METODE PENELITIAN
G. Prosedur Penelitian
2) Bahan Penelitian
Bahan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
a) Sepeda motor Supra X 125 R tahun 2009.
Kendaraan uji yang digunakan sebagai bahan untuk penelitian ini adalah sepeda motor Supra X 125 R tahun 2009, dengan spesifikasi mesinnya seperti beriku:
Jenis :Empat langkah, SOHC, pendingin udara Jumlah silinder : 1
Diameter silinder : 52,4 mm Langkah piston : 57,9 mm Isi silinder : 124,8 cm3 Perbandingan kompresi : 9,0 : 1
Sistem bahan bakar : Karburator Tipe Piston Valve Saringan udara : Filter kertas
commit to user
Sistem pelumasan : Basah dan bertekanan Kerenggangan Katup : IN = 0,05 ± 0,02 mm
EX = 0,05 ± 0,02 mm
Busi : ND U20EPR9 / NGK CPR6EA-9
Sistem pengapian : CDI(Condenser Discharged Ignition)
Stationer : 1400 + 100 rpm
b) Bahan bakar LPG
Bahan bakar LPG yang digunakan yaitu LPG tabung 3kg yang diproduksi oleh pertamina. Jenis produk LPG yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis LPG yang biasa dimanfaatkan oleh konsumen adalah jenis LPG campuran antara propana dan
butana. Ciri-cirinya adalah berbentuk cair mempunyai daya
pemanasan yang tinggi, sehingga mempunyai nilai kalori yang relatif lebih tinggi per-satuan beratnya dibanding bahan bakar lain untuk kegunaan yang sama.
commit to user
c) Keran bahan bakar
Pada penelitian ini menggunakan dua buah keran bahan bakar. Keran pertama terletak setelah regulator digunakan untuk menutup dan mengalirkan bahan bakar dari tabung ke karburator
Gambar 3.13. Keran Bahan Bakar Standar
keran kedua di modifikasi seperti throotle valve untuk mengatur banyaknya bahan bakar yang masuk ke dalam karburator yang dihubungkan dengan kabel gas. Keran kedua terletak setelah keran pertama dan sebelum karburator.
commit to user
d) Selang Bahan Bakar
Selang bahan bakar digunakan untuk mengalirkan bahan bakar dari tabung ke karburator. Pada penelitian ini menggunakan selang kompresor karena tahan panas dan tidak mudah rusak.
Gambar 3.15. Selang Bahan Bakar
e) Karburator
Pada penelitian ini karburator di modifikasi yaitu dengan memperbesar lubang main jet dan pilot jet serta jarum pelampung dan pelampung tidak digunakan.
Karburator adalah sebuah alat yang mencampurkan udara dan bahan bakar untuk sebuah mesin pembakaran dalam.
Pada penelitian ini menggunakan karburator Supra X 125R standard dan karburator Supra X 125R modifikasi dengan nomor identifikasi APBF3FBYC05.
Modifikasi yang dilakukan pada karburator yaitu : (a) Pengubahan ukuran pilot jet dan main jet
Pada penggunaan bahan bakar LPG ukuran pilot jet dan main
jet perlu diperbesar karena apabila menggunakan pilot jet dan main jet
ukuran standard mesin tidak dapat hidup disebabkan suplai bahan bakar LPG masih belum mencukupi untuk proses pembakaran.
commit to user
Perubahan ukuran pilot jet dan main jet adalah sebagai berikut : Ukuran standar : Pilot Jet : #35 Main Jet : #75 Ukuran modifikasi : Pilot Jet : #118 Main Jet : #200
berdasarkan eksperimen empiris ketika menggunakan bahan bakar LPG dengan karburator standar mesin mulai dapat hidup dengan baik ketika diameter lubang pilot jet #118 dan main jet # 200. kesempurnaan pembakaran sangat dipengaruhi perbandingan udara dan bahan bakar (Air Fuel Ratio/AFR). Bahan bakar LPG memiliki AFR stoichiometri 20,33 : 1, oleh karena itu pada penelitian ini juga mengacu AFR yang paling mendekati AFR stoichiometrinya. Berikut ini beberapa grafik hasil pengujian AFR menggunakan bahan bakar LPG.
Gambar 3.16. Grafik AFR Menggunakan Bahan Bakar LPG dengan Ukuran Pilot Jet #118 dan Main Jet #200
commit to user
Gambar 3.17. Grafik AFR Menggunakan Bahan Bakar LPG dengan Ukuran Pilot Jet #118 dan Main Jet #250
Gambar 3.18. Grafik AFR Menggunakan Bahan Bakar LPG dengan Ukuran Pilot Jet #118 dan Main Jet #300
commit to user
Hasil pengujian menggunakan alat dynojet 200i menghasilkan keluaran berupa grafik AFR, tetapi pada alat dynojet 200i hanya dapat membaca AFR pada ring 10-18. Berdasarkan grafik diatas maka yang paling mendekati AFR stoichiometri LPG yaitu ketika menggunakan karburator dengan Ukuran pilot jet #118 dan
main jet #200. Sehingga peneliti menggunakan karburator dengan
Ukuran pilot jet #118 dan main jet #200. (b)Pengubahan saluran masuk bahan bakar
Pada penelitian ini LPG masuk ke karburator melalui lubang pernapasan/lubang udara dengan tujuan LPG yang masuk lebih banyak. Sedangkan saluran masuk bahan bakar (saluran in) dan saluran keluar (saluran out) ditutup agar tidak ada LPG yang keluar dari karburator. Karena lubang masuk bahan bakar ditutup maka jarum pelampung dan pelampung tidak digunakan.
Sebelum LPG masuk kedalam karburator ditambah kan dua buah keran. keran yang pertama berfungsi untuk membuka dan menutup aliran gas LPG sedangkan keran yang kedua berfungsi untuk membatasi aliran bahan bakar LPG ke dalam ruang bakar sesuai dengan kebutuhan mesin, untuk keran yang ke dua di hubungkan dengan handle gas. Perubahan selanjutnya yaitu memper besar lubang main jet dan pilot jet yang berada dalam karburator.
b. Tahap Eksperimen
Tahap eksperimen dalam penelitian ini dapat digambarkan dengan bagan aliran proses eksperimen seperti berikut :
commit to user
Gambar 3.19. Bagan Tahap Eksperimen Sepeda motor
Supra X 125 R tahun 2009
Engine tune up
Pemakaian bahan bakar LPG
Konsumsi Bahan Bakar Emisi Gas Buang CO dan HC
Jarak Tempuh 100 km Skala bagi : 10km, 20km, 30km, 40km, 50km, 60km, 70km, 80km, , 90km, 100km Analisis Data Pendeskripsian Data Pengukuran :
1. Konsumsi bahan bakar 2. Emisi gas buang CO 3. Emisi gas buang HC
Standar Operational
1. Menghidupkan mesin dan menaikkan putaran (1900 s/d 2100 rpm) selama 60 detik selanjutnya dikembalikan pada kondisi idle. 2. Melaksanakan pengukuran pada
kondisi idle dengan putaran mesin 1400 + 100 rpm.
commit to user
Adapun urutan langkah-langkah eksperimen pemakaian bahan bakar LPG adalah seperti berikut: