• Tidak ada hasil yang ditemukan

Big Trades Come From The Little Ones ByThePower Of Consistency

Dalam dokumen Oops, page not found. (Halaman 42-46)

Baru-baru ini saya membaca sebuah buku yang cukup menarik “Belajar Goblok dari Bob Sadino”. Anda tentu kenal dengan nama Bob Sadino sang milyuner nyentrik yang gemar mengenakan celana pendek kemana-mana. Ia merupakan seorang pengusaha yang sangat terkenal dengan KemChicks, KemFood, dan KemFarm. KemChicks menjual produk-produk makanan yang berkualitas tinggi, bahkan Bob mengekspor sayuran ke Jepang, negara yang mempunyai standar tinggi untuk impor makanan.

Pada masa mudanya Bob bukanlah seorang yang mempunyai latar belakang dalam industri makanan. Setelah hengkang dari pekerjaannya sebagai pelaut, singkat cerita ia memulai bisnis berjualan telur negeri dengan dibantu oleh seorang rekan yang memberinya bibit beberapa ekor ayam negeri. Bob memulai usahanya dengan berjualan telur keliling dari rumah ke rumah. Bukanlah hal yang mudah untuk menjual dan memperkenalkan sesuatu yang baru pada pasar. Ia seringkali ditolak bahkan dicacimaki oleh pembantu.

Ia sakit hati namun tekanan yang muncul justru membuatnya semakin semangat dan menemukan ide-ide brilian. Apa yang dilakukan Bob muda ?

Bob muda tidak berputus asa. Ia terus-menerus belajar dan berusaha. Sekalipun ia hanya memiliki peternakan yang kecil, ia mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. Ia membeli majalah-majalah keluaran Belanda yang mengulas tentang bagaimana cara beternak ayam negeri. Ia tidak lelah dalam memperkenalkan telur ayam negeri kepada warga sekitar Kemang yang pada waktu itu banyak dihuni kaum ekspatriat. Bahkan ia menyelipkan sekuntum bunga anggrek di antara telut-telut yang ia jual. Bunga anggrek merupakan bunga yang mewah bagi para kaum ekspatriat, karena di negeri asalnya, bunga anggrek

Chapter

9

dianggap sebagai bunga yang cukup langka dan mahal. Sebuah nilai tambah yang brilian !

Ia mulai membina seorang pegawai, dua orang pegawai, dan terus mengembangkan bisnis menjual bahan makanan berkualitas tinggi hingga kini ia membawahi 2000 pegawai yang ia sebut sebagai “anak-anaknya”. Demikian pula dalam membangun sebuah system bagi perusahaannya, ia memberikan sebuah tips yang sangat sederhana, yaitu mulailah dari hal yang kecil ! Sejak ia mempunyai hanya satu atau dua orang karyawan, ia memberikan contoh bagaimana ia bekerja, hingga karyawan-karyawannya memahami betul apa yang diinginkan oleh Om Bob. Selama sepuluh tahun ia memberi model dan pada sepuluh tahun berikutnya ia memberi kepercayaan kepada “anak-anaknya” untuk mulai belajar mengambil keputusan, hingga akhirnya pada sepuluh tahun berikutnya, Om Bob menjadi seorang milyuner yang tidak perlu lagi pusing mengurus perusahaannya, karena system telah terbentuk dengan sendirinya.

Mungkin memang tidak sesimpel itu, namun kita dapat belajar sesuatu hal yang sangat penting dari beliau bahwa semua hal besar yang ia bangun sekarang berasal dari hal-hal keci yang ia lakukan dengan sungguh-sungguh dan besar hati. Ia berusaha untuk memberi yang terbaik.

Contoh kedua adalah Dr. Alexander Elder, Ph.D seorang trader ternama kelahiran Russia yang juga merupakan seorang psikiatris. Ia dibesarkan di Uni Sovyet dan ia sangat membenci system pemerintahan negara itu, hingga singkat cerita ia berhasil keluar dari negara itu dah menetap di Amerika. Ia tidak mempunyai gambaran sama sekali mengenai saham, obligasi, futures, atau options. Buku pertama yang ia baca adalah “How to Buy Stocks” telah membuka matanya akan sebuah dunia baru baginya. Sekembalinya ke New York, ia membeli sebuah saham KinderCare. Dan sejak saat itu ia terus belajar mengenai berbagai jenis market, investasi, dan perdagangan saham, options, dan futures. Sembari meneruskan studinya sebagai seirang psikiatris dalam New York Psychoanalytic Institute dan menjadi editor buku psikiatris, ia rutin menjalankan aktivitas trading. Dalam bukunya “Trading For A Living”, Elder mengatakan bahwa belajar trading merupakan sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan lonjakan dan juga rasa sakit ketika terjatuh. Dengan terus berlatih, kualitas tradingnya semakin lama semakin membaik. Sebuah gebrakan terjadi ketika ia menyadari bahwa rahasia keberhasilan trading terletak di dalam kepalanya sendiri dan tidak di dalam komputer.

Big Trades Comes From the Little Ones

hingga 3 kali lipat. Semua hal itu seringkali membuat orang-orang di sekelilingnya merasa iri dan ingin untuk memperoleh keuntungan yang serupa. Banyak orang yang ingin mengikuti jejak mereka.

Akhir-akhir ini saya seringkali mendengar ungkapan dari orang-orang di sekeliling saya yang bunyinya kira-kira seperti ini ,

“Wah akhir-akhir ini IHSG naik pesat, pasti Anda memperoleh banyak keuntungan. Teman saya Si A berhasil memperoleh keuntungan 2 Milyar. Maukah Anda mengajari saya untuk mengikuti jejak Anda atau jejak Si A ? Sepertinya trading merupakan ladang emas.”

Seringkali saya hanya tersenyum dan berkata, “Bagus sekali jika Anda ingin belajar trading saham. Memang saya akui bahwa rewards dalam trading itu besar. Namun sebelumnya, Anda juga harus menyadari bahwa rewards yang besar tersebut pastilah dibarengi resiko yang besar pula.”

Ya, demikianlah kenyataanya. Market bullish seringkali membuat orang tergiur bahkan trader seringkali lupa akan trading plan-nya sehingga tidak jarang dalam market bullish pun seorang trader masih bisa mengalami kerugian.

Lalu bagaimana dengan trader yang berhasil memperoleh keuntungan yang sangat spektakuler tersebut ? Mari kita simak kenyataan yang ada.

Kemungkinan pertama, trader tersebut memperoleh “durian runtuh” karena efek luck semata. Dalam hal ini, trader bersikap sebagai seorang penjudi yang bisa untung membabi buta, namun juga bisa bangkrut seketika. Trader semacam ini tidak menerapkan trading plan dan money management yang baik. Tentunya kita tidak ingin belajar dari trader semacam ini bukan ?

Kemungkinan kedua, trader tersebut berhasil memperoleh keuntungan yang spektakuler dari hasil analisa dan disiplin akan trading plan. Mungkin trader seperti ini jarang sekali memperoleh keuntungan yang spektakuler, namun keuntungan yang ia peroleh konsisten. Demikian pula kerugian yang muncul selalu ia batasi dengan konsisten. Dengan demikian keuntungan yang ia peroleh bertumbuh semakin banyak karena akumulasi.

Jangan menyepelekan kekuatan akumulasi seperti ini karena trader seperti inilah yang akan berhasil. Bisa saja keuntungan sebesar 2 milyar rupiah itu ia peroleh selama rentang waktu yang cukup lama bila dibandingkan dengan trader yang hanya mengandalkan factor luck.

Apa yang sebenarnya dilakukan oleh trader yang berhasil adalah memulainya dari hal yang kecil dan ia konsisten. Mungkin ia tidak memulai karir tradingnya dengan modal miliaran rupiah. Berapa pun modal yang Anda gunakan, jangan berkecil hati karena membandingkan dengan trader besar lainnya. Kerjakan trading plan Anda dengan besar hati. Sekalipun modal yang Anda gunakan hanya berkisar puluhan juta, lakukanlah aktivitas trading Anda dengan disiplin.

SABAR ! Seringkali trader merasa minder ketika melihat “tetangganya” yang bermodal miliaran rupiah dan ia ingin seperti itu. Dalam hatinya ia berkata, “Kapan saya akan menjadi trader besar seperti itu?”. Sebenarnya baik sekali jika Anda mempunyai visi untuk menjadi trader besar, namun jangan sampai hal itu membutakan objektivitas Anda. Tetap lakukan bagian Anda dengan sebaik mungkin ! Lakukan analisa dengan objektif, buat dan jalankan trading plan dan trading rules Anda dengan disiplin !

Jangan pernah meremehkan hal-hal kecil karena hal besar dimulai dari hal-hal yang kecil. Ketika Anda telah mampu mempertanggungjawabkan modal yang kecil tersebut, maka secara otomatis modal akan bertumbuh seiring dengan akumulasi keuntungan dan sadar atau tidak, pada akhirnya Anda akan siap untuk mempertanggungjawabkan hal yang besar.

Tabel berikut ini menunjukkan simulasi trading dengan modal sebesar Rp 50.000.000,-dengan keuntungan bersih trader dalam sebulan rata-rata 5% saja. Dalam 12 bulan pertama, trader berhasil meraup keuntungan sebesar Rp 35 juta, sehingga uangnya bertambah menjadi sekitar Rp 85 juta.

Dan lihatlah betapa besarkan kekuatan konsistensi dalam tahun ketiga, modal awal yang hanya Rp 50 juta jika dikerjakan dengan sabar dan konsisten dapat menjadi Rp 275 juta.

Tabel di atas hanyalah merupakan simulasi. Dalam kenyataannya bisa saja dalam sebulan trader memperoleh keuntungan lebih atau kurang dari 5%. Namun dengan asumsi trader melakukan transaksinya secara konsisten, maka ia akan terkejut karena dahsyatnya akumulasi yang ia lakukan sedikit demi sedikit. Setialah dalam hal-hal yang kecil, maka Anda akan siap dalam mempertanggungjawabkan hal yang besar !

Salam traders, dan sukses selalu !

Dalam dokumen Oops, page not found. (Halaman 42-46)

Dokumen terkait