2.12. Studi Referensi Hantu Lokal
2.12.1.1. Bentuk dan Kostum
Menurut Wikanjati (2010) penggambaran pocong bervariasi, mulai dari wajah hijau atau pucat, mata yang bolong atau berongga, dan tentu saja terbungkus kain kafan dan kapas. Cara jalannya juga digambarkan berbeda-beda, di dalam film-film yang kita lihat rata-rata pocong bergerak secara melompat atau menyeret padahal mitosnya mengatakan pocong bergerak secara melayang (hlm. 42-43). Di dalam film-film horor maupun horor komedi yang ada di Indonesia seluruh tampilan pocong sama, yaitu memakai kain kafan dan berwajah gelap atau pucat. Film Ada Apa Dengan Pocong? (2011) menggambarkan pocong memiliki wajah yang sudah busuk, pupil mata membesar seperti melotot, serta kain kafan yang lusuh dan menguning.
Gambar 2.31. Pocong di Film Ada Apa Dengan Pocong?
33 Dibandingkan dengan film Ada Apa Dengan Pocong?, film komedi horor yang berjudul Bukan Pocong Biasa (2011) menggambarkan pocong yang tidak terlalu seram dengan muka putih, kain kafan agak lusuh, dan muka yang masih mulus alias tidak membusuk.
Gambar 2.32. Pocong di Film Bukan Pocong Biasa
(Doppert, C. (Director). (2011). Bukan Pocong Biasa [Film]. Mitra Pictures)
Dalam animasi 2d komedi horor yang ada di Youtube juga menggambarkan pocong mengenakan kain kafan yang lusuh, lingkaran mata yang gelap dan warna kulit hijau atau pucat.
Gambar 2.33. Pocong di dalam video "Hantu Kebanjiran" (Warganet Life Official. (2018, Des 13). Hantu Kebanjiran [Video]. YouTube.
34 Gambar 2.34. Pocong di dalam video "Pocong Ikut Lomba Balap Karung"
(Rizky Riplay. (2018, Sept 7). Pocong Ikut Lomba Balap Karung [Video]. YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=srdlbdOjIss)
2.12.2. Tuyul
Tuyul merupakan makhluk yang biasa digambarkan sebagai anak kecil usil yang suka mengambil uang untuk majikannya. Ternyata menurut kisahtanahjawa (2019), tuyul dapat dibedakan atas 3 yaitu tuyul murah, tuyul mahal dan tuyul biru (hlm. 74)
2.12.2.1. Bentuk dan Kostum
Tuyul murah memiliki rupa yang mengerikan, dimana kepalanya berbentuk seperti wajik dan mulutnya berbentuk vertikal. Tuyul mahal memiliki rupa kekanakan seperti anak manusia pada umumnya dan bisa menghasilkan uang yang banyak. Dan tuyul biru merupakan tuyul yang paling sakti, biasanya bentuknya lebih besar daripada tuyul lainnya dan bisa menghasilkan omset hingga milyaran. Di dalam film Tuyul: Part 1 (2015) Tuyul digambarkan memiliki telinga runcing dengan batok kepala yang besar hingga terlihat seperti alien. Di situ juga tuyul
35 digambarkan memiliki empat jari yang mirip seperti ayam dan gigi yang tajam serta kulit berwarna abu-abu pucat.
Gambar 2.35. Tuyul di Film Tuyul: Part 1
(Christian, B. (Director). (2015). Tuyul: Part 1 [Film]. Renee Pictures)
Beda halnya dengan series komedi Tuyul dan Mbak Yul dimana tuyul yang bernama Ucil memiliki rupa seperti anak kecil biasa dan hanya memakai celana dalam.
Gambar 2.36. Ucil
36 Animasi 2d komedi horor yang ada di Youtube juga menggambarkan Tuyul seperti bocah pada umumnya, hanya memakai celana dalam dan memiliki kulit yang pucat.
Gambar 2.37. Tuyul di dalam video "Tuyul Lapar" (Warganet Life Official. (2018, Nov 1). Tuyul Lapar [Video]. YouTube.
https://www.youtube.com/watch?v=hsiwgiieo4A)
Gambar 2.38. Tuyul di dalam video "Azab Tuyul Sering Prank Hey Tayo" (Rizky Riplay. (2019, Jan 28). Azab Tuyul Sering Prank Hey Tayo [Video]. YouTube.
37
2.13. Warna
Menurut Mollica (2013) warna merupakan bagian dari cahaya putih yang terpantul dari benda-benda. Dalam fisika, kimia, dan psikologi warna memiliki makna masing-masing (hlm. 8). Menurut Morton (1997) warna sendiri memiliki arti dan makna psikologis dalam penggunaanya, seperti:
2.13.1. Merah
Menurut Morton arti psikologis warna merah ialah: energi, kehangatan, kekuatan, cinta, dominan, semangat, gelora, perang, agresif, dan lainnya. Bagi agama warna merah identik dengan iblis atau setan dan di dalam mode jika orang memakai pakaian merah melambangkan keseksian dan pencari perhatian.
Gambar 2.39. Simbolisme Warna Merah 01 (Morton, 1997)
38 Gambar 2.40. Simbolisme Warna Merah 02
(Morton, 1997)
Gambar 2.41. Simbolisme Warna Merah 03 (Morton, 1997)
2.13.2. Jingga
Menurut Morton arti psikologis warna jingga adalah: sederhana, semangat, berenergi, dan kehangatan.
39 Gambar 2.42. Simbolisme Warna Jingga
(Morton, 1997)
2.13.3. Kuning
Menurut Morton arti psikologis warna kuning adalah: harapan, berkilau, optimis, egois, tidak jujur, berkhianat, pengecut dan filosofi. Dalam kepercayaan yunani para dewa mengenakan jubah dan memiliki rambut berwarna kuning.
Gambar 2.43. Simbolisme Warna Kuning 01 (Morton, 1997)
40 Gambar 2.44. Simbolisme Warna Kuning 02
(Morton, 1997)
2.13.4. Hijau
Menurut Morton arti psikologis warna hijau adalah: alam, pertumbuhan, sehat, masa muda, damai, keberuntungan, tidak dewasa, dan iri hati.
Gambar 2.45. Simbolisme Warna Hijau 01 (Morton, 1997)
41 Gambar 2.46. Simbolisme Warna Hijau 02
(Morton, 1997)
Gambar 2.47. Simbolisme Warna Hijau 03 (Morton, 1997)
Gambar 2.48. Simbolisme Warna Hijau 04 (Morton, 1997)
2.13.5. Biru
Menurut Morton arti psikologis warna biru adalah: kepercayaan, kejujuran, kebersihan, pasif, dingin, depresi, sedih, pendiam, dan murung. Di Cina warna
42 biru melambangkan keabadian, bagi orang Ibrani warna biru melambangkan kesucian dan dalam agama Hindu warna biru identik dengan dewa Krishna.
Gambar 2.49. Simbolisme Warna Biru 01 (Morton, 1997)
Gambar 2.50. Simbolisme Warna Biru 02 (Morton, 1997)
Gambar 2.51. Simbolisme Warna Biru 03 (Morton, 1997)
43
2.13.6. Ungu
Menurut Morton arti psikologis warna ungu adalah: misterius, inspirasi, imajinasi, mistis, harga diri, sensitif, mewah, kejam, duka dan kematian. Di beberapa budaya Timur dan Barat, warna ini dijadikan sebagai warna untuk berduka dan berkabung.
Gambar 2.52. Simbolisme Warna Ungu 01 (Morton, 1997)
Gambar 2.53. Simbolisme Warna Ungu 02 (Morton, 1997)
44 Gambar 2.54. Simbolisme Warna Ungu 03
(Morton, 1997)
2.13.7. Cokelat
Menurut Morton arti psikologis warna coklat adalah: dapat dipercaya, alam, kehangatan, nyaman,dan kebosanan.
Gambar 2.55. Simbolisme Warna Cokelat (Morton, 1997)
2.13.8. Hitam
Menurut Morton arti psikologis warna hitam ialah: kekuatan, asing, kematian, kekosongan, canggih, dan seks. Menurut agama Kristen warna ini melambangkan penolakan diri dan kekuatan jahat. Warna ini juga dijadikan warna berkabung di budaya barat.
45 Gambar 2.56. Simbolisme Warna Hitam
(Morton, 1997)
2.13.9. Putih
Menurut Morton arti psikologis warna putih ialah: kesucian, kejujuran, kebersihan, polos, lugu, kebodohan, dan hambar. Bagi agama warna ini melambangkan kesucian dan keselamatan. Warna putih juga digunakan dalam baju pengantin, baju dokter dan suster.
Gambar 2.57. Simbolisme Warna Putih (Morton, 1997)
2.13.10. Abu-abu
Menurut Morton arti psikologis warna abu-abu ialah: netral, cerdas, modern, kebebasan, sedih, rusak, usang, muram, dan tenang.
Gambar 2.58. Simbolisme Warna Abu-abu (Morton, 1997)