• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bidang Budaya, Ormas dan Orpol dan Hubungan Antar lembaga

ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI

2. Bidang Budaya, Ormas dan Orpol dan Hubungan Antar lembaga

a. Lemahnya koordinasi antar lembaga pemerintah, lembaga politik, dan lembaga masyarakat

b. Kurangnya sumberdaya manusia baik secara kuantitatif maupun kualitatif

c. Kurangnya anggaran penunjang dalam melaksanakan kegiatan serta program yang ada

d. Persepsi yang masih kurang di bidang pelayanan masyarakat

e. Rencana ditariknya lembaga kesatuan Bangsa dan politik menjadi lembaga vertikal

f. Adanya kesamaan tanggung jawab dengan institusi lain, seprti KPU di bidang Sosialisasi

g. Masih rawannya konflik sosial (tawuran anak sekolah, perguruan silat, dan geng-geng)

3. Bidang Kewaspadaan

a. Belum adanya standart pelaksanaan tugas intelijen

b. Belum semua sumberdaya manusia mengikuti pendidikan intelijen c. Masih kurangnya sarana dan prasarana pendukung kegiatan intelijen

d. Terbatasnya SDM yang ada dan belum memiliki jaringan intelijen e. Banyaknya masalah perburuhan (Aksi Demo, Mogok Kerja) f. Masih Maraknya terorisme

g. Konflik akibat dari dampak pelaksanaan demokrasi (konflik Pilkades, Pilkada, Pileg, dan Pilpres)

3.2. Telaahan Visi, Misi, dan Program Bupati dan Wakil Bupati

Bupati dan wakil bupati Kabupaten Jombang periode 2014-2018 telah menyusun visi dan misi Kabupaten Jombang untuk meningkatkan pembangunan Kabupaten Jombang. Visi Kabupaten Jombang periode 2014-2018 adalah “Jombang Sejahtera Untuk Semua”. Sedangkan misi dalam mencapai visi tersebut adalah:

1. Meningkatkan Kualitas Kehidupan Sosial dan Beragama; 2. Mewujudkan Layanan Dasar yang Terjangkau;

3. Meningkatkan Perekonomian Daerah yang Berdaya Saing dan Merata; 4. Meningkatkan Infrastruktur Dasar yang Berkualitas dan Berwawasan

Lingkungan ;

5. Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih. MISI TUJUAN SASARAN INDIKATOR

SASARAN STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN PROGRAM Meningkatny a kualitas kehidupan sosial dan beragama Memperbaik i sikap & perilaku masyarakat sesuai dengan norma yang berlaku dalam kehidupan beragama & bernegara Terwujudnya toleransi di dalam kehidupan bermasyaraka t Terjaga kondisi tidak pernah terjadi konflik SARA di jombang Pengembanga n Wawasan Kebangsaan Pengembanga n wawasan kebangsaan Kemitraan pengembanga n wawasan kebangsaan Terpeliharany a keamanan dan ketertiban umum Menurunnya angka kriminalitas Peningkatan kualitas aparatur linmas dan satpol pp Pemeliharaaan kantrantibmas dan pencegahan tindak kriminal Meningkatkan kesadaran politik masyarakat Meningkatny a partisipasi politik masyarakat Pemeliharaan keamanan kenyamanan ketentraman dan ketertiban masyarakat Peningkatan pemberantasa n penyakit masyarakat Pemeliharaan keamananan, ketentraman dan ketertiban

masyarakat Peningkatan pemahaman aparatur pemerintah dan masyarakat terhadap perundang-undangan Pendidikan Politik Masyarakat

3.3. Telaahan Renstra Kementerian Dalam Negeri

Rumusan Visi yang diangkat dalam Renstra Kementerian Dalam Negeri 2010-2014 merupakan arah kebijakan dalam penyusunan program dan kegiatan strategik sesuai kondisi obyektif lingkungan strategis lingkup kementerian Dalam Negeri dalam lima tahun kedepan. Visi ini nantinya secara otomatis berhubungan terhadap pemerintah daerah yang dinaungi oleh kementerian dalam negeri. Visi yang dibangun oleh kementerian dalam negeri adalah

“Terwujudnya sistem politik yang demokratis, pemerintahan yang desentralistik, pembangunan daerah yang berkelanjutan serta keberdayaan masyarakat yang partisipatif, dengan didukung sumberdaya aparatur yang profesional dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia”

Untuk mendukung visi tersebut kementerian dalam negeri menetapkan misi yang merupakan peran strategik dalam mencapai visi tersebut. Misi ini juga disusun berdasarkan isu-isu strategis di lingkup kementerian dalam negeri. Misi tersebut adalah:

1. Memperkuat Keutuhan NKRI, serta memantapkan sistem politik dalam negeri yang demokratis

2. Memantapkan penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan umum 3. Memantapkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan

pemerintahan yang desentralistik

4. Mengembangkan keserasian hubungan pusat-daerah, antar daerah dan antar kawasan, serta kemandirian daerah dalam pengelolaan pembangunan secara berkelanjutan

5. Memperkuat otonomi desa dan meningkatkan keberdayaan masyarakat dalam aspek ekonomi, sosial, dan budaya; serta Mewujudkan tata pemerintahan yang baik, bersih, dan berwibawa.

Adapun untuk mencapai misi tersebut tujuan dan sasaran yang telah ditentukan oleh kementerian dalam negeri yang berkaitan langsung dengan kesatuan bangsa dan politik adalah sebagai berikut:

Memperkokoh kesatuan dan persatuan nasional serta stabilitas politik dalam negeri yang dilandasi oleh semangat dan nilai-nilai pancasila dan UUD 1945 melalui pengembangan sistem politik yang demokratis dan berkedaulatan rakyat. dengan sasaran sebagai berikut:

a. Meningkatnya kualitas penyelenggaran proses demokrasi

b. Meningkatnya komitmen pemangku kepentingan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa

c. Meningkatnya komunikasi dan dialog yang konstruktif antar anggota masyarakat dalam penyelesaian berbagai persoalan kemasyarakatan. d. Meningkatnya kesadaran warga negara dalam partisipasi politik.

3.4. Penentuan Isu-Isu Strategis

Pada bagian ini akan direview kembali faktor-faktor dari pelayanan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik yang mempengaruhi permasalahan pelayanan urusan kesatuan bangsa dan politik sehingga nantinya bisa menjadi acuan untuk menentukan arah kebijakan 5 tahun yang akan datang. Isu strategis yang akan ditindak lanjuti adalah sebagai berikut:

a. Tahun 2014 yang menjadi tahun politik sehingga rawan untuk munculnya konflik di masyarakat

b. Masih lemahnya koordinasi antara instansi yang terkait dengan urusan-urusan kesatuan bangsa dan politik dan masyarakat seperti untuk urusan penegakan HAM.

c. Rendahnya pemahaman masyarakat dalam hal pendidikan politik serta wawasan kebangsaan.

d. Dinamika dari kelompok agama yang banyak tumbuh di Jombang. e. Peningkatan tindak kriminalitas, dan penyalahgunaan dan peredaran

gelap narkoba yang ada di Jombang.

BAB IV

VISI, MISI, TUJUAN,SASARAN ORGANISASI, DAN KEBIJAKAN 1.1. Visi dan Misi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

1.1.1. Visi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jombang

Visi adalah pandangan ke depan bagaimana suatu instansi akan dibawa dan bergerak untuk mencapai cita-cita dasar secara konsisten sehingga tetap eksis. Dalam suatu visi terpampang secara nyata dan jelas bagaimana kondisi kedepan yang ingin dicapai oleh instansi pemerintah. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jombang untuk periode 2014-2018 memiliki Visi sebagai berikut:

“Terwujudnya Jombang yang Kondusif Menuju Masyarakat Sejahtera”

Proses kehidupan masyarakat yang berkembang secara dinamis di bidang ekonomi, sosial, industri, pendidikan serta lini kehidupan yang lain membawa peluang dan ancaman tersendiri bagi proses kehidupan masyarakat secara sosial. Dengan adanya dinamisasi maka dimungkinkan peluang-peluang baru untuk muncul baik secara ekonomi, industri, pendidikan, manufaktur, kesehatan dan lini kehidupan yang lainnya. Disisi lain dinamisasi ini juga rawan menimbulkan ketimpangan yang bisa memicu konflik horisontal baik antara individu maupun kelompok masyarakat.

Terwujudnya Jombang yang lebih kondusif adalah prioritas utama dalam urusan kesatuan bangsa dan politik. Kondisi masyarakat yang kondusif adalah kunci untuk mencapai kesuksesan pembangunan, pertumbuhan dan kestabilan ekonomi serta berkembangnya tata nilai sosial masyarakat.

Keamanan yang ada di masyrakat adalah derivasi dari keberhasilan pembangunan masyarakat sekaligus menjadi jaminan bagi masyarakat untuk bisa beraktivitas secara baik dan terkelolanya potensi konflik yang ada di masyarakat. Rasa aman memberi jaminan bahwa proses pembangunan sarana dan prasarana bisa berlangsung, jaminan untuk berkembangnya iklim investasi baik dari lingkup daerah maupun luar daerah sehingga perekonomian masyarakat bisa berkembang. Perbaikan di kehidupan sosial masyarakat diharapkan mampu menimbulkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kabupaten Jombang.

1.1.2. Misi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jombang. Untuk mendukung tercapainya visi dibutuhkan konsep yang lebih strategis dan taktis sehingga arahan kerja menjadi mudah disusun dan tersistematis. Dalam

memenuhi visi yang telah disusunnya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jombang menentukan misi yaitu:

1. Menumbuhkan etika bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 2. Meningkatkan kesadaran politik dan berdemokrasi.

3. Meningkatkan Keamanan, ketertiban masyarakat. 4. Meningkatkan kemajuan dan kesadaran HAM.

5. Meningkatkan peran serta masyarakat di bidang kerukunan umat beragama, kewaspdaan dini masyarakat dan pembauran.

6. Meningkatkan kelembagaan badan kesatuan bangsa dan politik.

Adapun maksud dari misi yang telah disusun terebut bisa dijelaskan didalam tabel sebagai berikut:

Misi Maksud

1. Menumbuhkan etika

Dokumen terkait