Validitas Instrument
BIMBINGAN DAN KONSELING
A. Topik pembahasan : Rendahnya penerimaan diri siswa B. Bidang bimbingan : Pribadi
C. Fungsi layanan : Pengentasan masalah
D. Jenis layanan : Layanan konseling perorangan
E. Tujuan layanan :
1. Tujuan umum
a. Siswa dapat secara terbuka menceritakan masalahnya
b. Siswa dapat merumuskan tujuan konseling yang ingin dicapai c. Siswa dapat mencari solusi atas permasalahan yang dialami. 2. Tujuan khusus
Siswa dapat mengatasi masalah rendahnya penerimaan diri yang dialami.
F. Sasaran layanan : Konseli AS G. Materi layanan : -
H. Metode layanan : Layanan langsung tatap muka antara konseli dengan konselor dalam rangka membahas dan mengentaskan masalah yang dialami konseli dengan melalui konseling realita Rancangan penelitian Pertemuan Waktu pelaksanaan Kegiatan Keterangan I Jumat, 24 Mei 2013 Pembinaan hubungan dan pengembangan keterlibatan
Pada pertemuan ini dilakukan pembinaan hubungan baik (rapport) dan pengembangan
(involvement)
Eksplorasi keinginan dan kebutuhan (Wants and needs), serta persepsi.
Eksplorasi arah dan tindakan (Direction and doing).
Evaluasi diri (self evaluation).
keterlibatan antara konseli dengan peneliti (involvement), serta konseli menceritakan masalahnya secara terbuka.
Mengungkap keinginan dan kebutuhan konseli dalam meningkatkan penerimaan diri, serta bagaimana persepsi konseli terhadap keinginan dan kebutuhannya. Mengungkap apa saja yang selama ini dilakukan oleh konseli untuk dapat mencapai keinginan dan
kebutuhannya, dan usaha seperti apa yang dilakukan.
Peneliti membantu konseli untuk dapat mengevaluai diri mengenai apa yang selama ini dilakukan untuk dapat mencapai keinginan dan
Rencana Tindakan (Planning).
kebutuhannya, serta mengenai persepsinya terhadap keinginan dan kebutuhannya.
Membuat rencana tindakan yang akan dilakukan kedepannya nanti untuk dapat mencapai keinginan dan kebutuhannya dengan cara yang lebih
bertanggung jawab. I. Media : alat tulis, pedoman wawancara
J. Tempat : Ruang BK
K. Waktu : 45 menit
L. Penyelenggara : Akbar heriyadi M. Pihak-pihak yang terlibat :
a. Konselor sekolah sebagai pengampu kegiatan layanan bimbingan dan konseling di sekolah
N. Evaluasi : a. Penilaian hasil
Mengamati perubahan perilaku yang terjadi pada konseli. b. Penilaian proses
Mengamati keaktifan dan keterlibatan konseli selama proses konseling berlangsung.
O. Catatan :
……… ………
Mengetahui, Pemalang, 18 Mei 2013
Konselor sekolah Peneliti
Yuswaningsih S.Pd Akbar Heriyadi
SATUAN LAYANAN
BIMBINGAN DAN KONSELING
A. Topik pembahasan : Rendahnya penerimaan diri siswa
B. Bidang bimbingan : Pribadi
C. Fungsi layanan : Pengentasan masalah
D. Jenis layanan : Layanan konseling perorangan
E. Tujuan layanan :
1. Tujuan umum
a. Siswa dapat secara terbuka menceritakan masalahnya b. Siswa dapat merumuskan tujuan konseling yang ingin dicapai c. Siswa dapat mencari solusi atas permasalahan yang dialami. 3. Tujuan khusus
Siswa dapat mengatasi masalah rendahnya penerimaan diri yang dialami.
F. Sasaran layanan : Konseli DTP G. Materi layanan : -
H. Metode layanan : Layanan langsung tatap muka antara konseli dengan konselor dalam rangka membahas dan mengentaskan masalah yang dialami konseli dengan melalui konseling realita Rancangan penelitian
Pertemuan Waktu
pelaksanaan
Kegiatan Keterangan
I Rabu, 22 Mei 2013 Pembinaan hubungan dan pengembangan keterlibatan (involvement)
Pada pertemuan ini dilakukan pembinaan hubungan baik (rapport) dan pengembangan keterlibatan antara
Eksplorasi keinginan dan kebutuhan (Wants and needs), serta persepsi.
Eksplorasi arah dan tindakan (Direction and doing).
Evaluasi diri (self evaluation).
konseli dengan peneliti (involvement), serta konseli menceritakan masalahnya secara terbuka.
Mengungkap keinginan dan kebutuhan konseli dalam meningkatkan penerimaan diri, serta bagaimana persepsi konseli terhadap keinginan dan kebutuhannya. Mengungkap apa saja yang selama ini dilakukan oleh konseli untuk dapat mencapai keinginan dan
kebutuhannya, dan usaha seperti apa yang dilakukan.
Peneliti membantu konseli untuk dapat mengevaluai diri mengenai apa yang selama ini dilakukan untuk dapat mencapai keinginan dan
Rencana Tindakan (Planning).
mengenai persepsinya terhadap keinginan dan kebutuhannya.
Membuat rencana tindakan yang akan dilakukan kedepannya nanti untuk dapat mencapai keinginan dan kebutuhannya dengan cara yang lebih
bertanggung jawab. I. Media : alat tulis, pedoman wawancara
J. Tempat : Ruang BK
K. Waktu : 45 menit
L. Penyelenggara : Akbar heriyadi M. Pihak-pihak yang terlibat :
a.Konselor sekolah sebagai pengampu kegiatan layanan bimbingan dan konseling di sekolah
N. Evaluasi : a.Penilaian hasil
Mengamati perubahan perilaku yang terjadi pada konseli. b.Penilaian proses
Mengamati keaktifan dan keterlibatan konseli selama proses konseling berlangsung.
O. Catatan :
……… ………
Mengetahui, Pemalang, 18 Mei 2013
Konselor sekolah Peneliti
Yuswaningsih S.Pd Akbar Heriyadi
SATUAN LAYANAN
BIMBINGAN DAN KONSELING
A. Topik pembahasan : Rendahnya penerimaan diri siswa
B. Bidang bimbingan : Pribadi
C. Fungsi layanan : Pengentasan masalah
D. Jenis layanan : Layanan konseling perorangan
E. Tujuan layanan :
1. Tujuan umum
b. Siswa dapat secara terbuka menceritakan masalahnya c. Siswa dapat merumuskan tujuan konseling yang ingin dicapai d. Siswa dapat mencari solusi atas permasalahan yang dialami. 2. Tujuan khusus
Siswa dapat mengatasi masalah rendahnya penerimaan diri yang dialami.
F. Sasaran layanan : Konseli UL G. Materi layanan : -
H. Metode layanan : Layanan langsung tatap muka antara konseli dengan konselor dalam rangka membahas dan mengentaskan masalah yang dialami konseli dengan melalui konseling realita Rancangan penelitian Pertemuan Waktu pelaksanaan Kegiatan Keterangan I Jumat, 24 Mei 2013 Pembinaan hubungan dan pengembangan keterlibatan (involvement)
Pada pertemuan ini dilakukan pembinaan hubungan baik (rapport) dan pengembangan keterlibatan antara
Eksplorasi keinginan dan kebutuhan (Wants and needs), serta persepsi.
Eksplorasi arah dan tindakan (Direction and doing).
Evaluasi diri (self evaluation).
konseli dengan peneliti (involvement), serta konseli menceritakan masalahnya secara terbuka.
Mengungkap keinginan dan kebutuhan konseli dalam meningkatkan penerimaan diri, serta bagaimana persepsi konseli terhadap keinginan dan kebutuhannya. Mengungkap apa saja yang selama ini dilakukan oleh konseli untuk dapat mencapai keinginan dan
kebutuhannya, dan usaha seperti apa yang dilakukan.
Peneliti membantu konseli untuk dapat mengevaluai diri mengenai apa yang selama ini dilakukan untuk dapat mencapai keinginan dan
Rencana Tindakan (Planning).
mengenai persepsinya terhadap keinginan dan kebutuhannya.
Membuat rencana tindakan yang akan dilakukan kedepannya nanti untuk dapat mencapai keinginan dan kebutuhannya dengan cara yang lebih
bertanggung jawab. I. Media : alat tulis, pedoman wawancara
J. Tempat : Ruang BK
K. Waktu : 45 menit
L. Penyelenggara : Akbar heriyadi M. Pihak-pihak yang terlibat :
a.Konselor sekolah sebagai pengampu kegiatan layanan bimbingan dan konseling di sekolah