Surat Keputusan (SK) tentang pembagian tugas wilayah dabin atau sekolah/guru binaan, Surat Tugas Supervisi, Surat Keterangan telah
KONDISI IDEAL Standar
5 Beban Kerja Guru
keselamatan dan kesehatan kerja dalam melaksanakan tugas Guru berhak memperoleh akses memanfaatkan sarana dan prasarana pembelajaran yang disediakan oleh satuan pendidikan
Guru memiliki kesempatan untuk berperan dalam penentuan kebijakan pendidikan
Guru memiliki kesempatan untuk mengembangkan dan meningkatkan Kualifikasi Akademik dan kompetensinya, serta untuk memperoleh pelatihan dan pengembangan profesi dalam bidangnya
Guru berhak memperoleh cuti
5 Beban Kerja Guru
Merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik, melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan kegiatan pokok
Beban kerja Guru paling sedikit memenuhi 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dan paling banyak 40 (empat puluh) jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu.
Beban kerja kepala satuan pendidikan paling sedikit 6 (enam) jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu atau membimbing 40 (empat puluh) peserta didik
Beban kerja wakil kepala, ketua program keahlian, kepala perpustakaan, kepala laboratorium, bengkel, atau unit produksi paling sedikit 12 (dua belas) jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu
Beban kerja Guru bimbingan dan konseling atau konselor paling sedikit 150 (seratus lima puluh) peserta didik
Standar Tenaga
29
6 Tenaga
Perpustakaan
Sekolah mempunyai jumlah tenaga perpustakaan sekolah lebih dari satu orang Kepala perpustakaan sekolah berkualifikasi diploma dua (D2) Ilmu
Perpustakaan
Kepala perpustakaan sekolah mempunyai sertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan sekolah
Kepala perpustakaan sekolah memiliki Kompetensi: Manajerial Pengelolaan Informasi, Kependidikan, Kepribadian, Sosial, Pengembangan Profesi
Setiap perpustakaan sekolah memiliki sekurang-kurangnya satu tenaga perpustakaan sekolah yang berkualifikasi SMA atau yang sederajat
Tenaga Perpustakaan Sekolah memiliki Kompetensi: Manajerial, Pengelolaan Informasi, Kependidikan, Kepribadian, Sosial, Pengembangan Profesi
7
Tenaga laboratorium
Standar tenaga laboratorium sekolah mencakup kepala Kepala Laboratorium Sekolah memiliki Pendidikan minimal diploma tiga (D3) dan memiliki sertifikat kepala laboratorium sekolah
Kepala Laboratorium Sekolah memiliki Kompetensi: kepribadian, Sosial, Manajerial, Profesional,
Teknisi Laboratorium Sekolah minimal lulusan program diploma dua (D2) yang relevan dengan peralatan
laboratorium dan memiliki sertifikat teknisi
Teknisi Laboratorium Sekolah memiliki Kompetensi: kepribadian, Sosial, Administratif, Profesional,
Laboran Sekolah minimal lulusan program diploma satu (D1) yang relevan dengan jenis laboratorium, memiliki sertifikat laboran
Laboraton Sekolah memiliki Kompetensi: kepribadian, Sosial, Administratif, Profesional,
ASPEK: Kurikulum dan Pembelajaran
NOKOMPONENASPEK / KONDISI IDEAL
A K T S P
1 Visi, Misi dan Tujuan: Memuat penguatan sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik
2
Muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Mengacu kepada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Kerangka Dasar dan Struktur
Kurikulum 3
Muatan Kurikulum pada Tingkat Daerah
Menentukan muatan lokal sudah diperkuat dengan Peraturan Gubernur dan Peraturan Bupati/walikota 4
Muatan Kekhasan Satuan Pendidikan
Sudah melakukan analisis kebutuhan peserta didik dalam menentukan muatan lokal kekhasan satuan pendidikan
5 Pengaturan Beban Belajar
Alokasi waktu setiap mata pelajaran Sudah mengacu kepada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum
6
Tatap muka, penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri
Penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri pada satuan pendidikan sudah menggunakan 0%-60% dari waktu kegiatan tatap muka
7 Beban Belajar Tambahan Menambah beban belajar per minggu melalui analisis kebutuhan belajar peserta didik 8 Kalender
Pendidikan
Mengatur waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif, dan hari libur
B MEKANISME PENYUSUNAN DAN PENGELOLAAN KTSP KONDISI IDEAL Tahapan Penyusunan
Menyusun KTSP sebagai bagian dari kegiatan perencanaan sekolah melalui kegiatan rapat kerja dan/atau lokakarya sekolah dan/atau kelompok sekolah yang diselenggarakan sebelum tahun pelajaran baru.
Prinsip-prinsip
Penyusunan Menggunakan minimal 13 prinsip Penyusunan KTSP Mekanisme
Pengelolaan Menggunakan minimal 7 prinsip pengelolaan KTSP Pihak yang terlibat
Tim penyusun KTSP terdiri dari: guru, konselor, dan kepala sekolah sebagai ketua merangkap anggota dan melibatkan komite sekolah, nara sumber, dan pihak lain yang terkait serta melibatkan koordinasi dan supervisi dilakukan oleh dinas pendidikan
C DOKUMEN KTSP KONDISI IDEAL
Halaman sampul Berisi judul, logo sekolah dan atau logo pemda, tahun pelajaran, dan alamat sekolah Lembar
Pengesahan
Ditandatangani oleh Kepala Sekolah, Ketua Komite Sekolah, dan Kepala Dinas Pendidikan atau pejabat yang ditunjuk
Kata Pengantar
Berisi pernyataan tim pengembang yang menyatakan syukur, pernyataan sukacita dapat menyajikan KTSP, dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu Daftar Isi Memuat seluruh komponen isi yang tersaji dalam dokumen Isi Dokumen:
Pendahuluan Memuat: Latar Belakang, Landasan, Tujuan Tujuan Satuan
Pendidikan Memuat: Visi, Misi, Tujuan
Struktur dan Muatan Kurikulum
Memuat Analisis kebutuhan siswa
Memuat SKL yang sekolah hendak wujudkan
Memuat Kompetensi inti untuk tiap satuan pendidikan Memuat Kompetensi
kompetensi inti
Dasar yang dirumuskan untuk mencapai Muatan dan struktur pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran, termasuk Terdapat muatan lokal dan kegiatan kegiatan ekstrakurikuler yang mengacu pada Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum
Struktur dikembangkan berdasarkan kebutuhan peserta didik dan potensi sumber daya sekolah
Memuat pengalokasian waktu alokasi waktu pembelajaran tatap muka seluruh mata pelajaran, kegiatan di luar kelas Mencantumkan jenis mata pelajaran, muatan lokal, dan ekstrakuriuler.
Memuat Pengaturan peminatan dan lintas minat.
D MUATAN K T S P KONDISI IDEAL
Daftar Mata Pelajaran
Berisi Sejumlah mata pelajaran yang harus peserta didik tempuh pada satu jenjang pendidikan
Muatan Lokal
Berisi Jenis, strategi pemilihan, dan pelaksanaan muatan lokal yang diselenggarakan oleh sekolah dengan memperhatikan rambu- rambu/panduan pengembangan muatan lokal
Bimbingan dan Konseling
Berisi: komponen Layanan Bimbingan dan Konseling, strategi Layanan Bimbingan dan Konseling, pihak Yang terlibat dan mekanisme pengembangan pembelajaran
Ekstrakurikuler
Berisi:Jenis, strategi pemilihan, dan pelaksanaan kegiatan; definisi Operasional, Komponen visi-misi, Fungsi dan tujuan,Prinsip, jenis kegiatan, format kegiatan; Mekanisme kegiatan.
Peraturan Akademik
Sejumlah aturan yang harus siswa ikuti DALAM BIDANG AKADEMIK
Jumlah jam pelajaran/tema yang harus siswa
ikuti
Berisi stuktur jumlah mata pelajaran dan jumlah jam yang harus siswa ikuti pada suatu jenjang pendidikan
Kriteria ketuntasan
Kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditetapkan oleh sekolah yang mengacu pada nilai ketuntasan standar Kriteria kenaikan
kelas dan kelulusan
Berisi kriteria kenaikan kelas dan kelulusan, serta strategi penanganan peserta didik yang tidak memenuhi syarat tidak naik atau tidak lulus yang diberlakukan oleh sekolah, dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku
Kalender Pendidikan
Berisi kalender pendidikan yang digunakan oleh sekolah, yang disusun berdasarkan kalender pendidikan yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan setempat, disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik sekolah, serta kebutuhan peserta didik dan masyarakat, dengan memperhatikan struktur kurikulum
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Berisi dokumen RPP, informasi tentang pengembangan RPP, kewajiban guru untuk menyusun RPP, penjelasan tentang prinsip penyusunan RPP
Memuat persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran yang meliputi alokasi waktu jam tatap muka, buku teks pelajaran,pengelolaan kelas
Pelaksanaan Pembelajaran
pelaksanaan pembelajaran mencakup kegiatan pendahuluan, inti dan penutup
Kegiatan pendahuluan berisi penyiapan peserta didik, pemberian motivasi, mengaitkan materi dengan mengajukan pertanyaan, menjelaskan tujuan pembelajaran dan cakupan materi
Kegiatan inti berisi uraian tentang penggunaan model, metode, media, dan sumber pembelajaran, serta pendekatan yang digunakan meliputi tematik, terpadu, sintifik, inkuiri, sesuai dengan karakteristik kompetensi dan jenjang sekolah. Kegiatan inti menggambarkan aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan
Kegiatan penutup berisi refleksi selama pembelajaran berupa evaluasi selama proses pembelajaran, umpan balik, tindak lanjut, dan rencana pembelajaran berikutnya Guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri
Penilaian.
Penilaian proses menggunakan pendekatan penilaian otentik yang dimanfaatkan untuk program perbaikan, pengayaan, atau konseling, serta untuk perbaikan proses pembelajaran
Lampiran KTSP SK tim pengembang yang menyusun KTSP RPP seluruh matapelajaran
ASPEK: Sarana dan Prasarana (SD)
NO KOMPONENASPEK / KONDISI IDEAL
1 Satuan