B. PROGRAM KERJA TAMBAHAN YANG TERLAKSANA 3.6. Bidang Pendidikan
4.1. Bidang Pendidikan
4.1.1. Kegiatan Belajar Mengajar
Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari hari Sabtu tanggal 23 Juli 2016 hingga hari Jum’at tanggal 29 Agustus 2016 di MI dan MTS An-Nafi’ah Banjaran serta di SDN Banjaran. Kegiatan belajar mengajar ditujukan untuk MI kelas 4, 5, 6; MTS kelas 7, 8, 9 serta SD kelas 4, 5, 6. Materi yang diajarkan antara lain Bahasa Jawa, Matematika, IPA, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Di sela kegiatan belajar mengajar siswa diajari untuk percaya diri tampil di depan kelas untuk mengerjakan soal dan membaca, juga diadakan kuis berhadiah bagi yang bisa menjawab soal yang diberikan dari para mahasiswa.
4.1.2. Lomba Mewarnai
Lomba Mewarnai antar siswa TK ini dilaksanakan yaitu pada hari Sabtu, 8 Agustus 2016 pukul 08.00 – 09.00. Pesertanya adalah semua murid TK Dharma Wanita Desa Banjaran dengan tujuan utama memberikan perhatian kepada mereka yang memiliki bakat dan kemampuan dalam bidang non akademik. Kegiatan ini dirancang dan dilaksanakan dalam tiga sesi, yaitu sesi perlombaan, penjurian, dan pengumuman. Juara hanya diambil 1, 2 dan 3 dengan mempertimbangkan jumlah murid dan kelas yang ada. Dengan durasi waktu sekitar 2 jam, lomba dilaksanakan dengan lancar dan baik. Kegiatan berlangsung secara kondusif dengan bantuan guru, orang tua murid, dan anggota tim KKN-BBM ke-54 UNAIR. Kegiatan terlaksana dengan lancar sesuai dengan konsep pelaksanaan dengan kendala berupa ketidaksesuaian jadwal, adanya satu murid yang enggan mewarnai, dan satu siswa playgroup yang tidak hadir. Namun, hal ini tidak mempengaruhi jalannya
perlombaan. Perlombaan berakhir dengan baik dengan diperolehnya juara – juara di masing – masing kelas.
Page | 28
4.2. Bidang Lingkungan 4.2.1. Kerja Bakti
Kerja bakti menjadi salah satu agenda yang dilaksanakan setiap hari Minggu. Pada minggu pertama kerja bakti dilaksanakan di SDN Banjaran. Kegiatan yang dilaksanakan yaitu kerja bakti membersihkan serta menata perpustakaan SDN Banjaran. Mengingat keadaan perpustakaan dari SDN Banjaran masih dalam keadaan setengah jadi. Selain itu keadaan dari buku-buku yang dimiliki sekolahan tersebut juga perlu diperhatikan.
Pada minggu selanjutnya keadaan yang dilakukan yaitu menyampuli buku-buku yang dimiliki oleh SDN Banjaran. Sampul serta alat-alat yang digunakan untuk menyampuli telah disediakan oleh pihak sekolah. Pihak sekolah sangat mendukung program kerja tersebut, kepala sekolah setiap hari minggu juga turut ikut serta dalam kegiatan tersebut. Pihak sekolah juga menyediakan konsumsi untuk tim KKN-BBM ke-54 UNAIR.
Hari Minggu selanjutnya kerja bakti yang dilaksanakan yaitu membuat papan nama dusun yang akan dipasang di setiap dusun. Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan papan nama dusun diantaranya yaitu triplek, kayu, paku, cat dan lain sebagainya. Pembuat papan nama dusun dilaksankan oleh tim KKN-BBM ke-54 UNAIR yang selanjutnya akan dipasang di setiap batas masuk setiap Dusun. Para Kepala Dusun sangat antusias dengan adanya papan nama dusun tersebut, karena selama ini batas masuk dusun masih belum ada.
4.2.2. Penanaman Tanaman Herbal
Program kerja ini dilaksankan pada 4 Agustus 2016. Acara tersebut merupakan kerjasama dari Tim KKN-BBM ke-54 UNAIR dengan pihak sekolah. Dalam acara ini juga turut berpartisipasi bapak ibu guru serta siswa dan siswi juga antusias dalam program ini. Adapun tanaman herbal yang ditanam yaitu pohon sirsak, jeruk nipis, jahe merah serta belimbing. Lokasi penanaman berada di halaman kelas 11 dan 12 MA An-Nafi’ah serta di kebun belakang sekolah yang direncanakan akan digunakan sebagai area taman sekolah. Kegiatan ini juga didukung dengan penyuluhan tentang manfaat dan potensi tanaman herbal bagi kesehatan manusia
Page | 29
yang dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus 2016. Sasaran penyuluhan tersebut adalah warga desa Banjaran.
4.3. Bidang Kesehatan
4.3.1. Pelatihan Cuci Tangan
Kegiatan Cuci Tangan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 23 Juli 2016. Sasaran kegiatan pelatihan cuci tangan ini adalah siswa kelas 1 SDN Banjaran. Tujuan kegiatan ini adalah mengajarkan 6 langkah cuci tangan yang benar beserta urutannya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan hyginie personal siswa.
Kegiatan ini dimulai dengan mengenalkan manfaat cuci tangan dan kapan saja waktu untuk mencuci tangan. Setelah siswa paham, kegiatan dilanjutkan dengan mempraktikkan tujuh langkah cuci tangan yang benar. Kegiatan ini dilaksanakan dengan nyanyian agar menarik dan mudah dihafalkan. Kegiatan ini diulang hingga mereka semua paham dan hafal. Setelah itu siswa mempraktekkan cara mencuci tangan yang baik dan benar dengan menggunakan sabun dan air.
Di akhir kegiatan, siswa telah dapat menirukan 6 langkah cuci tangan yang benar. Kegiatan ini diharapkan dapat dipraktikkan oleh siswa-siswa di rumah. Kerja Tim KKN-BBM juga sangat kompak, saling membantu satu sama lain sehingga acara berjalan dengan baik dan lancar. Kegiatan ini diakhiri dengan penempelan poster di lingkungan SDN Banjaran.
4.3.2. Posyandu Lansia
Kegiatan ini dilaksanakan pada Jum’at, 5 Agustus 2016 di Balai Desa Banjaran. Kegiatan ini ditujukan untuk warga lansia yang ada di Desa Banjaran, sejumlah 42 orang. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara tim KKN BBM 54 dengan tim Poskesdes Banjaran.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan cek kesehatan berupa pengukuran berat badan, tekanan darah serta pemberian fasilitas cek gula darah pada lansia sesuai dengan urutan berdasarkan kedatangan peserta. Sebelum pelaksanaan cek kesehatan, para lansia diberikan penyuluhan mengenai kesehatan seperti penyakit hipertensi dan diabetes. Selain itu juga terdapat penyuluhan mengenai Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Lansia juga diberi kesempatan untuk
Page | 30
berkonsultasi mengenai keluhan kesehatan mereka. Jika ada masalah kesehatan yang ditemukan, tim dari Poskesdes akan memberikan obat sesuai dengan kebutuhan.
Dalam pelaksanaan acara posyandu lansia ini tim KKN BBM 54 UNAIR bekerja sama dengan bidan desa dan para staff poskedes. Tim KKN BBM 54 UNAIR juga turut andil dalam pemeriksaan kesehatan para lansia, selanjutnya yaitu pemberian obat sesuai dengan keluhan para lansia.
Secara umum, kegiatan ini berlangsung dengan lancar. Antusias dari warga lansia cukup besar dalam mengikuti serangkaian cek kesehatan dan edukasi yang diberikan. Tidak ada lansia yang menolak saat dilakukan cek kesehatan, baik pengukuran berat badan maupun tekanan darah. Kegiatan ini dapat berjalan lancar karena kerjasama yang baik antara tim KKN BBM 54 dengan Poskesdes Banjaran. Tim KKN BBM 54 membantu mengukur berat badan, tekanan darah dan memeriksa kadar gula darah, sementara tim Poskesdes memberi edukasi dan obat bagi lansia yang membutuhkan.