• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODOLOGI 3.1. Waktu dan Tempat

4.2. Batas Wilayah

KONDISI UMUM WILAYAH

KABUPATEN LINGGA

4.1. Letak dan Luas Wilayah

Kabupaten Lingga terletak diantara 0020’ Lintang Utara dengan 00 40’ Lintang Selatan dan 1040 Bujur Timur dan 1050 Bujur Timur. Luas wilayah daratan dan lautan mencapai 45.456,7162 km2 dengan luas daratan 2.117,72 km2 dan lautan 43.338,9962 km2. Wilayahnya terdiri dari 531 buah pulau kecil dan besar. Tidak kurang dari 92 buah diantaranya sudah dihuni, sedangkan sisanya 439 buah walaupun belum berpenghuni sebagiannya sudah dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas kegiatan pertanian, khususnya pada usaha perkebunan.

4.2. Batas Wilayah

Adapun batas wilayah Kabupaten Lingga adalah berbatas dengan Laut Cina Selatan, Laut Bangka dan Selat Berhala, perairan laut Kabupaten Bintan dan Indragiri Hilir Provinsi Riau. Untuk lebih jelas batas wilayah Kabupaten Lingga adalah sebagai berikut:

Batas-batas wilayah Kabupaten Lingga yaitu:

o Sebelah Utara : Kabupaten Bintan dan Laut Cina Selatan o Sebelah Selatan : Laut Bangka dan Selat berhala

o Sebelah Barat : Laut Indragiri Hilir o Sebelah Timur : Laut Cina Selatan

Laporan Akhir, Studi Potensi Pengembangan Budidaya Laut di Lokasi Coremap II Kabupaten Lingga 4-2

4.3. Geologi/Fisik Wilayah

Kondisi topografi Kabupaten Lingga adalah sebahagian besar adalah berbukit-bukit. Berdasarkan data dari Badan Pertahanan Nasional (BPN), terdapat 73.947 ha yang berupa daerah berbukit-bukit, sementara daerah datarnya hanya sekitar 11.015 ha.

Klasifikasi kemiringan lahan di Kabupaten Lingga dapat diklasifikasikan menjadi 6 kelas lereng, yaitu:

œ 0 – 2 % œ 2 – 8 % œ 8 – 15 % œ 15 – 25 % œ 25 – 40 % œ > 40 %.

Wilayah Kabupaten Lingga pada umumnya berupa daerah dengan kemiringan yang cukup tinggi, dimana terdapat sebanyak 76,92 % wilayah yang memiliki kemiringan lebih dari 15%. Sedangkan yang berupa daratan (kemiringan kurang dari 2 %) hanya seluas 3,49 ha atau 3,14 % saja. Hal ini sesuai dengan keadaan topografi Kabupaten Lingga yang didominasi daerah yang berbukit-bukit.

Jenis tanah yang terdapat di Kabupaten Lingga pada umumnya adalah podsolik merah kuning, litosol dan organosol. Adapun lapisan tanahnya berstruktur remah sampai gumpal. Sedangkan lapisan bawahnya berselaput liat dan teguh. Sementara untuk jenis batu-batuannya, batuan Pluton Asam (Acid Pluton) yang berupa batuan sejenis granit tersebar pada kawasan Gunung Daik di bagian barat Pulau Lingga, selain itu terdapat juga batuan endapan dari Zaman Prateseiser yang tersebar di seluruh Pulau Lingga.

4.4. Iklim

Kabupaten Lingga memiliki iklim tropis dan basah dengan variasi curah hujan rata-rata 224,2 mm sepanjang tahun 2007. Setiap bulannya curah hujan cenderung bervariasi. Sementara pada bulan September merupakan bulan dengan curah hujan paling banyak. Temperatur udara di Kabupaten Lingga

Laporan Akhir, Studi Potensi Pengembangan Budidaya Laut di Lokasi Coremap II Kabupaten Lingga 4-3

rata-rata berkisar antara 24,8 0C sampai dengan 27,3 0C. Suhu minimum terjadi pada bulan Februari, yaitu 20,3 0C dan suhu maksimum terjadi pada bulan April yaitu 31,3 0C.

4.5. Administrasi

Kabupaten Lingga terdiri 5 kecamatan, yaitu Kecamatan Singkep Barat, Kecamatan Singkep, Kecamatan Lingga, Kecamatan Lingga Utara dan Kecamatan Senayang. Masing-masing kecamatan memiliki jumlah kelurahan/desa yang berbeda-beda. Jumlah desa di kabupaten Lingga adalah 43 desa yang tersebar di setiap kecamatan. Sedangkan jumlah keseluruhan kelurahan yang ada disana adalah 3 kelurahan. Total desa dan kelurahan ada 46 di Kabupaten Lingga. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel 4.1. di bawah ini.

Tabel 4.1. Kecamatan, Nama Ibukota Kecamatan, Jumlah Desa dan Kelurahan di Kabupaten Lingga Tahun 2007

No. Kecamatan Nama Ibukota Jumlah Desa Kelurahan Jumlah Total 1. Singkep Barat Kuala Raya 5 5 2. Singkep Dabo Singkep 5 1 6 3. Lingga Daik Lingga 17 1 18 4. Lingga Utara Duara 6 6 5. Senayang Senayang 10 1 11

Total 43 3 46

Sumber : BPS Kabupaten Lingga, 2007

4.6. Demografi

Pada tahun 2007, jumlah penduduk yang paling sedikit berada di Kecamatan Lingga Utara, dimana hanya terdapat 10.672 jiwa dengan jumlah laki-laki sebanyak 5.516 jiwa dan perempuan sebanyak 5.156 jiwa. Sedangkan kecamatan yang didiami oleh 27.203 jiwa yaitu Kecamatan Singkep adalah kecamatan yang paling besar jumlah penduduknya dengan jumlah perempuan sebanyak 13.554 jiwa dan 14.149 jiwa laki-laki. Tabel 4.2. ini akan menunjukkan banyaknya penduduk Kabupaten Lingga menurut jenis kelamin pada tahun 2007.

Laporan Akhir, Studi Potensi Pengembangan Budidaya Laut di Lokasi Coremap II Kabupaten Lingga 4-4

Tabel 4.2. Banyaknya Penduduk Kabupaten Lingga Menurut Jenis Kelamin Tahun 2007

No. Kecamatan Laki-Laki Perempuan Jumlah 1. Singkep Barat 7.134 6.603 13.737 2. Singkep 14.149 13.554 27.703 3. Lingga 8.098 7.612 15.710 4. Lingga Utara 5.516 5.156 10.672 5. Senayang 9.923 9.148 19.072

Sumber : BPS Kabupaten Lingga, 2007

Penduduk di Kabupaten Lingga dapat dikelompokkan berdasar umur dan status perkawinannya. Kisaran umur penduduk yaitu umur 0 – 4 tahun, 5 – 9 tahun, 10 – 14 tahun, 15 – 19 tahun, 20 – 24 tahun, 25 – 29 tahun, 30 – 34 tahun, 35 – 39 tahun, 40 – 44 tahun, 45 – 49 tahun, 50 – 54 tahun, 55 – 59 tahun, 60 – 64 tahun, 65 – 69 tahun, 70 – 74 tahun dan umur 75 tahun ke atas. Status perkawinannya pun dapat dikelompokkan dalam status: kawin, belum kawin, cerai hidup dan cerai mati. Di daerah ini, rata-rata penduduk terbanyak menikah pada kisaran usia 25 – 39 tahun. Dapat dilihat pada umur 25 – 29 tahun jumlah penduduk yang berstatus kawin adalah 5.923 jiwa, usia 30 – 34 tahun adalah 5.494 jiwa dan yang paling banyak menikah adalah usia 35 – 39 tahun yaitu sebanyak 6.190 jiwa. Dalam hal perceraian, jumlah penduduk yang cerai hidup terbanyak pada kisaran usia 45 – 49 yaitu 91 jiwa. Serta untuk yang cerai mati berkisar pada usia 60 – 64 tahun, yaitu 852 jiwa. Untuk kisaran umur dan status perkawinan lainnya tertera pada tabel 4.3. Tabel 4.3. Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Status Perkawinan

Tahun 2007

No. Kelompok Umur Belum Kawin Kawin Hidup Cerai Cerai Mati Jumlah 1. 0 – 4 10.247 0 0 0 10.247 2 5 – 9 8.060 0 0 0 8.060 3 10 – 14 8.014 45 45 0 8.105 4 15 – 19 6.205 408 0 0 6.613 5 20 – 24 4.809 2.792 45 45 7.692 6 25 – 29 2.178 5.923 0 0 8.100 7 30 – 34 469 5.494 45 0 6.008 8 35 – 39 136 6.190 0 136 6.462

Laporan Akhir, Studi Potensi Pengembangan Budidaya Laut di Lokasi Coremap II Kabupaten Lingga 4-5

No. Kelompok Umur Belum Kawin Kawin Hidup Cerai Cerai Mati Jumlah 9 40 – 44 141 4.809 45 91 5.086 10 45 – 49 50 4.622 91 277 5.040 11 50 – 54 136 4.879 45 464 5.524 12 55 – 59 96 3.407 45 318 3.866 13 60 – 64 0 1.658 50 852 2.561 14 65 – 69 0 857 0 383 1.240 15 70 – 74 91 575 0 645 1.311 16 75 + 45 378 0 554 978 Jumlah 4.0677 42.038 413 3.765 86.894 Pria 22.940 20.823 181 877 44.821 Wanita 17.738 21.216 232 2.888 42.073

Sumber : BPS Kabupaten Lingga, 2007

Penduduk Lingga yang tidak/belum pernah sekolah berjumlah 10,49%. Untuk yang tidak/belum tamat SD sebanyak 30,27%. Yang lulus SD/MI/Sederajat terdata sebanyak 30,68%.untuk yang tamat SLTP sederajat sejumlah 13,39%, SLTA sederajat 10,83% dan jenjang pendidikan di atasnya adalah DI/DII/DIII/DIV/S1/S2/S3 sebanyak 4,34%. Lebih jelasnya, persentase penduduk berumur 10 tahun ke atas menurut tingkat pendidikan yang ditamatkan baik laki-laki maupun perempuan di Kabupaten Lingga Tahun 2007 dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 4.4. Persentase (%) Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas Menurut Tingkat Pendidikan yang Ditamatkan dan Jenis Kelamin di Kabupaten Lingga Tahun 2007

No. Tingkat Pendidikan Laki-Laki Perempuan Jumlah 1. Tidak/Belum Pernah Sekolah 7,59 13,56 10,49

2. Tidak/Belum Tamat SD 29,99 30,56 30,27 3. SD/MI/Sederajat 30,79 30,55 30,68 4. SLTP Sederajat 14,53 12,19 13,39 5. SLTA Sederajat 13,29 8,23 10,83 6. DI/DII/DIII/DIV/S1/S2/S3 3,81 4,91 4,34 Jumlah 100,00 100,00 100,00

Laporan Akhir, Studi Potensi Pengembangan Budidaya Laut di Lokasi Coremap II Kabupaten Lingga 4-6

Status pekerjaan dapat digolongkan menjadi berusaha sendiri, berusaha dibantu buruh tidak dibayar, berusaha dibantu buruh dibayar, buruh/karyawan/pegawai, pekerja bebas sektor pertanian, pekerja bebas bukan sektor pertanian dan yang terakhir adalah pekerja yang tidak dibayar. Laki-laki yang berstatus pekerjaan berusaha sendiri sebanyak 43,71%, perempuannya sebanyak 40,38% dan jika dijumlahkan sebanyak 42,75%. Penduduk laki-laki berusaha dibantu buruh yang tidak dibayar sebanyak 5,14%, perempuan 3,01% dan jika dijumlahkan 4,53%. Untuk lebih jelasnya, persentase penduduk berumur 15 tahun ke atas yang bekerja dan didata oleh BPS Kabupaten Lingga menurut jenis kelamin pada tahun 2007 dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 4.5. Persentase (%) Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Menurut Status Pekerjaan dan Jenis Kelamin di Kabupaten Lingga Tahun 2007

No. Status Pekerjaan Laki-Laki Perempuan Lk + Pr 1. Berusaha Sendiri 43,71 40,38 42,75 2. Berusaha Dibantu Buruh Tidak Dibayar 5,14 3,01 4,53 3. Berusaha Dibantu Buruh Dibayar 2,16 - 1,54 4. Buruh/Karyawan/Pegawai 30,31 28,70 29,85 5. Pekerja Bebas Sektor Pertanian 6,24 1,52 4,88 6. Pekerja Bebas Bukan Sektor Pertanian 6,42 7,03 6,60 7. Pekerja Tidak Dibayar 6,02 19,36 9,85 Jumlah 100,00 100,00 100,00

Sumber : BPS Kabupaten Lingga, 2007

Menurut jenis pekerjaan, penduduk dibagi pada tenaga profesional, teknisi dan yang sejenis, tenaga kepemimpinan dan ketatalaksanaan, pejabat pelaksana, tenaga usaha dan yang sejenis, tenaga usaha penjualan, tenaga usaha jasa, tenaga usaha pertanian, kehutanan, perburuan dan perikanan, tenaga produksi, operator alat-alat angkutan dan pekerja kasar dan jenis pekerjaan lainnya. Tenaga usaha pertanian, kehutanan, perburuan dan perikanan untuk laki-laki yang paling besar persentasenya, yaitu 47,84%. Sedangkan untuk wanita, jenis pekerjaan yang paling dominan dilakukan adalah tenaga produksi, operator alat-alat angkutan dan pekerja kasar, yaitu sebesar 23,84%. Dan jika digabungkan, jenis pekerjaan

Laporan Akhir, Studi Potensi Pengembangan Budidaya Laut di Lokasi Coremap II Kabupaten Lingga 4-7

yang paling banyak digeluti oleh laki-laki dan perempuan adalah tenaga usaha pertanian, kehutanan, perburuan dan perikanan yaitu sebesar 38,97%. Persentase penduduk berumur 15 tahun keatas yang bekerja menurut jenis pekerjaan dan jenis kelamin di Kabupaten Lingga Tahun 2007 terinci pada tabel berikut.

Tabel 4.6. Persentase (%) Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Menurut Jenis Pekerjaan dan Jenis Kelamin di Kabupaten Lingga Tahun 2007

No. Jenis Pekerjaan Laki-Laki Perempuan Lk + Pr 1. Tenaga Profesional, Teknisi dan

yang Sejenis 4,64 13,06 7,05 2. Tenaga Kepemimpinan dan

Ketatalaksanaan

0,44 0,00 0,31 3. Pejabat Pelaksana, Tenaga Usaha

dan yang Sejenis 1,60 2,01 1,72 4. Tenaga Usaha Penjualan 13,02 30,27 17,98 5. Tenaga Usaha Jasa 5,03 13,89 7,58 6. Tenaga Usaha Pertanian,

Kehutanan, Perburuan dan Perikanan

47,84 16,93 38,97

7. Tenaga Produksi, Operator Alat-alat

Angkutan dan Pekerja Kasar 26,54 23,84 25,76 8. Lainnya 0,88 0,00 0,63 Jumlah 100,00 100,00 100,00

Sumber : BPS Kabupaten Lingga, 2007