Entitas anak (PT Gelora Djaja) (lanjutan) Subsidiary (PT Gelora Djaja) (continued)
- Fasilitas Omnibus (revolving loan) dengan nilai maksimal sebesar Rp170.000.000.000. Fasilitas kredit tersebut memiliki sub limit penggunaan berupa Bank Garansi sebesar Rp170.000.000.000 atau Letter of Credit impor sebesar AS$17.000.000. Jangka waktu penggunaan bank garansi selama 360 hari dan untuk letter of credit impor selama 180 hari. Pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014, saldo untuk pinjaman ini masing-masing sebesar Rp75.500.000.000 dan Rp131.025.000.000.
- Omnibus Facility (revolving loan) with maximum credit amounting to Rp170,000,000,000. This facility has sub- limits which are Bank Guarantee amounting to Rp170,000,000,000 or Letter of Credit for import purpose amounting to US$17,000,000. Usage period for a bank guarantee is 360 days and for letters of credit is 180 days. As of December 31, 2015 and 2014, the outstanding loan balance for this facility amounted to Rp75,500,000,000 and Rp131,025,000,000, respectively.
- Kredit Rekening Koran digunakan untuk pembiayaan keperluan modal kerja dengan nilai maksimal sebesar Rp5.000.000.000. Pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014, tidak terdapat saldo utang atas fasilitas ini.
- Bank Overdraft Facility is used for working capital with maximum credit facility amounting to Rp5,000,000,000. As of December 31, 2015 and 2014, there is no outstanding balance on this credit facility - Fasilitas Open Account Financing Import
(seasonal limit) dengan nilai maksimal sebesar Rp200.000.000.000. Pada tanggal 31 Desember 2015, saldo untuk pinjaman ini sebesar Rp157.219.404.282.
- Open Account Financing Import Facility (seasonal limit) with maximum credit amounting to Rp200,000,000,000. As of December 31, 2015, the outstanding loan balance for this facility amounted to Rp157,219,404,282.
Jaminan atas fasilitas di atas berupa persediaan tembakau dan cengkeh PT Gelora Djaja (Catatan 9), piutang usaha PT Gelora Djaja dari PT Gawih Jaya (Catatan 7) dan jaminan Perusahaan dari PT Gawih Jaya.
a. The collaterals of the above facilities are secured by PT Gelora Djaja’s tobacco and cloves (Note 9), PT Gelora Djaja’s trade receivables from PT Gawih Jaya (Note 7) and corporate guarantee from PT Gawih Jaya. Nilai jaminan untuk jaminan tersebut diatas
sebesar 100% dari jumlah yang terhutang (outstanding) pinjaman berdasarkan fasilitas kredit.
Total amount of the above collaterals comprises 100% from outstanding loan according to credit facilities.
Berdasarkan perpanjangan perjanjian kredit, PT Gelora Djaja diharuskan untuk mempertahankan rasio keuangan seperti current ratio minimum sebesar 1,25 kali, debt to equity ratio maksimum sebesar 2 kali, debt service coverage ratio minimum 1 kali dan jumlah piutang dan persediaan milik PT Gelora Djaja harus lebih besar dari jumlah utang bank.
a. Based on the extended loan agreement, PT Gelora Djaja should maintain the financial ratio such as current ratio minimum of 1.25 times, debt to equity ratio maximum of 2 times, debt service coverage ratio minimum of 1 time and the sum of receivables and inventories owned by PT Gelora Djaja should be more than total outstanding loan balance.
Manajemen PT Gelora Djaja berpendapat bahwa seluruh rasio telah dipenuhi pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.
PT Gelora Djaja’s management is of the opinion that all ratios are met as of consolidated statements of financial position date.
16. UTANG BANK (lanjutan) 16. BANK LOANS (continued)
3. PT Bank Central Asia Tbk 3. PT Bank Central Asia Tbk
Perusahaan The Company
Utang Bank Jangka Panjang Long-term Bank Loan
Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 5 tanggal 1 Maret 2011, Perusahaan melakukan perjanjian kredit dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) untuk fasilitas kredit investasi dengan jumlah maksimum kredit sebesar Rp5.000.000.000. Fasilitas ini digunakan untuk pembelian mesin filter rokok. Fasilitas ini berlaku mulai tanggal 1 Maret 2011 atau tanggal lain sesuai perjanjian BCA dengan Perusahaan termasuk 9 bulan grace period dan akan jatuh tempo pada tanggal 1 Maret 2016. Tingkat bunga efektif yang dibebankan sebesar 11,75% per tahun. Pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014, saldo utang pinjaman ini masing- masing sebesar Rp294.014.907 dan Rp1.470.074.533.
Based on Loan Agreement No. 5, dated on March 1, 2011, the Company entered into a loan agreement with PT Bank Central Asia Tbk (BCA) for an Investment credit facility with total maximum credit of Rp5,000,000,000. The facility was used to purchase cigarette filter machine. This facility is applicable starting from March 1, 2011 or other date according to the agreement of BCA and the Company with 9 months grace period and will mature on March 1, 2016. Interest rate is 11.75% per annum. As of December 31, 2015 and 2014, the outstanding balance for this facility amounted to Rp294,014,907 and Rp1,470,074,533, respectively.
Jaminan atas fasilitas kredit investasi tersebut berupa 1 unit mesin produksi filter (AF/KDF 2 400 m/min filter maker with hand catcher, filter diameter 6,95 mm, panjang 120 mm) milik Perusahaan yang terletak di Surabaya beserta seluruh perlengkapannya yang tersimpan di Jl. Buntaran 9A, Tandes, Surabaya (Catatan 12).
b. The collateral of the above facility is 1 unit machine filter (AF/KDF 2 400 m/min filter maker with hand catcher, filter diameter at 6.95 mm, filter length at 120 mm) that belongs to the Company which is located in Surabaya and all the supplies which are located at Jl. Buntaran 9A, Tandes, Surabaya (Note 12).
Selama periode perjanjian kredit, Perusahaan tidak diijinkan melakukan kegiatan-kegiatan berikut tanpa ijin tertulis dari BCA, seperti :
- During the period of the loan, the Company is not allowed to carry out the following activities without written approval from BCA:
- Memperoleh tambahan pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnya;
- - Obtain an additional loan from other banks and or other financial institution;
- Meminjamkan uang termasuk tetapi tidak terbatas kepada perusahaan afiliasi kecuali untuk kegiatan operasional sehari-hari;
- - Lending money to other companies, including but not limited to afiliated companies except for daily operations;
- Tidak diijinkan melakukan penggabungan, pengambilalihan, maupun pembubaran; dan
- - Not allowed to do merger, acquisition, and liquidation; and
- Mengubah status institusi. - - Change institutional status. Manajemen Perusahaan berpendapat
ketentuan-ketentuan tersebut diatas sudah dipenuhi pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.
Company’s management is of the opinion that the above negative covenants were complied as of consolidated statements of financial position date.