• Tidak ada hasil yang ditemukan

Nilai-nilai Islam berperan pada Tradisi Kenduri Sko di Kelurahan Lempur Tengah, Kecamatan Gunung Raya,

B. Hasil Penelitian

2. Nilai-nilai Islam berperan pada Tradisi Kenduri Sko di Kelurahan Lempur Tengah, Kecamatan Gunung Raya,

dilaksanakan untuk peresmian penobatan gelar Depati yang telah diletakkan (mengundurkan diri dengan hormat), dipecat, telah meninggal dunia dengan penobatan gelar kepada Depati-depati yang baru sesuai dengan hasil rapat adat negeri sebelum Kenduri Sko.

Nugeh Depati berisi pengucapan sumpah, larangan, dan pantangan sebagai seorang Depati. Sebagai mana seloko adat :

“negeri ba ajun, luhah bapanghulu (Rajo), kampung batuan, rumah batangganai”. Diharapkannya dengan adanya regenerasi dari pengurus adat masyarakat Lempur Tengah dapat hidup terjalinnya suatu sistem kehidupan yang baik, aman dan damai.144

2. Nilai-nilai Islam berperan pada Tradisi Kenduri Sko di

Bahkan, adat diterima sebagai salah satu dari sumber Hukum Islam.145

adat merupakan kebiasaan yang dilakukan secara berulang dalam suatu masyarakat. Kebiasaan tersebut dipengaruhi oleh agama, terutama Agama Islam. Khususnya di Kelurahan Lempur Tengah, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci yaitu pada tradisi Kenduri Sko sebagai salah satu acara adat yang diwariskan oleh para leluhur. Pada tradisi Kenduri Sko sendiri terkandung nilai-nilai Islam, antara agama dan adat telah menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan, hal tersebut dinyatakan dalam sebuah pepatah adat, yaitu “adat besandi syarak dan syarak besandi kitabullah, syarak mengato dan adat memakai”. Nilai-nilai Islam yang berperan pada tradisi Kenduri Sko di antaranya adalah:

a. Ungkapan syukur kepada Allah

Ungkapan rasa syukur kepada Allah merupakan salah satu tujuan dari tradisi Kenduri Sko, yaitu bersyukur atas rezeki, bersyukur atas hasil panen pertanian masyarakat, karena sebagian besar masyarakat Kelurahan Lempur Tengah kerja sebagai Petani. Ungkapan rasa syukur pada tradisi Kenduri Sko diantaranya diungkapkan dengan melakukan doa bersama yang dipimpin oleh Ulama setempat.

145 Mohammad Daud Ali, Pengantar Ilmu Hukum Dan Tata Hukum Islam di Indonesia, (Jakarta: Rajawali Pers, 2015), 54.

Menurut M. Quraish Shihab dalam bukunya, Wawasan Islam menjelaskan bahwa kata syukur sendiri berasal dari bahasa Arab. Kata syukur merupakan bentuk masdar, Secara bahasa syukur berasal dari kata “syakara” yang mempunyai arti pujian atas kebaikan dan penuhnya sesuatu. Sedangkan menurut syarak syukur ialah mengakui nikmat yang Allah karuniai kepada hambanya.146

Sebagaimana dijelaskan dalam surat Al-baqarah ayat 152 :

ِنو ُرُفْكَت َلا َو ىِل او ُرُكْشٱ َو ْمُك ْرُكْذَأ ٓىِنو ُرُكْذٱَف

Artinya: maka ingatlah kepada-ku, aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukur kepadaku dan janganlah kamu ingat kepadaku.147 (QS. Al-Baqarah : 152).

Pada ayat tersebut megandung perintah agar mengingat Allah swt. Baik melalui zikir, berdoa, bertasbih. Sehingga menimbulkan dan menyadari kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.148 Ayat diatas juga memberi peringatan kepada manusia agar tidak terjebak sebagaimana umat terdahulu yang ingkar terhadap nikmat-nikmat yang Allah berikan kepada mereka, sehingga Allah mencabut nikmat tersebut sebagai teguran dan pelajaran bagi mereka.

146 M. Quraish Shihab, Wawasan Al-qur‟an: Tafsir Tematik Atas Berbagai Persoalan, (Bandung: Mizan, 1997), 215.

147 Departemen Agama RI, Al-qur‟an dan Terjemahnya, (Bandung: CV Diponerogo, 2006), 36.

148 Ahmad Mustafa.. Al-Maragi, Tafsir Al-Maraghi, Terj. Anshari Umar Sitanggal.

(Semarang: CV. Toha Putra, 1993), 30.

Berdasarkan penjelasan di atas ungkapan rasa syukur pada tradisi Kenduri Sko punya Nilai-nilai Islam yang sejalan dengan tuntunan syara yaitu mengekspresikan rasa syukur mereka dengan berdoa bersama.

Sebagaimana wawancara dengan bapak Suryadi selaku Depati Suko Barajo, beliau mengatakan :

“Tujuan dari Kenduri Sko itu adalah sebagai ungkapan rasa syukur, di antaranya dengan berdoa kepada sang pencipta atas rezeki yang diberikan kepada masyarakat Kelurahan Lempur Tengah, dan memohon agar tahun berikutnya diberikan hasil panen pertanian yang melimpah lagi, karena setelah Kenduri Sko masyarakat akan kembali turun bertani”149

Berdasarkan wawancara diatas mencerminkan bahwa doa bersama pada tradisi Kenduri Sko itu merupakan nilai-nilai Islam yang terkandung didalam adat-istiadat masyarakat Kelurahan Lempur Tengah, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci. Sebagaimana penjelasan dalam al-Qur‟an surat Ibrahim ayat 7 :

دٌِدَشَل ىِباَذَع هنِإ ْمُت ْرَفَك نِئَل َو ۖ ْمُكهنَدٌ ِزَ َلِ ْمُت ْرَكَش نِئَل ْمُكُّب َر َنهذَأَت ْذِإ َو

Artinya: Dan ingatlah ketika tuhanmu memaklumkan, sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscahya Aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-ku), maka pasti azab-Ku sangat pedih.150 (QS. Ibrahim: 7).

149 Suryadi, Depati Sukobarajo, Wawancara Pribadi, Kelurahan Lempur Tengah, Tgl 27 November 2020.

150 DepartemenAgama RI, Al-qur‟an dan Terjemahnya, (Bandung: CV Diponerogo, 2006), 36.

Ayat tersebut menjelaskan bahwa bila sukses bahagia, kaya dan banyak rezeki maka bersyukurlah. Apabila anda tidak bersyukur tentu harus siap dengan mendapat petaka atau bencana. Oleh sebab itu hal yang terbaik pada saat itu adalah bersyukur, bersyukur dan bersyukur. Bersyukur merupakan hal yang dilakukan agar seorang hamba dapat sukses dan dilipatkan rezeki dan nikmatnya.151

Dijelaskan dalam sebuah hukum yang berjudul

“dahsyatnya syukur”, Syafi‟i al-Bantanie menerangkan secara jelas, betapa dahsyatnya syukur yang memberikan pengaruh yang sangat besar bagi pelakunya. Tidak hanya di permudahkan dari setiap kesulitan, tetapi juga menambah rezeki dan mendatangkan kesembuhan dan mengantarkan ke surga. Intinya syukur memiliki hikmah yang sangat besar bagi pelakunya.152

b. Silaturahmi dan Silaturahim

Tradisi Kenduri Sko merupakan saat yang di tunggu-tunggu oleh masyarakat Kabupaten Kerinci, khususnya masyarakat Kelurahan Lempur Tengah Karena pada saat Kenduri Sko mereka dapat lebih mempererat tali persaudaraan, pertemanan, dan merajut kembali silaturahim.

151 Choiru Mahfud, “The Power of Syukur”, Jurnal Episteme, vol.9, No.2, Dessember 2014, hal. 17.

152 Mahfud, “The Power of Syukur”, Jurnal Episteme, vol.9, No.2, Dessember 2014, hal. 18.

Berikut wawancara dengan bapak Amril selaku masyarakat Kelurahan Lempur Tengah:

“Kenduri Sko merupakan saat yang sangat di tunggu-tunggu karena pada saat tersebut kami dapat berbagi rezeki dan bercengkrama dengan sanak keluarga, teman, sahabat, yang berada di luar daerah, maupun di lingkup kabupaten Kerinci”.153

Dalam Islam sendiri menyambung silaturahmi sangatlah penting dan bukan merupakan sesuatu yang sepele. Imam al-Qadhi Iyyadh mengatakan, bahwa dalam kalangan Ulama tidak terjadi perbedaan pendapat tentang hukum silaturahmi, secara umum adalah wajib, dan barang siapa yang memutuskan silaturahmi hukumya adalah dosa. Namun menyambung silaturahmi itu sendiri ada tingkatannya yang sebagian lebih tinggi dari yang lainnya. Sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah Surat Muhammad ayat 22-23 :

َنٌِذهلٱ َكِئََٰٓل وُأمُكَماَح ْرَأ ا ٓوُعِّطَقُت َو ِض ْرَ ْلِٱ ىِف اوُدِسْفُت نَأ ْمُتٌْهل َوَت نِإ ْمُتٌَْسَع ْلَهَف ْمُه َر ََٰصْبَأ َٰٓىَمْعَأ َو ْمُههمَصَأَف ُ هللَّٱ ُمُهَنَعَل

Artinya : Maka apakah sekitarnya kamu berkuasa, kamu akan berbuat kerusakan di bumi dan memutuskan hubungan keluarga? (22) mereka itulah orang-orang

153 Amril, Ninik Mamak, Wawancara Pribadi, Kelurahan Lempur Tengah, Tgl 24 November 2020.

yang dikutuk Allah, lalu dibuat tuli dan butakan penglihatannya.154 (QS. Muhammad :22-23).

Inti pokok dari silaturahmi ialah sebagaimana dijelaskan pada ayat di atas yaitu adanya ancaman dari bagi hambanya yang memutus silaturahmi. Silaturahmi sendiri adalah berarti mendekatkan diri kepada keluarga, teman, atau orang lain, yang lama tidak berkomunikasi dan kembali berkomunikasi dengan penuh kasih sayang.

Dalam Islam hubungan antar sesama manusia dan anggota keluarga harus selalu dijaga dengan baik, karena keretakan silaturahmi akan berakibat buruk. Apabila terlanjur terjadi renggang dan keretakan hubungan dengan kerabat atau siapapun, maka segeralah perbaiki dengan mengadakan silturahmi kembali.155

Adapun manfaat silaturahmi menurut al-Faqih Abu Lais adalah untuk mendapatkan ridha dari Allah SWT.

Membahagiakan orang yang kita kunjungi, menyenangkan malaikat, karena malaikatpun akan ikut senang ketika kita mengadakan silaturahmi, disamping hal tersebut juga di senangi oleh manusia. Lebih jauh beliau mengemukakan bahwa silaturrahmi dapat memupuk rasa cinta dengan sesama,

154 DepartemenAgama RI, Al-qur‟an dan Terjemahnya, (Bandung: CV Diponerogo, 2006), 406.

155 Muhammad bin Ismail Abu Abdullah Bukhari Ju‟fi, Jami‟ al Masnan al-Sahihal-Mukhtasar min Umur Rasulullah SAllahu Alahi Sallam, (t.tp : Dar Taruq al-Najah, t.th), 21.

memperkuat tali persaudaraan, persahabatan dan meningkatkan rasa kekeluargaan, yang terpenting ialah membuat orang saling mendoakan satu sama lain.156

c. Bersedekah

Tradisi Kenduri Sko juga ada tradisi makan bajamba (makan bersama). Acara makan bersama yang dilakukan di gedung pemuda Kelurahan Lempur Tengah, para pimpinan lembaga adat, anggota masyarakat, tamu-tamu dari Desa lain yang dipimpin makan secara bersamaan disebut dengan makan bajamba.

Dalam acara makan bajamba ini, semua anggota masyarakat Kelurahan Lempur Tengah membawa makanan seperti: nasi yang di bungkus, lauk-pauk, gulai, lemang, kancung beruk (kantong semar) dan lain-lain. Makanan tersebut lalu dihidangkan kepada tamu-tamu dan anggota masyarakat yang menghadiri acara pada hari tersebut. Makan bajamba sendiri dimaksudkan sebagai sedekah bagi anggota masyarakat Kelurahan Lempur Tengah kepada tamu-tamu yang berkunjung ke Kelurahan Lempur Tengah.157

Masyarakat Kelurahan Lempur Tengah merupakan masyarakat yang menjunjung tinggi adat istiadat yang mana

156 H. Rahmat Syafe‟i, al-Hadits: Aqidah, Akhlak, Sosial dan Hukum, (Bandung: CV.

Pustaka Setia, t.th), 209.

157 Amril, Ninik Mamak, Wawancara Pribadi, Kelurahan Lempur Tengah, Tgl 24 November 2020.

mereka memegang teguh tradisi adat mereka yang telah diwarisi oleh pendahulu mereka, termasuk salah satunya makan bajamba sebagai salah bentuk sedekah dalam syariat Islam. Dalam al-Qur‟an surat al-Baqarah ayat 261 :

ىِف َلِباَنَس َعْبَس ْتَتَبۢنَأ ٍةهبَح ِلَثَمَك ِ هللَّٱ ِلٌِبَس ىِف ْمُهَل ََٰوْمَأ َنوُقِفنٌُ َنٌِذهلٱ ُلَثهم ٌمٌِلَع ٌعِس ََٰو ُ هللَّٱ َو ۗ ُءٓاَشٌَ نَمِل ُفِع ََٰضٌُ ُ هللَّٱ َو ۗ ٍةهبَح ُةَئ اِّم ٍةَلُبۢنُس ِّلُك

Artinya : Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya dijalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkainya ada seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siap yang dia kehendaki dan Allah maha luas dan mengetahui.158 (QS. Al-Baqarah : 261).

Ayat di atas menjelaskan bahwa sedekah merupakan salah satu bentuk seorang hamba kepada Allah atas rezeki atau nikmat yang Allah berikan. Cara yang paling terbaik bagi seorang hamba untuk bersyukur atas nikmat yang Allah berikan ialah dengan menggunakannya pada jalan kebaik, dan salah satunya menyisihkan sebagian harta untuk disedekahkan.

Menurut Thobrani dijelaskan dalam buku mukjizat sedekah, orang yang paham dengan arti kehidupan adalah orang yang gemar berbagi atau bersedekah. Orang yang gemar dalam bersedekah paham akan urgensi berbagi rezeki kepada sesama hamba Allah, dari pada suka menuntut

158 Departemen Agama RI, Al-Qur‟an dan Terjemahnya, (Bandung: CV Diponerogo, 2006), 34.

apa yang seringkali bukan haknya159. Allah memberikan kesempatan dan kemudahan kepada orang kaya untuk menyisihkan sebagian hartanya bagi orang yang membutuhkan. Ibadah akan semakin lengkap di mata Allah dengan bersedekah dan semakin sempurna dalah kehidupan sosial seseorang di tengah masyarakat luas.

d. Memuliakan tamu

Tradisi Kenduri Sko menjadi momen dimana masyarakat Kelurahan Lempur Tengah untuk kembali mempererat silaturahmi atar anggota masyarakat dan kerabat yang ada di luar daerah, yang mana Kenduri Sko menjadi momen untuk mereka pulang ke negeri asal mereka dengan kata lain biasa disebut dengan bersilaturahim. Pada malam puncak tradisi Kenduri Sko merupakan saat dimana semua orang bebas untuk bertamu ke rumah warga Kelurahan Lempur Tengah tanpa terkecuali karena tidak ada pintu rumah masyarakat yang tertutup, bahkan orang yang tidak dikenal sekalipun boleh untuk bertamu, karena masyarakat telah menyiapkan begitu banyak jamuan makan.

Memuliakan tamu merupakan gambaran dari etika dan akhlak seorang muslim, sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis. Rasulullah SAW. Bersabda :

159 Muhammad Thobroni, Mujizat sedekah, (Yogyakarta: Pustaka Marwa, 2007), 26.

Artinya : dari Abu Hurairah r.a , sesungguhnya Rasulullah shallAllahu alaihi wa sallam telah bersabda :”barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir.

Maka hendaklah ia berkata baik atau diam, barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tetangga dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia memuliakan tamunya. (Riwayat Bukhari dan Muslim).160

Hadis di atas menerangkan bahwa memuliakan tamu merupakan bentuk sifat orang yang beriman disisi Allah SWT.

Telah memberitakan melalui lisan Rasulullah yang mulia, bahwa kesempurnaan iman seorang hamba kepada Allah dan hari akhir berkaitan dengan bagaimana seseorang memuliakan tamu. Semakin baik seorang hamba dalam memuliakan tamu, maka semakin baik pula keimanan seorang hamba disisi Allah SWT. Sebaliknya apabila tidak baik pelayanan seorang hamba terhadap tamunya, hal tersebut merupakan pertanda tak sempurnanya imannya kepada Allah SWT.

160 Muhammad Fu‟ad Abdul Baqi, Hadist Bukhari-Muslim, (Jakarta: Gramedia, 2017), 18

3. Tinjauan Hukum Islam Tentang Tradisi Kenduri Sko di