Tabel VI.4.1 Realisasi Pendapatan LO TA 2019 dan 2018 (dalam Rupiah)
VI. 4.1.3.3 Pendapatan Dana Lainnya
VI.4.2.2 Beban Barang dan Jasa
Beban Barang dan Jasa Pemerintah Kota Pangkalpinang pada Tahun Anggaran 2019 adalah senilai Rp231.337.197.975,66. Beban Barang dan Jasa seluruhnya terdiri dari pengeluaran kas pada Organisasi Perangkat Daerah, BLUD, JKN dan BOS. Rincian Beban Barang dan Jasa adalah sebagai berikut :
Tabel VI.4.2.2. Rincian Beban Barang dan Jasa Tahun 2019 dan 2018 (dalam Rupiah)
No Uraian Saldo 2019 Saldo 2019 Kenaikan/
Penurunan (%) 1 Beban Bahan Pakai Habis 15.881.968.452,77 15.001.111.971,29 880.856.481,48 5,87 2 Beban Persediaan Bahan/
Material 10.531.660.791,52 8.240.349.654,41 2.291.311.137,11 27,81 3 Beban Jasa Kantor 17.772.453.233,00 14.071.028.754,00 3.701.424.479,00 26,31 4 Beban Premi Asuransi 4.910.913.912,17 6.163.303.231,66 (1.252.389.319,49) (20,32) 5 Beban Perawatan Kendaraan
Bermotor 9.420.239.105,00 8.532.825.867,00 887.413.238,00 10,40 6 Beban Cetak dan Penggandaan 6.485.422.418,70 6.105.941.968,00 379.480.450,70 6,21 7 Beban Sewa
Rumah/Gedung/Gudang/Parkir 2.149.952.272,00 998.864.000,00 1.151.088.272,00 115,24 8 Beban Sewa Sarana Mobilitas 1.026.850.000,00 521.700.000,00 505.150.000,00 96,83 9 Beban Sewa Alat Berat 52.800.000,00 18.000.000,00 34.800.000,00 193,33 10 Beban Sewa Perlengkapan dan
Peralatan Kantor 3.032.254.963,00 2.068.396.943,00 963.858.020,00 46,60 11 Beban Makanan dan Minuman 12.421.579.948,00 9.408.394.500,00 3.013.185.448,00 32,03 12 Beban Pakaian Dinas dan
Atributnya 1.904.089.255,00 1.511.433.494,00 392.655.761,00 25,98 13 Beban Pakaian Kerja 2.710.541.600,00 1.760.791.870,00 949.749.730,00 53,94 14 Beban Pakaian khusus dan
hari-hari tertentu 2.085.694.579,00 759.255.750,00 1.326.438.829,00 174,70 15 Beban Perjalanan Dinas 60.204.772.663,70 47.886.237.298,50 12.318.535.365,20 25,72 16 Beban Pemeliharaan 30.725.504.049,82 41.015.610.772,56 (10.290.106.722,74) (25,09) 17 Beban Jasa Konsultasi 1.488.631.990,00 495.159.700,00 993.472.290,00 200,64 18
Beban Barang Untuk Diserahkan kepada Masyarakat/Pihak Ketiga
5.958.031.850,00 12.910.418.229,96 (6.952.386.379,96) (53,85)
19 Beban Beasiswa Pendidikan
PNS 59.000.000,00 88.200.000,00 (29.200.000,00) (33,11)
20
Beban Kursus, Pelatihan, Sosialisasi dan Bimbingan Teknis PNS
795.026.900,00 493.844.100,00 301.182.800,00 60,99 21 Beban Barang Dana BOS 13.870.040.062,00 12.339.031.704,00 1.531.008.358,00 12,41 22
Beban yang bersumber dari Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional
1.352.960.420,00 1.374.252.083,00 (21.291.663,00) (1,55)
23 Beban Beasiswa Pendidikan
Non PNS 986.500.000,00 986.500.000,00 0,00 0,00
24 Beban bantuan sosial untuk
jaminan sosial 19.866.000,00 0,00 19.866.000,00 100,00
25 Beban Jasa Narasumber /
Tenaga Ahli / Instruktur 14.590.955.220,00 8.326.788.900,00 6.264.166.320,00 75,23 26 Beban Barang BLUD 10.899.488.289,98 8.129.597.541,73 2.769.890.748,25 34,07 Jumlah 231.337.197.975,66 209.207.038.333,11 22.130.159.642,55 10,58
Tabel VI.4.2.2.a Perbandingan Rincian Belanja Barang dengan Beban Barang Jasa Tahun 2019 (dalam Rupiah)
No. Uraian LRA
Penambahan Beban LO Tahun 2019 Pengurangan Beban LO Tahun 2019 LO 1 Belanja Bahan Pakai Habis 13.460.788.780,00 3.657.549.359,88 1.236.369.687,11 15.881.968.452,77 2 Belanja Bahan/Material 3.228.257.821,00 15.409.076.509,70 8.105.673.539,18 10.531.660.791,52 3 Belanja Jasa Kantor 17.809.558.825,00 846.015.886,00 883.121.478,00 17.772.453.233,00 4 Belanja Premi Asuransi 4.773.564.198,00 285.066.641,67 147.716.927,50 4.910.913.912,17 5 Belanja Perawatan Kendaraan
Bermotor 9.420.239.105,00 - - 9.420.239.105,00
6 Belanja Cetak dan
Penggandaan 6.558.241.741,00 1.039.560.329,70 1.112.379.652,00 6.485.422.418,70 7 Belanja Sewa
Rumah/Gedung/Gudang/Parkir 2.137.202.272,00 24.500.000,00 11.750.000,00 2.149.952.272,00 8 Belanja Sewa Sarana
Mobilitas 1.021.850.000,00 5.000.000,00 - 1.026.850.000,00
9 Belanja Sewa Alat Berat 52.800.000,00 - - 52.800.000,00
10 Belanja Sewa Perlengkapan
dan Peralatan Kantor 2.990.145.963,00 47.500.000,00 5.391.000,00 3.032.254.963,00 11 Belanja Makanan dan Minuman 12.420.462.428,00 7.000.000,00 5.882.480,00 12.421.579.948,00 12 Belanja Pakaian Dinas dan
Atributnya 1.904.089.255,00 - - 1.904.089.255,00
13 Belanja Pakaian Kerja 2.710.541.600,00 - - 2.710.541.600,00
14 Belanja Pakaian Khusus dan
Hari-hari Tertentu 2.085.694.579,00 - - 2.085.694.579,00
15 Belanja Perjalanan Dinas 60.204.772.663,70 - - 60.204.772.663,70 16 Belanja Pemeliharaan 30.765.110.549,82 - 39.606.500,00 30.725.504.049,82 17 Belanja Jasa Konsultansi 2.650.353.140,00 - 1.161.721.150,00 1.488.631.990,00 18
Belanja Barang Untuk Diserahkan kepada Masyarakat/Pihak Ketiga
5.893.543.350,00 64.488.500,00 - 5.958.031.850,00
19 Belanja Beasiswa Pendidikan PNS 59.000.000,00 - - 59.000.000,00
20
Belanja Kursus, Pelatihan, Sosialisasi dan Bimbingan Teknis PNS
795.026.900,00 - - 795.026.900,00
21 Belanja Barang Dana BOS 12.405.641.592,00 1.670.428.600,00 206.030.130,00 13.870.040.062,00 22
Belanja yang bersumber dari Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional
1.352.960.420,00 - - 1.352.960.420,00
23 Belanja Beasiswa Pendidikan
Non PNS 986.500.000,00 - - 986.500.000,00
24 Belanja bantuan sosial untuk
jaminan sosial 19.866.000,00 - - 19.866.000,00
25 Belanja Jasa Narasumber /
Tenaga Ahli / Instruktur 14.590.955.220,00 - - 14.590.955.220,00
26 Belanja Barang BLUD 14.104.399.124,17 6.258.983.065,84 9.463.893.900,03 10.899.488.289,98 Total 224.401.565.526,69 29.315.168.892,79 22.379.536.443,82 231.337.197.975,66
Belanja Barang pada LRA senilai Rp224.401.565.526,69 sedangkan pada Beban Barang Jasa pada LO senilai Rp231.337.197.975,66 hal ini disebabkan adanya penambahan Beban pada tahun 2019 senilai Rp29.315.168.892,79 dan pengurangan beban tahun 2019 senilai Rp22.379.536.443,82. Rincian dapat dilihat pada Lampiran 32
Penyesuaian belanja barang dan jasa selain persediaan dapat dijelaskan sebagai berikut : 1. Belanja Bahan Pakai Habis adanya penambahan senilai Rp3.657.549.359,88 yang
disebabkan oleh:
1. Penggunaan saldo akhir Persediaan Bahan Habis Pakai pada Tahun 2018 Rp1.343.935.101,69;
2. Saldo Persediaan BOS APBN pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan senilai Rp172.026.840,00;
3. Adanya Belanja Modal yang direklas menjadi beban persediaan bahan pakai habis senilai Rp13.526.932,39 dan Penggunaan atas penerimaan persediaan dari Hibah Kementerian senilai Rp21.038.820,00 pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana;
4. Penambahan Beban persediaan dari Belanja BLUD senilai Rp620.428.375,00 dan penggunaan persediaan Bahan Habis Pakai yang bersumber dari Hibah Dinas Kesehatan Provinsi senilai Rp46.299.170,00 pada RSUD;
5. Reklasifikasi Belanja Modal menjadi Beban Persediaan senilai Rp3.267.000,00 pada Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran;
6. Reklasifikasi belanja modal menjadi beban persediaan senilai Rp54.235.000,00 pada Dinas Perhubungan;
7. Penggunaan Dana Hibah yang dibelanjakan dalam bentuk barang jasa pada Dinas Pariwisata senilai Rp2.055.000,00;
8. Reklasifikasi Belanja Modal Alat Dapur yang menjadi beban persediaan bahan pakai habis lainnya pada Kecamatan Rangkui senilai Rp4.340.000,00, Kecamatan Gerunggang senilai Rp7.060.000,00, dan Kecamatan Taman sari senilai Rp17.800.000,00;
9. Reklasifikasi Belanja Modal menjadi Beban Persediaan Bahan Pakai Habis Lainnya senilai Rp2.250.000,00 pada Badan Keuangan Daerah;
10. Koreksi saldo Awal Persediaan Bahan Pakai Habis pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan senilai Rp220.037.380,00, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana senilai Rp699.188.652,20, dan Dinas Lingkungan Hidup senilai Rp146.953.200,00;
11. Persediaan Bahan Pakai Habis atas Hibah pada Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana senilai Rp37.042.473,60;
12. Beban Pakai Habis pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan senilai Rp31.512.000,00 atas Sisa Persediaan akhir bahan pakai pakai habis yang berasal dari Belanja Modal;
13. Beban Pakai Habis pada Dinas Perumahan dan Pemukiman senilai Rp5.077.000,00 atas Sisa Persediaan akhir bahan pakai pakai habis yang berasal dari Belanja Modal;
14. Pengurangan Beban Pakai Habis pada Sekretariat Daeah senilai Rp209.476.415,00 atas sisa persediaan akhir bahan pakai pakai habis yang berasal dari Belanja Modal. Belanja Bahan Pakai Habis terjadi pengurangan beban senilai Rp1.236.369.687,11 yang disebabkan adanya:
a. Saldo akhir Persediaan Bahan Pakai Habis tahun 2019 senilai Rp1.236.369.686,80.
b. Koreksi Pengurangan saldo awal Persediaan Dinas Pangan dan Pertanian senilai Rp0,31.
2. Belanja Bahan/Material adanya penambahan jurnal senilai Rp15.409.076.509,70 yang disebabkan oleh:
1. Penggunaan saldo akhir Persediaan Bahan/Material tahun 2018 senilai Rp8.156.455.044,74.
2. Saldo Persediaan BOS APBN pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan senilai Rp4.861.290,00.
3. Adanya Penerimaan Hibah berupa Alat Kontrasepsi dari BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung senilai Rp176.639.420,00 pada Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
4. Penambahan Beban persediaan dari Belanja BLUD senilai Rp6.161.542.375,96 pada RSUD.
5. Penggunaan Persediaan yang berasal dari Hibah di RSUD senilai Rp1.084.178.715,00 yang menambah beban persediaan.
6. Koreksi Penambahan saldo awal Obat-obatan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan senilai Rp2.647.000,00.
7. Koreksi Pengurangan saldo awal Obat-obatan pada Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana senilai Rp178.147.336,00.
8. Koreksi Penambahan saldo awal Persediaan Bibit Ternak pada Dinas Pangan dan Pertanian senilai Rp900.000,00.
Sedangkan pengurangan beban Bahan/Material senilai Rp8.105.673.539,18 disebabkan oleh:
a. Belanja Bahan/Material senilai Rp314.150.000,00 yang merupakan pengurangan dari saldo beban persediaan hewan ternak yang berasal dari proses melahirkan pada Dinas Pangan dan Pertanian.
b. Saldo akhir Persediaan Bahan/Material tahun 2019 senilai Rp8.419.823.539,18. 3. Belanja Jasa Kantor adanya penambahan beban senilai Rp846.015.886,00 disebabkan oleh
pengakuan untuk beban Jasa kantor bulan Desember tahun 2019 yang dibayarkan pada bulan Januari tahun 2020, sedangkan pengurangan beban senilai Rp883.121.478,00 disebabkan adanya pembayaran atas utang beban jasa kantor pada tahun 2018 yang dibayarkan pada tahun 2019 senilai Rp783.619.478,00 dan adanya reklasifikasi atas beban jasa borongan menjadi Kapitalisasi Aset Tetap senilai Rp99.502.000,00 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
4. Belanja premi asuransi, adanya penambahan beban senilai Rp285.066.641,67 disebabkan Beban Dibayar Dimuka atas asuransi yang dibayarkan pada tahun 2018, sedangkan pengurangan beban senilai Rp147.716.927,50 disebabkan adanya beban dibayar dimuka atas premi asuransi barang milik daerah pada tahun 2019.
5. Belanja Cetak dan Penggandaan, adanya penambahan beban senilai Rp1.039.560.329,70 disebabkan adanya penggunaan atas persediaan akhir tahun 2018 senilai Rp803.065.454,00, penyesuaian terhadap penggunaan persediaan hibah dari Kementerian Kesehatan RI pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana senilai Rp80.185.875,70, penyesuaian terhadap penggunaan Hibah dari Kementerian Dalam Negeri RI pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil senilai Rp132.194.000,00.
Penggunaan atas Hibah uang yang dibelanjakan dalam bentuk barang jasa pada Dinas Pariwisata senilai Rp23.445.000,00, dan koreksi saldo awal persediaan cetak pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan senilai Rp2.245.000,00 serta pengurangan saldo awal persediaan pada Dinas Pangan dan Pertanian senilai Rp1.575.000,00. Pengurangan beban cetak dan penggandaan senilai Rp1.112.379.652,00, hal ini sebabkan penyesuaian atas kurang transfer belanja cetak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tahun 2018 senilai Rp2.059.545,00 dan penyesuaian persediaan akhir cetak tahun 2019 senilai Rp1.110.320.107,00.
6. Belanja Sewa Rumah/Gedung/Gudang/Parkir, adanya penambahan beban senilai Rp24.500.000,00 yang disebabkan oleh penyesuaian terhadap biaya dibayar dimuka pada Kecamatan Gabek senilai Rp6.500.000,00, Kecamatan Rangkui senilai Rp6.250.000,00 dan Kecamatan Bukit Intan senilai Rp11.750.000,00 yang telah diakui sebagai beban sewa. Selain itu terdapat pengurangan beban yang disebabkan adanya biaya dibayar dimuka atas sewa gedung pada akhir tahun 2019 senilai Rp11.750.000,00 pada Kecamatan Bukit Intan. 7. Belanja Sewa Sarana Mobilitas, adanya penambahan beban senilai Rp5.000.000,00 disebabkan oleh penggunaan atas hibah uang dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI yang dibelanjakan dalam bentuk barang jasa pada Dinas Pariwisata.
8. Belanja Sewa Perlengkapan dan Peralatan Kantor, adanya penambahan beban senilai Rp47.500.000,00 yang disebabkan adanya penggunaan atas hibah uang dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI yang dibelanjakan dalam bentuk barang jasa pada Dinas Pariwisata. Pengurangan Beban senilai Rp5.391.000,00 yang merupakan penyesuaian beban sewa leased Line dan Bandwith atas tagihan bulan Desember tahun 2018 yang dibayarkan pada tahun 2019 pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan senilai Rp4.112.500,00 dan Dinas Perhubungan senilai Rp1.278.500,00.
9. Belanja Makanan dan Minuman, dimana terdapat penambahan beban makanan dan minuman senilai Rp7.000.000,00 yang disebabkan oleh penggunaan atas hibah uang dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI yang dibelanjakan dalam bentuk barang jasa pada Dinas Pariwisata. Pengurangan Beban Rp5.882.480,00 yang disebabkan adanya penyesuaian beban untuk pengakuan utang beban atas kurang transfer bank terhadap belanja makanan dan minuman Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil pada tahun 2018. 10. Belanja Pemeliharaan, yang terdapat pengurangan beban senilai Rp39.606.500,00 yang
disebabkan oleh penyesuaian Beban Pemeliharaan yang direklas menjadi Aset Tetap Jaringan pada Kecamatan Gerunggang.
11. Belanja Jasa Konsultansi, adanya pengurangan beban senilai Rp1.161.721.150,00 yang disebabkan adanya penyesuaian terdapat belanja jasa konsultansi yang merupakan atribusi atas belanja modal pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang senilai Rp1.056.891.150,00, pada Dinas Pangan dan Pertanian senilai Rp50.000.000,00 dan pada Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Satu Pintu dan Tenaga Kerja senilai Rp54.830.000,00. 12. Belanja Barang untuk diserahkan kepada Masyarakat/pihak ketiga terdapat penambahan beban senilai Rp64.488.500,00 yang disebabkan adanya penyerahan atas persediaan rumah layak huni yang dihibahkan kepada masyarakat pada Dinas Perumahan dan Permukiman.
13. Belanja Barang Dana Bos, terdapat penambahan beban senilai Rp1.670.428.600,00 yang disebabkan oleh penyesuaian atas hibah uang dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dibelanjakan dalam bentuk barang jasa oleh sekolah. Sedangkan pengurangan beban pada beban barang dana Bos senilai Rp206.030.130,00 yang disebabkan adanya reklasifikasi dari belanja barang dana bos menjadi aset tetap senilai Rp29.142.000,00 dan saldo persediaan akhir Bos APBN tahun 2019 senilai Rp176.888.130,00.
14. Belanja Barang BLUD, adanya penambahan beban barang BLUD senilai Rp6.258.983.065,84 disebabkan oleh penyesuaian potongan biaya kliring atas pembayaran tagihan oleh rekanan BLUD senilai Rp847.500,00, penyesuian saldo awal utang BLUD yang belum tercatat per 31 Desember 2018 senilai Rp1.516.460,40 dan terdapat utang beban yang akan dibayarkan ditahun 2020 senilai Rp6.256.619.105,00 dan pengurangan beban barang BLUD senilai Rp9.463.893.900,03 yang disebabkan adanya penyesuaian adanya penambahan beban persediaan dari Beban BLUD senilai Rp6.781.970.750,96 dan pembayaran utang beban BLUD tahun 2018 senilai Rp2.681.923.149,07.
Dari Belanja Barang pada LRA yang menjadi beban persediaan barang tahun 2019 dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel VI.4.2.2.b Beban Persediaan Barang dari Belanja Barang pada LRA Tahun 2019 (dalam Rupiah)
No. Uraian Laporan Realisasi Anggaran
Jurnal Penyesuaian untuk Persediaan Laporan Operasional Persediaan Akhir Tahun 2018 (Debet) Persediaan Akhir Tahun 2019 (Kredit) 1 Belanja Bahan Pakai
Habis 13.460.788.780,00 3.657.549.359,88 1.236.369.687,11 15.881.968.452,77 2 Belanja Bahan/Material 3.228.257.821,00 15.409.076.509,70 8.105.673.539,18 10.531.660.791,52 3 Belanja Cetak 4.472.020.533,00 1.038.615.329,70 1.112.379.652,00 4.398.256.210,70 4
Belanja Barang yang akan diserahkan kepada Masyarakat
5.893.543.350,00 64.488.500,00 0,00 5.958.031.850,00 Jumlah 27.054.610.484,00 20.169.729.699,28 10.454.422.878,29 36.769.917.304,99
Rincian dapat dilihat di Lampiran 33 Dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Saldo akhir Persediaan tahun 2018 senilai Rp10.367.944.100,43 sedangkan pada tabel total dari jurnal persediaan akhir tahun 2018 adalah senilai Rp20.169.729.699,28, sehingga terdapat selisih sebesar Rp9.801.785.598,85. Selisih ini dipengaruhi oleh:
a. Belanja Bahan Pakai Habis senilai Rp2.313.614.258,19 yang disebabkan oleh: 1. Saldo Persediaan BOS APBN pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan senilai
Rp172.026.840,00.
2. Adanya Belanja Modal yang direklasifikasi menjadi beban persediaan bahan pakai habis senilai Rp13.526.932,39 dan penggunaan atas penerimaan persediaan dari Hibah Kementerian Kesehatan RI senilai Rp21.038.820,00 pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
3. Penambahan Beban persediaan dari Belanja BLUD senilai Rp620.428.375,00 dan penggunaan persediaan Bahan Habis Pakai yang bersumber dari Hibah Dinas Kesehatan Provinsi senilai Rp46.299.170,00 pada RSUD.
4. Reklasifikasi Belanja Modal menjadi Beban Persediaan senilai Rp3.267.000,00 pada Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.
5. Koreksi saldo awal Persediaan Bahan Pakai Habis pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan senilai Rp220.037.380,00, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana senilai Rp699.188.652,20, dan Dinas Lingkungan Hidup senilai Rp146.953.200,00.
6. Reklasifikasi belanja modal menjadi beban persediaan senilai Rp54.235.000,00 pada Dinas Perhubungan.
7. Penggunaan dana hibah yang dibelanjakan dalam bentuk barang jasa pada Dinas Pariwisata senilai Rp2.055.000,00.
8. Reklasifikasi Belanja Modal Alat Dapur yang menjadi beban persediaan bahan pakai habis lainnya pada Kecamatan Rangkui senilai Rp4.340.000,00, Kecamatan Gerunggang senilai Rp7.060.000,00, dan Kecamatan Taman sari senilai Rp17.800.000,00.
9. Reklasifikasi Belanja Modal menjadi Beban Persediaan Bahan Pakai Habis Lainnya senilai Rp2.250.000,00 pada Badan Keuangan Daerah.
10. Persediaan Bahan Pakai Habis atas Hibah pada Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana senilai Rp37.042.473,60.
11. Beban Pakai Habis pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan senilai Rp31.512.000,00 atas sisa persediaan akhir bahan pakai pakai habis yang berasal dari Belanja Modal.
12. Beban Pakai Habis pada Dinas Perumahan dan Pemukiman senilai Rp5.077.000,00 atas sisa persediaan akhir bahan pakai pakai habis yang berasal dari Belanja Modal.
13. Pengurangan Beban Pakai Habis pada Sekretariat Daerah senilai Rp209.476.415,00 atas sisa persediaan akhir bahan pakai pakai habis yang berasal dari Belanja Modal.
b. Belanja Bahan/Material senilai Rp7.252.621.464,96 yang disebabkan oleh:
1. Saldo Persediaan BOS APBN pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan senilai Rp4.861.290,00.
2. Penyesuaian penggunaan persediaan obat-obatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan senilai Rp2.647.000,00.
3. Adanya Penerimaan Hibah berupa Alat Kontrasepsi dari BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung senilai Rp176.639.420,00 pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
4. Penambahan beban persediaan dari Belanja BLUD senilai Rp6.161.542.375,96 pada RSUD.
5. Penggunaan persediaan yang berasal dari hibah di RSUD senilai Rp1.084.178.715,00 yang menambah beban persediaan.
6. Koreksi penambahan saldo awal obat-obatan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan senilai Rp2.647.000,00.
7. Koreksi pengurangan saldo awal obat-obatan pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana senilai Rp178.147.336,00. 8. Koreksi penambahan saldo awal Persediaan Bibit Ternak pada Dinas Pangan dan
Pertanian senilai Rp900.000,00.
1. Penggunaan Persediaan atas Hibah dari Kementerian Kesehatan senilai Rp80.185.875,70 pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
2. Penggunaan Persediaan atas Hibah dari Kementerian Dalam Negeri senilai Rp132.194.000,00 pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
3. Penggunaan atas Hibah dari Kementerian Pemuda dan Olahraga yang dibelanjakan dalam bentuk barang jasa pada Dinas Pariwisata senilai Rp22.500.000,00.
4. Koreksi saldo awal persediaan cetak pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan senilai Rp2.245.000,00 serta pengurangan saldo awal persediaan pada Dinas Pangan dan Pertanian senilai Rp1.575.000,00.
2. Saldo akhir Persediaan tahun 2019 senilai Rp10.766.513.332,98 dan sedangkan pada tabel total dari jurnal yang mempengaruhi persediaan akhir tahun 2019 adalah senilai Rp10.454.422.878,29 sehingga terdapat selisih sebesar Rp312.090.454,69. Selisih ini dipengaruhi oleh:
a. Belanja Bahan Pakai Habis senilai Rp0,31 yang disebabkan oleh:
Koreksi pengurangan saldo awal Persediaan akhir bahan pakai tahun 2018 Dinas Pangan dan Pertanian senilai Rp0,31.
b. Belanja Bahan/Material senilai Rp314.150.000,00 yang merupakan pengurangan dari saldo beban persediaan hewan ternak yang berasal dari proses melahirkan pada Dinas Pangan dan Pertanian.
c. Penambahan beban cetak Rp2.059.545,00 yang disebabkan oleh penyesuaian kekurangan pembayaran belanja cetak tahun 2018 pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.