• Tidak ada hasil yang ditemukan

LANDASAN TEORI

B. Tes Binet

1. Sejarah Tes Binet

Tes Binet merupakan tes yang diadministrasikan secara individual. Hanya ada satu orang tester dan seorang testee, kemudian tester memberikan instruksi untuk tiap item yang diberikan sesuai dengan buku manual yang tersedia (Friedenberg, 1995). Tes Binet-Simon diterbitkan di Prancis pada tahun 1905, 1908, dan 1911. Pada awalnya Tes Binet di buat dengan bentuk yang sangat sederhana, hanya terdiri dari 30 soal yang disajikan secara urut dan dirancang menggunakan penekanan khusus pada penilaian (judgment), pemahaman, dan penalaran yang menurut Binet merupakan komponen penting dalam pembuatan tes inteligensi (Anastasi, 2007). Pada tahun 1908, Binet-Simon memperkenalkan konsep tentang Mental Age. Kemunculan Tes Binet-Simon ini menarik perhatian para ahli,

14   

maka banyak dilakukan revisi maupun adaptasi. Tes ini sering di sebut sebagai modal dan model dari tes inteligensi (Suryabrata, 1984).

Ada berbagai macam adaptasi yang dilakukan oleh para ahli diberbagai negara, di Amerika Serikat ada tiga terjemahan dan adaptasi. Pertama dilakukan oleh H.H. Goddard dari Vineland Training School, yang kedua dilakukan oleh Frederic Kulhamn dari Universitas Minnesota, dan yang ketiga dilakukan oleh Lewis Terman dari Stanford University (Lewis & Gary-Groth, 2008). Dari berbagai macam revisi, yang paling sering digunakan adalah revisi Stanford-Binet Intelligence Scale.

Revisi kelima merupakan revisi yang paling baru dan dilakukan oleh Roid pada tahun 2003. Stanford-Binet Intelligence mengalami perkembangan akibat revisi ini, salah satunya adalah tes ini dapat dilakukan pada individu yang berumur 2 tahun sampai 85 tahun. Item yang ada dalam tes ini dibuat dan dirancang untuk memeriksa ketidakmampuan klinis dan neuropsikologi, bermanfaat dalam penempatan pendidikan khusus, dapat memeriksa evaluasi kompensasi karyawan, perencanaan karir, penyeleksian karyawan, konteks forensik, dan bidang terapi lainnya (Lewis & Gary-Groth, 2008).

Di antara berbagai terjemahan dan adaptasi yang muncul di Amerika Serikat, yang paling penting dan popular adalah Stanford Binet dibentuk oleh Terman dan rekan-rekannya di Stanford University (Anastasi, 1997; Lewis, 1998). Tes ini telah menjadi ukuran yang paling populer dalam mengukur kecerdasan secara individu. Selama beberapa tahun tes ini telah

digunakan diberbagai negara dan dengan konteks yang berbeda-beda. Pada tahun 1916, Terman tetap menggunakan format awal dengan menggunakan skala usia dan memasukkan item-item ke dalam sejumlah level usia kronologi (Lewis & Gary-Groth, 2008; Lewis, 1998). Tetapi dia melakukan beberapa revisi sehingga banyak sekali perubahan yang terjadi dan sejumlah soal lama di revisi, dipindah ke tingkat usia yang lain atau disingkirkan (Anastasi, 1997).

Penelitian dan revisi yang dibuat oleh Terman pada tahun 1916 memiliki kelemahan, antara lain: tidak mewakili populasi Amerika Serikat pada saat itu dan mengalami kekurangan pengetesan orang dewasa serta anak-anak (Lewis & Gary-Groth, 2008). Maka pada tahun 1937, Terman dan Merrill mengembangkan tes ini menjadi dua bentuk paralel, form L dan M dan memiliki standarisasi yang lebih baik. Di sini Terman memberikan konsep basal (batas bawah) dan ceiling (batas atas). Item-item yang dibuat dikelompokkan berdasarkan level setengah tahunan dari Tahun II sampai Tahun V dan level tahunan dari Tahun VI sampai Tahun XIV. Selain itu terdapat juga level Dewasa Rata-rata dan tiga level Dewasa Superior. Tes ini terdiri dari eman subtes pada level Tahun II sampai Tahun V yang memiliki kredit 1 bulan setiap subtes dan kredit 2 bulan untuk level Tahun VI sampai XIV. Selain itu terdapat kredit 4, 5, dan 6 bulan untuk ketiga level Dewasa Superior tiap subtesnya (Lewis & Gary-Groth, 2008).

16   

Setelah form L dan M terbentuk dan diadministrasikan kepada 3.184 responden, ternyata tes tersebut memberikan hasil yang tidak begitu baik. Maka Terman menyatukan kedua form tersebut menjadi satu bentuk yang tunggal (L-M) dan berisi soal-soal terbaik dari kedua form yang ada. Selain itu, Terman menambahkan subtes pengganti pada tiap level usia. Subtes pengganti ini dipakai ketika terjadi kesalahan dalam melakukan instruksi. Waktu pengetesan dapat di perpendek dengan menggunakan 4 subtes terpilih dari 6 subtes yang disediakan. revisi ketiga ini akhirnya memberikan hasil yang cukup baik ketika di standardisasi pada tahun 1972 (Lewis & Gary-Groth, 2008).

2. Administrasi Tes Binet

Pengadministrasian Stanford-Binet Intelligence Scale Form L-M dimulai dari menghitung usia kronologinya. Usia ini di dapat dari tanggal lahir testee dan tanggal pengetesan. Tes di mulai dan disesuaikan dengan usia kronologisnya. Jadi, tidak seluruh level tahun Stanford-Binet Intelligence Scale Form L-M diberikan kepada testee. Testee akan memperoleh usia basal jika pada level tertentu menjawab semua subtes dengan benar dan akan memperoleh usia ceiling jika pada level tertentu menjawab semua subtes dengan salah. Setelah mendapat usia ceiling pengetesan dihentikan meskipun belum menyelesaikan semua level yang tersedia (Anastasi, 1997 dan Lewis, 1998).

Stanford-Binet Intelligence Scale Form L-M memiliki beberapa subtes seperti: Penalaran Verbal yang digambarkan dengan kosakata, pemahaman, perbendaharaan kata, dll. Subtes Penalaran Visual yang disediakan dalam bentuk analisis pola, meniru, melipat dan menggunting kertas. Terdapat juga subtes Memori Jangka Pendek yang digambarkan dalam memori untuk kalimat (Anastasi, 1997). Setiap subtes ini diberi skor dengan memberikan tanda plus (+) dan minus (-) yang pada skor tanda plus akan diberi kredit sesuai dengan level usia.

3. Kesesuaian item dengan kriteria usia

Jumlah item dalam Stanford-Binet Intelligence Scale Form L-M terdiri dari 173 item. Namun semua soal ini tidak digunakan secara keseluruhan dikarenakan seseorang hanya akan memulai tes ini dari usia kronologinya dan pengetesan akan berhenti jika subjek telah mendapatkan umur ceiling. Umur ceiling subjek gagal atau mendapat skor minus untuk semua soal pada tingkat umur tertentu. Tingkat umur di dalam Stanford-Binet Intelligence Scale Form L-M ini menimbulkan keraguan dalam penggunaannya. Hal ini terjadi karena pada jaman sekarang ini belum ada penelitian yang membahas tentang perbaikan Stanford-Binet Intelligence Scale Form L-M sejak tahun 1970 (Wulan, 1995). Maka dari itu, kesesuaian item dengan kriteria usia akan dihitung kembali menggunakan regresi logistik.

18   

Dokumen terkait