlakuan (n) adalah : Tc (n-1) ≥ 15

16 (n-1) ≥ 15 16 n ≥ 31

n ≥ 1,93 ……….. Dibulatkan menjadi n = 2 jadi untuk ketelitian dalam penelitian ini dilakukan ulangan sebanyak 2 kali.

Model Rancangan (Bangun, 1991)

Penelitian ini dilakukan dengan model Rancangan Acak Lengkap (RAL)

faktor dengan model :

ijk = µ + i + j + ( )ij + ijk

Dimana :

ijk : Hasil pengamatan dari faktor K pada taraf ke-i dan faktor L pada taraf ke-j

µ : Efek nilai tengah

i : Efek faktor K pada taraf ke-i

j : Efek faktor L pada taraf ke-j

( )ij : Efek interaksi faktor K pada taraf ke-i dan faktor L pada taraf ke-j

ijk : Efek galat dari faktor K pada taraf ke-i dan faktor L pada taraf ke-j dalam

ulangan k.

Bila ** dan * : Uji LSR dilanjutkan.

Pelaksanaan Penelitian

Biji durian dibersihkan, dicuci dan diblansing dengan air garam 1 % sekitar

5-10 menit untuk melepaskan kulitnya kemudian diiris tipis-tipis dan direndam

dalam larutan tawas dengan konsentrasi 1 % selama 20 menit kemudian dicuci

bersih dan ditiriskan. Setelah itu, direndam dalam larutan garam (NaCl) 2 %

selama 20 menit kemudian dicuci bersih dan ditiriskan. Direndam kembali dalam

larutan kalsium oksida 1 % selama 20 menit kemudian dicuci bersih dan ditiriskan

dan yang terakhir direndam dalam larutan sulfit 0,1 % selama 20 menit dan

ditiriskan. Dimasukkan ke dalam oven sampai kering dengan suhu 50oC yang

bertujuan untuk mengurangi kadar air yang terkandung dalam biji durian. Setelah

tepung beras dan tepung gandum 1 : 3. Perbandingan antara tepung biji durian

dengan campuran tepung lainnya (tepung beras + tepung gandum) sekitar

90 % : 10 % kemudian ditambahkan gliserin sebagai humektan dengan

konsentrasi 0,0 %, 0,15 %, 0,30 %, dan 0,45 % kemudian dibuat adonan dan

ditambahkan bumbu. Adonan digiling sampai membentuk lembaran tipis lalu

dibentuk sesuai keinginan Dilakukan penggorengan dengan menggunakan

penggorengan vacum sampai menghasilkan warna kuning kecokelatan kemudian

ditiriskan, didinginkan dan diberi bumbu-bumbu dari luar. Dilakukan pengemasan

yang sesuai dengan produk dan selanjutnya dilakukan pengamatan pada 0, 7, 14,

dan 21 hari.

Pengamatan dan Pengukuran Data

Pengamatan dan pengukuran data dilakukan dengan cara analisis terhadap

parameter :

1. Kadar Air (%)

2. Aktivitas Air

3. Kadar Lemak (%)

4. Nilai Warna (Numerik)

5. Uji Organoleptik (Rasa dan Kerenyahan) (Numerik)

Parameter Penelitian

Penentuan Kadar Air (%) ( Dengan Metode Oven ) (AOAC, 1984)

Ditimbang bahan sebesar 5 gram di dalam aluminium foil yang telah

diketahui berat kosongnya. Kemudian dikeringkan dalam oven dengan suhu

selama 15 menit kemudian ditimbang kembali. Selanjutnya dipanaskan kembali di

dalam oven selama 30 menit, kemudian didinginkan di dalam desikator dan

ditimbang. Perlakuan ini diulang sampai diperoleh berat yang konstan.

Kadar Air = Berat Awal – Berat Akhir

x 100 %

Berat Awal

Penentuan Aktivitas Air

- Dibuat / disiapkan beberapa larutan garam jenuh (yang murni) dengan pelarut

aquadest atau aquadest yang telah dididihkan, dimana aktivitas bahan yang

akan diuji berada diantara aktivitas larutan-larutan tersebut.

- Dimasukkan larutan-larutan tersebut ke dalam wadah kedap udara (eksikator).

- Ditimbang contoh dengan berat yang sama, jumlah contoh sama dengan

jumlah wadah yang telah disiapkan.

- Ditutup rapat dan disimpan pada suhu tertentu (suhu kamar) selama

24 jam/lebih.

- Ditimbang contoh masing-masing dan plotlah hasil penimbangan (minus atau

tambah) dengan aktivitas larutan garam yang bersangkutan pada kertas

milimeter.

- Ditarik garis mendatar dari titik 0 sampai memotong kurva dan kemudian

ditarik garis tegak lurus dari titik potong tersebut sampai memotong garis

datar (aktivitas larutan).

Penentuan Kadar Lemak Dengan Soxhlet

Contoh sebanyak 5 gram (c) dikeringkan di dalam oven 100oC sampai

beratnya konstan dan dimasukkan ke dalam selongsong dari kertas saring dan

ditutup (a) kemudian dimasukkan ke dalam alat soxhlet yang berisi pelarut

petroleum benzine kemudian diekstrak selama 4 jam. Setelah itu, selongsong

dengan bahan dikeringkan dalam oven selama 45 menit dan lalu dimasukkan ke

dalam desikator selama 15 menit dan ditimbang sampai berat konstan (b).

perbedaan berat sebelum dan sesudah ekstraksi per berat contoh merupakan %

lemak yang terekstrak.

Kadar Lemak = a - b

x 100 % c

Dimana : a = Berat kering sebelum ekstrak (g)

b = Berat kering sesudah ekstrak (g)

c = Berat contoh (g)

Penentuan Nilai Warna

Penentuan warna dilakukan dengan mengamati warna pada keripik biji

durian yang dihasilkan. Caranya, contoh uji diberikan kepada 10 panelis yang

melakukan penilaian. Penilaian dilakukan berdasarkan kriteria sebagai berikut :

Tabel 4. Skala Uji Hedonik Warna

Skala Hedonik Skala Numerik

Kuning 4 Kuning Kecokelatan 3 Cokelat Kekuningan 2 Cokelat 1

Penentuan Uji Organoleptik (Rasa dan Kerenyahan)

Uji organoleptik terhadap rasa dan kerenyahan keripik biji durian yang telah

digoreng dilakukan dengan uji kesukaan terhadap 10 orang dengan ketentuan

sebagai berikut :

Tabel 5. Skala Uji Hedonik Rasa

Skala Hedonik Skala Numerik

Sangat Suka 4

Suka 3

Agak Suka 2 Tidak Suka 1

Tabel 6. Skala Uji Hedonik Kerenyahan

Skala Hedonik Skala Numerik

Sangat Renyah 4 Renyah 3 Agak Keras 2

Dokumen terkait