• Tidak ada hasil yang ditemukan

BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT_AMBON

6 Pemanfaatan Air Limbah Hatchery Untuk Produksi Benih Ikan Hias Clownfish Dengan Sistem Resirkulasi

7 Peningkatan Produksi Dan Kualitas Ikan Hias Nemo Dengan Metode Hibridisasi

I.G Pattipeilohy

Abdul Gani, Agam Tri wibowo

8 Domestikasi Ikan Hias Angel Piyama Dg Ukuran Jaring Apung Berbeda

Rusli Raiba, Narulitta Ely

9 Pengaruh Dosis Pakan Berbeda Thd Pertumbuhan Dan SR Ikan Bubara Di KJA

Rusli Raiba, Hariyano

10 Dinamika Kualitas Air Pada Bak Pemeliharaan Larva Ikan Hias Betok Ambon

Dody Yunianto

Akhmad Sururi

11 Kajian Nilai Ekonomis Budidaya Anemon Karpet Merah Di KJA

Robianta Nurhadi

Nastassya Gasperzs

12 Kajian Nilai Ekonomis Budidaya Clownfish Platinum Di KJA

Nastassya Gasperzs

13 Pengaruh Volume Wadah Terhadap

Kelangsungan Hidup Dan Pertumbuhan Ikan Hias Laut Letter Six

Rusli Raiba

I.G Pattipeilohy, Narulitta Ely

14 Pengaruh Jenis Pakan Berbeda Pada Domestikasi Ikan Hias Angel Piyama

Adi Hardiyanto

Rusli Raiba, Narulitta Ely

15 Pengaruh Jenis Pakan Terhadap Pertumbuhan Ikan Hias Letter Six

Heru Salamet

Hariyano, Narulitta Ely

16 Pengaruh Metode Pemberian Pakan Terhadap Kepadatan Rotifer

Hariyano, Rusli Raiba

17 Penggunaan Shelter untuk domestikasi ikan hias angel piyama di KJA

Hamida Pattah

Rusli Raiba, Narulitta Ely

18 Pengaruh Tempat Pemeliharaan Yg Berbeda Terhadap Pertumbuhan Artemia Salina

Marwa, Kalasum Tuankotta

19 Aplikasi Triple Vaksin Dalam Meningkatkan Produksi Ikan Kerapu

Evri Noerbaeti

Hamida Pattah, Wa Nur Aini

20 Kajian Penggunaan Pakan Modifikasi Ikan Rucah Dan Bubur Nasi Dalam Budidaya Ikan Kuwe Di KJA Teluk Kotania Kabupaten SBB

Andi Ima'donna

-

21 Upaya Stimulasi Pemijahan Kerapu Bebek Menggunakan Telur Ayam Sebagai Adisi Feromon

-

22 Kajian Perbaikan Manajemen Pemeliharaan Larva Dalam Upaya Peningkatan Produksi Benih Kerapu Bebek Di BPBLA

Umar Rifai Khabibbulloh, Yusran

23 Manajemen Salinitas Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Dan Sr Ikan Kakap Putih Pada Fase Pendederan Dengan Sistem Resirkulasi

24 Pakan berbahan baku limbah untuk pembesaran ikan laut di KJA

Marwa Rusli Raiba, Kalasum Tuankotta

Pada ajang seminar makalah ilmiah Indonesian Aquaculture 2015, presenter Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon memperoleh penghargaan presenter terbaik I bidang ikan hias atas nama Robianta Nurhadi, S.St.Pi dan presenter terbaik II bidang rumput laut atas nama Hariyano, M.Si.

Pada kegiatan pameran Balai perikanan Budidaya Laut Ambon menampilkan ikan hias andalan seperti ikan hias mandarin, ikan hias

BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT_AMBON

Banggai, ikan hias clown hybrid, blue devil, letter six dan lain-lain.

Gambar 6. Presenter Makalah Ilmiah Indonesian Aquaculture 2015 dari BPBL Ambon.

(Dok. Sie UTTKS 2015)

Dalam pameran ini, BPBL Ambon memanfaatkan kesempatan untuk mempromosikan bahwa produk ikan hias lautnya adalah hasil pembenihan (captive-bred) yang lebih mudah dalam pemeliharaannya karena sudah terbiasa dalam lingkungan terbatas seperti aquarium dan pakannya pun mudah didapat yaitu pellet. Hal ini cukup mendapat perhatian dan minat beberapa perusahaan eksportir domestik maupun importir dari beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, dll.

Sehingga dalam tatap muka dengan pelaku usaha tersebut merupakan kesempatan emas untuk memperluas jaringan pasar di dalam maupun luar negeri.

BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT_AMBON

Gambar 7. Stand BPBL Ambon pada Pameran Indonesian Aquaculture 2015.

Gambar 8. Pengunjung pada Stand BPBL Ambon.

(Dok. Seksi UTTKS 2015)

BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT_AMBON

3.3. Standardisasi dan Statistik

Pada tahun 2015, bagian standardisasi dan statistik mengajukan usulan judul Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) dan Sertifikasi CBIB bagi kelompok pembudidaya di wilayah kerja.

Rancangan Standar Nasional Indonesia

Pada tahun 2015, judul Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) yang diusulkan berjumlah 6 judul, yakni; 1) Pembenihan Ikan Hias Blue Devil, 2) Pembenihan Clown Fish, 3) Pembenihan Mandarinfish, 4) Pembesaran Ikan Bubara di KJA, 5) Pembesaran Clownfish di KJA, dan 6) Pembesaran Banggai Cardinalfish (BCF) di KJA, Namun dari keenam judul tersebut, hanya satu yang disetujui untuk diusulkan menjadi bahan RSNI yaitu Pembenihan Mandarinfish.

Sertifikasi CBIB

Sehubungan dengan salah satu tugas dari Seksi Uji Terap Teknik dan Kerjasama yaitu percepatan sertifikasi unit perbenihan maupun budidaya di KJA, maka telah dilakukan kegiatan pembinaan sertifikasi CBIB melalui kegiatan Pendampingan kawasan di wilker, selama tahun 2015 berhasil diusulkan 67 pokdakan ke Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi Maluku untuk disertifikasi CBIB.

Hal ini dapat terjadi karena adanya kordinasi dan kerjasama yang baik antara Seksi Uji Terap Teknis dan Kerjasama BPBL Ambon dengan Direktorat terkait lingkup Dirjen Perikanan Budidaya dan Dinas Kelautan dan Perikanan dan Kelautan Provinsi/Kabupaten/Kota di wilayah kerja. Harapannya kordinasi dan kerjasama ini dapat terus ditingkatkan di tahun yang akan datang sehingga seluruh Pokdakan di wilayah kerja akan mendapat sertifikat CBIB.

Statistik

Bagian statistik pada seksi Uji Terap Teknis dan Kerjasama Menghimpun data ketersediaan induk, calon induk dan produksi benih BPBL Ambon. Tahun 2015 data yang berhasil dihimpun disajikan pada tabel dibawah ini.

BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT_AMBON

Tabel 12. Data Ketersediaan Induk dan Calon Induk pada BPBL Ambon Per Desember 2015.

NO KOMODITAS INDUK/CALON INDUK Sumber : Laporan Ketersediaan Induk dan Calon Induk pada BPBL Ambon per

Triwulan Tahun 2015

Tabel 13.Data Produksi Ikan konsumsi dan ikan hias untuk ukuran benih dan konsumsi pada BPBL Ambon Tahun 2015.

NO KOMODITAS

Sumber : 1) Laporan Produksi Benih BPBL Ambon Tahun 2015 (diolah), 2) Laporan Produksi Benih BPBL Ambon Tahun 2015 (diolah)

BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT_AMBON

Tabel 14. Data Distribusi Benih, Ikan Konsumsi & Ikan hias oleh BPBL Ambon Tahun 2015.

Sumber : Laporan Distribusi benih BPBL Ambon Januari – Desember Tahun 2015 (diolah)

Selama tahun 2015 seksi Uji Terap Teknis dan Kerjasama BPBL Ambon telah melakukan pelaporan tentang statistik produksi budidaya secara reguler dan berkala setiap bulan, triwulan, dan tahunan.

3.4. Pengelolaan Perpustakaan

Keberadaan perpustakaan mempunyai fungsi sebagai tempat penyebaran informasi ilmu pengetahuan pada umumnya dan secara khusus penyebaran informasi teknologi perikanan budidaya. Sumber informasi yang dikumpulkan perpustakaan melalui pembelian, kerjasama, pertukaran dan deposit, kemudian dikelola untuk kepentingan perekayasaan/penelitian dan pengembangan perikanan budidaya. Oleh karena itu sasaran utama layanan perpustakaan BPBL Ambon disamping kalangan Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon sendiri seperti karyawan, pejabat pembuat kebijakan, perekayasa, penyuluh, pengawas perikanan/HPI dan litkayasa juga dimanfaatkan oleh kalangan akademisi, pelajar, mahasiswa, karyawan dari instansi pemerintah atau swasta dan masyarakat umum lainnya.

Tujuan akhir penyelenggaraan unit perpustakaan Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon adalah pelayanan informasi. Untuk mencapai tujuan tersebut pada tahun 2015 telah dilakukan kegiatan pengelolaan perpustakaan antara lain adalah Pembuatan buku, pengiriman buku dan leaflet, penerimaan koleksi berupa majalah, makalah, jurnal, laporan tahunan, laporan magang, buletin dari Instansi lain, Sekolah dan Universitas.

BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT_AMBON

Penambahan media cetak bagi penyediaan informasi diwujudkan dalam 37 Buku perikanan dan non perikanan, 44 Laporan Perikanan, 95 Majalah Perikanan dan umum, 50 Profil BPBL Ambon.

Perpustakaan BPBL Ambon juga menjadi salah satu sarana pelayanan publik yang terbuka untuk umum, dimana menyediakan informasi melalui semua media cetak yang aman dan menarik untuk dibaca, baik itu tentang perikanan ataupun bacaan umum yang tertata rapi dan tersusun berdasarkan jenis serta periodik, sehingga sangat bermanfaat bagi semua kalangan masyarakat yang antusias mencari informasi tentang budidaya perikanan ataupun sejenisnya. Sepanjang tahun 2015 terdapat 847 pengunjung perpustakaan BPBL Ambon, sebagaimana tertera dalam grafik berikut.

Grafik 9. Jumlah Pengunjung pada Perpustakaan BPBL Ambon Tahun 2015.

Sumber : Primary data jumlah kunjungan perpustakaan BPBL Ambon 2015

Dari grafik jumlah pengunjung diatas dapat lihat bahwa sepanjang tahun 2015 terjadi fluktuasi jumlah pengunjung pada Perpustakaan BPBL Ambon, dimana jumlah tertinggi terjadi pada bulan Februari yakni sebanyak 125 pengunjung, hal ini disebabkan oleh banyaknya pengunjung dari siswa prakerin dalam pencarian literatur, sehingga mereka perlu mengumpulkan informasi budidaya perikanan selama mereka praktek lapangan di BPBL Ambon , sedangkan yang jumlah terendah adalah 30 pengunjung pada bulan Desember, disebabkan oleh mahasiswa, pegawai KP setempat serta staf BPBL Ambon yang mengunjungi perpustakaan hanya sekedar membaca. Bila dilihat dari jumlah pengunjung dan target jumlah kunjungan yang ditetapkan untuk tahun 2015 sebanyak 600 pengunjung pada Perpustakaan maka prensentase realisasi telah melampaui target yaitu sebesar 141,17%. Menjadi komitmen pengelola perpustakaan BPBL

0

BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT_AMBON

Ambon untuk memperbaiki pelayanan dan memperbanyak koleksi media cetaknya guna meningkatkan jumlah pengunjung di tahun 2016.

3.5. Kerja Sama

Pada tahun 2015 Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon telah melakukan beberapa kerjasama antara lain kerjasama dengan Universitas Iqra Buru Kabupaten Buru Maluku dan Kerjasama dengan KPN Karya Mina Bahari, sedangkan dengan Yayasan Parakletos Ambon merupakan perpanjangan dari tahun 2014. Adapun kegiatan Pelatihan Budidaya Perikanan diadakan sebanyak 3 tahapan yakni; tahap 1;

kerjasama dengan Kodam XVI Pattimura dan Bank BRI, tahap 2;

kerjasama dengan Kodam XVI Pattimura dan Jamkrindo, serta tahap 3;

pelatihan budidaya diadakan atas dasar kerjasama dengan Kodam XVI Pattimura dan Bank BNI. Tujuan utama berbagai kerjasama ini adalah untuk mengimplementasi visi Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon sebagai institusi pemberi pelayanan prima dalam pembangunan dan pengembangan sistem budidaya laut yang berdaya saing, berkelanjutan dan berkeadilan.

3.6. Capaian Kinerja

Tahun 2015 seksi Uji Terap Teknik dan Kerja Sama, mempunyai 7 indikator kinerja yang harus dicapai untuk mendukung capaian IKU BPBL Ambon, dan capaian seluruh indikator kinerja tersebut sampai akhir tahun 2015 mencapai ≥100%. Secara lengkap disajikan pada tabel berikut.

Tabel 15. Capaian Kinerja Seksi Uji Terap Teknis dan Kerja Sama.

NO. SASARAN

STRATEGIS INDIKATOR

KINERJA TARGET REALISASI CAPAIAN (%)

1 Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi)

102 102 100

2 Pertumbuhan PDB Perikanan (%)

7 7 100

3 Jumlah tenaga teknis binaan BPBL Ambon (Orang)

5 15 300

BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT_AMBON

INTERNAL PROCESS PERSPECTIVE 3 Tersedianya kebijakan

pembangunan perikanan budidaya implementatift

4 Jumlah bahan kebijakan teknis perikanan budidaya laut (SOP)

7 8 114.29

5 Jumlah bahan RSNI bidang perikanan budidaya laut (Draft)

1 1 100

LEARNING & GROWTH PERSPECTIVE 4 Tersedianya ASN DI

BPBL Ambon yang kompeten dan profesional

6 Indeks Kesenjangan Kompetensi pejabat eselon IV lingkup seksi UTTKS (%)

15 15 100

5 Tersedianya informasi bidang perikanan budidaya yang valid, handal dan mudah diakses di BPBL Ambon

7 Indeks pemanfaatan informasi bidang perikanan budiaya berbasis IT di BPBL Ambon (%)

75 94.5 126

BALAI PERIKANAN BUDIDAYA LAUT_AMBON

BAB IV.

Dokumen terkait