Nama : Biostatistik Deskriptif dan Inferensial
Kompetensi : 1. Kemampuan Mengaji dan Menganalisis Situasi 6. Menguasai Dasar-dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat Bahan Kajian :
1. Statistik Deskriptif (Data dan variabel, Skala pengukuran, nilai tengah, nilai sebaran, penyajian data)
2. Probabilitas (hukum probabilitas, distribusi probabiltas: binomial-poisson-normal, central limit teori/CLT)
3. Estimasi parameter (titik dan interval)
4. Uji statistik (Uji-t, Uji-Anova-one-way, Chi-square, korelasi/regresi linier sederhana)
5. Sampling (besar sampel -untuk estimasi dan uji hipotesis- dan prosedur sampling probabilitas)
Referensi
1. Sokal, Robert F.; F James Rohfl. Introduction to Biostatistics. New York, USA: Dover Publication Inc. Republication in 2008.
2. Gertsman, B Burt. Basic Biostatistics, Statistics for Public Health Practice. Boston, USA: Jones and Bartlett Publishers. 2008.
3. Chernick, Michael R.; Robert H. Friis. Introductory Biostatistics for the
Health Sciences. Modern Application including Bootstraps. New Jersey,
USA: John Wiley & Sons Inc. 2003.
4. Armitage, P.; Berry, G.; Mathews, JNS. Statistical Methods in Medical
Research. Massachusetts, USA: Blackwell Publishing Co. 2002.
5. Prasetyo, Sabarinah; Iwan Ariawan. Biostatistik Dasar untuk Rumah Sakit,
Bahan Ajar. Depok UI: FKMUI, 2008.
Nama : Manajemen Data
Kompetensi : 1. Kemampuan Mengaji dan Menganalisis Situasi Bahan Kajian :
1. Perancangan Instrumen/Kuesioner 2. Editing, Koding dan Cleaning 3. Entry Data a. Epi-Info/Epi Data b. Minitab c. SPSS d. Stata e. dll 4. Transformasi Data a. Recode b. Compute c. Select d. dll
5. Menilai Kualitas Data dengan Bantuan Alat Bantu Komputer a. Distribusi Frekuensi
b. Cross Tabulasi c. Missing Value d. dll
Referensi
1. Besral. Manajemen dan Analisis Data dengan Komputer 9EpiData dan SPSS). Modul Kuliah FKMUI, 2012
2. Lauritsen JM dan Bruus M. Epi Data Help File ver 3.1. Denmark, Epidata Association, 2004 (www.epidata.dk)
3. Kleinbaum DG dan Klein M. Logistic Regression : A Self Learning Text. 3rded. Springer 2010
4. Kleinbaum DG dan Klein M. Survival Analysis : A Self Learning Text. 2rded. Springer 2010 5. Pallant J. SPSS Survival Manual : a step by step guide to data analysis using SPSS. 2ndedn.
Sydney: Ligare, 2005
6. SPSS Inc. SPSS Base 14.0 User Guide. SPSS,2005 7. Website :http://www.epidata.dk/
8. Website:http://www.ats.ucla.edu/stat/spss/default.htm
Nama : Dasar Kependudukan Semester : II
Bahan Kajian :
1. Teori Kependudukan (konsep ilmu kependudukan, dinamika kependudukan, teori Maltus, dll)
2. Struktur kependudukan (piramida penduduk menurut umur dan jenis kelamin, sex ratio, dependency ratio, )
3. Komponen Kependudukan (Fertilitas-CBR, ASFR, TFR, CPR, Mortalitas-CDR, IMR, MMR, ASDR, Migrasi-in, out, netto, pertumbuhan penduduk) 4. Transisi demografi (transisi Fertilitas, transisi Mortalitas)
5. Sumber Data Kependudukan (Registrasi, sensus, survei)
Referensi
1. Graziella, et. al, 2006, Demography: Analysis and Synthesis. Academic Press is an Imprint of Elsevier, USA
2. LDFEUI. 2010. Dasar-dasar Demografi (edisi 2). Jakarta: Salemba Empat 3. Poston & Micklin. 2005. Handbook of Population. Academic/Plenum Publisher
Nama : SIK/SIM/TIK Semester : IV
Bahan Kajian :
1. Pengertian Sistem (Definisi Sistem, Komponen Sistem)
2. Pengertian SIK (SIK di Indonesia, SIK Rumah Sakit, SIK Puskesmas)
3. Sumber Data SIK: Data Rutin (pencatatan dan pelaporan & surveilance, contoh kodifikasi) dan Data Non-rutin (survei kesehatan)
4. Indikator Kesehatan: definisi, syarat, jenis indikator (input, proses, output), contoh indikator kesehatan di Indonesia.
5. Eksplorasi SIK: objek (user, komponen sistem, identifikasi masalah, format pencatatan dan pelaporan) dan metode eksplorasi (Health Metric Network/HMN)
Referensi
1. McLeod, Raymond: Manajemen Sistem Informasi (edisi bahasa Indonesia), Prehallindo, Jakarta. 1995.
2. Petunjuk Teknis dan Pelaksanaan Program, Depkes RI
3. Surveilans Epidemiologi Penyakit edisi 1, Direktorat Jendral Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan lingkungan. Depkes RI, 2003.
4. Scott, George, Prinsip-prinsip Sistem Informasi Manajemen, Raja Grafindo Persada Jakarta, 1994
5. Design and Implementation of Health Information System, World Health Organization 2000
Nama : Dasar Kesehatan Reproduksi/ KIA Semester : IV
Bahan Kajian :
1. Konsep Dasar, Definisi, Hak-Hak Reproduksi, dan Ruang Lingkup Kesehatan Reproduksi
2. Konsep Dasar Gender
3. Kesehatan Ibu dan Bayi/Balita, Remaja, Dan Lansia a. Kesehatan Bayi/ Balita
1) Definisi kematian bayi
2) Determinan kematian bayi dan prinsip-prinsip penurunan AKB/AKBa 3) Kaitan budaya dan gender dengan kesehatan bayi
b. Kesehatan Ibu
1) Definisi kematian ibu
2) Determinan kematian ibu dan prinsip-prinsip penurunan AKI 3) Kaitan budaya dan gender dengan kesehatan ibu
4) Situasi dan perkembangan program Keluarga Berencana di Indonesia 5) Kaitan budaya dan gender dalam Program Keluarga Berencana di
Indonesia
c. Kesehatan reproduksi remaja 1) Definisi dan klasifikasi remaja 2) Karakteristik remaja
3) Permasalahan remaja (seks pra nikah, KTD, aborsi)
4) Kaitan budaya dan gender dengan kesehatan reproduksi remaja d. Kesehatan reproduksi lansia
1) Definisi, Klasifikasi lansia dan permasalahannya
2) Kaitan budaya dan gender dengan kesehatan reproduksi lansia 4. PMS dan Dasar HIV/ AIDS
a. PMS
1) Definisi PMS (Go, spyphilis, kondiloma acuminata, Herpes genitalis) 2) Penyebab dan pencegahan PMS (Go, spyphilis, kondiloma acuminata,
Herpes genitalis)
3) Kaitan budaya dan gender dalam PMS b. Dasar HIV/AIDS (dengan epid)
1) Epidemiologi HIV-AIDS 2) Penyebab HIV-AIDS
3) Infeksi oportunistik HIV-AIDS 4) Pencegahan HIV-AIDS
5) Stigma HIV-AIDS
6) Kaitan budaya dan gender dalam HIV-AIDS
Referensi
2. Sexual and Reproductive Rights: within everyone’s reach; downloading dari:
http://www.ippf.org/Home.aspx
Nama : Dasar Epidemiologi
Kompetensi : 1. Kemampuan Mengkaji dan Menganalisis Situasi 6. Menguasai Dasar-Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat Bahan Kajian :
2. Batasan dan Ruang Lingkup Epidemiologi a. Sejarah
b. Definisi c. Tujuan d. Manfaat
3. Konsep Kejadian Masalah Kesehatan
a. Konsep penyebab masalah kesehatan host b. Agent
c. Evirontmen 4. Ukuran Epidemiologi
a. Ratio
b. Proporsi dan rate c. Morbiditas d. Mortalitas e. Standarisasi
5. Riwayat Alamiah & Pencegahan Penyakit a. Prepatogenesis b. Patogenesis c. Pencegahan 6. Strategi Epidemiologi a. Scening b. Serveilans
c. Epidemiologi riset dan contoh kasus lapangan 7. Desain Study Epidemiologi
a. Deskriftif dan analitik b. Cross sectional c. Case control d. cohort e. Experiment
Referensi
1. Ahrens, W. & Pigeot. (2005) Handbook Epidemiology Part I. German, Springer Verlag. 2. Gordis, Leon 92009). Epidemiology. USA. Saunder Elsevier.
3. Gertsman, B.B. (2003) Epidemiology Kept Simple. Wiley-Liss. USA
4. Kleibaum, David K. (1982). Epidemiology Research. Van Nostrad Reinhold Company New York
5. Murti, Bisma. (1997). Prinsip dan Metode Riset Epidemiologi. Gajah Mada University Press, Yogyakarta.
6. Noor, Nasri Nur. (2009) Epidemiologi. Jakarta. Rineka Cipta.
8. Webb, Penny and Bain Chris (2011). Essential epidemiology An Introduction foe student and
Nama : Surveilans Kesehatan Masyarakat
Kompetensi : 1. Kemampuan Mengkaji dan Menganalisis Situasi 6. Menguasai Dasar-Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat Bahan Kajian :
1. Batasan dan Konsep Surveilans Kesehatan Masyarakat a. Sejarah
b. Pengertian c. Tujuan d. Sasaran e. Kegiatan
2. Perencanaan dan Pelaksanaan Surveilans Kesehatan Masyarakat a. Pengumpulan
b. Desiminasi
3. Evaluasi /Penilaian Sistim Survailans Kesmas 4. Aplikasi Surveilans kesmas
a. Sosial b. Perilaku c. Gizi d. K3 e. Kesling f. Bencana 5. KLB a. Dasar investigasi KLB Referensi Utama:
9. Ahrens, W. & Pigeot. (2005) Handbook Epidemiology Part I. German, Springer Verlag. 10. Gordis, Leon 92009). Epidemiology. USA. Saunder Elsevier.
11. Gertsman, B.B. (2003) Epidemiology Kept Simple. Wiley-Liss. USA
12. Kleibaum, David K. (1982). Epidemiology Research. Van Nostrad Reinhold Company New York
13. Murti, Bisma. (1997). Prinsip dan Metode Riset Epidemiologi. Gajah Mada University Press, Yogyakarta.
14. Noor, Nasri Nur. (2009) Epidemiologi. Jakarta. Rineka Cipta.
15. Rothman, K.J. (1998). Modern Epidemiology. USA. Lippincot Raven Publisher.
16. Webb, Penny and Bain Chris (2011). Essential epidemiology An Introduction foe student and health professionals. Cambridge Medicine
Nama : Epidemiologi Penyakit Menular Semester : IV
Bahan Kajian :
1. Pengertian Konsep EPM a. Definisi
b. Metode Transmisi
2. Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular a. Reduksi
b. Eliminasi c. Eradukasi
3. Contoh Kasus Penyakit Menular a. Vektor Born Disease
b. Water & Food Borne Disease c. Air Borne Disease
d. Sexual Transmitted Diseases / Blood & fluid Borne Diseases 4. PD3I
5. New Emerging Diseases a. Sars b. Ebola c. Mers 6. Neglected a. Kusta Filariasis b. Frambusia Referensi
Nama : Epidemiologi Penyakit Tidak Menular Semester : IV
Bahan Kajian :
1. Pengertian Konsep PTM
a. Transisi Demografi & Transisi Epid b. Pendekatan
2. Faktor Risiko
3. Pencegahan & Penanggulangan PTM 4. STEP Wise Untuk Penggulangan PTM 5. Contoh Kasus
a. Kanker b. Stroke
c. Diabetes melitus d. Hipertensi
e. Penyakit jantung koroner f. Injury
Referensi
GIZI
Nama : Dasar Kesehatan Masyarakat Kesehatan Semester : II
Bahan Kajian :
1. Zat Gizi (makro dan mikro) a. Sumber
b. Fungsi
c. Metabolisme singkat
d. Akibat kekurangan dan kelabihan
2. Masalah gizi di Indonesia (KEP, GAKI, Anemia, KVA, Obesitas) a. Penyebab masalah gizi
b. Prevalensi
c. Indikator masalah
d. Cut off point masalah kesmas e. Host (populasi rentan)
f. Agent (determinan) g. Environment (distribusi)
h. Pencegahan dan penanggulangan 3. Penilaian Status Gizi
a. Secara langsung 1) Antropometri 2) Biokimia 3) Biofisik 4) Dietary assessment b. Tidak langsung 1) Statistik vital 2) ekologi
4. Angka Kecukupan Gizi a. Definisi
b. Komponen (EAR, RDA, AI, UL) c. Penggunaan
d. Konsep gizi seimbang
5. Gizi Daur (Bumil, Buteki, Janin, Bayi, Balita, Anak Sekolah, Remaja, Dewasa, Lansia)
a. Kategori usia
b. Sekilas kondisi fisiologis c. Kebutuhan gizi
d. Masalah gizi pada daur hidup
1. AKG 2014; WHO (Cut off point masalah) 2. Gibson RS. 2005. Nutritional Assessment
3. Mann J. 2012. Essentials of Human Nutrion 4thEdition 4. Jellife DB. 1989. Community Nutrition Assessment 5. Brown. 2014. Nutrition Through The Life Cycle 5thed
6. Michael J. Gibney (editor), Barrie M. Margetts (editor0, John M. Kearney (editor), Lenore Arab (editor). 2004 Public Health Nutrition
7. John W. Erdman, Jr. (editor), Ian A. MacDonald (editor), Steven H. Zeisel (editor). 2012. Present Knowledge in Nutrition, 10thEdition.
Nama : Dasar Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Semester : III
Bahan Kajian :
1. Konsep Dasar, Ruang lingkup, sejarah 2. Peraturan perundangan K3
3. PAK
4. Kesehatan Kerja, Keselamatan Kerja 5. Ergonomi, Toksikologi, Hiegene 6. Pengenalan psikologi industri 7. Pencegahan kecelakaan kerja 8. Manajemen risiko
Nama : Dasar Kesehatan Lingkungan Semester : II
Bahan Kajian :
1. Pengertian dan Konsep Ekologi Kesehatan Lingkungan a. Pengantar, Sejarah & ruang lingkup kesehatan lingkungan
1) Sejarah Kesehatan Lingkungan
2) Definisi dan Ruang lingkup Kesehatan Lingkungan, menurut WHO, menurut UU Kesehatan, PP 66 tahun 2014, UU Lingkungan hidup 3) Masalah kesehatan Lingkungan dan penyakit di Indonesia dan dunia b. Konsep ekologi dan kesehatan lingkungan
1) Konsep Ekologi dalam Kesehatan lingkungan 2) Konsep Ekosistem dalam kesehatan lingkungan
c. Riwayat & konsep terjadinya penyakit serta peranan lingkungan di dalamnya
1) Konsep yang berkaitan dengan Kesehatan Lingkungan dan penyakit: Teori Blum, Teori Gordon, Paradigma Kesehatan Lingkungan
2) Faktor Lingkungan ( fisik, kimia, biologi, dan social) dan faktor media lingkungan (udara, air, tanah, makanan dan minuman, vector) terhadap kejadian penyakit
2. Higiene dan Sanitasi a. Higiene dan Sanitasi
1) Definisi dan ruang lingkup higiene (perorangan, makanan minuman) dan sanitasi (udara, air, tanah, makanan minuman, vektor)
2) Sanitasi dasar (Air bersih, kamar mandi dan jamban, limbah cair, sampah)… termasuk pengelolaan eksreta manusia
3) Kondisi sanitasi dan program hygiene sanitasi di Indonesia
4) Persyaratan dan indikator sanitasi yang memenuhi syarat kesehatan 3. Aspek kesehatan dan Penyediaan Air bersih
a. Aspek Kesehatan & penyediaan air minum/ air bersih
1) Definisi air minum/ air bersih dan sumber air (kualitas dan kuantitas) 2) Persyaratan kuantitas kualitas dan kontinuitas (fisik, kimia, biologi,
radioaktifitas) air minum /air bersih
3) Penyakit yang ditularkan melalui air (water borne diseases) 4. Pengelolaan Limbah Cair dan Padat
a. Pengelolaan limbah cair dan limbah B3
1) Sumber limbah cair : rumah tangga / pemukiman dan industry 2) Parameter kualitas limbah cair dan B3
3) Pengenalan pengelolaan air limbah (dari sumber sampai pembuangan akhir)
4) Hubungan Limbah cair dan kesehatan
1) Definisi dan sumber serta penggolongan limbah padat (sampah)
2) Pengelolaan sampah dan B3 domestik dan non domestic (konsep 3R dan
zero waste)
3) Teknologi pengolahan sampah di rumah tangga dan Proses akhir sampah dan B3
5. Pencemaran Udara a. Pencemaran udara
1) Definisi dan sumber ( getaran, gelombang elektromagnetik, kebisingan, radioaktifitas)
2) Jenis polutan udara (fisik, kimia, biologi)
3) Standard kualitas dan Tingkat pencemaran udara di dalam dan luar ruang
4) Dampak pencemaran udara terhadap kesehatan di dalam dan luar ruang 6. Pengendalian Vektor
a. Pengendalian vektor dan rodent
1) Definisi dan istilah yang terkait vektor 2) Bionomik dan Ekologi Vektor
3) Penyakit yang ditularkan vector
4) Pengendalian terpadu terhadap vektor penyakit 7. Higiene Sanitasi Makanan dan Minuman
a. Higiene sanitasi Makanan dan Minuman
1) Pengertian hygiene dan sanitasi makanan minuman 2) Prinsip hygiene sanitasi makanan minuman
3) Bahan berbahaya pada makanan (fisik, kimia, biologi)
4) Penyakit yang ditularkan melalui makanan dan keracunan makanan b. Aspek kesehatan gedung dan pemukiman
1) Definisi gedung dan pemukiman sehat
2) Persyaratan kesehatan gedung dan pemukiman serta rumah sehat 3) Pencemaran udara dalam ruang
4) Dampak gedung dan pemukiman yang tidak sehat terhadap penghuni c. Sanitasi tempat – tempat umum
1) Pengertian dan kriteria tempat umum 2) Fasilitas sanitasi pada tempat umum
3) Sanitasi Rumah Sakit, sanitasi tempat rekreasi, sanitasi Pasar d. Aspek populasi dan perubahan iklim terhadap kesehatan lingkungan
1) Definisi dan faktor iklim
2) Aspek populasi terhadap kesehatan lingkungan
3) Dampak perubahan iklim terhadap kesehatan lingkungan
e. Aspek kesehatan lingkungan dalam AMDAL, ADKL dan ISO 14000 1) Definisi dan manfaat AMDAL, ADKL dan ISO 14000
2) Tata laksana AMDAL, ADKL dan ISO 14000 f. Diskusi / presentasi
Referensi
1. Frumkin, Howard (ed). Environmental Health From Global to Local (2nd). John Wiley & sons. Inc. USA.2010
2. Handbook of Environmental Health
3. Guidelines for Drinking Water Quality, Edisi 4 2011. WHO
4. Mukono. Prinsip Dasar Kesehatan Lingkungan. Airlangga University Press. 2008
Nama : Analisis Kualitas Lingkungan Semester : III
Bahan Kajian :
1. Penjelasan Umum
a. Pengantar kualitas lingkungan
1) Pengertian analisis kualitas lingkungan
2) Tujuan dan manfaat analisis kualitas lingkungan
3) Istilah-istilah dalam kualitas linkungan: buku mutu lingkungan, NAB, Daily intake, TLV, NOAEL, LOAEL, Weekly intake
4) Nilai-nilai standar parameter lingkungan:
Internasional: WHO, ACGIH, EPA, OSHA, NIOSH, FDA dll Nasional: UU RI, PP, kepmenkes, kepmen LH dll
b. Kinetik bahan pencemar di lingkungan I 1) Sumber pencemaran di lingkungan 2) Karakteristik bahan pencemar 3) Perubahan bentuk zat polutan
4) Mekanisme pergerakan bahan pencemar di tanah 5) Mekanisme pergerakan bahan pencemar di air 6) Mekanisme pergerakan bahan pencemar di udara c. Pengenalan instrument untuk analisa kualitas lingkungan
1) Pengertian instrument
2) Jenis-jenis instrument standar untuk pengukuran sampel air, udara, dan makanan
3) Manfaat instrument
4) Prinsip dan metode instrumen
2. Metode dan Tehnik Sampling Analisis Fisik, Kimia dan Biologi Air a. Pengenalan dan penilaian parameter kualitas fisik, kimia, biologi air
1) Pengertian titik sampling dan sampel air 2) Tujuan pengukuran sampel air
3) Parameter dan interpretasi kualitas fisik, kimia, biologi air 3. Metode dan Tehnik Sampling Analisis Fisik, Kimia dan Biologi Udara
a. Pengenalan dan penilaian parameter kualitas fisik, kimia, biologi udara 1) Pengertian titik sampling dan sampel udara
2) Tujuan pengukuran sampel udara
3) Parameter dan interpretasi kualitas fisik, kimia, biologi udara 4. Metode dan Tehnik Sampling Analisis Fisik, Kimia dan Biologi Makanan
a. Pengenalan dan penilaian parameter kualitas fisik, kimia, biologi makanan 1) Pengertian titik sampling dan sampel makanan
2) Pengukuran sampel makanan
3) Parameter dan interpretasi kualitas lingkungan TTU
b. Pengenalan dan penilaian parameter tempat-tempat umum (pelayanan kesehatan, terminal, pasar
1) Pengertian lingkungan TTU
2) Tujuan pengukuran kualitas lingkungan TTU 3) Parameter dan interpretasi kualitas lingkungan TTU
c. Analisis kualitas lingkungan tempat pembuangan akhir sampah 1) Pengertian lingkungan tempat pembuangan akhir sampah
2) Tujuan pengukuran kualitas lingkungan tempat pembuangan akhir sampah
3) Parameter kualitas lingkungan tempat pembuangan akhir sampah d. Survei vektor
1) Pengertian survey vektor
2) Manfaat dan tujuan survey vektor
3) Metode pengumpulan data survey vektor e. Biomonitoring dan indikator perubahan lingkungan
1) Pengertian, tujuan dan manfaat biomonitoring 2) Penggunaan biomonitoring
3) Pengertian biomarker 4) Jenis biomarker
5) Tujuan pemeriksaan biomarker
Referensi
1. Manahan. SE. 2001. Fundamental of environmental chemistry, boca raton: CRC Press LLC.
2. Peraturan dan perundangan tentang lingkungan dan kesehatan
3. Maria csuros. 1994. Environmental sampling and analysis for technicians. Boca raton
Nama : Sosiologi Antropologi Kesehatan Semester : I
Bahan Kajian :
1. Konsep Budaya Unsur Budaya) dan Masyarakat
2. Perubahan Social Budaya Masyarakat (Statifikasi Sosial, Mobilitas Sosial, Difusi Kebudayaan)
3. Kelompok Sosial (Interaksi Sosial, Pranata Sosial/Lembaga Sosial) 4. Determinant Sosial Budaya Dalam Kesehatan Masyarakat
5. Pendekatan Sosioantropologi Dalam Kesehatan Masyarakat
Referensi
1. Pengantar antropologi (koentjaraningrat), behavior in the sosial environment (anderson), sosiologi suatu pengantar (soekanto)
Nama : Pemberdayaan dan Pengorganisasian Masyarakat (PPM) Semester : III
Bahan Kajian :
1. Konsep Pemberdayaan dan Pengorganisasian Masyarakat 2. Konsep, Strategi dan Model Pemberdayaan Masyarakat
3. Tahapan dan Metode Pemberdayaan Masyarakat (Persiapan Sosial PRA, PRA, PCA, CSS)
4. Pemberdayaan Masyarakat dan Kelembagaan Local Dalam Program Kesehatan Masyarakat (Kedudukan Masyarakat Sebagai Subyek Pembangunan Dibidang Kesehatan/Directif Dan Non Directif)
5. Sosial Capital dan Partisipasi Masyarakat 6. Adopsi dan Pengalaman Belajar
Referensi
1. Non directive approach (batten), aneka pemikiran tentang kuasa dan wibawa (budiardjo), strategies of community organization (cox).
Nama : Komunikasi Kesehatan Semester : II
Bahan Kajian :
1. Konsep, Teori-Teori Dan Ruang Lingkup Komunikasi dan Komunikasi Kesehatan
2. Bentuk, Model Komunikasi (Komunikasi Intra dan Interpersonal, Komunikasi Kelompok, Komunikasi Organisasi, Komunikasi Massa, Komunikasi Verbal dan Non Verbal)
3. Unsur-Unsur, Prinsip, Gangguan dan Hambatan Komunikasi
4. Komunikasi Dalam Perubahan Perilaku (Ilmu Komunikasi Dalam Memahami Isu Perilaku Dan Promosi Kesehatan)
5. Aplikasi Konsep Komunikasi Dalam Program Kesehatan Masyarakat (P-Pretesting Media, Implementation, Monitoring, Komunikasi Berkelanjutan, Disai Pesan)
6. Dasar-Dasar Advokasi
Referensi
1. Dasar-dasar komunikasi kesehatan (liliweri), health communication (nourthouse), communication; from theory to practice (schiavo)
Nama : Promosi Kesehatan I Semester : II
Bahan Kajian :
1. Konsep Dasar Promosi dan Pendidikan Kesehatan (Sejarah Promkes)
a. Healthy public policy b. Community action c. Supportive anvironment d. Reorient health service e. Developing personal skill
2. Sejarah, Konsep dan Prinsip Promkes (Program Promosi Kesehatan Di Indonesia)
3. Strateg Promkes (Kemitraan Dan Pemberdayaan) 4. Advokasi (Konsep, Strategi Dan Tehnik)
5. Teori dan Perubahan Perilaku Kesehatan 6. Determinan Perilaku Kesehatan
Referensi
1. Health behavior and health edication (glanz), health program planning (green), promosi kesehatan dan pendidikan kesehatan (notoadmojo)
Nama : Promosi Kesehatan II Semester : V
Bahan Kajian :
1. Metode dan Media Promkes
2. Konsepsi Dasar Pesan-Pesan Promosi Kesehatan
3. Promosi Kesehatan di Berbagai Tatanan (Setting Promkes) 4. Kompetensi Petugas Promosi Kesehatan
5. Promosi Kesehatan di Tingkat Global (Learning Point Dari Program Promosi Kesehatan di Dunia dan Berbagai Area)
Referensi
1. Health behavior and health education (glanz), promosi kesehatan teori dan aplikasi (notoadmojo), global health promotion
Nama : Perencanaan dan Evaluasi Promosi Kesehatan Semester : IV
Bahan Kajian :
1. Analisis Situasi Masyarakat 2. Pengembangan Work Plan
3. Pengembangan Indikator dan Target 4. Evaluasi Program Promosi Kesehatan 5. Keberlangsungan Program
Referensi
1. Health program planning (green), mapping approach (bartolomew, pendidikan kesehatan
Nama : Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat Semester : I
Bahan Kajian :
1. Prinsip dan teori Kesehatan Masyarakat a. Prinsip dan teori kesehatan masyarakat
b. Pendekatan kesehatan masyarakat berdasarkan eviden 2. Instrumen Kesehatan Masyarakat
a. Komunikasi dan informasi kesehatan
b. Prinsip ilmu sosial dan perilaku, dan kesehatan masyarakat c. Etika hukum dan kebijakan kesehatan
3. Pencegahan Penyakit, kecacatan dan Kematian
a. Faktor risiko dan pendekatan intervensi untuk pananggulangan penyakit tidak menular
b. Penyakit menular dan prinsip penanggulangannya c. Kesehatan lingkungan dan keselamatan kerja
4. Profesi Kesehatan, Institusi Pelayanan Kesehatan, dan Sistem Pelayanan Kesehatan
a. Profesi kesehatan dan tenaga kesehatan b. Institusi pelayanan kesehatan
c. Sistem pelayanan kesehatan
5. Institusi dan Sistem Kesehatan Masyarakat a. Institusi dan sistem kesehatan masyarakat b. Masa depan kesehatan masyarakat
Isu : Nama Mata ajaran tidak perlu sama
Referensi
1. Richard Riegelman, 2010, Public Health 101: healthy People-healthy
Population, Jones and Bartlett Publishers, LLC (Rujukan Utama)
2. Roger Detels, et al (Ed), 2004, Oxford Textbook of Public Health, 4th Edition, Oxford University Press
Nama : Metodologi Penelitian Semester : VI
Bahan Kajian :
1. Filsafat Penelitian dan Siklus Ilmiah a. Filsafat penelitian
b. Siklus ilmiah/empirik
2. Fenomena dan Masalah Penelitian a. Rumusan masalah
b. Pertanyaan penelitian c. Tujuan
d. Manfaat dan ruang lingkup 3. Metode penelitian kuantitatif
a. Jenis dan Rancangan Penelitian (dimensi Waktu dan Dimensi deskriptif-Analitik)
b. Besar Sampel dan Sampling c. Pengembangan Instrument d. Pengumpulan dan Kuantitatif e. Pengolahan dan Analisis Data 4. Metode Penelitian Kualitatif
a. Rancangan penelitian b. Penentuan informan c. Pengembangan instrument d. Pengumpulan data kualitatif e. Pengolahan dan analisis data 5. Uji Validasi Dan Reliabilitas
a. Uji vliditas instrument b. Uji reliabilitas instrumen
Isu : Apakah mata kuliah penulisan ilmiah harus menjadi mata ajaran tersendiri
Referensi
1. Epidemiology reseach: Principle and Quantitative Methods, David G Kleinbaum, Lawrence L. Kupper, Hal Morgenstern, 1982
Nama : Penulisan Ilmiah Semester : VI
Bahan Kajian :
1. Perencanaan Penulisan Ilmiah a. Syarat pemilihan topik b. Pembatasan topik
c. Hubungan topik dan judul d. Penentuan tujuan penulisan e. Perumusan tesis
f. Syarat penulisan tesis 2. Penelusuran Kepustakaan a. Buku rujukan utama b. Laporan rutin c. Jurnal nasional
d. Jurnal Internasional: indeks scopus dan impact factor e. Laman (WHO, dll)
f. Majalah, koran, dll 3. Etika Penulisan Ilmiah
a. Plagiarisme
b. Definisi, jenis, cara membuat sitasi, dan singkatan dalam catatan kaki c. Definisi kutipan
d. Fungsi kutipan e. Tujuan kutipan f. Prinsip kutipan g. Jenis kutipan
h. Cara membuat kutipan
i. Rujukan dengan sistem langsung
j. Etika dalam hubungan nya dengan publikasi 4. Kerangka Penulisan Ilmiah
a. Kerangka penulisan makalah untuk tinjauan pustaka b. Kerangka penulisan ilmiah populer
c. Telaah makalah berupa makalah ilmiah dan ilmiah populer 5. Ejaan dan Kalimat Efektif
a. Pengertian ejaan
b. Sejarah ejaan bahasa indonesia c. Ruang lingkup ejaan
d. Definisi kalimat e. Unsur-unsur kalimat f. jenis-jenis kalimat
g. Kalimat efektif
6. Sistem Perujukan dan Daftar Pustaka
a. Jenis-jenis sistem perujukan (catatan kaki, catatan akhir, dan sistem langsung/body note)
b. Definisi, jenis, cara membuat, dan singkatan dalam catatan kaki c. rujukan dengan sistem langsung/body note
d. Definisi dan fungsi daftar pustaka e. sumber-sumber daftar pustaka f. Unsur-unsur daftar pustaka g. jenis-jenis daftar pustaka h. Cara membuat daftar pustaka i. Mengelola end note
Isu :
1. Pemberian kuliah tambahan diluar mata ajaran yang telah ditetapkan dimungkinkan
2. Bolehkah mata ajaran penulisan ilmiah tidak diberikan tersendiri tetapi disatukan dengan mata ajaran lainnya (contoh Metodologi Penelitian)
Nama : Dasar Manajmen Bencana Semester : IV
Bahan Kajian :
1. Bencana dan Ruang Lingkup Manajemen bencana 2. Kebijakan Manajmen Bencana
3. Menajmen Pra Bencana 4. Analisis Risiko Bencana
5. Pengkajian Kebutuhan Saat Bencana 6. Air dan Higiene Sanitasi
7. Surveilans
8. Pengendalian Vektor Saat bencana 9. Manajmen Korban Masal
10. Informasi Saat Bencana
Referensi
1. Landesman YL. Public Health Management of Disasters: THE POCKET GUIDE. American Public Health Association Washington, DC. 2006
2. Pan American Health, Organization. Natural disasters; Protecting the public’s health. PAHO, Washington, D. C. 2000.
Nama : Kepemimpinan & Berfikir Sistem Semester : IV
Bahan Kajian :
1. Kepemimpinan (Teori dan Konsep) 2. Berfikir Sistem (Filosofi, Teori, Praktek)
3. Organizational, Political, Cultural System (Personal Mastery) 4. Mental Model
5. Shared Vision
Referensi
1. Senge, Peter M. TheFifth Discipline, The Art & Practice of The Learning Organization. Random House Business Books, London, 1990
2. Senge, Peter, et.al. A Fifth Discipline Resource, Schools That Learn.