• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROGRAM KERJA BIDANG LINGKUNGAN DAN INFRASTRUKTUR

B. Main Bersama (Mabar) Agustusan

Kegiatan Mabar Agustusan merupakan salah satu rangkaian kegiatan Desa berupa perlombaan-perlombaan yang dilakukan di wilayah Desa Keseneng. Adapun lomba yang diselenggarakan dalam kegiatan ini yaitu lomba balap karung dengan menggunakan helm, lomba memasukkan pensil di dalam botol, lomba makan kerupuk, lomba kelereng, dan lomba pecah air. Kegiatan ini dilaksanakan pada:

Hari : Rabu – Jumat, 14-16 Agustus 2019 Waktu : 13.00 – 15.00 WIB

Tempat : Depan Balai Desa Keseneng

Sasaran : Siswa SD yang ada di Desa Keseneng

Kendala dari kegiatan Mabar Agustusan yaitu banyaknya siswa SD yang mendaftar, sehingga mahasiswa KKN sedikit kesulitan untuk mendata dan mengkondisikan anak-anak. Solusi dari kendala tersebut yaitu membagi mahasiswa KKN untuk mengatur kelompok lomba kelas 1,2, dan 3 serta 4, 5, dan 6.

60

Hasil dari adanya kegiatan Mabar Agustusan yaitu besarnya minat masyarakat Desa Keseneng untuk berpartisipasi dalam kegiatan Mabar Agustusan. Selain itu dampak lain dari adanya Mabar Agustusan yaitu dapat tertanam nilai-nilai sosial, seperti solidaitas kebersamaan, sportifitas, dan tertanamnya jiwa patriotisme khususnya di kalangan anak-anak (siswa SD) di Desa Keseneng.

62

C. Penanaman Pohon

Penanaman Pohon yaitu kegiatan yang berupa penanaman bibit pohon di jalur pendakian Bismo, Desa Slukatan. Tujuan dari kegiatan Penanaman Pohon yaitu merealisasikan semboyan ‘UNNES Konservasi’ sebagai wujud peduli lingkungan diantara mahasiswa dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata. Kegiatan penanaman pohon ini dilaksanakan pada:

Hari : Sabtu, 24 Agustus 2019 Waktu : 10.00 s.d 14.00 WIB

Tempat : Pos 1 Gunung Bismo, Desa Slukatan Sasaran : Masyarakat Desa Slukatan

Kendala yang dialami pada kegiatan Penanaman Pohon yaitu adanya agenda lain pada waktu yang sama, serta jauhnya lokasi dan susahnya mobilitas menuju lokasi penanaman pohon sendiri. Solusi yang diberikan pada kegiatan penanaman pohon adalah pendelegasian perwakilan pada setiap mahasiswa KKN yang ada di desa (perwakilan). Hasil dari kegiatan Penanaman Pohon yaitu bertambahnya bibit-bibit

63

pohon sebagai solusi penanganan masalah pemanasan global dan pencegahan bencana alam buatan.

Dampak dari kegiatan Penanaman Pohon yaitu mahasiswa lebih peduli terhadap lingkungan serta mengabdi di masyarakat yang berdampak langsung pada lingkungan. Tindak lanjut dari kegiatan Penanaman Pohon yaitu pemberdayaan lanjutan oleh masyarakat desa tempat kegiatan penanaman pohon dilaksanakan dengan tanpa mengurangi tujuan penting penanaman pohon.

65

PENUTUP

A. Simpulan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu mata kuliah sebuah program perguruan tinggi yang menjalankan fungsi sebagai perwujudan dari tri dharma perguruan tinggi, yaitu pengabdian. KKN menjadi sarana pendukung bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang didapatkan sebelumnya, selama di bangku perkuliahan.

Pada tahun 2019, Unnes menyelenggarakan KKN dalam beberapa tahap. Salah satunya adalah KKN lokasi tahap 1 yang diselenggarakan di Desa Keseneng, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo selama 45 hari mulai tanggal 17 Juli 2019 sampai 28 Agustus 2019.

Dalam kegiatan KKN tersebut, mahasiswa KKN menyusun dan melaksanakan berbagai macam program kerja yang dikelompokkan menjadi berbagai macam bidang meliputi: bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta lingkungan dan infrastruktur. Terdapat 14 program kerja yang telah dirancang dan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Unnes di Desa Keseneng, yaitu:

Sosialisasi Sembilan Nilai Anti Korupsi (SEMAI) Fun Education, Sosialisasi Anti Kekerasan Seksual terhadap Anak (KSA),

66

Pengembangan Website Desa, Bimbingan Belajar (Bimbel), Ngaji Bersama (Jiber), Sinau Terbangan, Ekstra Kurikuler (Ekskul) Pramuka, Pelatihan Pembuatan Nugget Singkong (Si Gentong), Penyuluhan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Penyuluhan Gosok Gigi, Gerakan Anak Sigap (Garansi) dan Posyandu, Bersih Desa, Penanaman Bibit Pohon, dan Main Bersama (Mabar) Agustusan.

Selain melaksanakan 14 program kerja tersebut, mahasiswa KKN juga berpartisipasi dalam pengajian dan kegiatan keagamaan, partisipasi dalam Perkumpulan Organisasi Masyarakat (PKK, Arisan RT, FKD, dan sebagainya), partisipasi dalam kegiatan pendampingan Posyandu, partisipasi dalam kegiatan belajar mengajar di TK

Pertiwi, SDN Keseneng, turut menjadi juri lomba K3 (Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan) Desa Keseneng, mengikuti Bursa Inovasi Desa (BID) yang dilaksanakan oleh pihak Kecamatan Mojotengah, melatih tim Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa Keseneng untuk mempersiapkan perlombaan PBB Linmas, serta ikut dalam kepanitiaan Jalan Sehat Desa Keseneng tahun 2019.

Adapun seluruh program kerja yang direncanakan oleh mahasiswa KKN Alhamdulillah telah terlaksana dengan baik dan lancar. Akan tetapi, tentu didapati berbagai macam hambatan yang terjadi. Hambatan-hambatan tersebut diantaranya ada dalam bentuk materil dan nonmateril. Sehingga, langkah yang ditempuh untuk menanggulangi hambatan yang ada yaitu dengan cara koordinasi dengan berbagai pihak yang terkait sehingga tercapai solusi yang tepat sehingga program kerja dapat terlaksana dan berjalan dengan lancar dan maksimal.

67

B. Saran

Berdasarkan pelaksanaan program kerja KKN di Desa Keseneng yang telah terlaksana. Terdapat beberapa saran dan masukan yang sesuai untuk diberikan, yaitu sebagai berikut:

• Bagi Mahasiswa KKN

Bagi mahasiswa KKN di tahun-tahun selanjutnya yang akan yang bertempat di Desa Keseneng, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo disarankan untuk bersosialisasi atau berinteraksi dengan masyarakat walaupun bukan termasuk ke dalam bagian program kerja yang telah dirancang. Hal ini sangat penting, karena masyarakat Desa Keseneng akan sangat senang dan merasa lebih terbantu dengan adanya mahasiswa KKN di Desa Keseneng. Selain itu, juga berguna untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, mengakrabkan diri dengan masyarakat agar masyarakat benar-benar merasakan bahwa adanya manfaat yang diberikan oleh mahasiswa KKN di Desa Keseneng, dan mahasiswa tidak hanya sekedar lewat, memandang, dan menyapa. Tujuan lainnya, yaitu untuk mengetahui kondisi masyarakat secara mendalam, sehingga mahasiswa dapat memahami persoalan-persoalan serta kekurangan yang harus dicari solusinya untuk dijadikan program bagi masyarakat desa di masa mendatang.

Mahasiswa KKN yang bertempat di Desa Keseneng harus memiliki jiwa yang menyukai anak-anak serta memiliki keahlian untuk menangani anak-anak agar anak-anak dapat dikondisikan. Kehadiran mahasiswa KKN juga dapat dijadikan motivasi agar anak-anak di Desa Keseneng memiliki minat untuk menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Selain itu dapat membantu mengubah mindset masyarakat bahwa pendidikan tinggi tidak selalu berakhir sebagai seorang petani.

68

Namun, pendidikan tinggi tetap akan menuai hasil yang baik di dalam masyarakat.

• Bagi Masyarakat Desa

Masyarakat Desa Keseneng tergolong masyarakat yang ramah dan sopan dalam bersikap, hanya saja beberapa masyarakat masih memiliki pemikiran bahwa pendidikan setinggi apapun, pada akhirnya hanya akan kembali bertanu ke sawah. Maka dari itu, akan lebih baik jika masyarakat Desa Keseneng meningkatkan kesadaran terkait arti penting pendidikan. Dengan hal tersebut diharapkan akan terciptanya generasi penerus yang berpendidikan tinggi. Hal ini tentu saja akan berdampak pada kemajuan Desa Keseneng sendiri, sehingga Desa Keseneng dapat menjadi desa yang lebih maju lagi dibandingkan sekarang.

• Bagi UNNES

Secara umum Unnes sudah cukup baik dalam melaksanakan kegiatan KKN. Maka dari itu, saran yang tepat untuk Unnes adalah semakin meningkatkan kerjasama dengan desa-desa binaan atau yang menjadi tempat mahasiswa KKN Unnes tempati. Namun untuk tahun kedepannya kami berharap bila ada KKN bersama yang dilakukan dengan universitas lain harus lebih direncanakan kembali dan kordinasinya ditingkatkan agar dari mahasiswa mampu mempersiapkan untuk KKN agar lebih baik sehingga tidak terkesan terburu-buru dan lebih matang. Selain itu, semakin meningkatkan pula kinerjanya dalam melayani mahasiswa KKN Unnes, baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui portal KKN)

69

BIODATA MAHASISWA KKN

Dokumen terkait